Contoh CV ATS berpengalaman berbeda dari CV pelamar awal pada satu hal pokok: riwayat kerja menjadi poros, dan pendidikan diringkas. Perekrut yang membaca CV Anda sudah punya gambaran posisi yang dibutuhkan, dan yang ia cari adalah bukti bahwa Anda pernah mengerjakan pekerjaan serupa dengan hasil yang bisa dilihat. Pendidikan tetap dicantumkan, tetapi cukup nama program studi, lembaga, dan tahun, tanpa daftar mata kuliah atau kegiatan kampus.
Halaman ini membahas isi CV untuk pelamar yang sudah punya riwayat kerja, dari dua tahun sampai lebih dari sepuluh tahun. Aturan bentuknya tetap sama: satu kolom, teks asli, tanpa tabel dan tanpa kolom sampingan. Aturan itu dijelaskan di format CV ATS yang benar. Kalau Anda baru lulus dan riwayat kerja belum ada, halaman contoh CV ATS fresh graduate lebih dekat dengan keadaan Anda.
Susunan bagian untuk pelamar berpengalaman
Susunan yang paling aman: kontak, ringkasan, pengalaman kerja, keahlian, pendidikan, lalu bagian pendukung yang relevan. Pengalaman kerja diletakkan sebelum pendidikan karena di situlah bukti terkuat Anda. Pendidikan turun ke bawah dan ditulis ringkas.
Kalau Anda melamar posisi yang menuntut alat atau sertifikasi tertentu, keahlian dan sertifikasi boleh naik ke atas pengalaman. Yang menentukan urutan adalah apa yang paling ingin diketahui pembaca lebih dulu. Urutan bagian CV yang benar membahas penyesuaiannya per posisi.
Bagian yang sudah tidak relevan tidak perlu dipertahankan. Pengalaman dari sepuluh tahun lalu yang tidak berhubungan dengan posisi yang dilamar bisa ditulis dua poin saja, atau dilewati kalau ada penjelasan lain untuk celah waktunya.
Contoh ringkasan untuk pelamar berpengalaman
Ringkasan pelamar berpengalaman menyebut posisi yang dilamar, lama pengalaman, dan satu hasil yang paling kuat. Ia tidak perlu menceritakan seluruh perjalanan karier.
Contoh 1: "[Jabatan] dengan pengalaman [jumlah] tahun di [bidang]. Pernah [hasil utama dengan angka atau perubahan], dan terbiasa bekerja dengan [keahlian utama]."
Contoh 2: "[Jabatan] yang menangani [lingkup pekerjaan] untuk [jumlah] klien atau unit. Menguasai [alat atau metode] dan pernah memimpin [jumlah] anggota tim."
Contoh 3: "[Jabatan] dengan latar [bidang] yang berpindah ke [bidang yang dilamar]. Keahlian yang bisa dipindahkan mencakup [keahlian], dibuktikan lewat [hasil kerja]."
Untuk pelamar yang pindah karier, halaman contoh CV ATS untuk pindah karier membahas sudut itu secara khusus. Cara menulis ringkasan dari nol ada di cara menulis ringkasan diri di CV ATS.
Contoh uraian pengalaman dengan hasil
Uraian pengalaman adalah bagian yang paling lama dibaca mesin dan paling menentukan. Bentuknya: kata kerja tindakan, objek yang jelas, lalu hasil. Ini beberapa pola yang bisa ditiru.
Pola perbaikan proses: "Menyusun ulang [proses] untuk [jumlah] berkas, dan memangkas waktu [nama pekerjaan] dari [lama] menjadi [lebih singkat]."
Pola pertumbuhan: "Mengelola [jumlah] akun atau wilayah, dan menambah [jumlah] pelanggan tetap dalam [rentang waktu]."
Pola penghematan: "Menegosiasikan ulang [jenis pengadaan], dan menurunkan biaya [nama pos biaya] sebesar [angka] per [periode]."
Pola perbaikan mutu: "Memperbaiki [jenis masalah] pada [bagian sistem atau proses], dan menurunkan [jumlah] keluhan atau kesalahan per [periode]."
Kumpulan contoh yang lebih banyak, termasuk untuk posisi admin, marketing, programmer, akuntansi, dan guru, ada di contoh pengalaman kerja di CV. Cara menyusun kalimatnya dibahas di cara menulis pengalaman kerja di CV ATS.
Menulis promosi dan tanggung jawab yang bertambah
Kalau Anda pernah naik jabatan, urutannya ditulis sebagai satu entri dengan dua peran, atau dua entri terpisah. Cara pertama lebih padat: "Mulai sebagai [jabatan awal], lalu dipercaya menangani [lingkup yang lebih luas] setelah [pencapaian]."
Cara kedua lebih jelas untuk mesin karena setiap jabatan punya kata kuncinya sendiri. Kalau jabatan barunya berbeda jauh, pisahkan menjadi dua entri dengan rentang waktu masing-masing. Jangan menulis dua jabatan dalam satu baris tanpa rentang waktu, karena pembaca tidak bisa menyusun kronologinya.
Tanggung jawab yang bertambah tanpa perubahan jabatan juga layak ditulis. Contoh: "Setelah [jumlah] bulan, dipercaya menjadi penghubung dengan [pihak lain] di samping tugas utama."
Meringkas pendidikan tanpa kehilangan informasi
Pendidikan pelamar berpengalaman cukup ditulis tiga hal: nama program studi, nama lembaga, dan tahun lulus. IPK dicantumkan kalau diminta lowongan atau kalau angkanya layak ditonjolkan. Setelah beberapa tahun bekerja, IPK jarang menjadi pertimbangan.
Kegiatan kampus, organisasi, dan tugas akhir tidak perlu lagi dicantumkan kecuali relevan langsung dengan posisi yang dilamar. Ruang yang dihemat bisa dipakai untuk menambah poin pengalaman. Cara menulis bagian pendidikan dibahas lengkap di cara menulis pendidikan di CV ATS.
Kalau pendidikan Anda tidak linier dengan posisi yang dilamar, tetap tulis apa adanya. Yang menjembatani perbedaan itu adalah ringkasan dan uraian pengalaman, bukan penghapusan riwayat pendidikan.
Mengatasi celah waktu dan pekerjaan singkat
Celah waktu dalam riwayat kerja menarik pertanyaan kalau dibiarkan tanpa penjelasan. Kalau celah itu diisi kursus, pekerjaan lepas, atau urusan keluarga, tulis kegiatan yang benar-benar dikerjakan dengan rentang waktunya. Celah yang dijelaskan lebih baik daripada celah yang menggantung.
Pekerjaan yang berlangsung singkat juga ditulis apa adanya. Kalau ada alasan yang wajar, misalnya kontrak selesai atau perusahaan tutup, itu bisa disebut singkat di uraian. Menghilangkan pekerjaan singkat justru menciptakan celah baru yang lebih sulit dijelaskan.
Menyesuaikan CV untuk tiap lamaran
CV pelamar berpengalaman biasanya perlu disesuaikan lebih sedikit daripada CV pelamar awal, karena isinya sudah kuat. Yang disesuaikan adalah ringkasan dan urutan keahlian, lalu poin pengalaman yang paling dekat dengan kebutuhan lowongan dinaikkan ke atas.
Kata kunci dari deskripsi lowongan tetap perlu muncul kalau memang Anda menguasainya. Cara memilihnya ada di kata kunci CV ATS. Jangan menambahkan kata kunci yang tidak Anda kuasai, karena pertanyaan wawancara akan menguji klaim itu.
Kalau lamaran Anda masuk lewat portal, pastikan teksnya bisa diambil. Buka PDF hasil ekspor, sorot satu kalimat, dan salin. Kalau teksnya bisa disalin, berkasnya berlapis teks dan mesin bisa membacanya.
Kesalahan yang sering terjadi di CV berpengalaman
Kesalahan pertama adalah menulis seluruh riwayat dengan bobot yang sama. Pekerjaan yang relevan sebaiknya mendapat tiga sampai lima poin, sedangkan pekerjaan lama yang tidak berhubungan cukup dua poin.
Kesalahan kedua adalah membiarkan uraian berisi tugas. "Bertanggung jawab atas laporan keuangan" menyebut tanggung jawab, bukan hasil. Gantilah dengan perubahan yang bisa diamati.
Kesalahan ketiga adalah mencantumkan pendidikan dan kegiatan kampus secara panjang. Setelah beberapa tahun bekerja, bagian itu bukan lagi bukti utama.
Kesalahan keempat adalah mengirim CV yang sama ke semua lowongan. Tanpa penyesuaian, CV Anda kalah dari pelamar yang menyesuaikan ringkasannya.
Kesalahan kelima adalah memakai format dua kolom. Sebabnya dijelaskan di kenapa CV dua kolom gagal dibaca ATS.
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa halaman CV untuk pelamar berpengalaman? Dua halaman masuk akal kalau riwayat Anda memang panjang dan relevan. Yang membuat CV tidak terbaca adalah isi yang berulang, bukan jumlah halamannya. Pembahasan lengkapnya ada di berapa halaman CV yang ideal.
Apakah semua pekerjaan lama harus dicantumkan? Tidak. Pekerjaan yang tidak relevan dan sudah lama bisa ditulis singkat atau dilewati, selama tidak menciptakan celah waktu yang tidak dijelaskan.
Apakah IPK masih perlu dicantumkan? Cantumkan kalau lowongan memintanya. Kalau tidak diminta dan Anda sudah bekerja lebih dari dua tahun, IPK biasanya tidak lagi menentukan.
Apakah pengalaman lepas dan kontrak dihitung? Dihitung. Tulis peran, rentang waktu, dan hasilnya dengan cara yang sama seperti pekerjaan tetap.
Bagaimana kalau jabatan saya tidak lazim di industri tujuan? Jelaskan lingkup pekerjaannya dalam tanda kurung setelah jabatan, lalu biarkan uraian hasil yang menunjukkan kesetaraannya.
Mulai dari riwayat yang paling relevan
Susun dulu tiga pekerjaan yang paling relevan dengan posisi yang dilamar, tulis uraiannya dalam bentuk tindakan dan hasil, lalu ringkas sisanya. Kerjakan di Pembuat CV jalur ATS, jalankan pemeriksaan otomatis, dan perbaiki temuan yang muncul. Setelah selesai, lanjutkan ke CV ATS dan Panduan CV dan Karier untuk memahami aturan yang lebih luas.