Menggabungkan PDF dari hasil scan dikerjakan dengan cara yang sama seperti menggabungkan PDF biasa: buka Gabung PDF, pilih berkasnya, susun urutannya, lalu unduh hasilnya. Yang membedakan hanya isi berkasnya. Hasil scan berisi gambar, bukan teks digital, sehingga ukurannya lebih besar dan urutannya lebih sering keliru.

Penggabungan tidak mengubah gambar di dalam halaman. Halaman pindai tetap pada resolusi aslinya, jadi mutu hasilnya tidak turun karena proses ini. Yang perlu dijaga justru dua hal lain: urutan halaman dan berat berkasnya.

Apa yang berbeda dari PDF biasa

PDF hasil scan menyimpan setiap halaman sebagai gambar. Tidak ada lapisan teks digital di dalamnya, sehingga kata di dalam dokumen itu tidak bisa dicari dan tidak bisa dipilih. Penggabungan tidak menambah lapisan teks, dan tidak pula menghilangkannya.

Konsekuensinya terasa di dua tempat. Pertama, ukuran berkas jauh lebih besar. Satu halaman pindai 300 dpi bisa berukuran 1 MB sampai 2 MB, sedangkan satu halaman teks digital biasanya di bawah 100 KB. Kedua, pemeriksaan hasil tidak bisa mengandalkan pencarian kata, karena tidak ada teks yang bisa dicari.

Menyiapkan hasil scan sebelum digabung

Empat hal berikut sebaiknya dibereskan sebelum berkasnya digabungkan.

Periksa orientasi setiap halaman. Halaman yang miring atau terbalik sebaiknya ditegakkan lebih dulu lewat Putar PDF. Memutarnya setelah digabung bisa dilakukan, tetapi berkasnya sudah terlanjur besar dan proses unggahnya memakan waktu.

Buang halaman kosong. Pemindai sering menghasilkan satu halaman kosong di akhir setiap dokumen, atau halaman kosong di antara dua dokumen. Buang halaman itu lewat Hapus Halaman PDF.

Periksa urutan lembar di dalam setiap berkas. Kalau pemindai memuat lembaran dari bawah ke atas, halaman pertama bisa berada di akhir berkas. Bagian ini tidak bisa diperbaiki oleh penggabungan, dan harus dirapikan lebih dulu.

Perkecil berkas yang berat. Untuk berkas hasil scan, pengecilan lewat Kompres PDF biasanya memberi penurunan paling besar karena yang dipangkas adalah resolusi gambarnya.

Langkah menggabungkan hasil scan

  1. Buka Gabung PDF di peramban.
  2. Pilih berkas hasil scan satu per satu. Untuk berkas yang berurutan, klik berkas pertama, tahan Shift, lalu klik berkas terakhir.
  3. Periksa daftar berkas. Urutan daftar adalah urutan hasil.
  4. Geser berkas yang posisinya salah.
  5. Jalankan proses, lalu tunggu sampai selesai. Berkas hasil scan biasanya memerlukan waktu unggah dan unduh yang lebih lama.
  6. Unduh hasilnya, lalu periksa halamannya.

Untuk hasil scan, langkah keenam lebih penting daripada pada berkas biasa. Tanpa lapisan teks, kesalahan urutan hanya ketahuan dengan melihat halamannya.

Cara memeriksa hasil gabungan scan

Hitung jumlah halamannya. Bandingkan dengan total halaman seluruh berkas asli. Selisih berarti ada berkas yang gagal dibaca atau ada halaman yang tertinggal.

Periksa halaman pertama dan terakhir. Pastikan keduanya berasal dari berkas yang benar. Untuk bundel arsip, halaman pertama biasanya sampul dan halaman terakhir biasanya tanda terima atau lembar pengesahan.

Periksa batas antar berkas. Buka halaman di sekitar sambungan antara berkas pertama dan kedua. Bagian ini yang paling sering memperlihatkan urutan yang meleset.

Bandingkan ketajaman gambarnya. Periksa satu halaman dari berkas awal dan satu halaman dari berkas akhir. Ketajamannya harus tetap seperti aslinya, tanpa buram tambahan.

Kalau hasil scan belum bisa dicari

Hasil scan tidak punya lapisan teks digital, sehingga pencarian kata tidak bisa diandalkan. Alat pencari teks memerlukan lapisan teks digital, dan hasil pindai yang belum diproses tidak memilikinya. Pemeriksaan urutan karena itu dikerjakan dengan mata, dengan membuka halaman demi halaman.

Untuk dokumen yang isinya perlu sering dicari, pertimbangkan memakai aplikasi pengenal karakter yang mengubah gambar menjadi teks. Pekerjaan itu tidak bisa dikerjakan oleh tool penggabungan halaman.

Berat berkas dan koneksi

Hasil scan adalah jenis berkas yang paling cepat membengkakkan ukuran. Sepuluh berkas berisi lima halaman pindai masing-masing bisa berjumlah ratusan MB, jauh di atas batas 30 MB per berkas pada paket Gratis.

Ada dua akibat yang perlu diperhitungkan. Pertama, satu berkas yang melebihi batas akan menolak seluruh proses. Perkecil dulu berkas itu. Kedua, unggahan yang totalnya besar berisiko gagal di tengah kalau koneksinya tidak stabil, dan prosesnya harus diulang dari awal.

Untuk pekerjaan scan yang besar, cara paling hemat adalah mengerjakannya dalam kelompok kecil: gabungkan beberapa berkas, unduh hasilnya, lalu lanjutkan dengan kelompok berikutnya. Hasil setiap kelompok digabungkan lagi di putaran terakhir.

Masalah yang sering terjadi

Salah satu berkas ditolak karena ukurannya. Periksa ukuran setiap berkas. Batasnya 30 MB per berkas pada paket Gratis dan 200 MB pada paket Berbayar. Perkecil berkas yang melewatinya lewat Kompres PDF.

Hasilnya buram. Penggabungan tidak menurunkan mutu. Kalau hasilnya terlihat buram, kemungkinan berkasnya pernah dikompres sebelumnya, atau memang hasil pindainya kurang tajam sejak awal.

Halaman terbalik 180 derajat. Ini masalah orientasi, bukan urutan. Putar halaman itu lewat Putar PDF. Rotasi disimpan di metadata halaman, jadi halaman tampil tegak di semua pembaca PDF.

Halaman kosong ikut terbawa. Buang lewat Hapus Halaman PDF. Halaman kosong pada hasil scan sering berada di antara dua dokumen, dan keberadaannya membuat jumlah halaman hasil tidak sesuai perkiraan.

Prosesnya berhenti di tengah unggahan. Ini hampir selalu masalah koneksi. Coba lagi dengan koneksi Wi-Fi, atau perkecil berkasnya lebih dulu.

Menyusun urutan hasil pindai

Hasil pindai hampir selalu salah urutan, dan penyebabnya bisa dilacak. Empat pola berikut paling sering ditemui.

Pemindai memuat dari bawah. Mesin pemindai dengan pengumpan otomatis kadang memuat lembaran dari bawah tumpukan, sehingga halaman terakhir dipindai lebih dulu. Hasilnya urutan terbalik di dalam satu berkas.

Lembaran terselip. Satu lembar yang terselip di antara tumpukan menghasilkan satu halaman yang posisinya salah di tengah dokumen. Kesalahan seperti ini hanya ketahuan saat diperiksa halaman demi halaman.

Dokumen tercampur. Pemindai yang diisi beberapa dokumen sekaligus menghasilkan satu berkas berisi campuran. Pemisahan dilakukan setelahnya, dan urutannya perlu disusun ulang.

Pemindaian dua sisi. Pemindai dua sisi menghasilkan halaman depan dan belakang yang bergantian. Kalau salah satu sisi gagal terbaca, urutannya bisa tampak melompat.

Untuk ketiga pola pertama, perbaikannya dilakukan sebelum digabung. Untuk pola keempat, periksa dulu hasil pemindaiannya sebelum berkasnya disatukan dengan yang lain.

Memilih berkas hasil scan dengan cepat

Untuk berkas yang banyak, pemilih berkas peramban punya jalan pintas yang menghemat waktu. Klik berkas pertama, tahan Shift, lalu klik berkas terakhir untuk memilih seluruh berkas di antaranya. Untuk berkas yang tidak berurutan, tahan Ctrl di Windows atau Command di Mac sambil mengklik berkasnya satu per satu.

Perlu diingat: urutan pemilihan mengikuti urutan nama berkas, bukan urutan klik. Beri nomor dua digit di depan nama berkas supaya urutan abjad sama dengan urutan yang diinginkan.

Kapan sebaiknya tidak memakai tool online

Berkas scan berisi dokumen identitas, rekam medis, atau berkas keuangan sebaiknya dikerjakan dengan aplikasi yang berjalan di komputer sendiri. Selain soal kerahasiaan, berkas scan yang berat juga lebih hemat diproses di desktop karena tidak perlu diunggah.

Kalau berkasnya tetap harus diproses lewat peramban, sensor dulu bagian yang sensitif lewat Sensor PDF. Penyensoran menghapus isinya, bukan menutupinya, jadi hasilnya aman dibagikan.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah penggabungan menambah lapisan teks ke hasil scan? Tidak. Penggabungan hanya menyatukan halaman. Lapisan teks digital tidak ditambahkan dan tidak dihilangkan.

Apakah mutu gambar turun setelah digabung? Tidak. Halaman pindai dipindahkan apa adanya pada resolusi aslinya.

Bisakah hasil scan digabung dengan PDF teks digital? Bisa. Keduanya adalah PDF biasa, dan ukuran halamannya boleh berbeda. Setiap halaman mempertahankan ukurannya masing-masing.

Kenapa hasil scan lebih besar dari PDF biasa? Karena isinya gambar. Satu halaman pindai 300 dpi berukuran jauh lebih besar daripada satu halaman teks.

Apakah urutan hasil scan bisa dirapikan tanpa menggabung ulang? Bisa, lewat Atur Halaman PDF. Namun untuk berkas scan yang berat, menggabungkan ulang biasanya lebih hemat karena hanya perlu satu kali unggah.

Untuk menyatukan lembaran hasil pindai menjadi satu berkas, mulai dari Gabung PDF. Kalau berkasnya perlu dikecilkan lebih dulu, Kompres PDF mengerjakannya sebelum penggabungan. Penjelasan soal menyusun urutan ada di Cara Menggabungkan PDF dan Menyusun Urutannya.