Tangkapan layar paling baik dikompres dengan Kompres PNG, dan hasilnya biasanya menyusut paling banyak di antara semua jenis gambar. Sebabnya, tangkapan layar berisi banyak bidang warna rata: latar putih, blok abu-abu, dan garis yang tegas. Data seperti itu punya banyak pengulangan, dan pengulangan itulah yang bisa dipadatkan tanpa mengubah satu piksel pun. Mutunya tidak turun, teksnya tetap tajam, dan latar transparannya tetap utuh.

Yang perlu dihindari adalah menyimpan tangkapan layar sebagai JPG. JPG memakai kompresi yang membuang detail, dan detail pertama yang hilang adalah garis tipis dan huruf kecil. Tangkapan layar berisi tulisan akan terlihat kabur di tepinya, dan kekaburan itu tidak bisa dikembalikan. Kalau tangkapan layar Anda sudah terlanjur JPG, jangan diubah ke PNG untuk memperbaiki mutunya; yang hilang tidak kembali.

Kalau ukurannya masih perlu lebih kecil lagi, urutan yang benar adalah merapikan isinya dulu, baru mengompres. Membuang bagian yang tidak perlu sebelum kompresi selalu lebih hemat daripada memaksa kompresi bekerja lebih keras.

Kenapa tangkapan layar menyusut paling banyak

Ukuran berkas ditentukan tiga hal: dimensi piksel, tingkat pemadatan, dan tingkat detail gambar. Tangkapan layar punya keunggulan pada faktor ketiga. Foto berisi tekstur halus yang berbeda di setiap piksel, sehingga sulit dipadatkan. Tangkapan layar berisi area luas dengan warna yang sama persis, dan area seperti itu bisa disimpan sebagai satu keterangan, bukan sebagai ribuan piksel terpisah.

Karena itu, penurunan ukurannya bisa sangat besar. Tool PNG di layanan ini memadatkan berkas dengan merapikan struktur datanya dan menyederhanakan paletnya, dengan mutu yang dijaga. Latar transparan tetap utuh, dan perbedaannya tidak terlihat. Ini terverifikasi: PNG transparan setelah kompres tetap RGBA dan transparan.

Ada satu pengecualian yang perlu diketahui. Kalau tangkapan layar itu sudah pernah dioptimalkan perkakas lain, strukturnya sudah rapi dan tidak ada lagi yang bisa dipangkas. Hasilnya bisa tidak menyusut sama sekali, bahkan sedikit bertambah karena perbedaan cara penulisan berkas. Ini bukan kerusakan, melainkan batas dari cara kerja PNG.

Langkah mengompres tangkapan layar

  1. Simpan tangkapan layar sebagai PNG, bukan JPG. Kalau perangkat Anda menyimpan tangkapan layar otomatis sebagai PNG, tidak ada yang perlu diubah.
  2. Rapikan isinya lebih dulu. Potong bagian yang tidak perlu seperti bilah tugas, bilah peramban, atau area kosong yang lebar. Memotong satu area besar bisa memangkas ukuran berkas lebih banyak daripada penurunan mutu apa pun.
  3. Kalau ada informasi pribadi di tangkapan layar, tutupi atau potong bagian itu sebelum berkas dibagikan.
  4. Buka Kompres PNG atau halaman hub Kompres Foto.
  5. Unggah berkasnya. Kalau ada beberapa tangkapan layar, unggah sekaligus sesuai batas paket, dan hasilnya dikemas dalam arsip ZIP.
  6. Kalau ukuran sudah cukup, unduh hasilnya. Kalau masih perlu lebih kecil, pilih ukuran persen di pratinjau. Ukuran persen tersedia dari 10 sampai 200, dan contoh terverifikasi: persen 50 pada gambar 1600x1200 menghasilkan 800x600.
  7. Buka hasilnya dan periksa huruf terkecil di dalamnya. Kalau masih terbaca, ukurannya sudah cukup.

Kapan dimensi perlu diperkecil

Tidak semua tangkapan layar perlu diperkecil dimensinya. Kalau tangkapan layar akan ditampilkan pada lebar yang sama dengan lebar aslinya, memperkecil dimensi justru membuat teksnya kurang tajam. Untuk tangkapan layar yang memuat tulisan, ukuran tampil adalah patokan yang lebih penting daripada ukuran berkas.

Kalau tangkapan layar diambil di layar berkerapatan tinggi, dimensinya bisa lebih besar daripada ukuran tampilnya. Tangkapan layar seperti itu masih aman diperkecil sampai mendekati ukuran tampilnya. Untuk tangkapan layar dari layar biasa, memperkecil dimensi langsung mengurangi ketajaman teks.

Untuk tangkapan layar yang sangat panjang, misalnya percakapan atau halaman web utuh, pertimbangkan memotongnya menjadi beberapa bagian daripada memperkecil seluruhnya. Bagian yang diperkecil sampai teksnya tidak terbaca tidak berguna bagi pembaca.

Kalau ukurannya masih harus turun

Ada kalanya PNG sudah dipadatkan tetapi ukurannya masih di atas batas yang diminta. Dua pilihan yang tersisa: perkecil dimensinya, atau ubah ke WebP kalau tempat pemakaiannya mendukung. WebP menghasilkan berkas paling kecil pada mutu yang sama, dan untuk gambar bergaris tajam tool konversi di sini memilih pemadatan tanpa kehilangan mutu, sehingga mutunya tetap terjaga.

Kelemahan WebP adalah kompatibilitas: belum semua aplikasi bisa membukanya. Untuk tangkapan layar yang akan dimasukkan ke dokumen kantor versi lama atau diunggah ke sistem yang hanya menerima JPG dan PNG, WebP akan ditolak. Caranya ada di Konversi Format Gambar, dan pilihan pasangannya termasuk PNG ke WebP dan WebP ke PNG. Kalau tangkapan layar harus tetap PNG dan ukurannya masih besar, periksa lagi isinya: latar yang berisi pola atau gradien halus membuat PNG sulit dipadatkan, karena polanya tidak berulang persis.

Menyusun tangkapan layar menjadi dokumen

Tangkapan layar sering dipakai sebagai bukti atau lampiran: bukti transfer, tangkapan percakapan, atau dokumentasi langkah. Kalau beberapa tangkapan layar harus dikirim sebagai satu berkas, susun lewat JPG ke PDF. Tool itu menerima JPG, PNG, dan WebP, satu gambar menjadi satu halaman, urutannya mengikuti urutan unggahan, dan setiap gambar diposisikan proporsional di tengah halaman A4 dengan margin 20 mm. Latar transparan diisi putih. Satu proses menerima maksimal 20 berkas.

Kalau tangkapan layarnya perlu diberi keterangan sebagai dokumen resmi, cap air teks bisa ditambahkan lewat Cap Air. Teksnya maksimal 60 karakter, bisa digeser di pratinjau, dan tersedia preset seperti DRAF dan SALINAN. Perlu diingat, cap air itu ditulis pada berkas PDF, bukan pada gambar.

Satu batas yang perlu diketahui: OCR belum tersedia. Teks di dalam tangkapan layar tidak bisa dibaca mesin, jadi tangkapan layar tetap berupa gambar, bukan teks yang bisa dicari atau disalin.

Masalah yang sering terjadi

Teks di tangkapan layar terlihat kabur. Penyebab paling sering adalah berkas disimpan sebagai JPG, atau dimensinya diperkecil terlalu jauh. Kembali ke tangkapan layar asli, simpan sebagai PNG, dan kalau perlu perkecil hanya sampai batas yang masih terbaca.

Ukuran tidak menyusut setelah dikompres. Kalau PNG-nya sudah pernah dioptimalkan perkakas lain, memang bisa tidak menyusut sama sekali, bahkan sedikit bertambah. Perkecil dimensinya, atau potong bagian yang tidak perlu.

Berkas hasil terlihat sama tetapi ukurannya bertambah sedikit. Ini bisa terjadi pada PNG yang strukturnya sudah rapi. Bukan kerusakan; mutunya tetap terjaga. Kalau ukurannya tetap harus turun, gunakan berkas asli dan pilih ukuran persen.

Tangkapan layar panjang dipotong di tengah. Alat tangkap layar sebagian perangkat punya batas panjang. Untuk halaman yang sangat panjang, ambil beberapa tangkapan layar berurutan, lalu susun urutannya saat digabung menjadi PDF.

Informasi pribadi ikut terlihat. Nomor rekening, alamat, atau nama orang bisa muncul di tangkapan layar tanpa disadari. Periksa seluruh area sebelum berkas dibagikan, terutama bagian notifikasi dan bilah alamat.

Kapan tidak perlu mengompres

Kalau tangkapan layar hanya disimpan di perangkat sendiri dan ruang penyimpanannya cukup, tidak ada yang perlu dikompres. Kompresi baru diperlukan ketika ada batas ukuran dari pihak lain atau ketika berkas akan dikirim. Kalau tangkapan layar berisi data pribadi dan koneksi Anda tidak stabil, aplikasi di komputer sendiri lebih aman karena berkas tidak meninggalkan perangkat. Tool online cocok untuk pekerjaan cepat pada berkas yang tidak sensitif. Keterangan perlakuan berkasnya ada di kebijakan privasi. Kalau tangkapan layar akan dipakai sebagai bukti hukum, simpan berkas aslinya tanpa diproses, karena penulisan ulang menghapus metadata aslinya.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah tangkapan layar boleh disimpan sebagai JPG? Boleh, tetapi teks dan garis tipisnya akan kehilangan ketajaman. Untuk tangkapan layar berisi tulisan, PNG adalah pilihan yang tepat.

Apakah kompres PNG menurunkan mutu tangkapan layar? Mutunya dijaga: penyederhanaan palet hanya dipakai bila perbedaannya tidak terlihat, dan latar transparannya tetap utuh.

Kenapa tangkapan layar saya tidak menyusut? Kemungkinan PNG itu sudah dioptimalkan perkakas lain, sehingga strukturnya sudah rapi. Kalau ukurannya tetap harus turun, perkecil dimensinya atau ubah ke WebP kalau tempat pemakaiannya mendukung.

Apakah ukuran persen bisa dipakai untuk PNG? Ya, dari 10 sampai 200 persen, dan bisa dipakai untuk JPG, PNG, maupun WebP. Contohnya, persen 50 pada gambar 1600x1200 menghasilkan 800x600.

Rapikan dulu, baru kompres

Potong bagian yang tidak perlu, tetap di PNG, lalu kompres. Kalau masih kurang kecil, kecilkan dimensinya sampai batas yang masih terbaca. Untuk konsep kompresi secara umum, buka Kompresi Foto. Untuk memilih format gambar, buka Konversi Format Gambar. Panduan lengkap kelompok ini ada di Panduan Gambar dan Foto.