Berkas WebP yang tidak terbuka paling cepat dibuka lewat peramban. Seret berkasnya ke jendela peramban, dan gambarnya akan tampil. Kalau berkasnya harus dibuka di aplikasi lain, ubah dulu formatnya: pilih Konversi Format Gambar dengan pasangan WebP ke JPG untuk kompatibilitas paling luas, atau WebP ke PNG kalau latar tembus pandangnya harus dipertahankan.

Masalah "tidak bisa dibuka" jarang berarti berkasnya rusak. Yang lebih sering terjadi, aplikasi yang dipakai memang belum mengenal format WebP. Peramban modern mendukungnya, tetapi aplikasi galeri, aplikasi perkantoran, dan aplikasi penyunting gambar versi lama belum tentu. Karena itu, langkah pertama bukan memperbaiki berkas, melainkan memastikan penyebabnya.

Artikel ini membahas urutan memeriksanya, tiga cara membuka WebP, dan kapan berkasnya memang rusak sehingga tidak ada cara membuka yang berhasil.

Kenapa WebP tidak terbuka

WebP adalah format gambar yang dibuat untuk web. Ukurannya lebih kecil daripada JPG pada mutu yang sama, dan format ini juga mendukung transparansi. Karena itu banyak situs memakainya sebagai format utama, dan berkas yang Anda unduh dari web sering tersimpan sebagai WebP.

Dukungannya bergantung pada aplikasi, bukan pada jenis berkasnya. Peramban seperti Chrome, Firefox, Safari, dan Edge versi beberapa tahun terakhir sudah membukanya. Di luar peramban, dukungannya tidak merata: aplikasi galeri lama, aplikasi perkantoran versi lama, dan portal unggahan tertentu menolak berkas WebP atau menampilkannya kosong.

Gejalanya bisa berbeda-beda untuk berkas yang sama. Berkas tampil normal di peramban, muncul sebagai kotak abu-abu di galeri, dan ditolak portal dengan pesan format tidak didukung. Kalau Anda mengalami salah satu gejala itu, penyebabnya kompatibilitas, bukan kerusakan.

Membedakan berkas rusak dan berkas yang tidak didukung

Sebelum mengubah apa pun, lakukan satu pemeriksaan sederhana: buka berkasnya di peramban. Kalau gambarnya tampil, berkasnya utuh dan aplikasi lain yang bermasalah. Kalau peramban juga gagal menampilkannya, berkasnya mungkin rusak atau unduhannya tidak lengkap.

Berkas yang rusak punya gejala yang khas: ukurannya nol byte, atau ukurannya jauh lebih kecil daripada yang seharusnya. Periksa ukuran berkasnya di pengelola berkas. Berkas WebP yang utuh biasanya berukuran puluhan kilobyte sampai beberapa megabyte, tergantung dimensinya.

Gejala lain yang menunjukkan berkas rusak: peramban menampilkan pesan galat, atau hanya menampilkan ikon gambar yang gagal dimuat. Kalau itu terjadi, unduh ulang berkasnya dari sumber aslinya. Tidak ada tool konversi yang bisa memperbaiki berkas yang isinya tidak lengkap.

Cara pertama: buka lewat peramban

Cara ini tidak mengubah berkas apa pun, dan cocok untuk sekadar melihat isinya. Buka peramban, lalu seret berkas WebP dari pengelola berkas ke jendela peramban. Cara lain, tekan Ctrl+O di peramban, pilih berkasnya, lalu buka.

Setelah gambar tampil, Anda bisa memastikan berkasnya memang yang Anda cari. Periksa isinya, ukurannya di layar, dan apakah ada bagian yang tembus pandang. Informasi ini berguna sebelum Anda memutuskan format tujuan konversi.

Cara ini juga berguna untuk berkas yang akan dikirim ke orang lain. Kalau Anda hanya perlu memastikan isinya benar, tidak ada yang perlu diubah. Kalau penerima tidak bisa membukanya, lanjutkan ke cara berikutnya.

Cara kedua: ubah ke JPG agar bisa dibuka di mana saja

Ini cara yang paling luas hasilnya. Buka Konversi Format Gambar, pilih pasangan WebP ke JPG, unggah berkasnya, lalu unduh hasilnya. Berkas JPG bisa dibuka hampir semua aplikasi, di semua perangkat, dan diterima hampir semua portal unggahan.

Perlu diketahui, JPG tidak menyimpan transparansi. Bagian yang tembus pandang di berkas WebP menjadi putih di hasil konversi. Untuk foto, hal ini tidak terasa karena foto umumnya berlatar penuh. Untuk logo atau gambar dengan latar tembus pandang, periksa hasilnya sebelum dipakai.

Perlu diketahui juga, konversi ke JPG membuang sebagian detail. Mutu dipilih server pada titik di mana ukuran turun banyak tanpa perubahan yang terlihat, dan mutu yang hilang tidak bisa dikembalikan. Simpan berkas WebP aslinya sebagai cadangan.

Cara ketiga: ubah ke PNG kalau butuh transparansi

Kalau berkas WebP punya latar tembus pandang dan latar itu harus dipertahankan, ubah ke PNG. Pilih pasangan WebP ke PNG di halaman yang sama. Kedua format mendukung transparansi, jadi bagian tembus pandang tetap utuh.

Konsekuensinya, ukuran berkas hasil umumnya lebih besar. PNG menyimpan data tanpa membuang detail, jadi berkasnya bisa beberapa kali lebih besar daripada WebP asalnya. PNG dipilih untuk kompatibilitas dan pengolahan lanjutan, bukan untuk menghemat ukuran.

PNG juga lebih aman untuk berkas yang akan disunting berkali-kali. Berbeda dari JPG, PNG tidak menurunkan mutu setiap kali disimpan. Kalau gambar itu akan diedit di aplikasi penyunting, PNG adalah format kerja yang lebih tepat.

Memilih format tujuan

Patokannya sederhana. Kalau berkasnya foto dan akan dibuka atau dikirim ke aplikasi umum, pilih JPG. Kalau berkasnya logo, ikon, atau gambar dengan latar tembus pandang, pilih PNG. Kalau berkasnya hanya untuk dilihat sendiri dan aplikasi Anda sudah mendukung WebP, tidak ada yang perlu diubah.

Untuk keperluan yang lebih spesifik, misalnya berkas yang akan disusun menjadi lampiran atau dicetak, pertimbangkan langkah setelahnya. Gambar yang akan disatukan menjadi satu dokumen bisa disusun lewat JPG ke PDF, dan ukurannya bisa dikecilkan lewat Kompres Foto sebelum dikirim.

Batas paket dan ukuran berkas

Paket tanpa akun memberi 20 pemrosesan per hari dengan batas 5 MB per gambar dan 10 berkas per proses. Paket Gratis memberi 30 pemrosesan per hari, 5 MB per gambar, dan 20 berkas. Di paket Berbayar, jatahnya tanpa batas jumlah pemrosesan dengan batas 20 MB per gambar dan 20 berkas per proses. Rinciannya ada di halaman harga.

Kalau berkas WebP Anda lebih besar dari 25 MB, kecilkan dulu lewat Kompres WebP, baru konversi. Urutan itu juga membuat hasil konversinya lebih ringan.

Format lain yang tidak didukung

Layanan ini menangani tiga format: JPG, PNG, dan WebP. Kalau berkas yang tidak terbuka ternyata bukan salah satu dari tiga itu, konversi di sini tidak bisa menolong. HEIC, BMP, GIF, TIFF, SVG, AVIF, dan RAW termasuk format yang tidak didukung.

Untuk HEIC dari iPhone, ubah pengaturan kamera agar menyimpan sebagai JPG, atau pakai aplikasi yang menangani format itu. Untuk RAW dari kamera profesional, gunakan aplikasi pengolah foto dari produsen kameranya. Untuk TIFF dan BMP, aplikasi penyunting gambar di komputer bisa membukanya dan menyimpannya ulang sebagai JPG atau PNG.

Periksa akhiran berkasnya lebih dulu supaya Anda tidak mencoba konversi yang tidak akan berhasil. Akhiran berkas adalah petunjuk yang paling bisa dipercaya.

Kapan cara ini tidak dipakai

Kalau aplikasi Anda sudah bisa membuka WebP dan berkasnya hanya untuk dilihat sendiri, tidak ada yang perlu diubah. Mengonversi tanpa alasan hanya menambah berkas baru dan satu penurunan mutu.

Kalau berkasnya akan disunting secara mendalam, misalnya latarnya dihapus atau warnanya dikoreksi, aplikasi penyunting gambar lebih tepat. Konversi hanya memindahkan piksel yang ada, bukan memperbaiki isinya. Untuk berkas yang berisi data pribadi dan akan diproses berulang kali, pertimbangkan aplikasi di perangkat sendiri. Keterangan perlakuan berkasnya ada di kebijakan privasi.

Kalau berkasnya rusak dan tidak bisa dibuka peramban, tidak ada konversi yang bisa menolong. Unduh ulang berkasnya dari sumber aslinya.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah berkas WebP bisa dibuka di semua peramban? Peramban modern sudah mendukungnya, termasuk Chrome, Firefox, Safari, dan Edge versi beberapa tahun terakhir. Peramban lama di komputer yang belum diperbarui mungkin belum bisa. Kalau peramban Anda gagal, perbarui peramban atau ubah berkasnya ke JPG.

Kenapa berkas yang sama tampil di peramban tetapi tidak di galeri? Karena dukungan WebP bergantung pada aplikasinya, bukan pada berkasnya. Peramban mendukung format ini, sedangkan aplikasi galeri Anda mungkin belum. Mengubah berkasnya ke JPG menyelesaikan perbedaan itu.

Apakah konversi menghilangkan bagian yang tembus pandang? Hanya kalau tujuannya JPG, karena JPG tidak menyimpan transparansi. Kalau tujuannya PNG, bagian tembus pandang tetap utuh.

Bagaimana kalau berkasnya berukuran nol byte? Berkas itu tidak berisi data, biasanya karena unduhan gagal atau terputus. Hapus berkasnya dan unduh ulang dari sumber aslinya. Tidak ada cara membuka atau mengonversi berkas kosong.

Mulai dari satu berkas

Ambil satu berkas WebP yang bermasalah, buka di peramban untuk memastikan isinya utuh, lalu tentukan format tujuannya. Kalau butuh kompatibilitas, buka Konversi Format Gambar dan pilih pasangan WebP ke JPG. Kalau butuh transparansi, pilih WebP ke PNG. Untuk langkah per perangkat, lihat Cara Mengubah WebP ke JPG di HP dan Cara Mengubah WebP ke JPG di Windows. Peta lengkapnya ada di Konversi Format Gambar.