Katalog produk PDF dibuat dengan menyusun foto jualan menjadi satu dokumen berhalaman. Cara paling langsung di layanan ini adalah JPG ke PDF: satu foto menjadi satu halaman A4, diposisikan proporsional di tengah halaman dengan margin 20 mm, dan urutan halamannya mengikuti urutan unggahan. Sebelum menyusun, ada pekerjaan yang lebih menentukan hasil akhir, yaitu memutuskan katalog itu untuk siapa dan keputusan apa yang ingin diambil pembacanya.
Keputusan itu memengaruhi susunan halaman, jumlah foto per produk, dan keterangan yang perlu disertakan. Katalog yang disusun tanpa arah berhenti menjadi tumpukan foto, bukan alat bantu jualan.
Tentukan dulu siapa pembacanya
Katalog untuk reseller dibaca sambil menghitung untung. Yang dicari reseller adalah pilihan produk, rentang harga, dan syarat pembelian dalam jumlah banyak. Foto tetap penting, tetapi halaman yang hanya memuat satu foto besar dengan sedikit keterangan belum tentu menjawab kebutuhannya.
Katalog untuk pembeli akhir dibaca sambil membayangkan barangnya. Pembeli ini membutuhkan foto yang jelas, keterangan bahan, ukuran, dan varian. Ia tidak perlu melihat seluruh daftar produk sekaligus, dan justru terbantu kalau setiap produk mendapat ruang yang cukup.
Katalog untuk pameran atau bazar dibaca cepat oleh orang yang berdiri. Dalam hitungan detik, pembaca memutuskan apakah produk di halaman itu menarik. Halaman awal dan ukuran foto memegang peran besar di situasi ini.
Ketiganya bisa memakai satu berkas yang sama, tetapi urutan halamannya berbeda. Prinsip yang bisa dipakai bersama: halaman awal memuat produk yang paling ingin Anda jual, dan setiap halaman memuat satu produk atau satu kelompok produk yang berhubungan erat.
Satu produk satu halaman atau beberapa produk satu halaman
JPG ke PDF menempatkan satu gambar pada satu halaman. Kalau Anda ingin beberapa produk tampil dalam satu halaman, susun dulu gambar kolase di aplikasi penyunting gambar, lalu unggah kolase itu sebagai satu berkas. Dengan begitu, satu halaman berisi beberapa produk, dan katalog tetap bisa disusun di sini.
Pilihannya punya konsekuensi. Satu produk satu halaman memberi ruang paling besar untuk foto, dan itu berguna untuk produk yang detailnya perlu diperiksa. Beberapa produk satu halaman membuat katalog lebih pendek dan lebih cepat dibaca, tetapi foto setiap produk menjadi kecil. Untuk katalog grosir yang memuat puluhan produk, halaman berisi beberapa produk biasanya lebih masuk akal. Untuk katalog produk unggulan, satu produk satu halaman lebih tepat.
Yang perlu dihindari adalah mencampur keduanya tanpa alasan. Katalog yang separuh berisi foto besar dan separuh berisi kolase kecil terbaca sebagai dua dokumen yang digabung.
Menyiapkan foto sebelum disusun
Empat hal yang dikerjakan sebelum berkas masuk ke tool.
Pilih foto terbaik untuk setiap produk. Satu foto utama dan satu atau dua foto pendukung biasanya cukup untuk katalog. Foto yang tersisa bisa disimpan untuk halaman marketplace.
Seragamkan ukuran dan rasio. Katalog dibaca berurutan, dan foto yang rasionya berbeda membuat halaman terasa bergeser. Penyeragaman dikerjakan lewat Kompres Foto, dan caranya dibahas di ukuran foto produk marketplace.
Beri nama berkas dengan angka di depan. Urutan halaman mengikuti urutan unggahan, dan nama seperti 01-tas-utama, 02-tas-detail, 03-sepatu-utama membuat urutan mudah dikendalikan.
Simpan berkas asli di folder terpisah. Foto yang sudah dikompres tidak bisa dikembalikan ke mutu semula, dan berkas asli adalah satu-satunya jalan untuk menyusun ulang katalog nanti.
Langkah menyusun katalog
- Kumpulkan foto yang sudah dipilih dalam satu folder, lalu periksa urutannya.
- Buka penyusun JPG ke PDF.
- Unggah fotonya. Satu proses menerima maksimal 20 berkas, dan format yang didukung adalah JPG, PNG, serta WebP.
- Periksa pratinjau. Setiap foto ditempatkan proporsional di tengah halaman A4 dengan margin 20 mm, sehingga foto lanskap dan potret tetap tampil utuh.
- Jalankan proses, lalu tunggu sampai selesai.
- Unduh PDF-nya, buka, dan periksa halaman satu per satu.
Latar transparan pada PNG atau WebP diisi putih, karena halaman katalog memakai latar putih. Kalau produk Anda memerlukan latar berwarna, siapkan latarnya di aplikasi penyunting gambar sebelum disusun.
Kalau produknya lebih dari 20
Bagi katalog menjadi beberapa proses, misalnya satu proses untuk setiap kategori, lalu gabungkan PDF hasilnya lewat Gabung PDF. Urutan akhir mengikuti urutan PDF yang digabungkan, jadi beri nama berkas PDF dengan angka di depan juga.
Cara ini juga memudahkan pembaruan. Kalau ada produk yang berubah, susun ulang hanya PDF kategori itu, lalu gabungkan kembali dengan berkas yang lain. Katalog lama tidak perlu dibongkar seluruhnya.
Menambahkan halaman teks dan tanda pemilik
PDF dari tool ini memuat foto, bukan teks. Halaman sampul, daftar harga, dan halaman kontak ditambahkan dengan aplikasi pengolah PDF setelah katalog selesai. Saran praktisnya, sisipkan satu halaman kosong di posisi yang diinginkan saat menyusun, lalu ganti halaman itu dengan halaman teks di aplikasi pengolah PDF.
Kalau katalog akan dibagikan ke pihak luar, pertimbangkan menambahkan cap air lewat Cap Air. Teks cap air maksimal 60 karakter, posisinya bisa digeser di pratinjau, dan tersedia preset seperti DRAF, RAHASIA, dan SALINAN. Perlu disebut jujur, tool cap air di layanan ini bekerja pada berkas PDF. Untuk menandai foto lepas sebelum diunggah, tanda air ditambahkan dengan aplikasi penyunting gambar.
Memeriksa katalog sebelum dikirim
Periksa jumlah halaman, urutan produk, dan kelengkapan setiap produk. Buka beberapa halaman secara acak dan perbesar bagian terkecil yang penting, misalnya tulisan pada label. Pastikan tidak ada foto yang terbalik atau terpotong.
Periksa juga ukuran berkas PDF-nya. Kalau terlalu besar untuk dikirim lewat surel, kecilkan lewat Kompres PDF. Penurunan yang paling efektif justru dilakukan sebelum penyusunan, dengan mengecilkan foto terlebih dulu, karena halaman katalog mewarisi berat setiap gambar yang masuk ke dalamnya.
Terakhir, buka katalog di perangkat yang berbeda dari yang Anda pakai untuk menyusun. PDF yang rapi di komputer bisa terlihat berbeda di ponsel, terutama pada halaman yang memuat banyak produk dalam satu gambar.
Kapan katalog PDF bukan pilihan yang tepat
Kalau penerima meminta berkas gambar per produk, jangan mengirim PDF. Marketplace dan mitra kerja sering membutuhkan gambar terpisah, dan PDF menyulitkan mereka memakainya.
Kalau harga dan stok sering berubah, katalog PDF cepat menua. Harga yang menempel di dalam gambar tidak bisa dicari dan tidak bisa disunting. Untuk kebutuhan itu, daftar harga lebih baik diletakkan di dokumen terpisah yang bisa diperbarui sendiri.
Kalau foto masih akan disunting lagi, selesaikan dulu penyuntingannya. Isi PDF dari tool ini terkunci sebagai gambar, sehingga perubahan setelahnya hanya bisa dilakukan dengan menyusun ulang berkasnya.
Pertanyaan yang sering muncul
Bisakah dua produk ditempatkan dalam satu halaman katalog? Bisa, dengan menyusun kedua foto menjadi satu gambar kolase di aplikasi penyunting gambar, lalu mengunggah kolase itu sebagai satu berkas. Tool di sini menempatkan satu gambar pada satu halaman.
Bagaimana menambahkan daftar harga ke katalog? Tool ini hanya menyusun foto. Halaman teks seperti daftar harga ditambahkan dengan aplikasi pengolah PDF setelah katalog jadi. Sisipkan halaman kosong saat menyusun kalau daftar harga perlu berada di posisi tertentu.
Apakah katalog PDF bisa dibuka di ponsel? Bisa. PDF bisa dibuka di ponsel, tablet, dan komputer. Periksa tampilannya di layar kecil, karena teks yang menyatu dengan foto akan mengecil mengikuti halaman.
Berapa foto per produk yang sebaiknya masuk katalog? Untuk katalog yang dibaca berurutan, satu sampai tiga foto per produk biasanya cukup. Kalau produknya punya varian yang berbeda jauh tampilannya, tambahkan satu foto untuk setiap varian.
Apakah katalog bisa diberi cap air? Bisa, lewat Cap Air setelah PDF jadi. Teksnya maksimal 60 karakter dan posisinya bisa diatur. Simpan satu salinan tanpa cap air untuk keperluan lain.
Mulai dari satu kategori
Susun dulu satu kategori yang paling Anda kuasai, misalnya lima sampai sepuluh produk. Seragamkan fotonya lewat Kompres Foto, beri nama berurutan, lalu buka JPG ke PDF dan periksa pratinjaunya sebelum mengunduh. Untuk urutan kerja lengkap penyiapan foto jualan, buka Foto Produk dan Panduan Gambar dan Foto.