Tool Nomor Halaman PDF menomori seluruh halaman dalam berkas, dari halaman pertama sampai terakhir. Tidak ada pilihan untuk melewati satu halaman tertentu. Kalau Anda ingin halaman pertama tanpa nomor, ada dua cara praktis: nomori dulu seluruh dokumen lalu tutup nomor di halaman pertama dengan Tip-ex PDF (Hapus Area), atau keluarkan halaman pertama lebih dulu, nomori sisanya, lalu gabungkan kembali lewat Gabung PDF.
Keduanya bekerja, dan pilihannya bergantung pada bentuk dokumen serta seberapa rapi hasil yang diinginkan. Cara pertama lebih cepat dan cocok untuk dokumen pendek. Cara kedua lebih bersih karena halaman pertama memang tidak pernah diberi nomor sejak awal, tetapi memerlukan satu langkah tambahan berupa penggabungan.
Bagian berikut menjelaskan kedua cara itu langkah demi langkah, termasuk keterbatasan masing-masing, supaya Anda bisa memilih yang paling sesuai dengan dokumen yang sedang dikerjakan.
Kenapa halaman pertama sering tanpa nomor
Halaman pertama biasanya adalah sampul atau halaman judul. Halaman seperti itu tidak memerlukan nomor karena fungsinya memperkenalkan dokumen, bukan menjadi bagian dari isi yang dirujuk. Menambahkan nomor di sampul justru membuatnya terlihat kurang rapi.
Alasan kedua adalah konvensi. Banyak pedoman penulisan menetapkan bahwa halaman judul tidak diberi nomor meskipun halaman itu tetap dihitung. Kebiasaan ini dijumpai pada laporan, proposal, dan dokumen resmi. Membiarkan halaman pertama tanpa nomor membuat dokumen mengikuti kebiasaan yang sudah dikenal pembaca.
Alasan ketiga adalah tampilan. Sampul sering memuat judul besar, nama penyusun, dan logo. Nomor yang muncul di bagian bawah sampul bersaing dengan elemen-elemen itu dan mengganggu komposisinya. Menghilangkannya membuat sampul terlihat lebih bersih.
Keterbatasan tool yang perlu diketahui
Perlu ditegaskan sejak awal: tool penomoran di sini tidak punya pilihan untuk melewati halaman tertentu. Ia bekerja dengan satu pola untuk seluruh berkas. Kalau Anda memerlukan halaman pertama tanpa nomor, pengecualian itu harus dibuat setelah penomoran selesai, atau dengan menyusun ulang berkas.
Keterbatasan kedua, nomor yang dicetak adalah nomor baru. Nomor yang mungkin sudah tertulis di halaman tidak dihapus. Jadi kalau halaman pertama sudah punya nomor dari dokumen aslinya, nomor itu tetap ada dan perlu ditangani secara terpisah.
Keterbatasan ketiga, nomor diletakkan di dalam area cetak supaya tidak terpotong saat dijilid. Ini berarti posisi nomor tidak bisa diletakkan di luar batas cetak. Kalau rencana Anda adalah menempatkan nomor di area yang akan terpotong, tool ini tidak bisa dipakai untuk itu.
Cara pertama: nomori dulu, lalu tutup nomor di halaman pertama
Cara ini paling cepat dan hanya memerlukan dua tool. Cocok untuk dokumen pendek dan untuk halaman pertama yang latarnya putih.
- Simpan salinan berkas asli.
- Buka Nomor Halaman PDF dan jalankan penomoran untuk seluruh dokumen seperti biasa.
- Unduh hasilnya, lalu buka Tip-ex PDF (Hapus Area).
- Unggah berkas hasil penomoran.
- Tarik kotak putih di atas nomor pada halaman pertama. Tutup seluruh angka beserta sedikit ruang di sekitarnya.
- Jalankan proses dan unduh hasilnya.
- Periksa halaman pertama dan halaman kedua untuk memastikan hanya halaman pertama yang nomornya tertutup.
Kotak penutupnya tidak akan terlihat selama latar halaman pertama berwarna putih polos. Kalau sampulnya berwarna atau bergambar, kotak putih itu justru akan tampak sebagai blok yang mencolok, dan cara ini sebaiknya tidak dipakai.
Perlu diingat juga bahwa Tip-ex PDF adalah penutup, bukan penghapusan. Angka di bawah kotak putihnya tetap ada di dalam berkas dan bisa tembus bila teksnya disalin. Untuk merapikan tampilan, cara ini memadai. Untuk data rahasia, cara ini tidak tepat.
Cara kedua: keluarkan halaman pertama, nomori sisanya, lalu gabung
Cara ini menghasilkan berkas yang lebih bersih karena halaman pertama memang tidak pernah diberi nomor. Cocok untuk dokumen yang sampulnya berwarna atau bergambar, dan untuk dokumen yang hasilnya akan dipakai dalam jangka panjang.
- Simpan salinan berkas asli.
- Pisahkan halaman pertama dari dokumen. Halaman pertama bisa diambil sebagai berkas tersendiri lewat Ekstrak Halaman PDF, dan sisanya diambil sebagai berkas kedua.
- Buka Nomor Halaman PDF dan proses berkas berisi halaman kedua dan seterusnya. Atur nomor awal sesuai kebutuhan. Kalau halaman pertama tetap dihitung dalam urutan, nomor awalnya bisa diatur ke angka 2.
- Unduh hasil penomoran.
- Buka Gabung PDF, lalu susun kembali: halaman pertama di urutan pertama, berkas hasil penomoran di urutan kedua.
- Jalankan penggabungan dan unduh hasilnya.
- Periksa urutan halaman, lalu pastikan halaman pertama tanpa nomor dan halaman berikutnya bernomor benar.
Cara ini memerlukan lebih banyak langkah, tetapi hasilnya lebih rapi dan tidak bergantung pada warna latar sampul. Kalau halaman yang ingin dilewati lebih dari satu, cara ini juga lebih mudah diatur karena halaman yang dikeluarkan bisa lebih dari satu.
Memilih di antara kedua cara
Pilih cara pertama bila dokumennya pendek, halaman pertamanya berlatar putih polos, dan hasilnya hanya untuk keperluan cepat. Pilih cara kedua bila halaman pertama berwarna atau bergambar, bila dokumennya akan diarsipkan dalam jangka panjang, atau bila ada lebih dari satu halaman yang harus tanpa nomor. Kalau dokumennya akan dicetak dan dijilid, cara kedua juga lebih aman karena kotak penutup pada cara pertama bisa terlihat berbeda dari latar halaman saat dicetak.
Menghitung nomor awal setelah halaman pertama dikeluarkan
Kalau halaman pertama tetap dihitung dalam urutan nomor, berkas yang dinomori dimulai dari halaman kedua, dan nomor awalnya diatur ke angka 2. Dengan begitu, nomor halaman di dokumen hasil tetap sesuai dengan posisi halamannya.
Kalau halaman pertama tidak dihitung sama sekali, berkas yang dinomori dimulai dari angka 1. Pilihan ini dipakai pada dokumen yang sampulnya berdiri sendiri dan penomoran isi dimulai dari halaman setelah sampul.
Tentukan pilihan ini sebelum menjalankan penomoran, karena nomor awal hanya bisa diatur sekali per proses. Kalau ragu, hitung dulu posisi halaman dalam dokumen lengkap, lalu sesuaikan dengan konvensi yang dipakai dokumen itu.
Masalah yang sering terjadi
Kotak putih terlihat di halaman pertama. Latar halaman pertamanya tidak putih polos. Pakai cara kedua, yaitu keluarkan halaman pertama lalu gabung kembali.
Nomor di halaman pertama masih tembus saat teks disalin. Tip-ex PDF memang hanya menutup tampilan, bukan menghapus teksnya. Kalau nomor itu harus benar-benar hilang, pakai cara kedua.
Urutan halaman berubah setelah penggabungan. Periksa urutan berkas di pratinjau Gabung PDF sebelum menjalankan proses. Halaman pertama harus berada di urutan pertama.
Nomor di halaman kedua dimulai dari 1 padahal seharusnya 2. Nomor awalnya belum diatur. Jalankan ulang penomoran dari berkas asli dengan nomor awal yang sesuai.
Halaman pertama ikut bernomor lagi setelah digabung. Penggabungan tidak menambahkan nomor. Kalau nomor muncul, berarti berkas yang digabungkan masih membawa nomor dari proses sebelumnya. Periksa berkas sumbernya.
Kapan sebaiknya tidak memakai tool online
Skripsi, tesis, dan laporan resmi sering memuat data yang belum boleh keluar dari jaringan kampus atau kantor. Tunda pemrosesan sampai izinnya jelas: berkas dialirkan ke pemroses dan dikirim balik ke peramban tanpa ditulis ke penyimpanan permanen, tetapi ia tetap meninggalkan perangkat selama proses. Kalau naskahnya sudah boleh diproses, ingat bahwa tool ini menomori seluruh halaman, jadi sediakan langkah tambahan untuk halaman judul yang ingin dibiarkan bersih. Keterangan lengkapnya ada di kebijakan privasi.
Batas paketnya juga perlu diperhitungkan karena cara kedua memerlukan beberapa proses sekaligus. Batasnya berbeda per paket: tanpa akun 10 MB per berkas, paket Gratis 30 MB per berkas, sedangkan paket Berbayar 200 MB per berkas. Angka lengkapnya ada di halaman harga.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah tool penomoran bisa melewati halaman pertama secara langsung? Tidak. Tool menomori seluruh halaman, dan pengecualian dibuat setelah penomoran atau dengan menyusun ulang berkas.
Cara mana yang lebih cepat? Cara pertama, yaitu menomori seluruh dokumen lalu menutup nomor di halaman pertama. Cara itu hanya memerlukan dua proses.
Cara mana yang hasilnya lebih bersih? Cara kedua, yaitu mengeluarkan halaman pertama, menomori sisanya, lalu menggabungkan kembali.
Apakah nomor di halaman pertama bisa dihapus permanen? Tip-ex PDF hanya menutup tampilannya, dan angka di bawahnya tetap ada di dalam berkas. Penghapusan yang benar-benar bersih memerlukan penyusunan ulang.
Bisakah lebih dari satu halaman dikecualikan? Bisa, lewat cara kedua. Keluarkan halaman-halaman yang tidak ingin bernomor, nomori sisanya, lalu gabungkan kembali dengan urutan yang benar.
Setelah halaman pertama bersih
Periksa urutan halaman dan nomor di setiap lembar sebelum berkas dikirim. Kalau ada halaman kosong yang ikut terbawa, hapus dulu lewat Mengatur Halaman PDF. Peta lengkap pekerjaan penyuntingan dokumen ada di Mengedit PDF: Teks, Cap, dan Area, dan penjelasan umum tentang format PDF ada di Panduan PDF.