Kompres banyak foto sekaligus dikerjakan dengan mengunggah beberapa berkas dalam satu proses di Kompres Foto. Pilih tool sesuai format berkas, unggah fotonya, pilih ukuran akhir lewat chip di pratinjau, lalu unduh hasilnya. Kalau berkas yang diproses lebih dari satu, hasilnya dikemas dalam arsip ZIP, bukan berkas terpisah satu per satu.
Cara ini cocok untuk pekerjaan yang jumlahnya banyak dan perlakuannya sama, misalnya foto produk untuk satu katalog, lampiran lamaran yang harus seragam, atau foto dokumentasi yang akan diarsipkan. Batas jumlah berkas per proses mengikuti paket yang Anda pakai, jadi artikel ini juga menjelaskan cara menyesuaikan pekerjaan dengan batas itu.
Layanan ini menangani JPG, PNG, dan WebP. Format lain seperti HEIC, BMP, GIF, TIFF, SVG, AVIF, dan RAW tidak didukung, dan untuk format itu pakai aplikasi atau pengaturan perangkat yang menanganinya.
Kenapa dikerjakan dalam satu proses
Memproses banyak foto dalam satu unggahan menghemat dua hal: waktu dan konsistensi. Anda tidak perlu membuka dan mengunggah berkas satu per satu, dan hasilnya cenderung mengikuti pengaturan yang sama karena Anda memilih ukuran akhir sekali untuk satu kelompok.
Konsistensi ukuran penting di beberapa pekerjaan. Katalog produk memerlukan foto yang seragam agar halaman toko tidak terlihat berantakan. Lampiran lamaran memerlukan ukuran berkas yang semuanya lolos batas portal. Mengerjakan satu kelompok sekaligus membuat hasilnya lebih mudah disamakan daripada mengerjakan satu per satu.
Menyiapkan berkas sebelum diunggah
Mulailah dengan mengelompokkan foto menurut formatnya. Halaman Kompres Foto memilihkan tool sesuai format berkas, jadi kelompok JPG diproses di Kompres JPG, kelompok PNG di Kompres PNG, dan kelompok WebP di Kompres WebP. Mencampur format dalam satu kelompok hanya membuat Anda menebak-nebak hasilnya.
Kedua, periksa nama berkasnya. Nama yang rapi seperti produk-01.jpg, produk-02.jpg memudahkan pemeriksaan setelah arsip diekstrak. Ganti nama yang berantakan sebelum diunggah, bukan sesudah, karena penamaan berkas di dalam arsip mengikuti berkas yang Anda kirim.
Ketiga, tentukan target ukuran akhirnya lebih dulu. Kalau ada batas dari pihak lain, tulis batas itu. Kalau yang dibutuhkan hanya penghematan ruang, tentukan dimensi yang masih cukup untuk pemakaian. Menentukan target di awal mencegah Anda mengulang proses dua kali.
Keempat, simpan berkas asli di tempat yang aman. Hasil kompresi yang membuang detail tidak bisa dikembalikan, dan berkas asli adalah satu-satunya jalan untuk mengulang.
Langkah mengompres banyak foto
- Buka Kompres Foto dan pilih tool sesuai format foto Anda.
- Unggah beberapa berkas sekaligus. Pemilihan berkas memakai pemilih bawaan sistem, jadi Anda bisa menandai banyak berkas dalam satu kali pilih.
- Periksa daftar berkas yang masuk. Pastikan jumlahnya sesuai dan tidak ada berkas yang salah pilih.
- Pilih ukuran akhir lewat chip di pratinjau. Ukuran persen tersedia dari 10 sampai 200 persen. Contoh yang terverifikasi: persen 50 pada gambar 1600x1200 menghasilkan 800x600. Untuk pas foto, tersedia ukuran 2x3, 3x4, dan 4x6 sentimeter yang dipotong mengisi seluruh area pada 300 DPI.
- Periksa pratinjau satu per satu kalau fotonya berbeda-beda, karena ukuran pas foto memotong mengisi area.
- Jalankan proses dan tunggu sampai selesai. Jangan menutup tab selama proses berlangsung.
- Unduh hasilnya. Karena lebih dari satu berkas, hasilnya datang sebagai arsip ZIP.
Batas jumlah berkas dan ukuran
Batas paket berlaku sama untuk seluruh tool di kelompok ini. Tanpa akun, satu hari menerima 20 pemrosesan dengan batas 5 MB per gambar dan 10 berkas per proses. Paket Gratis dengan akun memberi 30 pemrosesan per hari, 5 MB per gambar, dan 20 berkas. Paket Berbayar memberi pemrosesan tanpa batas jumlah, 20 MB per gambar, dan 20 berkas. Rinciannya ada di halaman harga.
Dua batas itu bekerja bersamaan: jumlah berkas dan ukuran tiap berkas. Satu foto berukuran 30 MB akan ditolak walaupun jumlah berkasnya masih di bawah batas, karena batas per berkasnya 25 MB. Sebaliknya, 30 foto kecil tetap dibatasi oleh jumlah berkas per proses.
Kalau pekerjaan Anda melebihi batas, pecah menjadi beberapa kelompok. Kelompokkan berdasarkan format atau urutan, kerjakan satu kelompok, periksa hasilnya, lalu lanjut ke kelompok berikutnya. Memecah pekerjaan juga membuat kesalahan lebih mudah dilacak.
Setelah arsip ZIP terunduh
Ekstrak arsipnya lebih dulu. Di komputer, klik kanan lalu pilih ekstrak. Di HP, buka arsip lewat aplikasi pengelola berkas. Setelah diekstrak, periksa beberapa berkas secara acak: ukurannya, dimensinya, dan mutu tampilannya. Pemeriksaan acak cukup untuk memastikan tidak ada yang salah proses, terutama kalau seluruh kelompok memakai pengaturan yang sama.
Periksa juga jumlah berkas di dalam arsip terhadap jumlah yang Anda unggah. Kalau jumlahnya tidak sama, ulangi proses untuk berkas yang hilang dari berkas asli.
Satu hal tentang arsip ZIP: fungsinya mengemas banyak berkas menjadi satu unduhan. Yang menentukan ukuran adalah berkas di dalamnya. Jadi kalau tujuan Anda mengecilkan total, yang perlu diperiksa adalah ukuran tiap berkas hasil, bukan ukuran arsipnya.
Memilih ukuran yang konsisten
Untuk kelompok foto yang akan tampil berdampingan, pilih ukuran persen yang sama untuk semuanya. Foto dengan orientasi berbeda tetap mengikuti persen yang sama, sehingga proporsinya terjaga. Kalau Anda memilih ukuran pas foto, semua foto akan dipotong ke rasio yang sama, dan itu memang yang dibutuhkan untuk berkas pendaftaran.
Untuk katalog produk, ukuran persen yang sama pada foto yang diambil dari jarak sama biasanya sudah cukup seragam. Kalau hasilnya masih terlihat berbeda, perbedaannya biasanya datang dari cara pemotretan, bukan dari proses kompresinya.
Untuk lampiran, ukuran ditentukan oleh batas pihak penerima. Kalau ada syarat dimensi dan ukuran berkas, penuhi keduanya sekaligus: perkecil dimensinya, lalu periksa ukuran berkas hasilnya.
Masalah yang sering muncul
Foto ditolak karena formatnya tidak didukung. Halaman tool akan menyebut format yang diterima. Untuk foto HEIC dari iPhone, ubah pengaturan kamera agar menyimpan sebagai JPG, lalu ulangi.
Sebagian berkas tidak menyusut. Kalau berkasnya PNG, penyebabnya PNG dipadatkan dengan merapikan struktur datanya dan menyederhanakan paletnya, dengan mutu yang dijaga, sehingga PNG yang sudah dioptimalkan perkakas lain bisa tidak menyusut sama sekali, bahkan sedikit bertambah. Kalau berkasnya JPG atau WebP, penyebab yang paling sering adalah dimensinya belum diperkecil.
Hasilnya terlalu halus. Kembali ke berkas asli dan ulangi dengan ukuran yang lebih besar. Mengulang dari hasil kompresi pertama menambah penurunan mutu tanpa perlu.
Kapan sebaiknya dikerjakan satu per satu
Kalau tiap foto memerlukan pengaturan yang berbeda, kerjakan satu per satu atau dalam kelompok kecil. Foto yang akan dipotong ke pas foto dengan posisi subjek berbeda, misalnya, perlu diperiksa satu per satu karena pemotongan mengisi area bisa memotong bagian penting.
Kalau foto berisi dokumen identitas atau materi yang belum boleh keluar dari jaringan, jangan unggah ke layanan mana pun. Pakai aplikasi di perangkat sendiri. Keterangan perlakuan berkas di layanan ini ada di kebijakan privasi.
Kalau metadata EXIF harus dipertahankan, tool ini menghapusnya saat berkas ditulis ulang. Simpan berkas asli dan kerjakan dengan aplikasi yang bisa mengatur metadata secara terpisah.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah semua foto dalam satu kelompok harus berformat sama? Sebaiknya begitu, karena halaman hub memilih tool berdasarkan format. Mencampur JPG dan PNG dalam satu kelompok membuat Anda harus berpindah tool, dan hasilnya pun berbeda sifatnya.
Bisakah mengompres 50 foto dalam satu kali proses? Tidak dalam satu proses, karena jumlah berkas per proses mengikuti paket Anda: 10 berkas tanpa akun, 20 berkas di paket Gratis, dan 20 berkas di paket Berbayar. Pecah pekerjaannya menjadi beberapa kelompok.
Apakah foto asli ikut berubah? Tidak. Proses membaca salinan yang Anda unggah dan menghasilkan berkas baru. Foto asli di perangkat tetap utuh.
Apakah nama berkas di dalam ZIP berubah? Hasilnya memakai nama berkas yang Anda unggah. Karena itu, rapikan nama berkas sebelum diunggah.
Apakah mengompres banyak foto sekaligus menghapus lokasi? Ya, EXIF dan GPS terhapus saat berkas ditulis ulang. Untuk kelompok foto yang akan dibagikan, hilangnya metadata lokasi itu justru yang diinginkan.
Mulai dari folder foto Anda
Kelompokkan foto menurut format, tentukan target ukuran, lalu buka Kompres Foto dan pilih tool yang sesuai. Kalau foto perlu dipindah format lebih dulu, kerjakan konversinya di Konversi Format Gambar, baru kompres hasilnya. Untuk memahami dasar kompresinya, buka Kompresi Foto. Kalau foto akan disusun menjadi satu dokumen, lanjutkan ke JPG ke PDF.