Area putih di PDF dihilangkan dengan salah satu dari dua cara, tergantung jenisnya. Kalau yang mengganggu adalah tepi kosong di sekeliling halaman, pangkas batas tampilannya lewat Crop PDF. Kalau yang perlu ditutup adalah noda, bekas tulisan, atau bagian tertentu di tengah halaman, tutup dengan kotak putih lewat Tip-ex PDF. Keduanya bekerja dengan prinsip yang berbeda dan tidak bisa saling menggantikan.

Perbedaan itu penting karena berkas pindai dan berkas digital menghasilkan area putih dengan asal yang berbeda. Berkas pindai sering menyimpan sisi tutup pemindai yang ikut terbaca sebagai area putih lebar di pinggir halaman. Berkas digital justru menyimpan margin sesuai pengaturan dokumen aslinya, dan lebar margin itu bisa jauh lebih besar daripada yang dibutuhkan. Dua kondisi ini terlihat mirip di layar, tetapi penanganannya tidak sama.

Ada juga kasus ketiga: area putih yang muncul setelah penyuntingan, misalnya setelah Anda menutup salah ketik atau menghapus sebuah gambar. Bagian itu tidak bisa dihilangkan dengan pemangkasan karena letaknya di tengah halaman, dan tidak selalu perlu dihilangkan kalau isi di sekitarnya masih rapi.

Membedakan tiga jenis area putih

Jenis pertama adalah tepi kosong di pinggir halaman. Ciri paling jelas: area putih itu membentang di sepanjang sisi halaman dan tidak memuat isi apa pun. Jenis ini paling cocok diselesaikan dengan pemangkasan, karena yang perlu dihilangkan memang batas tampilannya.

Jenis kedua adalah area putih di tengah halaman. Contohnya bagian kosong di antara dua tabel, ruang bekas gambar yang dihapus, atau bagian yang sengaja dikosongkan. Pemangkasan tidak bisa menyentuh area ini karena letaknya bukan di tepi. Kalau memang mengganggu, area seperti itu biasanya dirapikan di dokumen sumbernya.

Jenis ketiga adalah penutup putih yang dipasang di atas kesalahan. Ini bukan area putih yang muncul sendiri, melainkan lapisan yang Anda tambahkan lewat Tip-ex PDF. Sifatnya overlay: isi di bawahnya tetap ada di dalam berkas dan bisa tembus kalau teksnya disalin. Penutup seperti ini cocok untuk merapikan halaman berlatar putih, bukan untuk menutup data rahasia.

Menghilangkan tepi kosong dengan pemangkasan

  1. Simpan berkas asli sebagai cadangan. Pemangkasan tidak menghapus isi, tetapi berkas asli adalah salinan yang paling aman untuk mengulang.
  2. Buka Crop PDF di peramban.
  3. Unggah berkasnya. Satu proses menangani satu berkas.
  4. Tarik sisi atau sudut bingkai di pratinjau sampai tepi kosong berada di luar area yang tetap terlihat. Ukuran sisa tampil di bawah pratinjau sambil Anda menggeser.
  5. Tentukan halamannya bila berkasnya berhalaman banyak, lalu jalankan prosesnya.
  6. Periksa hasilnya, lalu unduh dan buka di pembaca PDF untuk memastikan tidak ada isi yang terpotong.

Kalau halaman hasilnya menjadi lebih kecil dari 10 x 10 pt, prosesnya ditolak. Artinya batas yang diminta terlalu dalam untuk halaman itu. Tarik kembali sebagian, lalu proses ulang.

Untuk berkas pindai, urutan yang lebih rapi adalah menegakkan halaman dulu lewat Putar PDF, baru memangkas tepinya. Halaman yang masih miring membuat batas pemangkasan tidak bisa ditarik rata di keempat sisi, sehingga sisa area putih tetap terlihat di sudut tertentu.

Menutup bagian tertentu dengan kotak putih

Langkahnya mirip, tetapi tool yang dipakai berbeda. Buka Tip-ex PDF, unggah berkas, lalu tandai area yang ingin ditutup dengan menarik kotak di atas halaman pada pratinjau. Area itu akan menjadi kotak putih bersih di dokumen hasil.

Dua catatan jujur sebelum memakai cara ini. Pertama, ini overlay, bukan penghapusan. Isi di bawah kotak putih tetap ada di dalam berkas. Kalau teks di area itu disalin atau dicari, teks aslinya bisa muncul. Jadi jangan pakai Tip-ex untuk data rahasia. Untuk data yang benar-benar harus hilang, gunakan Sensor PDF yang menghapus isinya dari berkas.

Kedua, kotak putih hanya terlihat mulus kalau latar halaman berwarna putih. Pada halaman berlatar berwarna, atau pada hasil pindai dengan bayangan dan gradasi, kotak putih akan terlihat sebagai tambalan. Untuk halaman seperti itu, pemangkasan tepi sering jadi satu-satunya cara yang benar-benar rapi.

Menghilangkan area putih pada hasil pindai

Hasil pindai punya masalah khas. Sisi tutup pemindai yang berwarna terang ikut terbaca, sehingga pinggir halaman dipenuhi area putih keabu-abuan dengan garis tipis di batasnya. Garis itu berasal dari tepi kaca pemindai, bukan dari dokumen aslinya.

Untuk kasus ini, pemangkasan adalah jawaban yang tepat, karena bagian yang mengganggu memang berada di tepi. Namun batasnya biasanya perlu ditarik lebih dalam daripada berkas digital. Periksa satu per satu sisinya, karena sisa meja atau bayangan jarang terbagi rata. Kalau hasil pindainya miring, tegakkan dulu orientasinya. Cara menangani halaman pindai yang miring dijelaskan di Cara Memutar Halaman PDF yang Miring.

Kalau yang ingin dihilangkan adalah tulisan di area pindai, pemangkasan bukan jawabannya. Teks pada hasil pindai tidak tersimpan sebagai teks yang bisa dihapus, melainkan sebagai gambar. Yang bisa dilakukan adalah menutupnya dengan kotak putih. Perbedaannya dijelaskan lebih lanjut di Cara Mengedit PDF: Teks, Cap, dan Area.

Masalah yang sering terjadi

Area putih masih terlihat setelah dipangkas. Kemungkinan batasnya kurang ke dalam, atau ada sisi yang belum ditarik. Periksa keempat sisi satu per satu di pratinjau.

Proses ditolak. Halaman hasil tidak boleh lebih kecil dari 10 x 10 pt. Tarik kembali sebagian batasnya, terutama pada sisi yang paling dalam.

Isi ikut terpotong. Batas pemangkasan melewati teks atau garis. Ulangi dari berkas asli, tarik kembali sisi itu, lalu periksa lagi.

Kotak putih terlihat sebagai tambalan. Latar halaman bukan putih polos, atau ada bayangan di area itu. Pemangkasan tepi lebih cocok untuk halaman seperti ini.

Ukuran berkas tidak turun setelah area putih dihilangkan. Pemangkasan hanya mempersempit batas tampilan, sedangkan isi halaman tetap ada di dalam berkas. Untuk mengecilkan ukuran, gunakan Cara Mengompres PDF Tanpa Mengurangi Kualitas.

Urutan yang disarankan

Kerjakan dari luar ke dalam. Mulai dengan menegakkan halaman yang miring, lalu pangkas tepi kosongnya, lalu tangani bagian di tengah kalau masih ada. Urutan itu mencegah pekerjaan diulang, karena pemangkasan mengubah letak semua yang ada di halaman.

Kalau halaman masih akan disusun ulang, selesaikan susunannya lebih dulu. Menghapus atau menambah halaman setelah pemangkasan tidak merusak hasil pemangkasan, tetapi pemangkasan yang dilakukan dua kali pada berkas yang berbeda bisa menghasilkan tepi yang tidak seragam. Simpan satu berkas final, lalu kerjakan perapian tampilannya pada berkas itu.

Untuk berkas berhalaman banyak, periksa halaman yang paling banyak menyisakan area putih, bukan hanya halaman pertama. Jarak pemangkasan berlaku untuk seluruh halaman dalam satu proses, jadi angka yang dipilih harus mengakomodasi halaman dengan sisa tepi paling lebar.

Kapan sebaiknya tidak memakai tool online

Dokumen berisi data pribadi lengkap, laporan keuangan, atau berkas perusahaan yang belum boleh keluar dari jaringan kantor sebaiknya diproses dengan aplikasi yang berjalan di komputer sendiri. Tool online cocok untuk pekerjaan cepat pada berkas yang tidak sensitif. Untuk tool di kelompok ini, berkas dialirkan ke pemroses dan hasilnya dikirim balik ke peramban tanpa ditulis ke penyimpanan permanen, tetapi berkas tetap meninggalkan perangkat selama proses berlangsung. Keterangan lengkapnya ada di kebijakan privasi.

Kalau dokumen aslinya masih tersimpan sebagai Word, Excel, atau naskah lain, memperbaiki pengaturan margin di sumbernya lalu mengekspor ulang ke PDF hampir selalu lebih rapi daripada memangkas PDF hasil ekspornya. Simpan dokumen sumber selama urusannya belum selesai.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah area putih yang dipangkas benar-benar hilang dari berkas? Tidak. Isi halaman tetap ada, hanya batas tampilannya yang dipersempit. Berkas asli tetap menjadi satu-satunya cara mengembalikan bagian itu.

Apakah pemangkasan bisa menghilangkan garis tepi pemindai? Bisa, selama garis itu berada di area yang dipangkas. Periksa pratinjau karena garis tipis mudah terlewat di layar kecil.

Kalau area putihnya ada di tengah, apa yang bisa dilakukan? Pemangkasan tidak menjangkaunya. Kalau bagian itu perlu dirapikan, kembali ke dokumen sumbernya lalu atur ulang tata letaknya di sana.

Apakah hasil pemangkasan masih bisa digabung dengan berkas lain? Bisa. Gabungkan setelah semua berkas selesai dirapikan supaya urutannya tidak berubah lagi. Caranya ada di Cara Menggabungkan PDF dan Menyusun Urutannya.

Mulai dari jenis area putihnya

Tentukan dulu jenis area putih yang mengganggu. Kalau letaknya di tepi, buka Crop PDF. Kalau di tengah dan perlu ditutup, buka Tip-ex PDF. Setelah itu, rapikan susunan halamannya lewat Mengatur Halaman PDF.