Cara mengompres foto PNG berbeda dari JPG dan WebP. PNG tidak punya pengaturan mutu manual, karena itu tool Kompres PNG memadatkan berkas dengan merapikan struktur datanya dan menyederhanakan paletnya, dengan mutu yang dijaga, dan latar transparannya tetap utuh. Ini terverifikasi: PNG transparan setelah kompres tetap RGBA dan transparan.
Konsekuensinya perlu dipahami sejak awal: penurunan ukuran PNG biasanya kecil, dan PNG yang sudah dioptimalkan perkakas lain bisa tidak menyusut sama sekali, bahkan sedikit bertambah. Kalau ukuran berkas harus turun banyak, yang perlu diubah bukan pengaturan mutunya, melainkan dimensinya atau formatnya.
Kenapa PNG tidak punya pengaturan mutu manual
PNG adalah format lossless. Kompresinya bekerja dengan mencari pola dalam data dan menuliskannya lebih efisien, bukan dengan membuang detail. Karena tidak ada yang dibuang, hasilnya harus bisa dikembalikan persis seperti semula. Kalau ada satu angka saja yang berubah, gambarnya tidak lagi identik, dan itu melanggar janji formatnya.
JPG dan WebP berbeda. Keduanya bisa memakai kompresi lossy, yaitu membuang detail yang dianggap paling tidak terlihat oleh mata. Pembuangan itulah yang membuat ukurannya bisa turun jauh. Karena PNG tidak membuang apa pun, ruang pemangkasannya terbatas pada efisiensi penulisan berkasnya.
Jadi kalau Anda mencari pengaturan mutu di tool PNG, tidak akan menemukannya. Yang tersedia adalah pengaturan dimensi dan pilihan ukuran akhir yang mengatur seberapa banyak data yang disimpan, bukan seberapa banyak detail yang dibuang.
Apa yang terjadi saat PNG dipadatkan
Saat berkas PNG ditulis ulang, tool memeriksa struktur datanya dan menyusunnya kembali dengan cara yang lebih hemat. Beberapa hal yang dikerjakan antara lain: menggabungkan data yang berulang, memilih cara penyimpanan baris yang lebih efisien, dan merapikan bagian-bagian berkas yang bisa ditulis lebih singkat.
Yang tidak terjadi: tidak ada piksel yang diubah, tidak ada warna yang digeser, dan tidak ada detail yang dibuang. Kalau Anda membandingkan hasilnya dengan aslinya piksel per piksel, keduanya sama.
Karena itu, kualitas tampilan PNG hasil kompresi tidak bisa "turun". Yang bisa terjadi hanyalah ukuran berkasnya tidak berubah banyak, atau dalam kasus tertentu, sedikit bertambah karena perbedaan cara penulisan.
Latar transparan tetap utuh
Salah satu alasan orang memilih PNG adalah transparansi. Logo, ikon, gambar produk yang akan ditumpuk di atas latar lain, dan elemen desain lain memerlukan latar tembus pandang yang tidak disimpan JPG.
Kompresi PNG di tool ini tidak mengubah transparansi itu. Area tembus pandang tetap tembus pandang, dan kanal alfanya tetap ada. Ini terverifikasi: PNG transparan setelah kompres tetap RGBA dan transparan.
Sebagai perbandingan, JPG tidak menyimpan transparansi sama sekali. Kalau PNG transparan diubah ke JPG, area tembus pandangnya menjadi putih. Ini juga terverifikasi: PNG transparan ke JPG menghasilkan piksel putih di area transparan. Jadi kalau transparansinya penting, jangan ubah ke JPG.
Langkah mengompres foto PNG
- Buka Kompres PNG. Halaman ini juga bisa dijangkau dari Kompres Foto.
- Unggah berkas PNG Anda. Kalau lebih dari satu, unggah sekaligus. Hasilnya dikemas dalam arsip ZIP.
- Pilih ukuran akhir lewat chip di pratinjau. Ukuran persen tersedia dari 10 sampai 200 persen. Contoh yang terverifikasi: persen 50 pada gambar 1600x1200 menghasilkan 800x600. Karena PNG tidak punya pengaturan mutu, pilihan ukuran ini menentukan dimensi hasilnya.
- Periksa pratinjau. Untuk PNG transparan, periksa area tembus pandangnya.
- Jalankan proses dan unduh hasilnya.
- Periksa ukuran berkasnya. Kalau tidak menyusut, itu wajar untuk PNG. Pertimbangkan langkah di bagian berikutnya.
Cara mengecilkan PNG lebih jauh
Kalau ukuran PNG harus turun secara berarti, ada dua jalan.
Jalan pertama, perkecil dimensinya. Ini langkah yang paling berpengaruh, karena jumlah piksel menentukan besar berkasnya. Kalau gambar itu hanya akan tampil di layar dengan lebar tertentu, tidak perlu menyimpan piksel lebih dari itu. Ukuran persen dari 10 sampai 200 dipakai untuk ini.
Jalan kedua, ubah formatnya. Kalau tempat pemakaiannya menerima JPG atau WebP dan mutunya boleh turun, konversi akan memberi penurunan ukuran yang jauh lebih besar. WebP menyimpan transparansi dan ukurannya paling kecil pada mutu yang sama. JPG tidak menyimpan transparansi, jadi hanya cocok untuk gambar yang tidak memerlukannya.
Konversi dikerjakan lewat Konversi Format Gambar. Urutannya: konversi dulu, baru kompres hasilnya. Jangan mengompres dulu baru mengonversi, karena mutunya turun di dua tahap tanpa perlu.
Jalan ketiga, sederhanakan gambarnya. Kalau PNG itu tangkapan layar, potong bagian yang tidak perlu. Kalau ada bidang besar berisi satu warna, mengurangi area itu akan mengecilkan berkasnya. Ini pekerjaan penyuntingan, bukan kompresi, jadi dikerjakan dengan aplikasi penyunting gambar.
Kapan PNG yang tepat dipakai
PNG tepat untuk gambar bergaris tajam: tangkapan layar, logo, ikon, grafik, dan diagram. Huruf dan garis tipis kehilangan ketajamannya pada kompresi JPG, sedangkan PNG menjaganya.
PNG juga tepat kalau transparansi dibutuhkan. Logo yang akan ditempatkan di atas latar berwarna, ikon di antarmuka, dan gambar produk yang akan ditumpuk memerlukan latar tembus pandang.
PNG juga tepat untuk pekerjaan yang masih akan disunting berkali-kali. PNG bisa disimpan berulang tanpa penurunan mutu, sedangkan JPG menumpuk kerusakan di setiap penyimpanan. Simpan versi kerja sebagai PNG, dan baru ubah ke JPG atau WebP di akhir kalau ukurannya perlu dikecilkan.
Sebaliknya, PNG bukan pilihan yang tepat untuk foto. Ukurannya jauh lebih besar daripada JPG tanpa keuntungan yang sepadan, karena mata tidak melihat detail yang dibuang JPG pada foto bertekstur.
Kesalahan yang sering terjadi
Mengira PNG bisa disetel mutunya. PNG tidak punya pengaturan mutu di tool ini. Kalau yang dibutuhkan berkas jauh lebih kecil dan mutu boleh turun, ubah ke JPG atau WebP lebih dulu.
Mengompres PNG berulang kali untuk mengejar ukuran. Kalau hasil pertama tidak menyusut, mengulangnya di tool yang sama tidak akan menghasilkan sesuatu yang berbeda. Yang perlu diubah adalah dimensinya atau formatnya.
Mengubah PNG transparan ke JPG tanpa memikirkan latarnya. Area tembus pandang akan menjadi putih. Kalau latar putihnya tidak sesuai, hasilnya terlihat sebagai kotak putih di atas latar yang seharusnya menyatu.
Memakai PNG untuk foto besar. Ukurannya akan jauh lebih besar daripada JPG, dan halaman web yang memuatnya menjadi lambat.
Menyimpulkan toolnya rusak karena tidak menyusut. Untuk PNG yang sudah dioptimalkan, tidak menyusut adalah hasil yang wajar dan bisa dijelaskan.
Kapan sebaiknya tidak memakai tool ini
Kalau berkas Anda bukan salah satu dari ketiganya, halaman tool akan menolaknya. Format di luar JPG, PNG, dan WebP, termasuk HEIC, BMP, GIF, TIFF, SVG, AVIF, dan RAW, tidak didukung di sini. Khusus foto HEIC dari iPhone, ubah pengaturan kamera agar menyimpan sebagai JPG.
Kalau PNG perlu disunting secara kreatif, misalnya latar dihapus atau objek ditambahkan, gunakan aplikasi penyunting gambar. Tool di sini bekerja pada berkas: ukuran, format, dan metadata.
Kalau metadata EXIF harus dipertahankan, kerjakan dengan aplikasi di perangkat sendiri yang bisa mengatur metadata secara terpisah, dan simpan berkas aslinya. Tool di sini menulis ulang berkas, sehingga EXIF dan GPS terhapus.
Kalau gambar berisi dokumen identitas atau materi yang belum boleh keluar dari jaringan, kerjakan di perangkat sendiri. Keterangan perlakuan berkas di layanan ini ada di kebijakan privasi.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah kompres PNG menurunkan mutu? Mutunya dijaga: mesin menyederhanakan palet hanya bila perbedaannya tidak terlihat, dan memakai jalur tanpa penyederhanaan bila itu justru lebih kecil.
Apakah latar transparan tetap utuh setelah dikompres? Ya. Ini terverifikasi: PNG transparan setelah kompres tetap RGBA dan transparan.
Kenapa PNG saya tidak menyusut sama sekali? Kalau PNG itu sudah pernah dioptimalkan perkakas lain, strukturnya sudah rapi dan tidak ada lagi yang bisa dipangkas. Hasilnya bisa tidak menyusut, bahkan sedikit bertambah.
Bagaimana cara mengecilkan PNG secara berarti? Perkecil dimensinya, karena jumlah piksel menentukan besar berkasnya. Kalau mutu boleh turun, ubah ke JPG atau WebP.
Apakah PNG transparan bisa diubah ke JPG? Bisa, tetapi area tembus pandangnya akan menjadi putih, karena JPG tidak menyimpan transparansi. Kalau latar putih tidak sesuai, pakai WebP yang menyimpan transparansi.
Mulai dari berkas PNG Anda
Buka Kompres PNG, pilih ukuran akhirnya, dan periksa hasilnya. Kalau ukurannya harus turun lebih jauh, perkecil dimensinya atau ubah formatnya lewat Konversi Format Gambar. Untuk memahami dasar kompresinya, buka Kompresi Foto. Untuk pekerjaan gambar lain, mulai dari Panduan Gambar dan Foto.