Foto portrait dan landscape bisa disatukan dalam satu PDF dengan membuka JPG ke PDF, mengunggah keduanya, lalu mengunduh hasilnya. Semua halaman yang dihasilkan berukuran A4 tegak (210 x 297 mm) dengan margin 20 mm, dan setiap foto ditempatkan proporsional di tengah halaman tanpa dipotong.
Konsekuensinya perlu dipahami sejak awal. Foto portrait mengisi bidang halaman dengan lebih penuh, sedangkan foto landscape menyisakan ruang kosong di bagian atas dan bawah. Ruang itu bukan kesalahan dan bukan tanda foto terpotong, melainkan hasil dari penempatan yang menjaga bentuk asli gambar.
Tool ini tidak punya pilihan orientasi halaman. Kalau foto landscape perlu tampil besar di halaman yang melebar, caranya adalah memutar halaman PDF-nya setelah dokumen jadi, atau memutar fotonya sebelum diunggah.
Kenapa halaman selalu A4 tegak
Keputusan ini menjaga keseragaman dokumen. Berkas yang dikirim ke instansi atau portal biasanya dibuka dan dicetak sebagai dokumen tegak, dan halaman yang berganti-ganti orientasi membuatnya sulit dibaca di layar serta sulit dicetak.
Bayangkan dokumen berisi sepuluh halaman dengan campuran orientasi. Di pembaca PDF, setiap kali orientasi berubah, pembaca harus memutar halaman atau memperkecil tampilan. Saat dicetak, pencetakan otomatis bisa menghasilkan halaman terbalik atau terpotong. Seragam tegak menghindarkan seluruh masalah itu.
Karena itu, kalau dokumennya memang membutuhkan halaman melebar, pertimbangkan memisahkan halaman itu menjadi berkas terpisah, atau membiarkannya tegak dengan ruang kosong. Cara Menggabungkan PDF Portrait dan Landscape membahas pilihan ini untuk berkas yang sudah berupa PDF.
Menyiapkan foto sebelum diunggah
Untuk campuran orientasi, penataan awal menentukan hasilnya. Periksa setiap foto dan putar yang perlu diputar sebelum diunggah. Tool ini tidak memutar gambar, jadi foto yang terbalik akan tetap terbalik di dalam dokumen.
Pangkas tepi yang tidak perlu. Foto landscape sering memuat latar belakang yang lebar, misalnya meja atau dinding. Memangkasnya membuat isi yang penting tampil lebih besar, meski halamannya tetap tegak.
Untuk dokumen yang berisi beberapa foto landscape berurutan, pertimbangkan menyusunnya di halaman yang sama dengan menggabungkan gambar sebelum diunggah. Dua foto landscape yang disusun bertumpuk dalam satu gambar akan tampil lebih besar daripada dua halaman terpisah dengan ruang kosong masing-masing.
Kalau foto portrait dan landscape dipakai berdampingan dalam satu halaman, misalnya untuk membandingkan dua dokumen, susun dulu keduanya menjadi satu gambar dengan penyunting. Satu gambar menjadi satu halaman, jadi menempatkan dua foto dalam satu halaman berarti menggabungkan gambarnya lebih dulu, bukan mengunggah dua berkas.
Langkah membuat PDF dari foto portrait dan landscape
- Kumpulkan semua foto dan periksa orientasinya satu per satu.
- Putar foto yang perlu diputar dengan penyunting gambar, lalu simpan.
- Pangkas latar yang berlebihan supaya isi penting tampil lebih besar.
- Beri nama berkas dengan awalan angka sesuai urutan yang diinginkan.
- Buka JPG ke PDF.
- Unggah seluruh foto, lalu periksa daftar unggahan.
- Jalankan prosesnya, lalu unduh PDF hasilnya.
- Buka PDF-nya dan periksa setiap halaman, terutama perbandingan antara halaman portrait dan landscape.
Langkah kedelapan penting karena perbedaan ukuran tampilan antar halaman baru terasa saat dokumennya dibuka. Halaman portrait dan landscape yang berdampingan bisa terlihat tidak seimbang, dan itu wajar untuk dokumen campuran.
Membaca hasil penempatan proporsional
Penempatan proporsional berarti bentuk asli foto dipertahankan. Foto portrait dengan rasio 3:4 mengisi tinggi halaman hampir penuh, sedangkan lebarnya menyisakan ruang di kiri dan kanan. Foto landscape dengan rasio 4:3 mengisi lebar halaman hampir penuh, sedangkan tingginya menyisakan ruang di atas dan bawah.
Semakin ekstrem rasionya, semakin besar ruang kosong yang tersisa. Foto panorama yang sangat lebar akan tampil sebagai pita tipis di tengah halaman. Foto yang sangat tinggi dan sempit akan tampil sebagai pita tegak.
Kalau ruang kosong itu mengganggu, dua pilihan tersedia. Pertama, pangkas foto mendekati rasio A4 sebelum diunggah, meski ini mengubah komposisinya. Kedua, biarkan apa adanya dan manfaatkan ruang kosong sebagai pemisah antar bagian. Untuk dokumen arsip, ruang kosong tidak masalah. Untuk dokumen yang akan dicetak, memangkas foto biasanya lebih memuaskan.
Masalah yang sering terjadi
Foto landscape tampak kecil. Ini perilaku normal dari penempatan proporsional di halaman tegak. Pangkas latar berlebih atau putar fotonya sebelum diunggah bila ingin tampil lebih besar.
Ruang kosong dianggap halaman kosong. Halaman dengan foto landscape tetap berisi foto, hanya tidak memenuhi seluruh bidang. Jangan buang halaman seperti itu. Kalau ada halaman yang benar-benar kosong, periksa berkas sumbernya.
Foto terbalik atau miring. Tool ini tidak memutar gambar. Perbaiki orientasinya di berkas sumber, atau rapikan halaman PDF-nya lewat Putar PDF setelah dokumen jadi.
Halaman terlihat tidak seragam saat dicetak. Dokumen campuran memang menghasilkan tinggi gambar yang berbeda antar halaman. Kalau keseragaman penting, samakan rasionya lebih dulu dengan memangkas semua foto ke bentuk yang sama.
Berkas terlalu besar setelah semua foto digabung. Kumpulan foto beresolusi tinggi membengkakkan berkas. Kecilkan lewat Kompres PDF, dan baca Cara Memperkecil PDF Hasil Foto untuk urutan langkahnya.
Kapan sebaiknya tidak memakai tool online
Dokumen berisi foto pribadi atau berkas perusahaan yang belum boleh keluar dari jaringan kantor sebaiknya dibuat dengan aplikasi di perangkat sendiri. Untuk tool di kelompok ini, berkas dialirkan ke pemroses dan hasilnya dikirim balik ke peramban tanpa ditulis ke penyimpanan permanen, tetapi berkas tetap meninggalkan perangkat selama proses berlangsung. Keterangan lengkapnya ada di kebijakan privasi.
Kalau yang dibutuhkan hanya menyatukan beberapa foto untuk keperluan pribadi, tool online sudah memadai dan tidak memerlukan pemasangan apa pun.
Orientasi dokumen dan orientasi foto
Perlu dibedakan antara orientasi halaman dan orientasi gambar. Orientasi halaman adalah bentuk lembar PDF, dan di tool ini selalu tegak. Orientasi gambar adalah bentuk fotonya, dan itu bebas, mengikuti bentuk asli berkas yang diunggah.
Karena keduanya berbeda, campuran foto portrait dan landscape dalam satu dokumen tidak menimbulkan masalah teknis. Yang muncul hanya perbedaan tampilan antar halaman, dan itu bisa dinilai setelah dokumennya dibuka. Kalau hasilnya tidak sesuai harapan, perbaiki fotonya lalu buat ulang, karena mengubah orientasi halaman tidak tersedia di tool ini.
Untuk dokumen yang memang memerlukan halaman melebar, misalnya tabel lebar atau denah, buat halaman itu sebagai PDF terpisah dari sumber yang sesuai, lalu gabungkan. Cara menyatukan halaman dengan ukuran berbeda dibahas di Cara Menggabungkan PDF dengan Ukuran Kertas Berbeda.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah bisa memilih orientasi halaman? Tidak. Semua halaman yang dihasilkan berukuran A4 tegak, dan tidak ada pilihan orientasi di halaman tool.
Apakah foto landscape dipotong? Tidak. Foto ditempatkan utuh dan proporsional. Ruang yang tersisa dibiarkan kosong.
Bisakah halaman landscape dibuat dari tool ini? Tidak. Kalau halaman melebar diperlukan, putar halaman PDF-nya setelah dokumen jadi, atau buat halaman itu dari sumber lain lalu gabungkan.
Apakah campuran foto portrait dan landscape memperlambat proses? Tidak. Orientasi gambar tidak memengaruhi kecepatan pemrosesan.
Berapa banyak foto campuran yang bisa digabung? Sampai 20 gambar per proses. Kalau lebih, bagi menjadi beberapa batch lalu satukan dengan Gabung PDF.
Setelah dokumen jadi
Buka JPG ke PDF, unggah foto portrait dan landscape sesuai urutan, lalu periksa hasilnya halaman per halaman. Untuk mengatur susunan halaman setelah dokumen jadi, lanjutkan ke Mengatur Halaman PDF. Peta lengkap kelompok ini ada di Membuat PDF dari Gambar, Teks, dan Halaman Web.