Cara scan KTP bolak balik untuk CPNS adalah memindai sisi depan dan sisi belakang KTP sebagai dua gambar terpisah yang tajam lalu menyatukannya berurutan menjadi satu PDF A4 lewat Foto ke PDF. Sisi depan memuat foto, NIK, nama, dan alamat, sedangkan sisi belakang memuat tanda tangan dan keterangan tambahan, sehingga kedua sisi perlu terbaca jelas sebelum digabung. Hasil akhirnya satu berkas PDF berisi halaman depan di halaman satu dan halaman belakang di halaman dua.
Periksa dulu format yang diminta. Saat membuat akun SSCASN, Buku Panduan meminta scan KTP berformat JPG atau JPEG dengan ukuran maksimal 200 KB, dan data akun dipadankan sistem dengan basis data Ditjen Dukcapil. Jadi untuk langkah itu yang diunggah adalah gambar, bukan PDF. KTP juga bisa menjadi dokumen di tab Dokumen formasi bila admin instansi memintanya, misalnya FAQ SSCASN untuk Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 mencantumkan KTP maksimal 200 KB (JPG). Panduan PDF dua sisi di bawah dipakai hanya bila kolom unggah atau pengumuman instansi meminta KTP dalam bentuk PDF, atau sebagai arsip pribadi yang rapi.
Walaupun disebut scan, Anda tidak wajib memakai mesin pemindai kantor. Foto dari HP yang diambil dengan alas rata, cahaya merata, dan fokus tepat bisa dipakai selama seluruh teks terbaca dan tidak ada bagian yang terpotong. Yang paling menentukan adalah keterbacaan dan kelengkapan isi, bukan merek alat yang dipakai, dan berkas yang tidak terbaca menjadi tanggung jawab peserta. Karena itu periksa hasil perbesaran 100 persen sebelum mengunggah ke portal.
Kapan cara dua sisi ini dipakai
Cara dua sisi dipakai ketika kolom unggah atau pengumuman instansi meminta KTP berformat PDF, atau menyebut KTP depan dan belakang. Bunyi syarat bisa berbeda antar seleksi, dan ada yang hanya menulis scan KTP tanpa perincian. Jika syaratnya tidak merinci, ikuti format kolom unggah yang tampil, dan tanyakan ke instansi atau Helpdesk BKN bila masih ragu. Simpan kedua gambar asli sebelum digabung agar mudah dipakai ulang bila instansi meminta format berbeda.
Cara ini tidak dipakai ketika pengumuman hanya meminta sisi depan, hanya meminta NIK tanpa unggahan berkas, atau ketika kolom meminta JPG atau JPEG seperti scan KTP saat membuat akun. Jangan menebak sendiri bila syaratnya belum jelas. Jika instansi sudah menyediakan contoh susunan halaman, ikuti contoh itu. Jika instansi meminta KTP dan KK dalam satu berkas, susunan dua sisi KTP saja tidak cukup dan Anda perlu menyiapkan penggabungan yang berbeda sesuai ketentuan yang berlaku.
Pendekatan foto lalu gabung ini cocok untuk pelamar yang tidak punya akses ke pemindai. Pendekatan ini kurang cocok bila KTP dalam kondisi rusak berat, patah, atau teksnya sudah pudar dan tidak terbaca kamera. Untuk kondisi seperti itu, pengulangan foto tidak memperbaiki keterbacaan. Urus penggantian atau surat keterangan sesuai prosedur administrasi kependudukan, lalu pindai dokumen pengganti yang sah.
Syarat dan batas yang perlu dicek dulu
Siapkan KTP asli yang masih berlaku dan dalam kondisi bersih. Lap permukaan kartu dengan kain kering agar tidak ada debu yang menempel dan menimbulkan bintik pada hasil. Siapkan alas berwarna netral yang kontras dengan kartu, penggaris atau benda datar bila kartu melengkung, serta HP atau pemindai dengan lensa bersih. Pastikan baterai cukup dan memori masih tersedia agar proses tidak berhenti di tengah jalan.
Syarat dokumen, ukuran maksimal, format, jumlah e-materai, dan template surat berubah tiap tahun dan tiap instansi. Cek selalu Buku Petunjuk dan pengumuman instansi tahun berjalan di portal resmi (SSCASN BKN untuk CASN, pengumuman perusahaan atau portal program untuk rekrutmen BUMN). NgeditPDF hanya membantu menyiapkan berkas, bukan situs resmi pemerintah.
NgeditPDF tidak bekerja sama dengan BKN atau instansi lain, dan halaman ini bukan pengumuman resmi. Batas ukuran dan format yang mengikat adalah yang tampil di kolom unggah, di tab Dokumen formasi yang Anda lamar, dan di pengumuman instansi tahun berjalan. Jangan memakai angka dari tangkapan layar lama atau dari grup chat sebagai patokan. Jika kolom menyebut PDF, maka hasil foto harus diubah menjadi PDF dulu sebelum diunggah. Jika kolom menyebut batas ukuran tertentu, sesuaikan hasil akhir dengan batas itu. Untuk unggahan di tab Dokumen, panduan SSCASN menyebut ukuran minimal tiap berkas 80 KB, jadi jangan mengecilkan sampai di bawah itu. Syarat tiap seleksi diumumkan instansi pada periodenya, jadi artikel ini tidak menyiratkan ada pendaftaran yang sedang dibuka.
Jangan mengubah isi pindaian dengan cara apa pun. Dilarang mengetik ulang NIK, menebalkan huruf yang pudar, menutup bagian yang rusak dengan tempelan digital, atau memindahkan foto wajah. Hasil yang boleh diperbaiki hanya kualitas pengambilan gambarnya, misalnya mengambil ulang dengan cahaya lebih baik atau meluruskan posisi yang miring. Isi kartu harus dibiarkan apa adanya sesuai kondisi fisik kartu tersebut.
Persiapan meja dan cahaya
Letakkan KTP di atas meja yang rata dan tidak memantulkan cahaya. Meja kayu gelap atau kertas putih bersih bisa dipakai selama tepinya terlihat jelas. Hindari alas bermotif karena motif itu ikut terekam dan mengganggu keterbacaan tepi kartu. Ratakan kartu yang melengkung dengan menekan perlahan memakai benda datar yang bersih, lalu angkat benda itu sebelum memotret agar tidak menutupi isi.
Ambil gambar di dekat jendela pada siang hari atau di bawah lampu ruangan yang terang dan menyebar. Jangan memakai lampu kilat dari jarak dekat karena kilatan itu menimbulkan titik putih di atas teks dan foto wajah. Jika ada bayangan tangan atau HP pada kartu, geser posisi badan sampai bayangan hilang. Cahaya yang baik membuat seluruh huruf terbaca tanpa perlu menaikkan kecerahan secara berlebihan setelahnya.
Bersihkan lensa kamera dengan kain lembut sebelum memotret. Lensa yang berdebu membuat hasil terlihat berkabut walaupun fokusnya benar. Aktifkan garis bantu bingkai bila tersedia agar posisi kartu sejajar. Matikan mode filter kecantikan, filter warna, dan mode malam yang mengubah detail, karena filter itu menghaluskan huruf kecil dan membuat verifikasi lebih sulit.
Langkah memindai sisi depan
Letakkan sisi depan KTP menghadap ke atas dengan posisi horizontal dan seluruh tepi terlihat di layar. Dekatkan kamera sampai kartu mengisi sebagian besar bingkai tetapi sisakan sedikit ruang di keempat sisinya. Ruang kecil itu berguna agar tepi tidak terpotong saat gambar diubah menjadi halaman PDF. Ketuk layar pada bagian NIK untuk mengunci fokus, tunggu sampai gambar tajam, lalu ambil gambarnya.
Periksa hasil sisi depan dengan memperbesar tampilan. Pastikan NIK enam belas digit terbaca lengkap, nama jelas, tempat dan tanggal lahir tidak terpotong, dan foto wajah tidak tertutup pantulan. Periksa juga huruf kecil pada alamat, RT RW, kelurahan, kecamatan, agama, status perkawinan, pekerjaan, dan kewarganegaraan. Jika satu huruf saja buram, ambil ulang dari sudut cahaya yang sedikit berbeda. Simpan gambar depan dengan nama yang jelas, misalnya ktp-depan.jpg.
Jangan memotong gambar terlalu mepet ke tepi kartu. Potongan yang mepet membuat tepi hilang saat dikonversi ke A4 dan memberi kesan berkas tidak lengkap. Biarkan sedikit latar di sekeliling kartu, lalu biarkan proses konversi yang menatanya ke dalam halaman. Jika gambar miring, ambil ulang dengan posisi lebih sejajar daripada memutar hasil secara digital berulang kali.
Langkah memindai sisi belakang
Balik kartu dan letakkan sisi belakang di posisi yang sama dengan pencahayaan yang sama. Sisi belakang memuat tanda tangan, nomor seri, dan keterangan masa berlaku pada model lama, sehingga pastikan area itu tidak tertutup jari. Posisikan jari di luar kartu atau di sudut yang tidak berisi teks bila kartu perlu ditahan. Ambil gambar dengan jarak dan ketajaman yang sama seperti sisi depan agar kedua halaman terlihat seragam.
Periksa hasil sisi belakang dengan teliti. Pastikan tanda tangan terlihat, teks kecil terbaca, dan tidak ada pantulan yang menutupi bagian tengah. Jika sisi belakang kartu Anda polos atau hampir kosong, tetap sertakan sebagai halaman kedua bila instansi meminta dua sisi. Halaman kosong itu menjadi bukti bahwa tidak ada informasi yang disembunyikan. Simpan gambar belakang dengan nama yang jelas, misalnya ktp-belakang.jpg.
Bandingkan ukuran dan orientasi kedua gambar. Keduanya sebaiknya sama sama horizontal dengan proporsi mirip agar hasil PDF terlihat rapi. Jika satu gambar tegak dan satu gambar miring, perbaiki dengan mengambil ulang, bukan dengan memaksa satu gambar diputar berkali kali sampai pecah. Keseragaman ini membantu verifikator membaca tanpa harus memutar layar.
Menggabungkan dua gambar menjadi satu PDF
Buka Foto ke PDF di peramban HP atau komputer. Layanan ini menerima JPG, PNG, dan WebP sampai 20 gambar dalam satu proses dan menatanya menjadi PDF A4 berukuran 210 x 297 mm dengan margin 20 mm. Gambar berlatar transparan akan tampil dengan latar putih pada hasil akhirnya. Anda hanya butuh dua gambar untuk keperluan ini, sehingga prosesnya cepat.
Unggah gambar depan dulu lalu gambar belakang agar urutannya benar dari awal. Periksa daftar pratinjau dan pastikan ktp-depan berada di posisi pertama dan ktp-belakang di posisi kedua. Urutan ini penting karena verifikator membaca halaman satu sebagai identitas utama. Jika urutannya terbalik, perbaiki urutan di pratinjau sebelum diproses. Jangan menggabung halaman yang sama dua kali.
Jalankan proses dan unduh hasilnya. Buka PDF dan telusuri halaman satu lalu halaman dua tanpa melompat. Periksa apakah teks masih tajam setelah konversi, apakah tepi kartu masih utuh, dan apakah tidak ada halaman kosong tambahan. Ganti nama berkas sesuai pola yang diminta pengumuman atau pola yang mudah dikenali, misalnya NAMA-KTP.pdf. Simpan gambar asli dan PDF di folder yang sama agar mudah ditemukan saat pendaftaran.
Sesuaikan pengerjaan dengan kuota harian akun Anda. Tanpa akun Anda mendapat 20 pemrosesan per hari, tiap gambar maksimal 5 MB, dan tiap proses menampung 10 berkas. Akun gratis menaikkan kuota menjadi 30 pemrosesan per hari dengan 5 MB per gambar dan 20 berkas per proses, sedangkan paket berbayar memberi pemrosesan tanpa batas jumlah dengan 20 MB per gambar dan 20 berkas per proses. Detail paket ada di halaman harga. Selama pemrosesan, berkas tidak ditulis ke penyimpanan permanen karena isinya lewat di memori lalu hasilnya dikirim ke peramban.
Pemeriksaan akhir sebelum unggah
Buka PDF di layar HP dan di layar komputer bila memungkinkan. Tampilan di dua layar membantu menemukan masalah yang tidak terlihat di satu perangkat, misalnya garis halus atau bayangan samar. Perbesar sampai 100 persen dan baca ulang NIK, nama, dan alamat dari PDF, bukan dari foto asli. Jika yang terbaca di PDF sudah jelas, berarti berkas siap. Jika masih buram, ulangi pengambilan gambar dari awal, jangan menajamkan PDF yang sudah jadi.
Periksa ukuran berkas dan formatnya. Pastikan formatnya sama dengan yang diminta kolom (JPG, JPEG, atau PDF) dan ukurannya tidak melebihi batas yang tertulis di sana. Jika PDF masih terlalu besar, kecilkan melalui Kompres PDF yang menurunkan resolusi gambar berlebih sedangkan teks vektor tetap tajam. Ukuran sebelum dan sesudah tampil setelah proses sehingga Anda tahu hasilnya. Jangan mengganti nama ekstensi secara manual dari jpg menjadi pdf karena cara itu tidak mengubah format isi.
Periksa konsistensi nama dan data dengan dokumen lain. Nama pada KTP harus sama ejaannya dengan nama pada ijazah dan KK. Saat membuat akun SSCASN, data harus sesuai KTP karena sistem memadankannya dengan basis data Ditjen Dukcapil, dan nama pada data ijazah ditulis tanpa gelar. Jika ada perbedaan ejaan karena perubahan nama, siapkan dokumen pendukung sesuai ketentuan instansi, bukan dengan menyunting gambar KTP. Bila NIK dan nomor KK tidak sesuai, FAQ SSCASN menyarankan pengajuan perbaikan ke Dukcapil setempat atau Dukcapil Pusat (Call Center 1500537). Berkas yang sudah diunggah masih bisa diunggah ulang sebelum pendaftaran diakhiri, tetapi sesudahnya tidak bisa diganti. Simpan salinan PDF di dua tempat, misalnya di HP dan di penyimpanan cadangan, agar tidak hilang saat hari pendaftaran.
Cara lain bila tidak cocok
Jika kolom meminta JPG atau JPEG, siapkan gambar KTP dengan ukuran di bawah batas kolom dan jangan mengunggah PDF. Jika instansi hanya meminta sisi depan, buat PDF satu halaman dari gambar depan saja memakai langkah yang sama. Jangan memaksakan dua halaman bila syaratnya satu halaman, karena halaman tambahan bisa dianggap berkas tidak sesuai. Jika instansi meminta KTP digabung dengan dokumen lain dalam satu berkas, susun sesuai urutan yang diminta dan gabungkan memakai Gabung PDF setelah masing masing dokumen menjadi PDF.
Jika hasil foto HP selalu berbayang atau bertekstur, coba pinjam pemindai datar dan pindai kedua sisi dengan alas tertutup. Pemindai memberi cahaya merata dan geometri yang lurus tanpa usaha tambahan. Jika Anda sudah punya PDF KTP tetapi hanya perlu memperkecil ukurannya, lanjutkan ke Kompres PDF. Penjelasan umum tentang dokumen ada di Panduan Dokumen dan Administrasi.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah sisi belakang KTP wajib diunggah untuk CPNS? Tergantung keterangan kolom dan pengumuman instansi tahun berjalan. Buku Panduan SSCASN menyebut scan KTP berformat JPG atau JPEG maksimal 200 KB saat membuat akun. Untuk KTP di tab Dokumen, ikuti keterangan kolom, dan tanyakan ke instansi atau Helpdesk BKN bila tidak dirinci. Jangan mengunggah sisi belakang yang buram hanya agar terlihat lengkap, karena halaman yang tidak terbaca sama buruknya dengan halaman yang hilang.
Bolehkah memakai foto HP, bukan mesin pemindai? Boleh selama hasilnya tajam, sejajar, dan seluruh teks terbaca. Mesin pemindai memberi hasil yang lebih konsisten, tetapi foto HP yang diambil dengan cahaya merata dan fokus tepat juga bisa memenuhi syarat keterbacaan. Kuncinya bukan alatnya, melainkan keterbacaannya. Jika foto HP selalu miring atau berbayang, barulah beralih ke pemindai.
Bagaimana urutan halaman yang benar? Halaman satu sisi depan, halaman dua sisi belakang. Urutan ini mengikuti cara membaca identitas dari umum ke khusus. Jangan menaruh sisi belakang di depan atau menaruh halaman yang sama dua kali. Periksa urutan di pratinjau sebelum menekan tombol proses.
Bagaimana bila KTP rusak atau tulisannya pudar? Ambil ulang dengan cahaya berbeda dulu untuk memastikan masalahnya bukan pantulan. Jika teks memang pudar pada kartu fisik, jangan menebalkan huruf secara digital atau mengetik ulang NIK. Urus penggantian atau surat keterangan sesuai prosedur kependudukan dan pindai dokumen pengganti yang sah. Menyunting isi pindaian termasuk pemalsuan dan dapat menggugurkan seleksi.
Apakah PDF KTP boleh digabung dengan KK? Hanya bila kolom unggah atau pengumuman memintanya. Di tab Dokumen SSCASN, tiap jenis dokumen punya baris unggah sendiri dengan format dan batas ukuran masing-masing, dan KK tidak otomatis menjadi dokumen unggah. Jangan menggabungkan atas inisiatif sendiri bila syaratnya terpisah. Keterangan perlakuan berkas selama pemrosesan ada di kebijakan privasi.
Unduh dan periksa sebelum dikirim
Siapkan dua gambar yang tajam, susun depan lalu belakang, lalu satukan lewat Foto ke PDF dan periksa PDF halaman per halaman sebelum diunggah ke portal.
Tutup pemeriksaan dengan menyiapkan folder khusus KTP berisi gambar asli dan PDF final, lalu beri nama folder itu dengan pola pendaftaran agar pencarian verifikasi ulang berjalan cepat.
Sumber resmi
Diperiksa terakhir pada 25 Oktober 2026. Syarat dan angka resmi bisa berubah tiap tahun, jadi rujuk halaman di bawah untuk ketentuan yang berlaku.
- Buku Panduan Pendaftaran SSCASN (versi 1.1): Saat membuat akun, scan KTP berformat JPG atau JPEG maksimal 200 KB dan data dipadankan dengan basis data Ditjen Dukcapil, sedangkan dokumen di tab Dokumen mengikuti ketentuan admin instansi dengan ukuran minimal tiap berkas 80 KB.
- FAQ SSCASN: Untuk Seleksi Sekolah Kedinasan 2026, KTP maksimal 200 KB (JPG), dan ketidaksesuaian NIK dengan nomor KK diperbaiki lewat Dukcapil setempat atau Dukcapil Pusat (Call Center 1500537).
- Helpdesk SSCASN: Layanan bantuan yang dirujuk Buku Panduan bila daftar dokumen di SSCASN berbeda dengan pengumuman instansi, selain melapor ke instansi.