Mengompres gambar di Windows tidak memerlukan aplikasi tambahan. Buka peramban yang sudah terpasang di komputer, masuk ke Kompres Foto, pilih tool sesuai format berkas, unggah gambar dari File Explorer, tentukan ukuran akhir lewat pratinjau, lalu unduh hasilnya. Seluruh proses berjalan di peramban, jadi tidak ada program yang perlu dipasang, diperbarui, atau diberi izin administrator.

Windows menyimpan gambar di folder seperti Pictures, Downloads, atau Desktop. File Explorer bisa menampilkan ukuran setiap berkas, dan jendela Properties menampilkan ukuran berkas beserta dimensi pikselnya. Kebiasaan kecil yang membantu: catat ukuran sebelum dan sesudah proses, supaya Anda tahu berapa banyak ukuran yang sudah dipangkas dan apakah hasilnya sudah masuk batas yang diminta.

Panduan ini membahas alur kerja itu di Windows, dari memeriksa berkas sampai menyiapkan hasil untuk diunggah. Yang diterima layanan ini hanya tiga format: JPG, PNG, dan WebP. Di luar itu, seperti HEIC, BMP, GIF, TIFF, SVG, AVIF, dan RAW, berkas akan ditolak, dan untuk format tersebut pakailah aplikasi atau pengaturan perangkat yang menanganinya.

Kapan cara ini dipakai

Cara ini dipakai ketika ada pihak lain yang membatasi ukuran berkas: portal pendaftaran yang menolak unggahan di atas batas tertentu, lampiran email yang tidak boleh melebihi kuota, atau formulir kerja yang meminta foto dengan ukuran maksimal. Selama batasnya ada dan berkasnya JPG, PNG, atau WebP, alur di Windows ini bisa dipakai.

Tangkapan layar Windows perlu perlakuan tersendiri. Snipping Tool dan tombol Print Screen menyimpan hasil tangkapan sebagai PNG. PNG menyimpan gambar tanpa kehilangan mutu, sehingga berkasnya bisa besar walaupun isinya hanya jendela aplikasi. Untuk berkas seperti ini, gunakan Kompres PNG, karena PNG dipadatkan dengan merapikan struktur datanya dan menyederhanakan paletnya, dengan mutu yang dijaga.

Sebaliknya, foto yang dipindahkan dari ponsel ke komputer umumnya berformat JPG. Foto seperti ini ditangani Kompres JPG, yang bisa menurunkan mutu sekaligus memperkecil dimensi.

Kalau gambar hanya disimpan di komputer dan ruang disknya cukup, tidak ada yang perlu dikompres. Kompresi berguna ketika ada batas dari pihak lain, atau ketika berkas akan dikirim dan ukurannya memperlambat pengiriman.

Langkah mengompres gambar di Windows

  1. Catat batas ukuran yang diminta. Buka pengumuman atau halaman bantuan pihak yang meminta berkas, lalu tulis batasnya. Angka ini yang menjadi patokan, bukan angka dari artikel lama.
  2. Periksa berkasnya. Klik kanan berkas di File Explorer, pilih Properties, lalu lihat tab General untuk ukuran berkas. Tab Details menampilkan dimensi piksel dan informasi lain. Dari sini Anda tahu apakah yang perlu dipangkas hanya ukurannya atau sekaligus dimensinya.
  3. Tentukan format berkas. JPG dan WebP bisa diturunkan mutunya, PNG tidak. Kalau berkasnya PNG dan tidak boleh kehilangan mutu, yang bisa dilakukan adalah memperkecil dimensinya.
  4. Buka peramban. Edge, Chrome, dan Firefox di Windows semuanya bisa dipakai.
  5. Buka Kompres Foto, lalu pilih tool sesuai format: Kompres JPG, Kompres PNG, atau Kompres WebP.
  6. Unggah berkas. Klik area unggah, lalu pilih berkas dari dialog Windows. Anda juga bisa menyeret berkas dari File Explorer ke jendela peramban.
  7. Pilih ukuran akhir di pratinjau. Chip ukuran menampilkan angka sebelum Anda mengunduh. Kalau yang dibutuhkan dimensi tertentu, pilih ukuran persen 10 sampai 200; persen 50 pada gambar 1600x1200 menghasilkan 800x600. Kalau yang diminta pas foto, tersedia ukuran 2x3, 3x4, dan 4x6 sentimeter pada 300 DPI.
  8. Jalankan proses dan tunggu sampai selesai. Kalau Anda mengunggah beberapa berkas, hasilnya dikemas dalam arsip ZIP.
  9. Unduh hasilnya. Berkas masuk ke folder Downloads, dan sebagian peramban menampilkan tombol Keep atau Save. Periksa ukurannya sekali lagi di File Explorer.
  10. Buka hasilnya dengan aplikasi Photos untuk memastikan tampilannya masih layak. Periksa bagian yang berisi teks atau detail halus, karena di situlah penurunan mutu paling terlihat.

Sepuluh langkah di atas terdengar panjang, tetapi yang benar-benar perlu keputusan hanya dua: format berkas dan ukuran akhir. Sisanya mengikuti.

Sebelum mengunggah: menyiapkan berkas di File Explorer

Satu kebiasaan yang menghemat waktu adalah mengumpulkan berkas yang akan diproses di satu folder. Buat folder baru di Desktop, beri nama sesuai pekerjaan, lalu pindahkan berkas yang akan dikompres ke sana. Dengan begitu, Anda tidak perlu mencari-cari berkas di antara ratusan foto lain saat mengunggah, dan hasil unduhannya bisa langsung dibandingkan dengan berkas aslinya.

Aktifkan kolom Size di tampilan List supaya ukuran setiap berkas terlihat sekaligus. Untuk membandingkan sebelum dan sesudah, susun dua jendela File Explorer berdampingan: satu berisi folder berkas asli, satu lagi berisi folder Downloads. Perbandingan berdampingan itu lebih cepat daripada membuka Properties satu per satu.

Perhatikan juga bahwa ekstensi berkas kadang disembunyikan Windows. Buka tab View di File Explorer dan aktifkan File name extensions supaya Anda bisa memastikan sendiri bahwa berkasnya JPG, PNG, atau WebP, bukan format lain yang kebetulan ikonnya mirip.

Masalah yang sering terjadi

Berkas HEIC tidak terbaca. Foto dari iPhone disimpan sebagai HEIC secara bawaan, dan Windows belum tentu bisa membukanya tanpa tambahan. Layanan ini juga tidak menerima HEIC. Solusinya ada di sisi kamera: ubah pengaturan agar foto disimpan sebagai JPG, atau pakai aplikasi yang menangani format HEIC untuk mengubahnya lebih dulu.

PNG tidak menyusut sama sekali. Ini bisa terjadi kalau PNG tersebut sudah pernah dioptimalkan aplikasi lain. PNG tidak dibuang detailnya, jadi ruang pemangkasan yang tersedia hanya pada struktur datanya. Kalau ukurannya tetap harus turun, perkecil dimensinya, atau ubah ke WebP lewat Konversi Format Gambar kalau tempat pemakaiannya mendukung.

Hasil masih di atas batas. Jangan mengompres ulang hasil yang sudah jadi. Setiap kompresi yang membuang detail menurunkan mutu sedikit, dan mutu itu tidak bisa kembali. Mulai lagi dari berkas aslinya dengan ukuran akhir yang lebih kecil.

Mutu terlihat turun. Proses ulang dari berkas asli dan pilih ukuran yang lebih besar. Detail yang sudah dibuang dari foto JPG tidak bisa dipulihkan.

Metadata lokasi hilang padahal masih dibutuhkan. Berkas hasil ditulis ulang dari pikselnya, sehingga EXIF dan GPS terhapus. Pengukuran kami menunjukkan metadata kamera dan koordinat GPS hilang setelah proses. Kalau metadata itu diperlukan, simpan berkas aslinya dan pakai aplikasi penyunting gambar di komputer yang bisa mengatur metadata secara terpisah.

Kalau cara ini tidak cocok

Kalau metadata EXIF harus dipertahankan, tool online bukan pilihan yang tepat karena penulisan ulang menghapusnya. Pakai aplikasi penyunting gambar di Windows yang bisa menyimpan metadata.

Kalau berkas berisi data pribadi dan Anda tidak nyaman mengunggahnya, proses di perangkat sendiri lebih aman. Berkas meninggalkan perangkat selama diproses di layanan online, dan keterangan perlakuan berkasnya ada di kebijakan privasi.

Kalau koneksi internet sedang tidak ada, kompresi lewat peramban tidak bisa dikerjakan. Aplikasi penyunting gambar yang terpasang di Windows bisa menggantikannya untuk pekerjaan satu per satu.

Kalau gambar hanya untuk arsip pribadi dan ruang disk cukup, tidak ada alasan mengompres. Simpan berkas aslinya, karena berkas asli selalu lebih lengkap daripada hasil kompresi.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah Windows punya alat kompres gambar bawaan? Windows bisa menampilkan dan mengubah ukuran gambar, tetapi tidak ada satu alur bawaan yang menurunkan mutu sekaligus dimensi untuk banyak berkas dengan pilihan ukuran akhir. Untuk pekerjaan seperti itu, tool di peramban lebih ringkas.

Bisakah proses dijalankan tanpa akun? Bisa. Tanpa akun, batasnya 20 pemrosesan per hari, 5 MB per gambar, dan 10 berkas per proses. Paket Gratis dengan akun menaikkan batas harian dan jumlah berkasnya. Rinciannya ada di harga.

Apakah berkas asli di komputer saya berubah? Tidak. Tool bekerja pada salinan yang Anda unggah. Berkas asli di File Explorer tetap utuh.

Ke mana hasil unduhan disimpan? Ke folder Downloads, kecuali Anda mengubah lokasi unduhan di pengaturan peramban. Kalau berkasnya akan diunggah ke portal, pindahkan dulu ke folder yang mudah Anda temukan.

Langkah berikutnya

Kalau berkasnya JPG, buka Kompres JPG. Kalau PNG, buka Kompres PNG. Kalau WebP, buka Kompres WebP. Ketiganya bisa dijangkau dari halaman Kompres Foto. Untuk penjelasan sifat tiap format sebelum memilih, baca Kompresi Foto. Pilihan lain untuk pekerjaan gambar ada di Panduan Gambar dan Foto.