Mencetak pas foto sendiri berarti memindahkan berkas JPG hasil Pas Foto ke kertas foto pada ukuran sentimeter yang tepat: 2x3, 3x4, atau 4x6. Berkasnya sudah 300 DPI, yaitu 236x354, 354x472, dan 472x709 piksel, sehingga tajam untuk dicetak pada ukurannya. Pekerjaan yang tersisa ada tiga: menyusun beberapa foto dalam satu lembar, mengatur printer, dan memotong hasilnya.
Karena satu lembar kertas foto jauh lebih besar dari satu pas foto, mencetak satu foto per lembar membuang kertas. Susunan yang lazim adalah menata beberapa pas foto dalam satu lembar, mencetak sekali, lalu memotong mengikuti garis potong. Bagian ini menjelaskan susunan yang aman dan pengaturan yang perlu diperiksa.
Kapan mencetak sendiri, kapan ke studio
Mencetak sendiri cocok untuk kebutuhan cepat dalam jumlah sedikit: satu lembar untuk beberapa ukuran, atau pengganti darurat saat studio tutup. Biayanya satu lembar kertas foto dan tinta printer, dan waktunya hitungan menit. Hasilnya cukup untuk berkas yang ditempel dan diarsip.
Studio foto lebih tepat untuk keperluan resmi yang memeriksa mutu cetakan: foto ijazah, foto dokumen yang dilegalisasi, atau pendaftaran yang menyebut cetakan studio. Studio memakai printer dan kertas khusus foto dengan kalibrasi warna, dan hasilnya lebih konsisten. Kalau pengumuman menyebut ketentuan cetakan tertentu, ikuti itu dan jangan memaksakan cetakan rumahan.
Langkah mencetak pas foto
- Buat pas fotonya dulu lewat Pas Foto pada ukuran yang dibutuhkan, dan periksa hasilnya di layar dalam ukuran penuh.
- Susun beberapa foto dalam satu lembar di aplikasi penyunting atau pengolah dokumen: tempelkan berkas-berkas JPG ke kanvas seukuran kertas yang dipakai, misalnya 4R atau A4.
- Beri jarak antar foto yang cukup untuk garis potong, kira-kira 3 sampai 5 mm. Foto yang berdempetan sulit dipotong tanpa mengenai wajah.
- Tambahkan garis potong tipis di antara foto kalau aplikasi mendukungnya. Garis ini panduan gunting atau cutter, bukan bagian foto.
- Atur printer: ukuran kertas sesuai kertas yang dimasukkan, kualitas terbaik atau foto, dan tanpa penskalaan. Penskalaan "sesuaikan dengan halaman" mengubah ukuran sentimeternya dan merusak kecocokan 300 DPI.
- Cetak satu lembar percobaan di kertas biasa dulu untuk memeriksa ukuran: ukur hasil cetakan dengan penggaris dan pastikan 3x4 benar-benar 3x4 cm.
- Kalau ukurannya pas, cetak di kertas foto. Biarkan kering sebelum dipotong, karena tinta yang belum kering mudah belepotan saat tersentuh.
- Potong mengikuti garis dengan cutter dan penggaris besi di atas alas potong. Gunting bisa dipakai untuk satu dua foto, tetapi cutter memberi garis yang lebih lurus.
Matikan semua penghemat tinta dan mode cepat saat mencetak foto. Mode itu mengorbankan ketajaman demi kecepatan dan cocok untuk draf dokumen, bukan untuk foto wajah. Periksa juga sisa tinta sebelum mencetak di kertas foto: warna yang habis separuh menghasilkan gradasi yang salah dan kertasnya terbuang.
Masalah yang sering terjadi
Ukuran cetakan tidak sama dengan yang diminta. Penyebab yang paling sering adalah penskalaan printer yang aktif: "sesuaikan dengan halaman" atau "muat ke halaman" mengubah ukuran tanpa pemberitahuan. Solusinya pilih ukuran sebenarnya atau 100 persen di dialog cetak, lalu verifikasi dengan penggaris pada cetakan percobaan. Penyebab kedua adalah kanvas susunan yang ukurannya tidak sama dengan kertas: pastikan kanvas aplikasi sama dengan kertas yang dimasukkan.
Warna hasil berbeda dari yang terlihat di layar. Penyebabnya profil warna layar dan printer yang berbeda, ditambah kertas yang memengaruhi tampilan. Solusinya cetak kecil dulu sebagai uji warna sebelum mencetak lembar penuh. Jangan mengoreksi warna berkas secara membabi buta: yang perlu disesuaikan adalah pengaturan printer dan jenis kertasnya, bukan fotonya.
Hasil terlihat kasar atau berbintik. Penyebabnya foto asli yang resolusinya kurang untuk ukuran cetaknya, atau mode cetak cepat yang aktif. Periksa dimensi berkas: 4x6 meminta 472x709 piksel, dan berkas yang jauh lebih kecil dari itu tidak punya detail yang cukup. Cetak pada kualitas terbaik dan pastikan berkasnya memang hasil dari halaman pas foto, bukan salinan yang sudah dikecilkan aplikasi pesan.
Tinta luntur saat dipotong. Penyebabnya pemotongan sebelum tinta kering, atau kertas yang tidak cocok dengan tinta printer. Biarkan lembarnya kering beberapa menit di tempat yang tidak lembap sebelum dipotong. Pegang pinggirnya, bukan permukaan gambarnya.
Garis potong mengenai wajah. Penyebabnya jarak antar foto yang terlalu rapat saat menyusun. Sisakan ruang potong yang cukup dan pastikan garis potong tidak menempel pada tepi foto. Kalau kanvasnya sempit, kurangi jumlah foto per lembar daripada memepetkan jaraknya.
Kertas foto melengkung setelah dicetak. Penyebabnya kertas yang menyerap banyak tinta dalam waktu singkat, terutama pada printer inkjet dengan cakupan penuh. Solusinya letakkan lembar yang baru dicetak di bawah buku yang rata selama beberapa menit setelah kering sentuh. Untuk arsip, simpan potongan foto di amplop atau album, bukan ditumpuk terbuka, supaya tidak melengkung kembali karena kelembapan ruangan.
Cara lain bila tidak cocok
Kalau tidak punya printer foto, cetak di jasa cetak atau studio dengan membawa berkas JPG di flash drive atau ponsel. Berkas dari halaman ini sudah berukuran standar, jadi jasa cetak tinggal mencetak tanpa menyunting. Sebutkan ukuran yang diminta dengan jelas dan minta diukur sebelum dipotong.
Kalau keperluannya hanya berkas digital untuk portal, tidak ada yang perlu dicetak. Unggah berkas JPG hasilnya langsung ke portal setelah dimensinya diperiksa. Mencetak lalu memindai ulang hanya menurunkan mutu tanpa manfaat.
Kalau foto perlu disusun bersama dokumen lain, susun setelah ukuran foto benar lewat JPG ke PDF. Satu gambar menjadi satu halaman A4, dan hasilnya siap dicetak sebagai dokumen, bukan sebagai foto.
Pertanyaan yang sering muncul
Kertas apa yang dipakai untuk pas foto? Kertas foto glossy atau matte ukuran 4R untuk beberapa foto, atau A4 kalau jumlahnya banyak. Kertas biasa bisa untuk uji ukuran, tetapi bukan untuk hasil akhir: tintanya menyerap berbeda dan warnanya tidak keluar.
Berapa foto muat dalam satu lembar? Tergantung ukuran kertas dan ukuran fotonya, dikurangi jarak potong. Hitung di aplikasi penyunting sebelum mencetak: tempelkan salinannya sampai penuh dengan jarak yang cukup. Jangan memaksakan jumlah sampai jaraknya hilang.
Apakah perlu garis potong? Ya, kalau mencetak lebih dari satu foto. Garis potong membuat potongan lurus dan seragam. Tanpa garis, potongan mengandalkan perkiraan mata dan hasilnya tidak seragam.
Bagaimana memastikan ukurannya tepat? Cetak percobaan di kertas biasa, ukur dengan penggaris, dan matikan penskalaan printer. Hanya lanjut ke kertas foto setelah cetakan percobaan berukuran tepat.
Susun, cetak percobaan, baru cetak foto
Buat berkasnya lewat Pas Foto, susun di kanvas seukuran kertas, cetak percobaan dan ukur, baru cetak di kertas foto. Langkah membuatnya ada di Cara Membuat Pas Foto. Kalau fotonya dibuat di HP, caranya ada di Pas Foto di HP. Penjelasan kelompoknya ada di Pas Foto.