Menggabungkan gambar jadi satu berkas dikerjakan lewat JPG ke PDF. Unggah gambarnya, atur urutannya, lalu jalankan proses. Setiap gambar menjadi satu halaman A4, ditempatkan proporsional di tengah halaman dengan margin 20 mm, dan hasilnya satu berkas PDF yang siap dikirim atau dicetak. JPG, PNG, dan WebP bisa dicampur dalam satu proses, maksimal 20 berkas dengan batas 25 MB per berkas.

Hasil akhirnya satu berkas PDF berisi seluruh gambar. Satu berkas lebih mudah dikelola daripada deretan gambar terpisah: tidak ada lampiran yang tertinggal, urutannya tetap, dan penerima membuka satu berkas saja. Yang perlu dipahami sejak awal, isi PDF itu tetap gambar. Teks di dalamnya tidak bisa dicari atau disunting.

Kalau Anda membaca artikel ini karena sedang memegang ponsel, langkahnya dibahas di Cara Menggabungkan Gambar Jadi Satu di HP. Artikel ini membahas alur umumnya, termasuk pekerjaan dari komputer.

Apa arti "jadi satu" yang Anda maksud

Frasa menggabungkan gambar bisa berarti tiga hal yang berbeda, dan ketiganya punya cara kerja masing-masing. Menentukan lebih dulu yang mana yang dibutuhkan menghemat satu putaran pekerjaan.

Yang pertama, beberapa gambar menjadi satu dokumen berhalaman. Ini yang ditangani JPG ke PDF: satu gambar satu halaman, urutannya tetap, hasilnya PDF. Ini pilihan untuk kuitansi, formulir, dan lampiran.

Yang kedua, beberapa gambar menjadi satu gambar gabungan, misalnya kolase. Untuk ini, gambar perlu ditempel berdampingan dalam satu bidang, dan pekerjaannya milik aplikasi penyunting gambar.

Yang ketiga, beberapa PDF menjadi satu PDF. Ini pekerjaan berbeda dan dikerjakan lewat Gabung PDF, bukan lewat penyusunan gambar. Kalau berkas Anda sudah berupa PDF sejak awal, jangan diubah ke gambar lebih dulu.

Menyiapkan berkas dan urutannya

Urutan halaman mengikuti urutan unggahan, dan inilah bagian yang paling sering salah. Tiga kebiasaan berikut membuat urutannya mudah dikendalikan.

Pertama, beri nama berkas dengan angka di depan: 01-kuitansi, 02-nota, 03-bukti. Nama berurutan membuat berkas tersusun rapi di pengelola berkas, dan Anda tinggal memilihnya berurutan.

Kedua, kumpulkan semua berkas di satu folder sebelum mulai. Mencari berkas di beberapa folder saat proses unggah berlangsung membuat satu berkas terlewat.

Ketiga, putar gambar yang orientasinya salah sebelum diunggah. Foto yang tersimpan miring perlu diputar di galeri atau aplikasi foto, supaya halaman PDF tidak berisi gambar miring.

Potong juga bagian yang tidak perlu. Area kosong yang lebar dan bilah tugas menambah ukuran berkas tanpa menambah informasi.

Langkah menggabungkan gambar jadi satu

  1. Kumpulkan semua gambar di satu folder dan beri nama berurutan.
  2. Buka JPG ke PDF.
  3. Pilih berkasnya, maksimal 20 berkas. Layanan ini menerima JPG, PNG, dan WebP.
  4. Periksa pratinjau dan pastikan susunannya sudah sesuai.
  5. Tekan tombol proses, lalu tunggu sampai antrean selesai.
  6. Periksa halaman pada pratinjau: setiap gambar berada di tengah halaman A4, utuh, tanpa terpotong.
  7. Unduh PDF hasilnya, lalu buka dan periksa halaman satu per satu.

Mencampur JPG, PNG, dan WebP

Ketiga format bisa dicampur dalam satu proses. Ini berguna ketika sebagian gambar berasal dari kamera (umumnya JPG), sebagian dari tangkapan layar (umumnya PNG), dan sebagian diunduh dari web (kadang WebP). Tidak ada langkah konversi yang perlu dikerjakan lebih dulu.

Dua hal yang perlu diperhatikan saat mencampur. Pertama, PNG dan WebP yang punya latar transparan akan diisi putih, karena halaman PDF di tool ini memakai latar putih. Kedua, jangan mengubah format hanya supaya seragam. Kalau gambar sudah dalam format yang diterima, mengonversinya lebih dulu hanya menambah satu penurunan mutu. Penjelasan soal perbedaan ketiga format ada di Perbedaan JPG PNG dan WebP.

Orientasi berbeda dalam satu dokumen

Tangkapan layar ponsel tegak, foto kamera bisa tegak atau mendatar, dan tangkapan layar komputer umumnya mendatar. Semua bisa masuk ke satu PDF.

Halaman tetap berukuran A4 tegak, dan setiap gambar ditempatkan proporsional di tengah tanpa dipotong. Akibatnya, gambar mendatar tampil lebih kecil dengan ruang putih di atas dan di bawahnya. Yang perlu diperiksa bukan ruang putihnya, melainkan apakah isi gambar masih terbaca pada ukuran tampil itu.

Kalau gambarnya lebih dari 20

Batas satu proses adalah 20 berkas. Untuk kumpulan yang lebih besar, bagi menjadi beberapa proses, lalu gabungkan PDF hasilnya lewat Gabung PDF. Urutan akhir mengikuti urutan PDF yang digabungkan, jadi beri nama PDF hasil tiap proses dengan angka di depan juga.

Kalau ada gambar yang sebenarnya tidak perlu, keluarkan dari daftar sebelum diproses. Memeriksa daftar berkas lebih cepat daripada menggabungkan lalu membuang halaman.

Batas paket dan ukuran berkas

Batas paket berlaku sama untuk semua tool gambar. Tanpa akun, Anda mendapat 20 pemrosesan per hari dengan batas 5 MB per gambar dan 10 berkas sekali proses. Paket Gratis memberi 30 pemrosesan per hari, 5 MB per gambar, dan 20 berkas. Paket Berbayar memberi pemrosesan tanpa batas jumlah, 20 MB per gambar, dan 20 berkas. Rincian lengkapnya di halaman harga.

Kalau ada gambar yang melewati 25 MB, kecilkan dulu dimensinya lewat Kompres Foto. Untuk JPG dan WebP, mutunya bisa diturunkan; untuk PNG, berkas dipadatkan dengan merapikan struktur datanya dan menyederhanakan paletnya, dengan mutu yang dijaga, dan latar transparannya tetap utuh.

Masalah yang sering terjadi

Urutan halaman tidak sesuai. Ulangi prosesnya, dan pilih berkas berdasarkan nama yang berangka di depan. Pratinjau memperlihatkan urutannya sebelum proses dijalankan, jadi periksa pratinjau lebih teliti.

Gambar terpotong. Gambar di tool ini tidak dipotong. Kalau ada bagian yang hilang, kemungkinan bagian itu sudah tidak ada di berkas aslinya, atau Anda memilih ukuran pas foto di tool lain yang memang memotong mengisi area.

PDF hasilnya berat. Gambar beresolusi tinggi membuat PDF besar. Kecilkan lewat Kompres PDF setelah selesai. Untuk hasil terbaik, kecilkan gambarnya dulu sebelum disusun.

Berkas ditolak karena format tidak didukung. Periksa akhiran berkasnya. Kalau bukan JPG, PNG, atau WebP, ubah dulu lewat aplikasi yang menangani format itu.

Sebagian gambar tidak muncul di daftar. Berkas dengan akhiran huruf besar atau nama yang tidak lazim kadang tersaring oleh pemilih berkas. Ganti nama berkasnya dengan huruf kecil, lalu coba lagi.

Kapan cara ini tidak dipakai

Kalau yang dibutuhkan adalah satu gambar gabungan, bukan dokumen berhalaman, cara ini tidak tepat. PDF tidak menyatukan gambar menjadi satu bidang; ia menaruh setiap gambar di halamannya sendiri.

Kalau gambar-gambar itu akan disunting lagi, selesaikan penyuntingannya dulu sebelum disusun. Setelah menjadi PDF, isinya terkunci sebagai gambar dan tidak bisa diubah dengan tool di sini.

Kalau berkasnya sudah PDF sejak awal, gunakan Gabung PDF. Mengubah PDF menjadi gambar lalu menyusunnya kembali hanya menurunkan mutu.

Untuk gambar yang berisi data pribadi sensitif, pertimbangkan memprosesnya di perangkat sendiri. Selama diproses di layanan daring, isi berkas keluar dari komputer Anda. Perlakuan berkas di layanan ini dijelaskan di kebijakan privasi.

Cara memeriksa hasil

Empat hal. Pertama, jumlah halamannya sama dengan jumlah gambar yang diunggah. Kedua, susunannya sesuai rencana. Ketiga, tidak ada halaman yang terbalik atau terpotong. Keempat, teks terkecil di dalam gambar masih terbaca saat halaman diperbesar.

Untuk keperluan resmi, periksa ketentuan penerimanya. Sebagian instansi meminta format dan ukuran tertentu, dan persyaratan tiap instansi berbeda serta bisa berubah. Periksa pengumuman resminya, bukan asumsi dari pengalaman orang lain.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah gambar yang berbeda ukuran bisa disatukan? Bisa. Setiap gambar ditempatkan proporsional di halaman A4 tanpa dipotong, jadi gambar kecil dan gambar besar tetap tampil utuh pada halamannya masing-masing.

Kalau urutan sudah salah, apakah PDF-nya bisa disunting? Tidak. Urutan ditentukan sebelum proses dijalankan. Kalau salah, ulangi prosesnya dengan susunan yang benar.

Apakah nama berkas mempengaruhi hasil? Tidak. Nama berkas hanya memudahkan Anda memilih urutan yang benar. Yang menentukan isi PDF adalah gambar itu sendiri.

Apakah PDF hasilnya bisa dicetak langsung? Bisa. Halamannya berukuran A4, sehingga bisa dicetak pada kertas A4 tanpa penyesuaian skala. Cetak dulu satu halaman untuk memastikan tidak ada bagian yang terpotong.

Apakah gambar beresolusi rendah tetap bisa disatukan? Bisa, tetapi hasilnya tetap buram karena resolusinya tidak bertambah. Periksa gambar dengan resolusi terkecil sebelum disusun, terutama kalau PDF itu akan dicetak.

Mulai dari kumpulan yang paling kecil

Susun dua atau tiga gambar dulu untuk mencoba alurnya, lalu lanjutkan ke kumpulan yang lebih besar. Buka JPG ke PDF, atur urutannya, dan periksa pratinjau sebelum mengunduh. Kalau ukurannya perlu dikecilkan dulu, mulai dari Kompresi Foto. Untuk urusan format berkas, halaman Konversi Format Gambar memuat peta lengkapnya. Pilihan lain untuk pekerjaan gambar ada di Panduan Gambar dan Foto.