Contoh CV ATS untuk magang bertumpu pada satu hal yang berbeda dari CV lamaran kerja: yang dibaca perekrut adalah kesiapan belajar, bukan capaian kerja. Anda masih mahasiswa aktif, jadi tidak ada yang mengharapkan riwayat profesional. Yang dicari adalah tanda bahwa Anda bisa diandalkan, mau menerima arahan, dan punya dasar keahlian yang relevan dengan posisi magang.
Karena itu, CV magang tidak perlu dipaksa terlihat seperti CV orang berpengalaman. Bagian yang diisi adalah pendidikan, mata kuliah atau proyek yang relevan, organisasi, dan keahlian. Bagian pengalaman kerja dibiarkan kosong kalau memang belum ada, dan bagian kosong tidak ikut tercetak sehingga CV tidak terlihat bolong.
Aturan bentuknya tetap seperti CV ATS lain: satu kolom, teks asli, tanpa tabel dan tanpa kolom sampingan. Aturan itu dijelaskan di format CV ATS yang benar. Halaman ini fokus pada isi CV magang dan cara membedakannya dari CV lamaran kerja.
Apa yang dicari dari pelamar magang
Perekrut magang biasanya mencari tiga hal. Pertama, kesediaan belajar: apakah Anda mau mengerjakan tugas rutin, menerima koreksi, dan bertanya saat tidak paham. Kedua, dasar keahlian: apakah Anda sudah mengenal alat atau materi yang dipakai di posisi itu. Ketiga, keandalan: apakah Anda bisa datang tepat waktu dan menyelesaikan pekerjaan sesuai tenggat.
Ketiganya tidak bisa dibuktikan lewat klaim. "Saya orang yang cepat belajar" tidak menunjukkan apa pun. Yang menunjukkan adalah kejadian: tugas kuliah yang diselesaikan sesuai tenggat, proyek kelompok yang pembagian kerjanya Anda jalankan, atau organisasi yang kegiatannya Anda urus sampai selesai.
CV magang yang baik memilih beberapa kejadian seperti itu, lalu menuliskannya singkat. Tidak perlu banyak, tiga sampai lima bukti sudah cukup untuk satu halaman.
Susunan bagian CV magang
Susunan yang paling aman: kontak, ringkasan, pendidikan, proyek atau tugas relevan, organisasi, keahlian, lalu bagian pendukung seperti kursus dan bahasa. Kalau Anda sudah punya pengalaman magang sebelumnya atau pekerjaan lepas, bagian itu diletakkan setelah pendidikan.
Pendidikan naik ke atas karena status mahasiswa aktif adalah informasi pertama yang perlu diketahui perekrut magang. Cantumkan nama program studi, nama kampus, dan perkiraan tahun lulus. Kalau ada mata kuliah yang relevan dengan posisi, sebutkan dua atau tiga, bukan seluruh daftar.
Keahlian diletakkan setelah organisasi karena biasanya berupa alat atau kemampuan dasar, bukan bukti utama. Namun, kalau lowongan magang menyebut alat tertentu yang Anda kuasai, keahlian boleh dinaikkan lebih dekat ke atas. Urutan bagian CV yang benar membahas cara menyesuaikannya.
Menulis status mahasiswa aktif
Status mahasiswa ditulis apa adanya, termasuk perkiraan waktu lulus dan ketersediaan waktu magang kalau lowongan menyebut durasinya. Ini informasi yang sering ditanyakan di tahap awal, dan menuliskannya menghemat satu putaran komunikasi.
Contoh: "[Program studi], [nama kampus], perkiraan lulus [bulan tahun]. Tersedia untuk magang [durasi] mulai [bulan tahun]."
Kalau Anda sedang menempuh semester yang padat, sebutkan ketersediaan waktu yang sebenarnya. Jangan menulis "siap kerja penuh waktu" kalau jadwal kuliah Anda tidak memungkinkan, karena itu akan menjadi masalah di tengah magang. Cara menulis bagian pendidikan lengkap ada di cara menulis pendidikan di CV ATS.
Menulis ringkasan untuk pelamar magang
Ringkasan CV magang menyebut posisi yang dilamar, status kuliah, dan satu alasan yang membuat Anda cocok. Ia tidak perlu panjang karena sisa CV akan menunjukkan buktinya.
Contoh 1: "Mahasiswa [program studi] semester [angka] yang melamar magang [bidang]. Terbiasa [keahlian dasar] melalui tugas kuliah, dan siap membantu pekerjaan tim harian."
Contoh 2: "Mahasiswa [program studi] dengan minat pada [bidang]. Menyelesaikan [proyek atau tugas] memakai [alat], dan terbiasa bekerja dengan tenggat."
Contoh 3: "Mahasiswa [program studi] yang aktif di [organisasi]. Terbiasa mengatur jadwal, berkoordinasi dengan [jumlah] orang, dan menyusun laporan kegiatan."
Cara menulis ringkasan dari nol ada di cara menulis ringkasan diri di CV ATS, dan kumpulan contohnya di contoh ringkasan diri CV fresh graduate.
Menulis tugas kuliah sebagai bukti
Tugas kuliah adalah bahan paling siap pakai untuk CV magang. Yang perlu dihindari adalah menulisnya sebagai daftar mata kuliah. Tulis sebagai pekerjaan yang selesai, dengan bentuk yang sama seperti uraian pengalaman kerja.
Contoh: "Tugas mata kuliah [nama]: menyusun [jenis laporan atau produk] memakai [alat], dikerjakan bersama [jumlah] anggota."
Contoh: "Praktikum [nama]: mengolah [jenis data] dari [jumlah] sumber, lalu menyajikan hasilnya dalam [bentuk laporan]."
Kalau tugas itu punya hasil yang bisa diamati, sebutkan. Misalnya laporan yang dipakai sebagai contoh di kelas, atau alat yang dipakai kelompok lain. Angka tidak wajib. Yang penting, pekerjaannya nyata dan Anda bisa menjelaskan peran Anda di dalamnya.
Menulis organisasi dan kegiatan relawan
Organisasi menunjukkan bahwa Anda pernah bekerja dengan orang lain, dan itu relevan untuk magang. Tulis peran, rentang waktu, dan hasilnya. Hindari menulis jabatan saja.
Contoh: "Staf divisi [bidang] di [nama organisasi], [bulan tahun] sampai [bulan tahun]. Mengatur [jumlah] kegiatan dan menjadi penghubung dengan [pihak lain]."
Contoh: "Relawan [nama kegiatan] selama [durasi]. Menangani [bagian pekerjaan] untuk [jumlah] peserta."
Kalau kegiatan organisasi Anda banyak, pilih yang paling dekat dengan posisi magang. Kegiatan yang tidak relevan cukup disebut satu baris atau dilewati.
Keahlian yang layak ditulis pelamar magang
Bagian keahlian untuk pelamar magang berisi alat dan kemampuan dasar yang benar-benar Anda pakai di kuliah atau kegiatan. Alat yang relevan dengan posisi diletakkan paling atas. Keahlian yang belum pernah Anda pakai jangan dicantumkan, karena akan ditanyakan.
Soft skill seperti komunikasi dan kerja sama tim lebih kuat kalau muncul sebagai bukti di uraian kegiatan daripada sebagai kata di daftar keahlian. Kalau tetap ingin ditulis, buat kategori terpisah dengan dua sampai tiga item. Cara menulis bagian keahlian ada di cara menulis keahlian di CV ATS.
Menyesuaikan CV magang dengan lowongan
Deskripsi lowongan magang biasanya menyebut bidang, alat, dan durasi. Tiga hal itu yang perlu dicocokkan, terutama pada bagian keahlian dan ringkasan. Cara memilih kata kuncinya ada di kata kunci CV ATS.
Kalau lowongan meminta portofolio, CV saja tidak cukup. Siapkan berkas karya terpisah, dan sebutkan tautannya di bagian kontak. Pastikan tautan itu bisa dibuka dan isinya rapi, karena perekrut magang sering membuka portofolio lebih dulu sebelum membaca CV.
Kesalahan yang sering terjadi di CV magang
Kesalahan pertama adalah memaksa CV terlihat seperti CV orang berpengalaman, misalnya dengan menulis kegiatan yang sebenarnya tidak relevan atau melebih-lebihkan peran.
Kesalahan kedua adalah menulis daftar mata kuliah tanpa hasil. Mata kuliah bukan bukti; pekerjaan yang selesai dari mata kuliah itulah buktinya.
Kesalahan ketiga adalah mengosongkan bagian yang sebenarnya bisa diisi. Tugas kuliah, praktikum, dan kegiatan relawan semuanya bisa dipakai selama nyata.
Kesalahan keempat adalah menulis ketersediaan waktu yang tidak sesuai jadwal kuliah. Ini akan menjadi masalah di tengah magang.
Kesalahan kelima adalah mengirim berkas yang tidak terbaca mesin, misalnya hasil pindai atau ekspor gambar. Portal magang perusahaan besar biasanya memakai penyaring otomatis di tahap pertama. Sebab dua kolom gagal dibaca ada di kenapa CV dua kolom gagal dibaca ATS.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah mahasiswa semester awal boleh melamar magang? Boleh, kalau lowongan tidak mensyaratkan semester tertentu. Yang perlu dipastikan adalah ketersediaan waktu dan dasar keahlian yang relevan.
Apakah nilai IPK penting untuk lamaran magang? Tergantung lowongannya. Cantumkan IPK kalau lowongan menyebut syarat nilai atau kalau angkanya layak ditonjolkan. Kalau tidak diminta, status kuliah dan proyek yang relevan lebih penting.
Bagaimana kalau belum punya pengalaman organisasi? Pakai tugas kuliah, praktikum, proyek kelompok, atau kegiatan relawan. Yang penting ada bukti bahwa Anda pernah menyelesaikan pekerjaan bersama orang lain.
Apakah magang sebelumnya boleh ditulis di CV magang baru? Boleh. Letakkan setelah pendidikan, dan tulis peran serta hasilnya seperti pengalaman kerja biasa.
Berapa halaman CV untuk melamar magang? Satu halaman hampir selalu cukup. Pilih bukti yang paling relevan daripada menulis semua kegiatan.
Mulai dari bukti yang paling dekat
Pilih tiga sampai lima kegiatan kuliah atau organisasi yang paling dekat dengan posisi magang, tulis masing-masing dua baris, lalu lengkapi ringkasan dan keahlian. Kerjakan di Pembuat CV jalur ATS, jalankan pemeriksaan otomatis, dan ekspor PDF A4 tanpa watermark. Setelah itu, lanjutkan ke CV ATS dan Panduan CV dan Karier untuk memahami aturan yang lebih luas.