Cara mengajukan kenaikan gaji dilakukan dengan menyiapkan bukti hasil kerja, memilih waktu yang tepat, menyampaikan permintaan dengan kalimat yang jelas, lalu menanggapi jawaban atasan dengan tenang. Percakapan ini bukan pertengkaran tentang kebutuhan hidup Anda, melainkan pembahasan tentang nilai kerja yang sudah terbukti.
Banyak orang menunda percakapan ini bertahun-tahun karena tidak tahu harus mulai dari mana, atau menyampaikannya di saat yang salah. Artikel ini membahas kenaikan gaji untuk pekerja yang sudah bekerja, bukan negosiasi gaji saat melamar, karena negosiasi pertama terjadi sebelum Anda masuk dan belum ada hasil kerja yang bisa ditunjukkan. Keputusan kenaikan gaji dipengaruhi kebijakan perusahaan, anggaran, dan aturan yang berlaku, jadi artikel ini membahas cara menyiapkannya, bukan menjanjikan hasilnya.
Kumpulkan bukti sebelum menyusun permintaan
Bukti adalah dasar dari seluruh percakapan ini. Tanpa bukti, permintaan kenaikan gaji hanya terdengar sebagai keluhan tentang biaya hidup, dan keluhan semacam itu jarang mengubah keputusan.
Mulai dari catatan hasil kerja Anda sendiri. Untuk setiap hasil, tuliskan situasinya, peran Anda, tindakan yang Anda ambil, dan hasilnya. Kalau ada angkanya, sertakan beserta sumbernya. Kalau tidak ada angka, sebutkan perubahan yang bisa diamati, misalnya proses yang tadinya lambat menjadi lebih cepat. Cara menyusun arsip semacam ini dibahas lebih lengkap di cara membangun portofolio karier.
Pilih lima sampai tujuh hasil yang paling kuat, bukan semua yang pernah Anda capai, karena daftar yang panjang justru mengaburkan pesan. Lengkapi juga dengan tanggung jawab yang Anda ambil di luar uraian tugas awal. Peran yang meluas menunjukkan bahwa pekerjaan Anda sudah berubah dari yang disepakati saat masuk, dan cara memeriksanya ada di cara mengembangkan karier.
Periksa dulu ketentuan yang berlaku
Sebelum mengajukan, pahami dulu bagaimana kenaikan gaji bekerja di perusahaan Anda. Ada perusahaan yang menaikkan gaji lewat siklus penilaian tahunan, ada yang mengajukannya kapan saja lewat atasan langsung, dan ada yang menggabungkannya dengan perubahan jenjang jabatan. Cara yang berlaku memengaruhi waktu dan bentuk permintaan Anda.
Baca kontrak kerja, peraturan perusahaan, dan kesepakatan kerja bersama kalau ada, dengan panduan cara membaca kontrak kerja. Periksa apakah ada ketentuan tentang peninjauan upah atau struktur skala upah. Kalau tidak ada keterangan, tanyakan ke bagian kepegawaian, misalnya kapan peninjauan upah biasanya dilakukan. Untuk aturan pengupahan yang lebih umum, verifikasi ke dinas ketenagakerjaan setempat atau serikat pekerja.
Pilih waktu yang tepat
Waktu menentukan hasil hampir sebanyak isi permintaannya. Waktu yang baik biasanya setelah Anda menyelesaikan sesuatu yang terlihat hasilnya, misalnya proyek besar yang selesai dengan baik atau target yang tercapai.
Waktu yang perlu dihindari: saat perusahaan baru mengumumkan kerugian atau pengurangan, saat atasan Anda baru menghadapi masalah besar, dan saat penilaian tahunan belum lama selesai tanpa perubahan. Kalau perusahaan punya siklus penilaian tahunan, ajukan sebelum siklus itu disusun, karena keputusan anggaran biasanya disiapkan beberapa waktu sebelum diumumkan.
Untuk percakapan langsung, minta waktu khusus, jangan menyelipkan permintaan di sela rapat lain. Beri tahu topiknya lebih dulu lewat pesan singkat, misalnya bahwa Anda ingin membahas perkembangan peran dan upah. Atasan yang tahu topiknya bisa datang dengan data yang ia miliki.
Susun kalimat penyampaian
Buka percakapan dengan menyebut hal yang ingin dibahas, lalu sampaikan buktinya, lalu ajukan permintaannya. Urutan ini penting: permintaan yang datang sebelum bukti terdengar seperti tuntutan, sedangkan bukti yang datang lebih dulu membuat permintaan terasa sebagai kesimpulan.
Kalimat pembuka yang bisa dipakai: "Saya ingin membahas perkembangan tanggung jawab saya dan bagaimana hal itu tercermin pada upah. Boleh saya menunjukkan beberapa hal yang sudah saya kerjakan?" Kalimat ini membuka percakapan, bukan menutupnya, sehingga atasan punya ruang untuk merespons.
Sampaikan hasil kerja Anda secara singkat dan berurutan: situasinya, peran Anda, dan hasilnya. Jangan merendahkan kontribusi Anda dengan kata "hanya" atau "kebetulan". Setelah itu, ajukan permintaannya secara langsung. Sebutkan bahwa Anda ingin upah Anda ditinjau, dan kalau memungkinkan, sebutkan angka yang Anda harapkan beserta alasannya. Dasar untuk menentukan angka adalah kisaran untuk posisi dan tanggung jawab yang serupa, bukan kebutuhan pribadi Anda. Hindari membandingkan diri dengan rekan kerja secara langsung, karena percakapan akan beralih ke urusan orang lain. Kalau ada ketidaksesuaian upah, sampaikan sebagai pertanyaan tentang struktur, bukan tuduhan.
Tanggapi jawaban atasan
Ada tiga kemungkinan jawaban: disetujui, ditolak, atau ditunda. Cara menanggapi masing-masing berbeda.
Kalau disetujui, tanyakan kapan perubahan itu berlaku dan bagaimana bentuknya tertulis. Ucapkan terima kasih, lalu pastikan Anda menerima konfirmasi tertulis, misalnya lewat surel dari bagian kepegawaian. Jangan menganggap persetujuan lisan sudah final sebelum ada dokumennya.
Kalau ditolak, tanyakan alasannya dan minta penjelasan yang konkret. Jawaban yang berguna berbentuk syarat: apa yang perlu terbukti sebelum upah Anda ditinjau, dan dalam jangka waktu berapa. Jawaban yang umum, misalnya "sedang tidak ada anggaran", tidak memberi arah apa pun. Kalau alasannya anggaran, tanyakan kapan peninjauan berikutnya dilakukan.
Kalau ditunda, sepakati tanggal peninjauan ulang, lalu kirim ringkasan percakapan lewat surel agar kedua pihak tidak mengingatnya secara berbeda. Pada semua jawaban, jaga nada tetap tenang. Kekecewaan yang disampaikan dengan cara menyerang akan menutup percakapan berikutnya. Yang Anda inginkan bukan kemenangan hari itu, melainkan jalur yang jelas menuju peninjauan berikutnya.
Kalau jawabannya tidak memuaskan
Kalau permintaan Anda ditolak berulang kali tanpa alasan yang jelas, periksa beberapa hal. Apakah bukti Anda sudah cukup spesifik, apakah ada syarat tersembunyi yang belum pernah disampaikan, dan apakah perusahaan memang menahan penyesuaian upah untuk semua orang.
Untuk pertanyaan tentang struktur upah, tanyakan langsung ke bagian kepegawaian: struktur skala upah yang berlaku dan posisi Anda di dalamnya. Jawaban atas pertanyaan itu lebih berguna daripada perbandingan dengan rekan kerja. Kalau perusahaan tidak dapat menjelaskan dasarnya, Anda bisa menanyakan ke serikat pekerja kalau ada, atau memeriksa ketentuan yang berlaku ke dinas ketenagakerjaan setempat. Pada saat yang sama, pilihan lain selalu ada: memperbarui CV, melihat pasar, dan menimbang apakah tempat ini masih memberi ruang. Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum pindah ada di tanda-tanda perlu ganti kerja.
Kesalahan yang sering terjadi
Mengajukan tanpa bukti. Permintaan yang berdiri di atas kebutuhan pribadi mudah ditolak, sekalipun kebutuhannya nyata.
Menyampaikan keluhan alih-alih permintaan. Percakapan tentang betapa berat hidup Anda berbeda dari percakapan tentang nilai kerja Anda.
Memilih waktu yang buruk. Permintaan yang baik di waktu yang salah tetap sulit disetujui.
Membandingkan diri dengan rekan kerja. Perbandingan langsung membuat percakapan keluar dari kendali Anda.
Menerima janji lisan tanpa catatan. Tanpa ringkasan tertulis, janji mudah berubah menjadi ingatan yang berbeda.
Kapan saran ini tidak berlaku
Kalau perusahaan sedang dalam masa pengurangan karyawan, permintaan kenaikan gaji hampir pasti tertunda, dan mengajukannya bisa memberi kesan Anda tidak memahami keadaan. Tanyakan dulu kapan keadaan diperkirakan membaik, lalu ajukan setelah itu.
Kalau Anda baru bekerja beberapa bulan, biasanya belum cukup bukti untuk diajukan. Gunakan waktu itu untuk mencatat hasil kerja dan memahami ekspektasi atasan. Kalau atasan Anda berganti terus, permintaan Anda bisa hilang bersama atasan sebelumnya, jadi simpan catatan hasil kerja Anda sendiri dan sampaikan ke atasan baru setelah ia cukup lama menjabat.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah saya harus menyebut angka? Sebaiknya ya, supaya percakapannya konkret. Tentukan angka berdasarkan kisaran untuk posisi dan tanggung jawab yang serupa, bukan berdasarkan kebutuhan pribadi.
Bagaimana kalau atasan mengatakan tidak ada anggaran? Tanyakan kapan peninjauan berikutnya dan apa yang perlu terbukti sebelum itu. Kalau jawabannya tidak konkret, minta penjelasan tertulis dan pertimbangkan langkah berikutnya.
Apakah permintaan kenaikan gaji bisa memengaruhi penilaian saya? Bisa, kalau disampaikan dengan nada menuntut atau di waktu yang salah. Kalau disampaikan dengan bukti dan sikap tenang, permintaan itu justru menunjukkan Anda memperhatikan perkembangan kerja Anda.
Bagaimana kalau saya tidak mendapat jawaban apa pun? Kirim satu pesan pengingat yang sopan, lalu sepakati tanggal pembahasan. Kalau tetap tidak ada jawaban, tanyakan jalur resmi yang bisa ditempuh di perusahaan Anda.
Langkah pertama minggu ini
Tulis lima hasil kerja terbaik Anda beserta perannya, lalu periksa ketentuan peninjauan upah di perusahaan Anda. Setelah keduanya siap, tentukan waktu yang tepat dan ajukan percakapan dengan atasan lewat jalur resmi. Simpan catatan dan ringkasan percakapannya sebagai PDF bersama dokumen kerja Anda.
Kalau setelah percakapan itu Anda memutuskan untuk melihat peluang di luar, perbarui dulu CV Anda lewat Pembuat CV. Semua artikel di kelompok ini terdaftar di Karier Jangka Panjang, dan panduan seluruh silo CV ada di Panduan CV dan Karier. Untuk menyatukan dokumen pendukung saat melamar, gunakan Gabung PDF.