Ukuran foto CPNS tidak berlaku seragam. Setiap instansi menetapkan ketentuannya sendiri, dan ketentuan itu bisa berubah dari satu periode rekrutmen ke periode berikutnya. Angka yang dipakai pelamar tahun lalu belum tentu cocok dengan pengumuman yang Anda baca hari ini. Karena itu, artikel ini hanya menyebut angka yang tertulis di sumber resmi, lengkap dengan seleksi yang memakainya; selebihnya yang dibahas adalah cara membaca ketentuan resminya dan menyiapkan berkas unggahan setelah ketentuannya jelas.

Pengumuman resmi dan tab Dokumen formasi di SSCASN adalah sumber yang mengikat. Isinya memuat dokumen yang diminta, format berkas, ukuran maksimal, dan cara mengunggahnya. Buku Panduan SSCASN menyatakan dokumen yang harus diunggah mengikuti ketentuan yang diinput Admin Instansi untuk formasi yang dilamar. Ringkasan dari situs pihak ketiga, unggahan di grup percakapan, atau artikel yang ditulis untuk periode sebelumnya bisa saja sudah tidak sesuai. Berkas yang disiapkan berdasarkan sumber yang salah berisiko ditolak di tahap verifikasi, walaupun kualifikasi Anda memenuhi.

Panduan ini membantu Anda mengubah ketentuan itu menjadi pekerjaan yang bisa diselesaikan: mencatat syarat foto, menyiapkan berkas, memilih ukuran akhir, dan memeriksa hasil sebelum dikirim. Berkas yang bisa diolah di sini hanya JPG, PNG, dan WebP. Kalau berkas Anda berformat lain, misalnya HEIC, BMP, GIF, TIFF, SVG, AVIF, atau RAW, ubah dulu dengan aplikasi atau pengaturan perangkat yang menanganinya.

Rekrutmen CPNS berjalan per periode, bukan sekali untuk selamanya

Per 25 Oktober 2026, portal SSCASN memuat dua event aktif, yaitu Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 dan Seleksi CASN Sekolah Rakyat 2026, dan tidak ada event CPNS umum yang aktif. Syarat tiap seleksi diumumkan instansi pada periodenya.

Yang membedakan CPNS dari pengurusan dokumen lain adalah sifatnya yang periodik. Rekrutmen dibuka pada periode tertentu, dengan pengumuman yang diterbitkan untuk periode itu saja. Ketika periode berakhir, pengumuman itu tidak lagi berlaku sebagai rujukan, walaupun isinya masih bisa ditemukan di internet.

Karena itu, ada dua jenis kesalahan sumber yang sering terjadi. Pertama, memakai pengumuman periode lama. Kedua, memakai ringkasan dari situs yang menggabungkan ketentuan beberapa instansi menjadi satu daftar. Dua-duanya menghasilkan patokan yang belum tentu cocok dengan pengumuman yang sedang Anda ikuti.

Cara menghindarinya sederhana: pastikan dokumen yang Anda baca adalah pengumuman untuk periode yang sedang berjalan, dan pastikan penerbitnya adalah instansi yang Anda lamar. Kalau Anda melamar ke beberapa instansi, catat ketentuannya per instansi, karena daftarnya bisa berbeda.

Membaca syarat foto dari pengumuman

Contoh angka yang terbukti: FAQ SSCASN untuk Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 menyebut Pas Foto maksimal 200 KB (JPG), dan file yang melebihi batas ditolak otomatis oleh sistem. Angka itu berlaku untuk event tersebut, bukan semua seleksi. Untuk seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026, FAQ yang sama menyebut pas foto digital berlatar merah. Buku Panduan SSCASN menyuruh peserta mengunggah pasfoto resmi terbaru di Biodata Diri, menyebut ukuran minimal tiap berkas 80 KB, dan membolehkan berkas yang melebihi batas dikecilkan resolusinya selama tulisan tetap terbaca. Swafoto di SSCASN berbeda dari semua itu: ia verifikasi wajah langsung saat membuat akun, bukan berkas yang diunggah.

Buka pengumuman resminya dan cari bagian yang mengatur unggahan berkas. Bagian itu biasanya menyebut jenis foto yang diminta, format berkasnya, batas ukurannya, dan apakah ada ketentuan tentang latar atau tampilan foto. Catat apa adanya, tanpa menafsirkan sendiri.

Salin catatan itu ke satu daftar centang. Untuk setiap baris, tulis juga apakah berkasnya diunggah terpisah atau digabung dengan dokumen lain. Sebagian sistem meminta setiap dokumen menjadi berkas sendiri, sebagian lain meminta semuanya disatukan dalam satu berkas. Perbedaan itu menentukan urutan pekerjaan Anda.

Simpan salinan pengumumannya, baik sebagai PDF maupun tangkapan layar. Kalau di tengah proses ada pesan galat yang membingungkan, Anda bisa membuka kembali ketentuannya dan membandingkan. Kalau ada bagian yang tidak jelas, tanyakan lewat kanal resmi yang disebutkan di pengumuman itu, bukan lewat grup percakapan.

Menyiapkan berkas foto

Setelah ketentuannya jelas, siapkan berkas aslinya. Kalau fotonya JPG, buka Kompres JPG. Kalau PNG, buka Kompres PNG. Kalau WebP, buka Kompres WebP. Ketiganya bisa dijangkau dari Kompres Foto.

Unggah fotonya, lalu pilih ukuran akhir lewat chip di pratinjau. Angkanya terlihat sebelum Anda mengunduh, sehingga Anda bisa memilih ukuran yang paling dekat dengan ketentuan pengumuman. Ukuran persen tersedia dari 10 sampai 200. Sebagai gambaran, persen 50 pada gambar 1600x1200 menghasilkan 800x600.

Kalau pengumuman menyebut dimensi tertentu, gunakan ukuran persen untuk mendekatinya. Kalau yang diminta adalah pas foto dengan ukuran cetak, tersedia ukuran 2x3, 3x4, dan 4x6 sentimeter yang dipotong mengisi seluruh area pada 300 DPI. Angka piksel hasilnya sudah kami ukur: 2x3 menjadi 236x354 piksel, 3x4 menjadi 354x472 piksel, dan 4x6 menjadi 472x709 piksel. Karena dipotong mengisi, bagian tepi foto bisa hilang, jadi periksa pratinjaunya sebelum mengunduh.

Alat ini tidak mengambil foto dan tidak menyunting wajah atau latar. Pekerjaannya terbatas pada memperkecil dan menyesuaikan berkas yang sudah ada. Untuk pengambilan fotonya, ikuti panduan yang diterbitkan instansi di pengumuman resminya.

Kalau foto harus dipindai dari cetakan

Sebagian pelamar menyiapkan foto dari cetakan lama, misalnya pas foto yang pernah dipakai untuk dokumen lain. Dalam keadaan itu, foto perlu dipindai atau difoto ulang dengan ponsel lebih dulu, baru dijadikan berkas digital.

Kalau memindai, letakkan foto di permukaan yang datar dan pastikan seluruh tepinya terlihat. Hasil pindai yang miring atau terpotong sulit diperbaiki setelahnya. Simpan hasilnya sebagai berkas gambar, lalu periksa ukurannya di komputer sebelum dikompres.

Kalau memfoto ulang dengan ponsel, hadapkan kamera tegak lurus ke foto cetak, bukan dari sudut miring. Cahaya dari samping bisa menimbulkan bayangan, dan bayangan itu ikut tersimpan di berkas. Setelah hasilnya rapi, barulah berkas itu dikompres sesuai ketentuan pengumuman.

Memeriksa sebelum mengunggah

Buka hasilnya dan periksa empat hal. Pertama, ukuran berkasnya, apakah sudah sesuai batas yang disebutkan. Kedua, formatnya, apakah termasuk format yang diterima sistem. Ketiga, isi fotonya, apakah wajah dan bagian penting masih terlihat jelas. Keempat, dimensinya, kalau pengumuman menyebut angka dimensi.

Periksa juga nama berkasnya. Sistem unggahan sering meminta nama yang jelas, dan pola yang aman adalah menyebut jenis dokumen, nama Anda, dan nomor pendaftaran kalau ada. Hindari nama seperti foto.pdf atau scan1.pdf, karena petugas verifikasi harus membuka satu per satu untuk tahu isinya.

Kalau hasilnya belum sesuai, ulangi dari berkas asli dengan ukuran akhir yang berbeda. Jangan mengompres ulang hasil yang sudah jadi, karena penurunan mutu dari dua tahap menumpuk dan tidak bisa dikembalikan.

Metadata dan data pribadi

Saat berkas ditulis ulang, EXIF dan GPS terhapus. Pengukuran kami menunjukkan metadata kamera dan koordinat GPS tidak ikut terbawa. Untuk berkas pendaftaran yang akan diunggah, hilangnya koordinat lokasi umumnya yang diinginkan. Kalau ada alasan lain yang membuat metadata harus dipertahankan, simpan berkas aslinya dan jangan pakai hasil kompresi.

Berkas pendaftaran berisi data pribadi, jadi unggah hanya lewat kanal resmi yang disebutkan di pengumuman. Selama diproses di layanan ini, berkas meninggalkan perangkat; keterangan perlakuan berkasnya ada di kebijakan privasi. Kalau instansi mensyaratkan pemrosesan di perangkat sendiri, atau Anda lebih nyaman begitu, pakai aplikasi penyunting gambar di komputer sendiri.

Kalau berkasnya harus digabung

Sebagian pengumuman meminta beberapa dokumen disatukan dalam satu berkas. Kalau fotonya perlu menjadi bagian dari berkas gabungan, kerjakan urutannya dengan benar: siapkan dulu setiap berkas dalam bentuk final, baru satukan. Menggabungkan berkas lalu mengompresnya membuat mutu turun di dua tahap.

Untuk menyatukan berkas PDF, gunakan Gabung PDF. Kalau yang disatukan adalah foto-foto, JPG ke PDF menyusun satu gambar menjadi satu halaman dan memposisikannya proporsional di tengah halaman A4 dengan margin 20 mm, maksimal 20 berkas. Setelah gabungannya jadi, periksa ukuran totalnya sebelum diunggah.

Kapan saran ini tidak berlaku

Kalau pengumuman resmi meminta sesuatu yang berbeda dari kebiasaan umum, pengumuman itu yang berlaku. Misalnya, kalau instansi meminta berkas dalam format tertentu, jumlah tertentu, atau cara pengiriman tertentu, ikuti permintaannya walaupun terasa tidak praktis. Kepatuhan pada ketentuan adalah bagian dari penilaian administrasi.

Kalau Anda melamar lewat lembaga yang membantu proses pendaftaran, ikuti prosedur lembaga itu. Berkas yang mereka minta bisa berbeda dari yang tertulis di pengumuman, dan menambahkan berkas sendiri ke sistem instansi bisa memperlambat proses.

Kalau pengumumannya belum terbit, tunggu. Jangan menyiapkan berkas berdasarkan dugaan atau contoh dari periode sebelumnya.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah ukuran foto CPNS sama untuk semua instansi? Tidak. Setiap instansi menetapkan ketentuannya sendiri, dan ketentuan itu bisa berbeda pada format, ukuran, sampai cara pengunggahannya.

Bolehkah memakai angka dari pengumuman periode lalu? Sebaiknya tidak. Ketentuan bisa berubah tiap periode, dan yang mengikat adalah pengumuman untuk periode yang sedang Anda ikuti.

Apakah artikel ini memuat syarat dan jadwal pendaftaran? Tidak. Syarat, jadwal, dan formasi hanya sah datang dari pengumuman resmi instansi. Artikel ini hanya membahas cara menyiapkan berkas fotonya.

Apakah foto hasil kompres masih terlihat jelas? Ya, selama ukuran akhirnya dipilih dengan melihat pratinjau. Periksa bagian wajah dan teks kecil di foto sebelum mengunggah.

Bagaimana kalau sistem menolak berkas saya? Baca pesan galatnya dengan teliti, lalu cocokkan dengan ketentuan di pengumuman. Kalau pesannya tidak jelas, tanyakan lewat kanal resmi yang disebutkan di pengumuman itu.

Urutan kerja yang aman

Baca pengumuman resmi, buat daftar centang, siapkan berkas asli, kompres sesuai ketentuan, periksa hasilnya, baru unggah lewat kanal resmi. Setelah terkirim, simpan salinan berkas yang diunggah beserta pengumumannya. Langkah serupa untuk berkas lain dibahas di Kompresi Foto, dan pilihan pekerjaan gambar lainnya ada di Panduan Gambar dan Foto.

Sumber resmi

Diperiksa terakhir pada 25 Oktober 2026. Syarat dan angka resmi bisa berubah tiap tahun, jadi rujuk halaman di bawah untuk ketentuan yang berlaku.

  • FAQ SSCASN: Pas Foto maksimal 200 KB (JPG) pada Seleksi Sekolah Kedinasan 2026, file yang melebihi batas ditolak otomatis, dan pas foto digital berlatar merah untuk seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026.
  • Buku Panduan Pendaftaran SSCASN (versi 1.1): dokumen yang diunggah mengikuti ketentuan Admin Instansi per formasi, pasfoto resmi terbaru diunggah di Biodata Diri, ukuran minimal tiap berkas 80 KB, dan swafoto berupa liveness detection saat membuat akun.
  • Portal SSCASN BKN: memuat Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 dan Seleksi CASN Sekolah Rakyat 2026 pada 25 Oktober 2026.