Mengubah dpi PDF yang benar dilakukan dengan merender ulang setiap halaman pada resolusi yang diinginkan, bukan dengan mengetik angka baru di metadata. PDF ke JPG merender setiap halaman pada 150 dpi, dan hasilnya bisa dipakai untuk keperluan yang membutuhkan gambar, termasuk menurunkan resolusi berkas yang terlalu berat. Halaman dirender sebagai vektor, bukan gambar, sehingga huruf berukuran kecil tetap tajam saat diperbesar.
Perbedaan antara mengubah angka dan merender ulang penting untuk dipahami. Angka dpi di metadata hanyalah keterangan tentang bagaimana gambar itu seharusnya ditampilkan; ia tidak menyimpan detail tambahan. Kalau halamannya dirender pada resolusi rendah, menaikkan angka di metadata hanya membuat gambar yang sama ditampilkan lebih besar, tanpa ada detail baru yang muncul.
Dua situasi yang berbeda
Permintaan "mengubah dpi PDF" biasanya datang dari dua situasi yang penyelesaiannya berbeda.
Berkas terlalu besar karena gambarnya beresolusi tinggi. Di sini yang dibutuhkan adalah menurunkan resolusi. Hasil pindai 300 dpi yang berukuran puluhan MB bisa dikecilkan dengan merender ulang pada resolusi lebih rendah atau dengan kompresi. Untuk keperluan ini, Kompres PDF adalah pilihan pertama karena bekerja langsung pada berkas PDF dan mempertahankan teks sebagai vektor.
Berkas dibutuhkan sebagai gambar pada resolusi tertentu. Di sini yang dibutuhkan adalah keluaran berupa gambar, bukan PDF. Misalnya halaman yang akan ditempel ke dokumen lain, dimasukkan ke presentasi, atau diunggah ke sistem yang hanya menerima JPG. Untuk keperluan ini, PDF ke JPG adalah alatnya.
Dua situasi itu sering tertukar, dan akibatnya pekerjaan dikerjakan dua kali. Menentukan dulu mana yang dibutuhkan akan menghemat satu putaran.
Cara menurunkan resolusi berkas PDF
- Periksa ukuran berkasnya dan tentukan target yang masuk akal. Untuk lampiran surel, target yang umum adalah beberapa MB, bukan angka tertentu yang harus dipaksakan.
- Buka Kompres PDF.
- Unggah berkasnya, lalu jalankan prosesnya.
- Bandingkan ukuran sebelum dan sesudah, yang ditampilkan setelah proses selesai.
- Buka hasilnya dan periksa halaman yang paling padat. Kalau teksnya masih terbaca dan gambar pentingnya masih jelas, hasilnya bisa dipakai.
- Kalau hasil pertama masih terlalu besar, ulangi dari berkas asli, bukan dari hasil kompres pertama.
Berkas pindai menyusut paling banyak lewat cara ini, karena yang dipangkas adalah resolusinya. Dokumen berisi teks saja sudah cukup padat, sehingga penurunannya lebih kecil. Kalau hasilnya tidak turun banyak, artinya isi berkasnya memang sudah efisien.
Cara mengeluarkan halaman sebagai gambar
- Buka PDF ke JPG.
- Unggah berkas PDF-nya. Satu proses menerima satu berkas.
- Jalankan prosesnya. Setiap halaman diekstrak menjadi gambar JPG pada 150 dpi.
- Unduh hasilnya. Kalau dokumennya lebih dari satu halaman, semua halaman diekstrak menjadi berkas terpisah dan dikemas dalam satu berkas ZIP.
- Periksa gambar yang paling penting pada ukuran penuh, lalu pakai sesuai kebutuhan.
Hasil cara ini adalah gambar, bukan PDF. Ukuran halaman mengikuti aslinya, hanya kerapatan pikselnya yang ditetapkan pada 150 dpi. Kalau hasilnya perlu kembali menjadi PDF, gambar itu bisa disatukan lagi dengan tool konversi gambar ke PDF.
Kenapa hasil pindai tidak bisa dipertajam
Kalau halaman sudah berupa gambar hasil pindai, menaikkan dpi tidak menambah apa pun. Pemindai merekam sejumlah titik pada saat pemindaian, dan titik itulah yang tersimpan. Merender ulang halaman itu pada resolusi lebih tinggi hanya memperbesar titik yang sudah ada.
Karena itu, untuk dokumen yang belum dipindai, resolusi ditentukan di awal: pindai pada angka yang cukup tinggi, simpan sebagai master, lalu turunkan resolusinya untuk keperluan pengiriman. Hasil pindai yang sudah diturunkan tidak bisa dikembalikan ke ketajaman semula.
Untuk dokumen yang teksnya masih berupa vektor, keadaannya berbeda. Teks vektor tidak terikat pada resolusi, sehingga bisa dirender pada kerapatan piksel berapa pun tanpa kehilangan ketajaman. Ini sebabnya dokumen yang dibuat dari aplikasi pengolah kata tetap tajam pada perbesaran berapa pun, sementara halaman hasil pindai tidak.
Dua angka yang sering tertukar
Ada dua angka berbeda yang sama-sama disebut dpi, dan mencampurnya membuat keputusan jadi salah.
Angka pertama adalah resolusi rekaman, yaitu seberapa detail pemindai merekam halaman saat pemindaian. Angka ini menentukan berapa banyak titik yang benar-benar tersimpan, dan hanya bisa ditentukan pada saat pemindaian. Angka kedua adalah resolusi tampilan, yaitu seberapa besar gambar itu ditampilkan di layar atau saat dicetak. Angka ini bisa diubah kapan saja, tetapi tidak menambah detail.
Yang menentukan mutu akhir adalah angka pertama. Kalau detailnya tidak pernah direkam, tidak ada cara mengembalikannya. Karena itu, untuk dokumen yang akan disimpan lama, resolusi rekaman ditetapkan cukup tinggi sejak awal, dan penyesuaian untuk berbagai keperluan dilakukan pada salinan.
Kapan mengubah dpi tidak perlu
Kalau berkasnya hanya akan dibaca di layar, resolusinya jarang menjadi masalah. Yang menjadi masalah adalah ukuran berkas yang membuatnya lambat diunggah atau ditolak sistem. Untuk itu, kompresi lebih tepat daripada mengubah dpi.
Kalau berkasnya akan dicetak, resolusi justru perlu dijaga. Menurunkan resolusi untuk menghemat ukuran berkas berarti mengorbankan mutu cetak. Untuk dokumen seperti ini, simpan master beresolusi tinggi, dan buat salinan kecil hanya untuk keperluan yang tidak akan dicetak.
Kalau dokumennya hanya perlu dibaca dan tidak akan dikirim ke mana-mana, tidak ada yang perlu diubah. Menyimpan berkas besar di komputer sendiri tidak menimbulkan masalah selama ruang penyimpanannya cukup.
Masalah yang sering terjadi
Mengubah angka dpi di metadata tidak mengubah apa pun. Ini perilaku yang benar. Angka di metadata hanya keterangan tampilan. Untuk mengubah resolusi sesungguhnya, halamannya harus dirender ulang.
Ukuran tidak turun setelah kompres. Kemungkinan isi berkasnya bukan gambar beresolusi tinggi, melainkan data lain yang sudah efisien. Periksa apa yang ada di dalam berkas: dokumen dengan banyak lampiran atau font bisa tetap besar meski gambarnya kecil.
Gambar hasil render terasa kurang tajam saat dicetak. Hasil render memang gambar pada kerapatan tetap. Untuk cetakan besar, gunakan halaman yang dirender dari dokumen bertekstur vektor, bukan dari hasil pindai.
Berkas ditolak karena ukurannya. Batasnya 30 MB per berkas pada paket Gratis dan 200 MB pada paket Berbayar. Berkas yang lebih besar perlu dikecilkan atau dipecah lebih dulu.
Berkasnya terkunci kata sandi. PDF berpassword perlu dibuka lebih dulu lewat Buka Kunci PDF, dan sandinya harus diketahui. Berkas terenkripsi tidak bisa diproses tool lain.
Kapan sebaiknya tidak memakai tool online
Dokumen berisi data pribadi lengkap, berkas keuangan, atau dokumen internal yang belum boleh keluar dari jaringan kantor sebaiknya dikerjakan dengan aplikasi yang berjalan di komputer sendiri. Tool online cocok untuk pekerjaan cepat pada berkas yang tidak sensitif.
Kalau berkasnya tetap harus diproses lewat peramban, sensor dulu bagian yang sensitif lewat Sensor PDF. Penyensoran menghapus isinya, bukan menutupinya dengan kotak hitam.
Perlu dicatat juga bahwa OCR belum tersedia di tool ini. Berkas pindai diperlakukan sebagai gambar, dan lapisan teksnya tidak dibuat otomatis.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah PDF punya properti dpi yang bisa diedit? Halaman PDF tidak menyimpan dpi seperti berkas gambar. Yang ada adalah ukuran halaman dan objek di dalamnya. Angka dpi baru muncul ketika halaman dirender menjadi gambar.
Apakah menurunkan dpi menghapus teks? Tidak, selama prosesnya kompresi. Teks tetap berupa teks vektor. Kalau halamannya dirender menjadi gambar, hasilnya memang gambar, dan teks di dalamnya tidak lagi bisa dipilih atau dicari.
Berapa dpi yang dipakai tool PDF ke JPG? 150 dpi, titik seimbang antara tajam di layar dan ukuran berkas. Ukuran halaman mengikuti aslinya, hanya kerapatan pikselnya yang ditetapkan.
Bisakah mengubah dpi hanya untuk sebagian halaman? Bisa, dengan memisahkan halaman itu lebih dulu, lalu memprosesnya terpisah dan menggabungkannya kembali. Untuk dokumen yang halamannya seragam, cara ini jarang diperlukan.
Apakah dpi memengaruhi kemampuan pencarian? Tidak langsung. Pencarian kata bekerja pada lapisan teks digital, dan lapisan itu tidak muncul hanya karena resolusinya dinaikkan.
Untuk mengeluarkan halaman sebagai gambar pada resolusi tetap, buka PDF ke JPG. Kalau yang dibutuhkan justru menekan ukuran berkas PDF tanpa mengubah bentuknya, gunakan Kompres PDF. Penjelasan soal memilih resolusi pemindaian ada di Mengoptimalkan Ukuran PDF.