PDF tidak bisa di print padahal isinya bisa dibaca karena dokumen itu membawa izin cetak yang dimatikan. PDF bisa menyimpan larangan mencetak, menyalin, dan mengubah, dan izin itu ditegakkan oleh pembaca PDF yang menghormatinya. Ketika Anda menekan tombol cetak, pembaca menolak perintahnya, atau mencetak halaman kosong, atau menampilkan pesan bahwa dokumen tidak mengizinkan pencetakan. Isinya sendiri tidak rusak dan tidak hilang.
Gejala ini berbeda dari masalah cetak biasa. Kalau printer tidak menyala, kertas macet, atau driver bermasalah, semua dokumen akan gagal dicetak, bukan hanya satu berkas. Kalau yang gagal hanya satu PDF tertentu sementara berkas lain lancar, penyebabnya hampir pasti ada di izin dokumen itu. Satu syarat berlaku sejak awal: sandi dokumennya harus Anda ketahui.
Cara memastikan izin cetak yang menghalangi
Empat pemeriksaan berikut bisa dijalankan berurutan, dari yang paling cepat.
Pertama, coba cetak dokumen lain dari aplikasi yang sama. Kalau dokumen lain berhasil, printer dan drivernya bekerja normal, dan masalahnya ada di berkas yang satu itu.
Kedua, perhatikan pesan yang muncul saat tombol cetak ditekan. Pesan yang menyebut izin dokumen atau kata sandi mengarah ke lapisan proteksi. Pesan yang menyebut printer tidak ditemukan atau antrean macet mengarah ke perangkat.
Ketiga, buka jendela properti dokumen di pembaca PDF, lalu cari bagian keamanan atau izin. Di situ biasanya terlihat status izin cetak, izin salin, dan izin ubah. Pembaca yang berbeda menampilkan bagian ini dengan nama yang berbeda, misalnya Document Properties, Security, atau Restrictions.
Keempat, coba salin satu baris teks. Kalau teksnya bisa disorot tetapi tidak bisa disalin, biasanya izin salin juga ikut dimatikan. Kombinasi izin yang mati menunjukkan pola penguncian yang dipakai pembuat dokumen.
Kalau pemeriksaan pertama menunjukkan printer normal dan pemeriksaan ketiga menunjukkan izin cetak tertutup, penyebabnya sudah pasti. Yang perlu diputuskan berikutnya adalah apakah Anda berhak membuka kunci itu.
Apa arti izin dokumen sebenarnya
PDF membawa pengaturan izin di dalam strukturnya. Saat dokumen dibuat atau dikunci, pembuatnya bisa menentukan apakah penerima boleh mencetak, menyalin teks, dan mengubah isi. Pengaturan itu tersimpan bersama lapisan enkripsi dokumen.
Yang perlu dipahami, izin ini bukan penghalang mutlak. Ia ditegakkan oleh pembaca PDF yang menghormati pengaturan tersebut, dan sebagian besar pembaca populer memang menghormatinya. Namun pembaca yang mengabaikan izin tetap bisa membuka isi selama sandinya diketahui. Karena itu, larangan cetak berguna sebagai penanda niat, bukan sebagai pengaman yang tidak bisa dilewati.
Ada dua jenis kunci yang berperilaku berbeda. Sandi buka membuat berkas tidak bisa dibuka sama sekali sebelum sandinya dimasukkan. Sandi izin membiarkan berkasnya dibuka dan dibaca, tetapi membatasi tindakan tertentu seperti mencetak, menyalin, atau menyunting. Gejala di artikel ini adalah gejala sandi izin, dan untuk berkas seperti ini sandinya kadang kosong sehingga berkasnya bisa langsung diproses.
Kalau yang muncul adalah permintaan sandi saat berkas dibuka, itu sandi buka, dan penanganannya dijelaskan di Cara Membuka PDF yang Dikunci Password. Pekerjaan sebaliknya, yaitu mengunci dokumen sendiri supaya tidak bisa dicetak, dijelaskan di Keamanan PDF.
Kapan Buka Kunci PDF dipakai
Buka Kunci PDF dipakai untuk dokumen yang Anda miliki atau yang Anda berwenang mengurusnya, dan sandinya Anda ketahui. Tool ini menghapus lapisan kunci dari PDF, sehingga hasilnya bisa dicetak, disalin, dan diproses tool lain tanpa diminta sandi lagi. Isi halaman tidak berubah: huruf, gambar, dan tata letaknya tetap sama persis. Yang dilepas hanya lapisan proteksinya.
Sandi yang salah ditolak dengan pesan bahwa sandinya salah. Tidak ada jalan pintas untuk membuka tanpa sandi, dan itu memang batas yang benar. Sandi yang lupa tidak bisa dipulihkan, karena tidak ada salinan sandi yang disimpan di mana pun. Untuk dokumen seperti itu, yang bisa dilakukan bukan membuka berkasnya, melainkan meminta salinan tanpa kunci kepada pemiliknya. Untuk berkas resmi yang dikirim instansi, permintaan itu biasanya bisa dipenuhi. Jangan memakai alat yang menjanjikan bisa membuka PDF tanpa sandi, karena enkripsi yang benar tidak menyisakan celah untuk ditembus secara sah.
Langkah membuka kunci supaya bisa dicetak
- Pastikan Anda berhak mengolah dokumennya dan tahu sandi yang benar.
- Simpan salinan berkas asli. Berkas asli tidak berubah selama proses.
- Buka Buka Kunci PDF di peramban.
- Unggah berkasnya, lalu masukkan sandi dokumen. Kalau berkasnya memakai sandi izin dengan sandi kosong, coba jalankan prosesnya tanpa mengisi apa pun.
- Jalankan prosesnya, lalu unduh hasilnya.
- Buka berkas hasilnya, lalu coba cetak satu halaman untuk memastikan perintah cetak diterima.
- Kalau hasilnya akan dibagikan, pertimbangkan mengunci ulang dengan izin yang berbeda lewat Proteksi PDF.
Langkah keenam adalah pembuktiannya. Jangan menganggap kuncinya sudah lepas hanya karena prosesnya selesai. Buktikan dengan mencetak satu halaman, dan periksa juga apakah teksnya sudah bisa disalin.
Kapan yang bermasalah bukan izin cetak
Kalau semua dokumen gagal dicetak, penyebabnya ada di perangkat, bukan di berkas. Periksa apakah printer menyala dan tersambung, apakah ada antrean cetak yang macet, dan apakah driver printer terpasang dengan benar. Memproses ulang berkas PDF tidak akan mengubah apa pun untuk kasus seperti ini.
Kalau yang tercetak hanya sebagian halaman, periksa pengaturan rentang halaman di dialog cetak. Pilihan halaman yang keliru membuat sebagian dokumen tidak ikut tercetak, dan hasilnya tampak seperti kegagalan. Cara memilih halaman yang benar dijelaskan di Cara Memilih Halaman PDF untuk Dicetak.
Kalau halaman tercetak kosong di bagian yang di layar terisi, penyebabnya biasanya formulir atau anotasi yang belum dibekukan menjadi bagian halaman. Kalau berkasnya gagal dibuka sama sekali, itu bukan masalah izin cetak, dan PDF yang strukturnya rusak ditangani lewat Perbaiki PDF.
Sebelum mencetak dokumen yang dikunci
Membuka kunci dokumen orang lain tanpa izin bukan tindakan yang tepat, meski secara teknis bisa dilakukan. Izin cetak dibuat pembuat dokumen dengan alasan tertentu, misalnya dokumen masih dalam peninjauan atau hanya boleh dibaca penerima tertentu. Kalau dokumennya milik pihak lain, tanyakan lebih dulu apakah pencetakan diizinkan.
Untuk dokumen yang Anda buat sendiri, simpan salinan asli yang masih terkunci sebagai cadangan. Hasil buka kunci adalah berkas baru, dan berkas asli tetap ada di perangkat Anda. Kalau hasilnya perlu dilindungi lagi dengan pengaturan yang berbeda, kunci ulang lewat Proteksi PDF, dan catat sandi barunya sebelum berkas dikirim. Perlu diingat juga bahwa membuka kunci hanya melepas lapisan proteksi. Kalau dokumennya berisi bagian yang perlu disembunyikan, sensor dulu bagian itu lewat Sensor PDF, karena penyensoran menghapus isinya, bukan menutupinya.
Kapan sebaiknya tidak memakai tool online
Dokumen berisi data pribadi lengkap, laporan keuangan, atau berkas perusahaan yang belum boleh keluar dari jaringan kantor sebaiknya dikerjakan dengan aplikasi di komputer sendiri. Pada tool di kategori ini, berkas dialirkan ke pemroses dan hasilnya dikirim balik ke peramban tanpa ditulis ke penyimpanan permanen, tetapi berkas tetap meninggalkan perangkat selama proses berlangsung. Keterangan lengkapnya ada di kebijakan privasi.
Pertanyaan yang sering muncul
Kalau dokumennya bisa dibaca, kenapa masih dianggap terkunci? Karena ada dua jenis kunci. Sandi buka menghalangi pembukaan, sedangkan sandi izin membiarkan berkas dibaca tetapi membatasi pencetakan, penyalinan, atau penyuntingan. Gejala di artikel ini adalah gejala jenis kedua.
Apakah semua pembaca PDF menolak mencetak dokumen berizin cetak mati? Tidak. Sebagian besar pembaca populer menghormatinya, tetapi pembaca yang mengabaikan izin tetap bisa mencetak selama sandinya diketahui.
Kenapa ada dokumen yang izin cetaknya dimatikan? Alasannya bermacam. Dokumen yang masih dalam peninjauan, materi berlangganan, dan berkas internal sering dibatasi supaya salinan cetaknya tidak beredar. Izin itu penanda niat pembuat dokumen, bukan tanda berkasnya rusak.
Bagaimana kalau sandinya tidak diketahui? Sandi yang lupa tidak bisa dipulihkan, dan tidak ada jalan pintas yang sah. Yang bisa dilakukan adalah meminta salinan tanpa kunci kepada pemilik dokumen.
Apakah hasil buka kunci bisa dikunci lagi? Bisa, dengan sandi baru. Sandi lama tidak ikut berpindah ke berkas hasil, jadi catat sandi barunya di tempat yang aman.
Menutup dengan urutan yang benar
Pastikan dulu bahwa yang gagal hanya berkas ini, bukan seluruh proses cetak. Kalau penyebabnya izin cetak dan Anda memegang sandinya, buka Buka Kunci PDF, jalankan prosesnya, lalu uji cetak satu halaman. Kalau dokumennya milik pihak lain, minta izin atau salinan tanpa kunci lebih dulu. Peta masalah PDF lainnya ada di Masalah PDF, dan pekerjaan seputar proteksi dokumen ada di Keamanan PDF.