Tanda tangan transparan adalah gambar tanda tangan yang latarnya sudah dihapus, sehingga hanya goresan tanda tangannya yang terlihat. Format yang menyimpan transparansi adalah PNG. Ketika ditempelkan ke halaman PDF lewat Tanda Tangan PDF, transparansi itu dipertahankan, dan tanda tangan menempel di atas teks tanpa kotak putih yang menutupi isi di bawahnya.

Bedanya terasa jelas saat tanda tangan diletakkan di atas tulisan atau garis. Tanda tangan dengan latar putih akan menutupi apa pun di bawahnya, sementara tanda tangan transparan hanya menampilkan goresannya. Untuk dokumen yang kolom tanda tangannya bertumpuk dengan teks, atau yang tanda tangannya perlu berada di atas garis, transparansi adalah alasan utama hasilnya terlihat rapi.

Kenapa latar putih menjadi masalah

JPG tidak mendukung latar tembus pandang. Foto tanda tangan yang disimpan sebagai JPG selalu membawa latar, biasanya putih, karena itulah warna kertas tempat tanda tangan ditulis. Di atas area kosong, latar putih itu tidak mengganggu. Di atas teks, latar putih itu menutupi tulisan di bawahnya, dan dokumen terlihat seperti ditempeli potongan kertas.

PNG berbeda. Format ini menyimpan saldo transparansi per piksel, jadi setiap piksel bisa ditandai tembus pandang atau berisi warna. Ketika latar putih dihapus dari foto, piksel latar itu menjadi tembus pandang, dan hanya piksel goresan tanda tangan yang tersisa. Tool tanda tangan mempertahankan saldo ini saat menuliskan gambar ke halaman, sehingga hasil akhirnya hanya menampilkan goresan.

Tiga cara membuat tanda tangan transparan

Cara pertama adalah menghapus latar otomatis. Banyak aplikasi pengedit gambar sederhana punya alat yang mendeteksi latar berwarna seragam, lalu menghapusnya dalam satu klik. Cara ini paling cepat, dan hasilnya cukup rapi kalau latarnya memang polos. Periksa tepi goresan setelahnya, karena alat otomatis kadang ikut menghapus bagian tipis tanda tangan.

Cara kedua adalah menghapus latar secara manual dengan alat penghapus. Setelah latar dihapus, rapikan tepinya dengan kuas halus. Cara ini lebih lama, tetapi hasilnya lebih terkendali, terutama untuk tanda tangan dengan goresan tipis yang mudah hilang.

Cara ketiga adalah menggambar ulang tanda tangan di aplikasi gambar digital, lalu mengekspornya sebagai PNG dengan latar tembus pandang. Cara ini cocok kalau foto aslinya sulit dibersihkan, atau kalau ingin tanda tangan yang lebih tegas. Hasilnya terlihat bersih, meskipun bentuknya mungkin tidak persis sama dengan tanda tangan asli.

Langkah membuat tanda tangan transparan

  1. Siapkan foto tanda tangan dengan latar kertas putih polos dan cahaya yang cukup. Cara memotretnya dibahas di Cara Membuat Tanda Tangan dari Foto.
  2. Buka foto di aplikasi pengedit gambar, lalu naikkan kontras supaya latar dan goresan terpisah jelas.
  3. Hapus latar putih, baik dengan alat otomatis maupun manual.
  4. Periksa tepi goresan. Kalau ada bagian tanda tangan yang ikut terhapus, kembalikan bagian itu dengan kuas.
  5. Ekspor gambar sebagai PNG, bukan JPG. JPG akan membuang transparansi dan mengembalikan latar.
  6. Simpan pada ukuran yang cukup besar, supaya gambar tetap tajam saat diperkecil di tool.
  7. Buka Tanda Tangan PDF, unggah PDF dan PNG tanda tangannya.
  8. Geser tanda tangan ke posisi yang tepat, atur lebarnya, lalu unduh hasilnya.

Langkah kelima adalah langkah yang paling sering salah. Menyimpan hasil yang sudah bersih ke format JPG akan membuang seluruh kerja pembersihan, karena JPG mengisi kembali area transparan dengan warna. Selalu ekspor sebagai PNG.

Mengatur ukuran di tool

Setelah PNG siap, lebarnya diatur dengan penggeser di tool, mulai 15 sampai 90 mm, dengan bawaan 45 mm. Tinggi mengikuti rasio gambar, jadi tanda tangan tetap proporsional berapa pun lebarnya. Untuk dokumen resmi, lebar 40 sampai 60 milimeter biasanya pas.

Kalau tanda tangan terlihat kurang tajam setelah diperkecil, penyebabnya biasanya gambar asli yang terlalu kecil. Simpan PNG pada ukuran yang lebih besar sejak awal, lalu kecilkan di tool. Sebaliknya, memperbesar gambar kecil di tool akan membuat goresannya terlihat pecah.

Kapan tanda tangan transparan tidak diperlukan

Tanda tangan transparan tidak diperlukan kalau tanda tangan akan diletakkan di area yang memang kosong, misalnya kotak tanda tangan tanpa teks di bawahnya. Di area seperti itu, latar putih tidak menutupi apa pun, dan tanda tangan dengan latar putih bersih sudah cukup.

Tanda tangan transparan juga tidak menyelesaikan masalah keaslian. Transparansi hanya soal tampilan, bukan soal bukti. Tanda tangan PNG tetap gambar yang tidak membawa sertifikat digital. Untuk dokumen yang memerlukan verifikasi otomatis, tanda tangan tersertifikasi yang diperlukan, dan itu dibuat lewat penyedia yang terdaftar sebagai Penyelenggara Sertifikasi Elektronik.

Terakhir, cara ini tidak dipakai kalau latar belakangnya tidak bisa dibersihkan dengan bersih, misalnya foto di kertas bertekstur atau bernoda. Untuk kasus seperti itu, menggambar ulang tanda tangan di aplikasi gambar lebih masuk akal daripada memaksakan pembersihan.

Masalah yang sering terjadi

Latar putih muncul lagi setelah diunggah. Kemungkinan gambarnya disimpan sebagai JPG, bukan PNG. Ekspor ulang sebagai PNG dari berkas yang sudah bersih.

Tepi tanda tangan terlihat bergerigi. Pembersihan latar dilakukan dengan toleransi yang terlalu besar. Kurangi toleransinya, atau rapikan tepi dengan kuas halus sebelum diekspor.

Goresan tipis hilang sebagian. Alat hapus latar otomatis ikut menghapus piksel tipis. Kembalikan bagian itu dengan kuas, atau kerjakan penghapusan secara manual.

Tanda tangan pecah setelah ditempel. Gambar aslinya terlalu kecil. Simpan PNG pada ukuran yang lebih besar, lalu kecilkan di tool.

Gambar terlihat tembus pandang di aplikasi lain, tetapi tidak di PDF. Pastikan berkas yang diunggah benar-benar PNG dengan transparansi, bukan PNG dengan latar putih. Beberapa aplikasi menampilkan latar kotak-kotak untuk menandai transparansi, sementara yang lain tidak.

Merawat berkas PNG tanda tangan

Simpan PNG tanda tangan di tempat yang aman, dan jangan menyebarkannya ke orang yang tidak memerlukannya. File gambar tanda tangan bisa dipakai ulang oleh siapa pun yang memegangnya. Kalau tanda tangan itu sudah tidak diperlukan lagi, hapus salinannya.

Simpan juga foto aslinya sebelum dibersihkan. Dengan begitu, kalau di kemudian hari perlu membuat versi dengan latar berbeda, Anda tidak perlu memotret tanda tangan lagi dari awal. Simpan kedua berkas dengan nama yang jelas supaya mudah dibedakan.

Pertanyaan yang sering muncul

Kenapa harus PNG dan bukan JPG? JPG tidak mendukung latar tembus pandang, jadi latar putih akan ikut terbawa dan menutupi teks di bawah tanda tangan. PNG menyimpan saldo transparansi per piksel.

Apakah tanda tangan transparan lebih sah daripada yang berlatar putih? Tidak. Transparansi hanya soal tampilan. Keduanya sama-sama gambar tanpa sertifikat digital, jadi tidak ada yang bisa diverifikasi secara otomatis.

Bisakah transparansi dibuat langsung di tool? Tool tidak menyediakan penghapus latar. Pembersihan latar dikerjakan sebelum gambar diunggah, dengan aplikasi pengedit gambar. Tool hanya mempertahankan transparansi yang sudah ada.

Apakah PNG besar akan ditolak tool? Batas ukuran gambar tanda tangan adalah 25 MB. PNG tembus pandang biasanya jauh di bawah batas itu, karena latar yang dihapus juga mengurangi ukuran berkas.

Apakah hasilnya tetap tajam saat dicetak? Tetap, asalkan gambar aslinya beresolusi cukup. Simpan PNG pada ukuran yang lebih besar daripada lebar yang akan dipakai, lalu biarkan tool mengecilkannya.

Mulai dari gambar yang sudah bersih

Bersihkan latar foto tanda tangan, ekspor sebagai PNG, lalu tempelkan lewat Tanda Tangan PDF. Kalau tanda tangannya akan dipasang di banyak halaman, lihat Tanda Tangan PDF: Menempelkan Gambar Tanda Tangan dan Batasnya untuk gambaran seluruhnya. Kalau dokumennya masih terkunci, buka dulu lewat Buka Kunci PDF dengan sandi yang benar.