Pas foto dikerjakan lewat Pas Foto, satu halaman untuk tiga ukuran standar pendaftaran: 2x3, 3x4, dan 4x6 sentimeter pada 300 DPI. Ukurannya dipilih lewat chip di pratinjau, hasilnya JPG berlatar putih: 2x3 menjadi 236x354 piksel, 3x4 menjadi 354x472 piksel, dan 4x6 menjadi 472x709 piksel. Foto JPG, PNG, dan WebP semuanya diterima, dan lebih dari satu berkas dikemas dalam arsip ZIP.

Yang membedakan halaman ini dari pemotongan ukuran biasa adalah bingkainya. Bingkai potong digambar di atas foto dengan rasio yang terkunci mengikuti ukuran yang dipilih, lalu bisa digeser sampai wajah pas di tengah atau ditarik sudutnya untuk memperbesar dan memperkecil. Tombol panah menggeser, tombol plus dan minus mengubah ukuran. Tanpa penyesuaian ini, pemotongan otomatis bisa memotong bagian atas kepala atau dagu, dan foto harus dibuat ulang.

Delapan artikel di sub-pilar ini membahas pekerjaan di sekitar bingkai itu: satu panduan utama yang memakai tool dari awal sampai akhir, dan tujuh artikel konteks yang menjawab keperluan spesifik. Artikelnya bisa dibaca berurutan atau langsung ke bagian yang dibutuhkan.

Satu panduan memakai tool dari awal sampai akhir: Cara Membuat Pas Foto 2x3, 3x4, dan 4x6.

Tujuh artikel menjawab keperluan spesifik: Cara Memotong Pas Foto agar Wajah Tidak Terpotong, Posisi Wajah yang Benar untuk Pas Foto, Pas Foto untuk Lamaran Kerja, Pas Foto Selalu JPG, Bukan PNG atau WebP, Cara Membuat Banyak Pas Foto Sekaligus, Cara Membuat Pas Foto di HP, dan Cara Mencetak Pas Foto Sendiri.

Konsep dasar sebelum memotong

Tiga hal menentukan hasil pas foto, dan ketiganya perlu benar sekaligus: ukuran, isi bingkai, dan format berkas.

Ukuran berarti dimensi dalam piksel yang cocok dengan sentimeter yang diminta pada 300 DPI. 2x3 menjadi 236x354 piksel, 3x4 menjadi 354x472 piksel, dan 4x6 menjadi 472x709 piksel. Angka ini terverifikasi dari mesin yang berjalan, bukan dari tabel di internet. Kalau instansi menyebut ukuran dalam sentimeter, pilih angka yang persis sama. Kalau yang disebut adalah ukuran dalam piksel atau batas kilobyte, jangan memakai pemotongan pas foto, melainkan pengecilan biasa.

Isi bingkai berarti bagian foto mana yang masuk ke hasil. Bingkai di halaman ini terkunci rasionya, jadi yang bisa diubah hanya posisi dan ukurannya, bukan bentuknya. Geser bingkainya sampai wajah pas di tengah dengan ruang di atas kepala dan di bawah dagu, atau tarik sudutnya kalau wajah terlalu besar atau terlalu kecil di dalam bingkai. Bingkai yang sama dipakai untuk semua foto bila mengunggah lebih dari satu, jadi samakan dulu posisi dan jarak foto-fotonya sebelum diunggah.

Format berkas berarti JPG berlatar putih. Hasil halaman ini selalu JPG, karena itu format yang diterima portal pendaftaran. Foto PNG dengan latar transparan diganti putih bersih saat diproses. WebP juga diterima sebagai masukan, tetapi hasilnya tetap JPG, jadi tidak ada masalah kompatibilitas di sisi penerima.

Satu batas berlaku untuk seluruh sub-pilar ini: syarat tiap instansi berbeda dan bisa berubah. Yang mengikat adalah yang tertulis di pengumuman resmi atau halaman unggah portal itu sendiri. Jangan berpatokan pada angka dari artikel lama, termasuk artikel di situs ini, kalau pengumumannya menyebut angka yang berbeda. Aturan ini sama dengan yang dipakai artikel ukuran foto pas dan artikel ketentuan lain di kelompok kompresi.

Kenapa bingkai terkunci rasionya

Rasio foto asli hampir tidak pernah sama dengan rasio ukuran yang diminta. Foto dari kamera ponsel umumnya 4:3 atau 3:4, sedangkan 2x3, 3x4, dan 4x6 punya rasio 1:1,5. Selisih itu harus diselesaikan dengan satu dari dua cara: memotong bagian yang berlebih, atau meregangkan gambar sampai rasionya pas.

Halaman ini memilih memotong, dan bingkainya dikunci supaya pemotongan itu tidak berubah menjadi peregangan. Kalau bingkainya bebas ditarik ke segala arah, satu sisi bisa bergeser tanpa sisi lain mengikuti, dan wajah di dalamnya ikut gepeng. Dengan rasio terkunci, memperbesar bingkai selalu memperbesar kedua sisinya proporsional, sehingga wajah tetap seperti aslinya. Ini alasan tombol plus dan minus mengubah ukuran dari sudut kanan bawah, bukan dari satu sisi.

Alur kerja untuk tiga skenario nyata

Skenario pertama: satu foto untuk satu pendaftaran. Siapkan foto dengan ruang di sekeliling kepala, latar polos, dan pencahayaan merata. Buka Pas Foto, unggah fotonya, lalu pilih ukuran yang diminta pengumuman lewat chip di pratinjau. Geser bingkainya sampai wajah pas di tengah, tarik sudutnya kalau perlu, lalu unduh dan periksa dimensi serta ukuran berkasnya. Simpan berkas aslinya, karena berkas asli adalah satu-satunya jalan untuk membuat versi dengan ukuran atau komposisi yang berbeda.

Skenario kedua: satu foto untuk beberapa pendaftaran dengan ukuran berbeda. Kerjakan dari berkas asli yang sama, satu ukuran per proses. Pilih 3x4, atur bingkainya, unduh, lalu ulangi untuk 4x6 dengan bingkai yang disesuaikan. Jangan membuat 4x6 dari hasil 3x4 yang sudah jadi, karena itu berarti memotong foto yang sudah dipotong: bagian yang hilang tidak kembali, dan mutunya turun dua kali. Urutan ini juga berlaku kalau fotonya sama tetapi latar yang diminta berbeda, kerjakan perubahan latarnya dulu di aplikasi penyunting, baru potong di akhir.

Skenario ketiga: banyak foto untuk banyak orang, misalnya foto seluruh kelas atau seluruh karyawan. Samakan dulu pengambilan fotonya: jarak, latar, dan pencahayaan yang sama untuk semua orang. Unggah beberapa berkas sekaligus, atur satu bingkai yang cocok untuk semuanya, lalu unduh arsip ZIP hasilnya. Bingkai yang sama dipakai untuk semua foto, jadi kalau satu foto wajahnya jauh lebih besar dari yang lain, foto itu perlu diproses terpisah. Setelah arsip diekstrak, periksa satu per satu, karena satu foto yang gagal di tengah tidak selalu terlihat dari jumlah berkas di dalam arsip.

Kesalahan umum di sub-pilar ini

Memotong dari hasil yang sudah dipotong. Setiap pemotongan membuang bagian foto, dan mengulang dari hasil berarti membuang dua kali. Selalu ulangi dari berkas asli kalau bingkainya kurang pas.

Memakai foto yang wajahnya sudah memenuhi bingkai. Foto seperti itu tidak menyisakan ruang untuk pemotongan, dan hasilnya berisiko memotong bagian kepala. Ambil foto dengan sedikit jarak, lalu pangkas nanti.

Memilih ukuran dari kebiasaan, bukan dari pengumuman. Tiap instansi punya ketentuan sendiri, dan ketentuan itu bisa berubah. Yang benar adalah yang tertulis di pengumuman resmi yang sedang berlaku untuk pendaftaran itu.

Mengirim WebP atau PNG transparan ke portal yang meminta JPG. Halaman ini selalu menghasilkan JPG, jadi masalah ini tidak terjadi kalau prosesnya lewat sini. Masalahnya muncul kalau foto dikirim tanpa diproses, atau diproses dengan tool yang mempertahankan format aslinya.

Menimpa berkas asli dengan hasil potongan. Berkas asli adalah satu-satunya jalan untuk membuat versi lain. Simpan dengan nama yang jelas sebelum hasil diunduh, dan jangan menimpa.

Mengabaikan pratinjau. Bingkai di pratinjau adalah tepat apa yang akan dipotong. Kalau kepala terlihat mepet di pratinjau, ia akan mepet di hasil. Periksa sebelum mengunduh, bukan sesudah.

Memproses foto yang orientasinya salah. Foto yang miring atau terbalik karena metadata orientasi perlu diluruskan dulu di editor galeri dan disimpan sebagai berkas baru. Bingkai tegak di atas foto miring menghasilkan potongan yang miring juga, dan halaman ini tidak memutar foto. Periksa orientasi di pratinjau sebelum mengatur bingkai: kalau fotonya miring, kembali ke galeri, bukan melanjutkan.

Kapan sebaiknya tidak memakai tool pas foto

Kalau foto itu tidak akan dicetak atau dikirim pada ukuran sentimeter tertentu, jangan pakai pemotongan pas foto. Untuk keperluan web, media sosial, atau arsip digital, pengecilan biasa dengan ukuran persen lebih tepat karena seluruh isi gambar dipertahankan.

Kalau foto akan disunting lagi setelah diubah ukurannya, kerjakan penyuntingannya dulu pada resolusi penuh, baru potong di akhir. Mengganti latar, merapikan warna, atau memperbaiki pencahayaan paling mudah pada foto yang belum dipotong. Penghapusan atau penggantian latar bukan fitur layanan ini, jadi kerjakan di aplikasi penyunting gambar sebelum fotonya dibawa ke sini.

Kalau foto berisi data pribadi dan kebijakan instansi melarang berkas keluar dari jaringan, kerjakan penyesuaian ukurannya dengan aplikasi di perangkat sendiri. Berkas di layanan ini dialirkan ke pemroses dan hasilnya dikirim balik ke peramban tanpa ditulis ke penyimpanan permanen, tetapi berkas tetap meninggalkan perangkat selama proses berlangsung. Keterangan lengkapnya ada di kebijakan privasi.

Kalau yang dibutuhkan hanya mengganti format tanpa mengubah ukuran, pakai Konversi Format Gambar. Kalau foto dan dokumen perlu disusun menjadi satu PDF, lanjutkan ke JPG ke PDF setelah ukurannya benar.

Satu kebiasaan yang menghemat waktu untuk pendaftar berulang: simpan satu folder khusus berisi berkas asli beresolusi penuh, terpisah dari folder hasil. Setiap kali ada pendaftaran baru, buka berkas asli dari folder itu, bukan hasil pendaftaran sebelumnya. Kebiasaan ini mencegah rantai potongan berulang yang diam-diam menurunkan mutu: hasil ketiga dari hasil kedua dari hasil pertama selalu lebih buruk daripada tiga hasil yang semuanya dibuat langsung dari aslinya.

Pertanyaan yang sering muncul

Berapa piksel pas foto 2x3, 3x4, dan 4x6 pada 300 DPI? 2x3 menjadi 236x354 piksel, 3x4 menjadi 354x472 piksel, dan 4x6 menjadi 472x709 piksel. Ketiganya dipotong mengisi area dengan rasio terkunci.

Apakah bingkainya bisa digeser? Bisa. Seret badannya untuk memindahkan, tarik sudutnya untuk memperbesar atau memperkecil, pakai tombol panah untuk menggeser dan tombol plus minus untuk mengubah ukuran. Bentuk bingkai selalu mengikuti ukuran yang dipilih.

Apakah satu bingkai dipakai untuk semua foto? Ya, bila mengunggah lebih dari satu foto dalam satu proses. Samakan posisi dan jarak foto-fotonya sebelum diunggah, atau proses foto yang berbeda ukuran bingkainya secara terpisah.

Apakah hasilnya selalu JPG? Ya. Foto JPG, PNG, dan WebP diterima sebagai masukan, tetapi hasilnya selalu JPG berlatar putih. Latar transparan pada PNG diganti putih bersih.

Apakah metadata lokasi ikut terhapus? Ya. Berkas ditulis ulang dari pikselnya saat diproses, sehingga EXIF dan GPS tidak ikut terbawa. Simpan berkas aslinya kalau informasi itu masih dibutuhkan.

Mulai dari ukuran yang diminta

Kalau pengumuman menyebut ukuran dalam sentimeter, buka Pas Foto dan pilih angka yang persis sama. Kalau yang disebut adalah ukuran piksel atau batas kilobyte, mulai dari Kompres Foto. Untuk menyusun pas foto bersama dokumen pendaftaran lain, lanjutkan ke JPG ke PDF. Pilihan lain untuk pekerjaan gambar ada di Panduan Gambar dan Foto.