Scan SIM dikerjakan dengan membuka JPG ke PDF, mengunggah gambar Surat Izin Mengemudi, lalu mengunduh hasilnya. Setiap gambar menjadi satu halaman A4 dengan margin 20 mm, dan urutan halaman mengikuti urutan unggahan. Dua hal yang membedakan SIM dari dokumen identitas lain adalah bentuknya yang dua sisi dan adanya masa berlaku yang perlu terlihat jelas di hasil pindai.

SIM memuat foto pemegang, nama, nomor SIM, jenis kendaraan yang diizinkan, golongan SIM, dan tanggal berlaku. Sisi depan memuat data pemegang, sedangkan sisi belakang memuat informasi lain seperti golongan dan masa berlaku, tergantung format yang diterbitkan. Bagian yang paling sering diperiksa adalah masa berlaku, karena itu yang menentukan apakah SIM masih sah saat berkas digunakan.

Ketentuan instansi menentukan sisi mana yang perlu disalin. Ada yang hanya meminta sisi depan, ada yang meminta kedua sisi, dan ada yang meminta SIM bersama KTP atau dokumen lain. Ketentuan itu berbeda tiap instansi dan bisa berubah, jadi baca pengumuman resminya sebelum mulai. Kalau yang Anda siapkan adalah KTP-nya, caranya dibahas di Scan KTP jadi PDF.

Memindai dua sisi SIM

SIM berukuran sebesar kartu dan biasanya berlapis, sehingga pantulan cahaya menjadi masalah saat difoto. Karena ada dua sisi, ada dua gambar yang perlu disiapkan, dan keduanya sebaiknya diambil dengan pengaturan yang sama supaya hasilnya konsisten.

Untuk sisi depan, letakkan SIM di permukaan rata berwarna polos. Ambil foto dari atas dengan sudut tegak lurus, atau pindai dengan mesin pemindai datar. Periksa apakah foto, nama, dan nomor SIM terbaca. Untuk sisi belakang, balik kartunya dan ulangi dengan pengaturan yang sama.

Kalau memakai mesin pemindai datar, pindai kedua sisi dalam dua kali proses. Jangan menumpuk kedua sisi dalam satu bidikan, karena hasilnya akan menampilkan dua kartu dalam satu gambar dan tidak bisa dipisah lagi setelahnya.

Pantulan lampu adalah penyebab paling sering dari hasil yang harus diulang. Hindari lampu kilat, dan gunakan cahaya dari samping. Kalau pantulan tetap menutupi bagian penting, miringkan sedikit sudut kamera sampai pantulan berpindah dari area tulisan.

Memeriksa masa berlaku di hasil pindai

Masa berlaku adalah bagian yang paling penting pada salinan SIM. Setelah gambar diambil, periksa tanggal berlakunya dengan memperbesar bagian itu. Tanggal yang kabur atau terpotong bisa membuat berkas dianggap tidak lengkap.

Periksa juga apakah warna latar atau elemen pengaman SIM masih terlihat di hasil pindai. Sebagian SIM memiliki elemen yang berubah tampilan tergantung sudut pandang, dan elemen seperti itu tidak selalu terekam dengan baik oleh pemindai datar.

Kalau masa berlaku SIM sudah dekat dengan tanggal kedaluwarsa, urus perpanjangannya lebih dulu sebelum menyalin. Salinan SIM yang sudah kedaluwarsa tidak berguna untuk keperluan resmi. Prosedur perpanjangan mengikuti ketentuan kepolisian setempat, dan ketentuannya bisa berbeda serta berubah, jadi periksa kanal resminya.

Langkah scan SIM

  1. Bersihkan permukaan SIM dan latar yang akan dipakai dari debu dan sidik jari.
  2. Pindai atau foto sisi depan dengan pencahayaan merata dan sudut tegak lurus.
  3. Periksa hasil sisi depan dengan memperbesar foto, nama, nomor SIM, dan tanggal berlaku.
  4. Balik kartunya, lalu pindai atau foto sisi belakang dengan pengaturan yang sama.
  5. Periksa hasil sisi belakang, terutama bagian golongan dan masa berlaku.
  6. Pangkas latar berlebih di sekitar kartu dengan penyunting gambar bawaan ponsel, tanpa memotong tepi kartu.
  7. Buka JPG ke PDF, unggah halaman depan terlebih dahulu, lalu halaman belakang.
  8. Periksa daftar unggahan, jalankan prosesnya, lalu buka PDF hasilnya dan periksa kedua halaman.

Dalam satu proses, sampai 20 gambar berformat JPG, PNG, atau WebP bisa disatukan. Orientasi tiap gambar dipertahankan tanpa pemotongan, dan latar transparan ditempatkan di atas putih.

Kesalahan yang sering terjadi

Sisi belakang terlewat padahal instansi meminta keduanya. Periksa kembali pengumuman resminya, lalu tambahkan sisi yang kurang. Karena satu gambar menjadi satu halaman, sisi belakang harus diunggah sebagai gambar terpisah.

Kedua sisi tertumpuk dalam satu gambar. Ini terjadi kalau keduanya dipindai dalam satu bidikan. Pindai ulang masing-masing sisi secara terpisah, karena satu gambar hanya menjadi satu halaman.

Masa berlaku tidak terbaca. Penyebabnya resolusi rendah atau pantulan cahaya di area tanggal. Pindai ulang dengan pengaturan yang lebih tinggi, dan pastikan area tanggal tidak terkena pantulan.

Kartu tampak kecil di tengah halaman A4. Foto yang diambil dari jarak jauh dengan banyak latar membuat kartu tampil kecil. Pangkas latar berlebih sebelum diunggah.

Hasil pindai miring. Tool ini tidak memutar gambar, jadi kemiringan ikut terbawa. Pastikan SIM diletakkan lurus sebelum dipindai, dan periksa hasilnya sebelum disusun.

Ukuran berkas dan data pribadi

Dua halaman pindaian berwarna bisa menghasilkan berkas yang lebih besar daripada satu halaman. Batas layanan ini adalah 5 MB per gambar pada paket Gratis dan 20 MB pada paket Berbayar, sementara portal pendaftaran sering memasang batas yang lebih ketat. Kecilkan lewat Kompres PDF kalau melewati batas. Rinciannya ada di halaman harga.

SIM memuat data pribadi seperti nomor SIM, nama, dan tanggal lahir. Sebelum dikirim, bersihkan metadata PDF lewat panduan metadata PDF supaya informasi perangkat dan lokasi tidak ikut terbawa. Kalau ada bagian yang tidak perlu terlihat, pakai Sensor PDF yang menghapus isinya secara permanen, bukan Tutup Area PDF yang hanya menutup tampilannya.

Untuk berkas yang dikirim lewat saluran umum, Proteksi PDF bisa memberi kata sandi dan mengatur izin cetak, salin, dan ubah. Kirim kata sandinya lewat saluran yang berbeda dari berkasnya, dan catat sandinya karena tidak bisa dipulihkan kalau lupa.

Kalau tempat kerja melarang berkas keluar dari jaringan kantor, kerjakan di perangkat sendiri. Berkas di layanan ini dialirkan ke pemroses dan hasilnya dikirim balik ke peramban tanpa ditulis ke penyimpanan permanen, tetapi berkas tetap meninggalkan perangkat selama proses berlangsung. Keterangannya ada di kebijakan privasi.

OCR belum tersedia, jadi SIM hasil pindai diperlakukan sebagai gambar dan teksnya tidak bisa dicari atau disalin.

Kapan cara ini tidak dipakai

Kalau instansi meminta SIM asli untuk diperiksa langsung, salinan PDF tidak menggantikannya. Bawa SIM aslinya ke kantor layanan.

Kalau SIM hilang atau rusak, urus penggantiannya lewat layanan resmi kepolisian lebih dulu. Memindai salinan yang sudah tidak terbaca tidak akan menolong.

Kalau keperluannya adalah perpanjangan atau pembuatan SIM, ikuti prosedur dan syarat yang berlaku di layanan resminya. Ketentuan tentang syarat, biaya, dan masa berlaku berbeda serta bisa berubah, jadi periksa kanal resmi kepolisian, bukan artikel ini.

Memeriksa sebelum dikirim

Periksa sisi yang diminta: hanya sisi depan, atau kedua sisi. Periksa urutannya: sisi depan di halaman pertama. Periksa keterbacaannya: nomor SIM, nama, foto, dan tanggal berlaku terbaca saat diperbesar. Periksa masa berlakunya: masih berlaku saat berkas dikirim. Periksa ukurannya: di bawah batas unggahan. Periksa formatnya: PDF, kecuali instansi meminta lain.

Beri nama berkas yang menyebut isinya, misalnya sim-nama-pemilik.pdf. Simpan salinan berkas asli dan hasil akhirnya, dan jangan menyimpan salinan SIM tanpa pengamanan di perangkat yang dipakai bersama.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah kedua sisi SIM harus dipindai? Tergantung ketentuan instansi. Ada yang meminta sisi depan saja, ada yang meminta kedua sisi. Baca pengumuman resminya, dan kalau tidak jelas, tanyakan lewat kanal resmi instansi.

Apakah SIM yang sudah kedaluwarsa bisa dipindai untuk keperluan resmi? Salinan SIM yang sudah kedaluwarsa tidak berguna untuk keperluan resmi. Urus perpanjangannya lebih dulu lewat layanan resmi.

Apakah foto SIM dari ponsel cukup baik? Cukup, selama diambil tegak lurus, pencahayaannya merata, dan tulisan terkecil masih terbaca saat diperbesar. Untuk kartu berlapis, pemindai datar memberi hasil yang lebih konsisten.

Apakah isi SIM hasil pindai bisa dicari sebagai teks? Belum bisa. OCR belum tersedia, jadi isinya gambar dan teksnya tidak bisa dicari atau disalin.

Apakah hasil pindai SIM bisa dipakai berulang? Bisa, selama masa berlakunya masih berlaku. Simpan hasil pindai yang tajam dan berkas PDF-nya, lalu pakai ulang untuk keperluan lain tanpa memindai ulang.

Setelah SIM menjadi PDF

Buka JPG ke PDF, unggah sisi depan lalu sisi belakang, periksa urutannya, dan unduh hasilnya. Sebelum dikirim, bersihkan metadatanya dan kunci berkasnya kalau memuat data pribadi lengkap. Kalau Anda juga menyiapkan KTP-nya, lanjutkan ke Scan KTP jadi PDF. Peta seluruh pekerjaan berkas identitas ada di Dokumen Pribadi, dan panduan tingkat pilar ada di Panduan Dokumen.