Urutan bagian CV yang aman: kontak di paling atas, lalu ringkasan singkat, lalu pengalaman kerja, keahlian, pendidikan, dan bagian pendukung. Susunan itu berangkat dari satu prinsip: taruh yang paling ingin diketahui pembaca di bagian atas. Untuk pelamar yang sudah bekerja, pengalaman kerja yang paling menentukan, jadi ia naik. Untuk pelamar awal, pendidikan dan proyek yang naik.

Urutan bisa diatur di Pembuat CV, dan bagian yang dibiarkan kosong tidak ikut tercetak. Jadi Anda tidak perlu memaksakan urutan yang sama untuk semua orang. Yang penting bukan urutannya sesuai daftar baku, melainkan urutannya masuk akal untuk posisi yang Anda lamar.

Prinsip dasar urutan bagian

Mesin pemindai resume membaca urutan teks dari atas ke bawah. Ia tidak melihat letak, warna, atau garis. Karena itu, urutan bagian di dalam berkas adalah urutan yang dibaca mesin, dan urutan itu juga yang dibaca mata manusia. Tidak ada perbedaan antara keduanya pada format satu kolom.

Dari situ muncul aturan pertama: bagian yang paling relevan dengan posisi diletakkan paling dekat ke atas. Perekrut biasanya memutuskan dalam beberapa detik pertama apakah CV Anda layak dibaca lebih lanjut. Bagian yang berada di paruh atas menentukan keputusan itu.

Aturan kedua: bagian yang saling berkaitan diletakkan berdekatan. Pengalaman kerja dan keahlian sering dibaca bersama, karena keahlian biasanya terbukti dari pengalaman. Pendidikan dan sertifikasi juga berkaitan, karena keduanya menunjukkan latar belakang formal.

Aturan ketiga: bagian yang paling panjang tidak diletakkan di atas. Bagian panjang di bagian atas membuat pembaca lelah sebelum sampai ke bagian yang paling menentukan.

Susunan yang aman untuk sebagian besar pelamar

Kontak di paling atas. Nama, surel, nomor telepon, tautan profil, dan domisili. Pemeriksa otomatis memeriksa kelima hal ini, dan tautan profil yang salah ketik lebih buruk daripada tidak ada tautan sama sekali.

Ringkasan menyusul. Di jalur ATS, ringkasan dicetak tanpa judul "SUMMARY": ia paragraf pembuka di bawah kontak. Ringkasan menyebut posisi yang dilamar dan hal paling relevan dalam beberapa baris. Ia adalah tempat pertama kata kunci posisi muncul.

Pengalaman kerja setelah ringkasan, kalau Anda sudah punya. Urutkan dari yang paling baru ke yang paling lama, dengan bulan dan tahun yang lengkap. Setiap poin menyebut tindakan dan hasil, bukan daftar tugas.

Keahlian setelah pengalaman kerja. Kelompokkan keahlian menjadi beberapa kategori, misalnya keahlian teknis, alat, dan keahlian antarpribadi. Pemisah koma dibaca mesin sebagai pemisah antar keahlian, jadi tulis dalam daftar yang dipisahkan koma, bukan dalam kotak sampingan.

Pendidikan setelah keahlian. Untuk pelamar yang sudah bekerja lama, pendidikan bisa diringkas: nama institusi, gelar, dan tahun. Untuk pelamar awal, bagian ini bisa lebih rinci, termasuk IPK kalau memang kuat.

Bagian pendukung di bawah: proyek, sertifikasi, publikasi, penghargaan, organisasi dan relawan, bahasa, serta referensi. Urutkan sesuai relevansi dengan posisi, dan kosongkan yang tidak perlu.

Cara menyesuaikan urutan per posisi

Untuk posisi teknis, keahlian bisa naik ke atas pengalaman kerja kalau kata kuncinya sangat menentukan. Misalnya lowongan programmer yang menyebut daftar teknologi tertentu. Pemeriksa otomatis memeriksa kategori keahlian, jadi bagian ini tetap perlu diisi rapi.

Untuk pelamar yang pindah karier, ringkasan dan keahlian yang bisa dipindahkan naik, sedangkan pengalaman lama di bidang sebelumnya diringkas. Yang ditonjolkan adalah keterampilan yang berlaku di bidang baru, bukan riwayat jabatan lama.

Untuk lulusan baru, pendidikan, proyek, dan organisasi naik. Pengalaman magang tetap ditulis sebagai pengalaman kerja kalau memang ada, karena itu pengalaman kerja sungguhan. Kalau belum pernah bekerja sama sekali, bagian pengalaman kerja dikosongkan dan tidak akan tercetak.

Untuk posisi yang menuntut sertifikasi, misalnya akuntansi atau kesehatan, sertifikasi naik ke dekat pendidikan. Sertifikat yang wajib untuk posisi itu jangan sampai tenggelam di bagian bawah.

Bagian yang urutannya jangan diubah

Kontak selalu di paling atas. Tidak ada alasan menaruh kontak di bawah, karena pembaca perlu tahu siapa pemilik CV ini sejak baris pertama.

Ringkasan selalu tepat setelah kontak. Kalau ringkasan ditaruh di tengah, ia kehilangan fungsinya sebagai pembuka. Di jalur ATS, ringkasan memang dirancang sebagai paragraf pembuka di bawah kontak, tanpa judul bagian.

Pengalaman kerja tetap berurutan dari yang terbaru. Urutan terbalik membuat pembaca mengira ada celah waktu yang tidak dijelaskan. Tanggal yang lengkap membantu pembaca mengikuti kronologi, dan pemeriksa otomatis memeriksa kelengkapan tanggal.

Dua bagian terakhir, bahasa dan referensi, dicetak utuh tanpa dipotong di tengah halaman. Kalau bagian ini ditaruh di posisi yang membuatnya terpotong, susunannya perlu digeser.

Bagian kosong tidak ikut tercetak

Salah satu hal yang membuat urutan mudah diatur: bagian yang dibiarkan kosong tidak ikut tercetak. CV tidak akan terlihat bolong hanya karena Anda belum punya publikasi atau penghargaan. Karena itu, jangan mengisi bagian hanya demi kelengkapan.

Bagian yang diisi basa-basi lebih merugikan daripada bagian yang dilewati. Misalnya, menulis referensi yang tidak bisa dihubungi, atau menulis organisasi yang tidak berhubungan dengan posisi. Lebih baik dilewati, dan CV Anda tetap rapi.

Dengan cara ini, urutan CV Anda sebenarnya mengikuti isi yang Anda miliki. Pelamar tanpa pengalaman kerja punya CV yang isinya didominasi pendidikan, proyek, dan organisasi. Pelamar berpengalaman punya CV yang didominasi pengalaman kerja. Keduanya benar, selama bagian terkuatnya ada di atas.

Kesalahan urutan yang umum

Menaruh keahlian di kotak sampingan. Ini kesalahan struktur, bukan urutan. Kotak sampingan menyampaikan informasi lewat posisi, dan itu yang tidak dibaca mesin. Letakkan keahlian sebagai bagian tersendiri dalam satu kolom, dengan pemisah koma.

Menaruh pendidikan di bawah pengalaman kerja padahal belum pernah bekerja. Hasilnya bagian atas CV kosong dan pembaca tidak menemukan hal yang menentukan. Kalau belum ada pengalaman kerja, pendidikan dan proyek yang naik.

Menaruh ringkasan di akhir. Ringkasan di akhir hanya berfungsi sebagai penutup yang diulang, bukan pembuka yang mengenalkan.

Mengisi bagian pendukung dengan hal yang tidak relevan. Sertifikat lama dan organisasi yang sudah tidak berhubungan mengambil ruang di bagian yang seharusnya untuk hal yang lebih kuat. Pindahkan atau kosongkan.

Menyalin urutan CV orang lain tanpa menyesuaikan. Urutan yang tepat bergantung pada isi dan posisi. CV pelamar berpengalaman yang disalin ke pelamar awal akan terasa kosong di bagian atas.

Mengatur urutan di pembuat CV

Susun isinya dulu, baru atur urutannya. Isi semua bagian yang relevan, lalu geser urutannya sampai bagian terkuat ada di atas. Pratinjau di layar menunjukkan jumlah halaman yang sama dengan PDF, jadi Anda bisa melihat dampak setiap pergeseran.

Setelah urutannya pas, jalankan pemeriksaan otomatis dan selesaikan temuan yang bisa diselesaikan. Pemeriksa memeriksa peran utama disebut, riwayat pekerjaan, riwayat pendidikan, dan bagian pendukung. Temuan pada bagian yang memang belum ada isinya boleh dibiarkan.

Ekspor PDF A4 210 x 297 milimeter tanpa watermark, lalu buka hasilnya untuk memastikan tidak ada bagian yang terbelah di tengah. Lembar CV memenggal halamannya sendiri, jadi satu entri tidak terpotong.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah urutan bagian CV harus sama untuk semua orang? Tidak. Urutannya menyesuaikan pengalaman dan posisi yang dilamar. Yang tetap adalah kontak di atas dan ringkasan tepat setelahnya.

Bolehkah keahlian diletakkan sebelum pengalaman kerja? Boleh, kalau kata kunci keahlian sangat menentukan untuk posisi itu. Misalnya lowongan yang menyebut daftar alat atau teknologi tertentu.

Di mana menaruh sertifikasi? Dekat pendidikan kalau sertifikat itu wajib untuk posisi. Kalau hanya pendukung, taruh di bagian pendukung bersama proyek dan penghargaan.

Apakah bagian yang kosong harus diisi? Tidak. Bagian kosong tidak ikut tercetak, dan mengisinya dengan basa-basi hanya menambah halaman tanpa menambah nilai.

Apakah urutan bagian memengaruhi pembacaan mesin? Ya. Mesin membaca urutan teks dari atas ke bawah, dan pada format satu kolom urutan itu sama dengan yang terbaca mata. Karena itu urutan bagian menentukan apa yang dibaca lebih dulu.

Susun urutan sesuai kekuatan Anda

Mulai dari bagian yang paling kuat, lalu susun sisanya mengikuti. Kerjakan di Pembuat CV jalur ATS, atur urutannya, dan periksa hasilnya sebelum diekspor. Kalau Anda masih menentukan format secara keseluruhan, mulai dari CV ATS dan format CV ATS yang benar. Untuk panjangnya, berapa halaman CV yang ideal membahas patokan yang masuk akal.