Foto KTP diubah menjadi PDF dengan membuka JPG ke PDF, mengunggah fotonya, lalu mengunduh hasilnya. Satu foto menjadi satu halaman A4 dengan margin 20 mm, dan gambar ditempatkan proporsional di tengah halaman tanpa dipotong. Hasilnya berkas PDF yang bisa diunggah ke portal atau dilampirkan pada surel.
KTP adalah dokumen identitas, dan isinya lebih sensitif daripada kebanyakan berkas lain. Nomor induk kependudukan yang tersebar bisa disalahgunakan untuk pendaftaran layanan atas nama orang lain. Karena itu, pertanyaan pertama sebelum mengunggah bukan soal format berkas, melainkan bagian mana yang benar-benar perlu dikirim.
Banyak pihak hanya memerlukan KTP untuk memastikan nama dan alamat, tanpa membutuhkan nomor induknya. Kalau demikian, samarkan dulu bagian yang tidak diperlukan, baru buat PDF-nya. Artikel ini membahas urutan kerjanya, termasuk cara menimbang pemakaian tool online untuk dokumen sekelas ini.
Menimbang sebelum mengunggah
Ada dua hal yang perlu diputuskan lebih dulu. Pertama, bagian mana dari KTP yang perlu terlihat oleh penerima. Kedua, apakah berkas boleh melewati layanan pihak ketiga.
Untuk pertanyaan pertama, periksa ketentuan penerima. Kalau yang diminta hanya nama dan alamat, bagian lain bisa ditutup. Kalau penerima meminta seluruh data terlihat, kirim apa adanya, tetapi pastikan penerimanya memang berhak.
Untuk pertanyaan kedua, pertimbangkan jenis penerimanya. Portal resmi instansi, perusahaan tempat melamar, atau bank biasanya punya dasar untuk meminta salinan KTP. Permintaan dari akun yang tidak dikenal, apalagi lewat pesan pribadi, sebaiknya ditolak lebih dulu.
Satu kebiasaan yang membantu: buat salinan khusus untuk keperluan tertentu, jangan memakai satu berkas yang sama untuk semua pengiriman. Salinan untuk melamar kerja tidak perlu memuat nomor induk lengkap, sedangkan salinan untuk bank mungkin memerlukannya. Dengan memisahkan salinan per keperluan, kebocoran pada satu pengiriman tidak otomatis membuka seluruh data Anda di tempat lain.
Menyamarkan bagian yang tidak diperlukan
Penyamaran dilakukan pada gambar sebelum dibuat PDF, bukan setelahnya. Aplikasi penyunting gambar bawaan ponsel biasanya punya alat gambar atau kuas yang bisa dipakai untuk menutup bagian tertentu dengan warna pekat.
Tutup bagian yang tidak diperlukan dengan bidang penuh, bukan dengan coretan tipis atau efek buram. Coretan yang tipis masih bisa dibaca setelah gambar diperbesar. Setelah disamarkan, simpan gambar sebagai berkas baru supaya foto aslinya tetap utuh.
Satu hal yang perlu diperhatikan: hasil PDF dari tool ini tidak punya lapisan teks, jadi tidak ada tulisan yang bisa disalin dari dalamnya. Namun nomor yang tertutup secara visual tetap bisa dibaca mesin kalau bidang penutupnya kurang pekat. Karena itu, pekatkan penutupnya sampai benar-benar tidak terlihat.
Kalau bagian sensitifnya perlu dihilangkan secara permanen di dalam PDF yang sudah jadi, tool di kelompok Keamanan PDF menyediakan cara untuk itu. Untuk kebutuhan sebelum PDF dibuat, menyamarkan gambar sumber adalah langkah yang paling langsung.
Langkah membuat PDF dari foto KTP
- Foto KTP di permukaan rata dengan sudut tegak lurus dan cahaya merata.
- Periksa hasilnya: nama, alamat, dan bagian yang diperlukan harus terbaca saat diperbesar.
- Samarkan bagian yang tidak diperlukan dengan bidang pekat, lalu simpan sebagai berkas baru.
- Kalau KTP akan disatukan dengan dokumen lain, siapkan juga foto dokumen pendukungnya.
- Buka JPG ke PDF, lalu unggah gambar sesuai urutan yang diinginkan.
- Periksa daftar unggahan, lalu jalankan prosesnya.
- Unduh PDF-nya, buka, dan pastikan bagian yang disamarkan benar-benar tidak terbaca.
- Baru setelah itu berkas dikirim atau diunggah ke portal.
Langkah ketujuh adalah pemeriksaan yang paling sering dilewati. Buka dokumennya, perbesar bagian yang disamarkan, lalu pastikan tidak ada tulisan yang masih menyembul di tepinya.
Menyusun KTP bersama dokumen lain
Berkas pendaftaran sering meminta beberapa dokumen dalam satu PDF: KTP, kartu keluarga, dan dokumen pendukung lain. Unggah semuanya dalam satu proses bila jumlahnya masih di bawah 20 gambar. Urutan daftar unggahan menjadi urutan halaman.
Kalau jumlahnya lebih dari 20 atau dokumennya sudah tersedia dalam bentuk PDF, susun dengan Gabung PDF. Cara menyusun berkas pendaftaran dari bahan yang sudah berupa PDF dibahas di Cara Menggabungkan PDF untuk Lamaran Kerja.
Untuk berkas yang akan dikirim lewat surel, perhatikan ukuran lampirannya. Cara Memperkecil PDF Hasil Foto menjelaskan cara mengecilkan berkas foto tanpa membuat tulisannya sulit dibaca.
Susunan yang paling sering diminta adalah KTP di halaman pertama, diikuti dokumen pendukung. Periksa ketentuan penerimanya, karena sebagian portal meminta urutan yang berbeda atau meminta setiap dokumen diunggah sebagai berkas terpisah. Kalau portalnya meminta berkas terpisah, jangan digabung. Kirim satu berkas per dokumen.
Masalah yang sering terjadi
Tulisan di KTP sulit dibaca. Penyebabnya foto diambil dari jarak jauh, kurang cahaya, atau ada kilau di permukaan kartu. Kartu identitas berlapis plastik mudah memantulkan cahaya. Potret di dekat jendela dengan cahaya dari samping, dan hindari lampu kilat.
Foto tampak miring. Tool ini tidak memutar gambar. Kalau hasilnya miring karena sudut pemotretan, rapikan lewat Putar PDF setelah dokumen jadi.
Berkas terlalu besar untuk diunggah. Batasnya 5 MB per gambar pada paket Gratis dan 20 MB pada paket Berbayar. Untuk satu foto KTP, ukurannya biasanya jauh di bawah batas itu. Kalau ada banyak dokumen pendukung, kompres hasilnya.
Bagian yang disamarkan masih terbaca. Kemungkinan penutupnya terlalu tipis atau terlalu kecil. Tutup ulang dengan bidang yang lebih lebar dan pekat, lalu buat ulang dokumennya.
Portal menolak berkasnya. Periksa ketentuan portal: sebagian meminta ukuran berkas maksimum, sebagian meminta jumlah halaman tertentu. Sesuaikan sebelum mengunggah ulang.
Kapan sebaiknya tidak memakai tool online
Untuk dokumen sekelas KTP, pertimbangkan memakai aplikasi yang berjalan di perangkat sendiri, terutama kalau kebijakan tempat kerja atau instansi melarang berkas keluar dari jaringan internal. Untuk tool di kelompok ini, berkas dialirkan ke pemroses dan hasilnya dikirim balik ke peramban tanpa ditulis ke penyimpanan permanen, tetapi berkas tetap meninggalkan perangkat selama proses berlangsung. Keterangan lengkapnya ada di kebijakan privasi.
Kalau tetap memakai tool online, kurangi risikonya dengan menyamarkan bagian yang tidak diperlukan lebih dulu. Data yang tidak ikut terunggah tidak perlu diamankan.
Batas paket dan pemeriksaan akhir
Tanpa akun, satu hari menerima 20 pemrosesan dengan batas 5 MB per gambar dan 10 berkas per proses. Paket Gratis dengan akun memberi 30 pemrosesan per hari dengan batas 5 MB per gambar. Paket Berbayar tidak membatasi jumlah pemrosesan, dengan batas 20 MB per gambar dan 20 berkas per proses. Rinciannya ada di halaman harga.
Sebelum dikirim, periksa tiga hal: bagian yang disamarkan benar-benar tertutup, tulisan yang diperlukan terbaca, dan penerimanya memang berhak menerima salinan identitas Anda.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah PDF hasilnya bisa dibuka orang lain tanpa izin? Tidak ada proteksi di dalam berkas hasil tool ini. Kalau berkasnya perlu dilindungi, atur proteksinya lewat tool di kelompok Keamanan PDF setelah dokumen jadi.
Bisakah nomor induk disembunyikan setelah PDF jadi? Bisa dengan tool penyunting PDF, tetapi hasilnya belum tentu permanen. Menyamarkan gambar sebelum dibuat PDF adalah cara yang lebih pasti.
Apakah KTP dan kartu keluarga bisa disatukan dalam satu halaman? Bisa dengan menggabungkan fotonya berdampingan sebelum diunggah, tetapi ukuran tiap dokumen menjadi lebih kecil. Satu dokumen per halaman lebih aman untuk keterbacaan.
Apakah foto KTP dari kamera depan ponsel cukup jelas? Selama resolusinya memadai dan tidak ada kilau, hasilnya cukup. Periksa keterbacaan sebelum dibuat PDF, bukan sesudahnya.
Apakah berkasnya disimpan di server? Berkas dialirkan ke pemroses dan hasilnya dikirim balik ke peramban tanpa ditulis ke penyimpanan permanen. Meski begitu, berkas tetap meninggalkan perangkat selama proses berlangsung.
Setelah KTP menjadi PDF
Buka JPG ke PDF, unggah foto KTP yang sudah disamarkan, lalu periksa hasilnya sebelum dikirim. Peta lengkap kelompok ini ada di Membuat PDF dari Gambar, Teks, dan Halaman Web, dan penjelasan umum soal membuat PDF dari gambar ada di Cara Membuat PDF dari Foto.