Posisi wajah yang benar untuk pas foto adalah wajah di tengah agak ke atas, dengan ruang di atas kepala dan di bawah dagu, serta bahu yang seimbang kiri dan kanan. Patokan ini dipakai karena bingkai pas foto itu sempit dan tegak: sedikit pergeseran mengubah kesan, dan kepala yang mepet tepi terlihat seperti terpotong walaupun sebenarnya masih masuk.
Pekerjaan menggesernya dikerjakan lewat Pas Foto. Bingkainya terkunci mengikuti ukuran 2x3, 3x4, atau 4x6, jadi komposisi diatur dengan menggeser bingkai dan mengubah ukurannya, bukan dengan mengubah bentuknya. Seret badannya untuk memindahkan, tarik sudutnya untuk memperbesar atau memperkecil, pakai tombol panah untuk geseran halus.
Kapan posisi wajah menentukan hasil
Posisi wajah menentukan hasil setiap kali foto asli diambil tanpa memikirkan bingkai akhir. Foto swafoto, foto dari acara, dan foto yang dipangkas galeri ponsel hampir selalu menempatkan wajah di luar titik ideal: terlalu ke tepi, terlalu besar, atau miring. Pada foto seperti itu, memilih ukuran tanpa menggeser bingkai berarti menerima komposisi yang salah.
Posisi wajah juga menentukan hasil ketika satu bingkai dipakai untuk beberapa foto. Bingkai yang sama dipakai untuk semua foto dalam satu proses, jadi komposisi yang benar untuk satu foto belum tentu benar untuk foto lain. Samakan jarak dan posisi pengambilan sebelum mengunggah, atau proses foto yang menyimpang secara terpisah.
Patokan ruang kepala, dagu, dan bahu
Ruang di atas kepala adalah jarak antara puncak kepala dan tepi atas bingkai. Sisakan ruang yang terlihat jelas, kira-kira setinggi dahi sampai puncak kepala. Ruang yang terlalu sempit membuat kepala terlihat mepet dan berisiko terpotong saat dicetak, karena printer dan pemotong kertas punya toleransi sendiri. Ruang yang terlalu lebar membuat wajah terlihat kecil dan tenggelam di tengah bidang kosong.
Ruang di bawah dagu adalah jarak antara dagu dan tepi bawah bingkai, termasuk bahu dan pakaian bagian atas. Pas foto yang baik memuat bahu sampai sekitar dada atas, bukan hanya kepala melayang. Bahu memberi konteks proporsi dan membuat foto terlihat seperti foto resmi, bukan potongan kepala. Pastikan dagu tidak menyentuh tepi bawah: dagu yang mepet membuat foto terlihat seperti dipotong paksa.
Keseimbangan kiri kanan berarti jarak pipi kiri dan pipi kanan ke tepi bingkai hampir sama. Wajah yang bergeser ke satu sisi membuat satu pipi mepet dan satu sisi bidang kosong lebar. Kecuali ketentuan instansi meminta pose tertentu, wajah menghadap kamera dengan kedua telinga terlihat seimbang adalah posisi yang paling aman.
Garis mata sebaiknya berada di sekitar sepertiga atas bingkai, bukan di tengah. Ini konsekuensi dari ruang kepala dan bahu di atas: mata yang terlalu rendah berarti ruang atas terlalu lebar, mata yang terlalu tinggi berarti kepala terlalu mepet. Tidak perlu mengukur dengan penggaris, cukup pastikan mata tidak berada di tengah bingkai melainkan sedikit di atasnya.
Langkah mengatur komposisi di pratinjau
- Unggah foto ke Pas Foto dan pilih ukurannya: 2x3 menjadi 236x354 piksel, 3x4 menjadi 354x472 piksel, 4x6 menjadi 472x709 piksel.
- Lihat bingkai awal di tengah foto, lalu bandingkan posisi wajah dengan patokan di atas.
- Seret badan bingkai sampai wajah berada di tengah agak ke atas.
- Tarik salah satu sudut kalau wajah terlalu besar atau terlalu kecil: perkecil kalau kepala mepet, perbesar kalau wajah tenggelam.
- Rapikan dengan tombol panah untuk geseran kecil dan tombol plus minus untuk ukuran kecil.
- Periksa tiga titik: ruang atas kepala ada, dagu dan bahu masuk, kiri kanan seimbang.
- Periksa juga latar di sekeliling: tidak ada objek yang menempel di kepala seperti tiang atau daun.
- Jalankan prosesnya dan buka hasilnya dalam ukuran penuh sebelum dikirim.
Kalau wajahnya miring, perbaiki kemiringannya dulu di aplikasi penyunting sebelum dibawa ke sini. Bingkai tegak di atas wajah miring tidak bisa diperbaiki dengan menggeser: yang perlu diluruskan adalah fotonya, bukan bingkainya. Halaman ini tidak memutar foto.
Masalah yang sering terjadi
Kepala terpotong di bagian atas. Penyebabnya ruang atas yang tidak disisakan, atau foto asli memang sudah mepet. Solusinya kecilkan bingkai sedikit untuk memberi ruang napas, lalu geser ke bawah. Kalau foto aslinya sudah memotong kepala, tidak ada pengaturan bingkai yang bisa mengembalikannya: ambil ulang fotonya.
Dagu terpotong di bagian bawah. Penyebabnya bingkai terlalu kecil atau terlalu ke atas. Solusinya geser bingkai ke bawah atau perbesar sedikit. Pastikan bahu masih masuk dengan wajar: bingkai yang diperbesar untuk menyelamatkan dagu bisa membuat wajah terlihat kecil, dan itu pertukaran yang perlu diterima.
Wajah terlalu kecil di tengah bidang kosong. Penyebabnya foto diambil dari terlalu jauh, atau bingkai terlalu besar. Solusinya perkecil bingkai sampai wajah mengisi porsi yang pantas. Batas minimumnya lima persen lebar foto, jadi masih ada ruang gerak yang besar. Jangan memperbesar foto yang sudah kecil secara berlebihan, karena ketajamannya ikut turun.
Wajah tidak simetris kiri kanan. Penyebabnya bingkai bergeser atau foto aslinya memang miring. Solusinya geser bingkai dengan tombol panah yang langkahnya kecil dan terukur. Kalau setelah simetris wajah terlihat miring, berarti fotonya yang miring, dan itu diperbaiki di aplikasi penyunting, bukan di sini.
Bayangan menempel di wajah atau latar. Penyebabnya pencahayaan dari satu sisi atau lampu di atas kepala. Bingkai tidak bisa menghilangkan bayangan. Perbaiki pencahayaannya saat pengambilan: hadap ke sumber cahaya yang lembut dan merata, hindari lampu tepat di atas kepala dan sinar matahari langsung dari samping.
Cara lain bila tidak cocok
Kalau komposisi yang dibutuhkan bukan wajah di tengah, misalnya foto setengah badan untuk keperluan khusus, halaman ini tetap bisa dipakai selama rasionya cocok, tetapi patokan di atas tidak berlaku. Ikuti ketentuan yang tertulis di pengumuman untuk kasus itu, dan periksa pratinjau dengan patokan pengumuman, bukan patokan artikel ini.
Kalau foto perlu diputar, dicerminkan, atau diperbaiki warnanya, kerjakan di aplikasi penyunting gambar lebih dulu pada resolusi penuh. Bawa hasilnya ke sini hanya untuk pemotongan akhir. Urutan ini menjaga mutu: penyuntingan pada foto yang sudah dipotong bekerja dengan piksel yang lebih sedikit.
Kalau ukuran yang diminta bukan 2x3, 3x4, atau 4x6, jangan memaksakan bingkai standar. Pakai pengecilan biasa lewat Kompres Foto dan atur komposisinya di aplikasi penyunting sebelum dikecilkan.
Pertanyaan yang sering muncul
Di mana seharusnya mata berada? Sedikit di atas tengah bingkai, sekitar sepertiga dari atas. Mata yang tepat di tengah biasanya berarti ruang atas terlalu lebar atau wajah terlalu kecil.
Berapa ruang yang perlu disisakan di atas kepala? Ruang yang terlihat jelas tanpa membuat wajah tenggelam. Kalau ragu, sisakan sedikit lebih lebar: ruang yang sedikit lebar masih bisa diterima, kepala yang terpotong tidak bisa diperbaiki.
Apakah bahu harus masuk? Ya, sampai sekitar dada atas dengan pakaian yang rapi. Kepala tanpa bahu terlihat seperti tempelan dan proporsinya sulit dinilai.
Bagaimana kalau kacamata menutupi mata? Pastikan bingkai kacamata tidak memotong mata di foto dan tidak ada pantulan yang menutupi bola mata. Kalau ada pantulan, ambil ulang dengan sudut yang sedikit berbeda. Ketentuan tiap instansi soal kacamata berbeda, jadi periksa pengumumannya.
Periksa komposisi sebelum mengunduh
Komposisi yang benar terlihat sebelum tombol proses ditekan, jadi periksa di pratinjau lewat Pas Foto. Langkah lengkapnya ada di Cara Membuat Pas Foto. Kalau bingkainya perlu digeser lebih jauh, caranya ada di Cara Memotong Pas Foto. Penjelasan kelompoknya ada di Pas Foto.