Scan SKCK untuk CPNS menjadi PDF adalah memotret seluruh lembar Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang masih berlaku sampai terbaca jelas lalu mengubahnya menjadi satu PDF A4 lewat Foto ke PDF. Menurut Peraturan Polri 1/2026, SKCK memuat data diri, keterangan ada atau tidaknya catatan kepolisian, keperluan dan tujuan, serta keberlakuan, dan ditandatangani secara elektronik di aplikasi layanan digital Polri. Agar mudah diperiksa, seluruh lembar harus masuk dalam berkas tanpa potongan.

SKCK diterbitkan oleh Polri dan berlaku 6 bulan (Peraturan Polri 1/2026 Pasal 3), sehingga langkah pertama bukan memotret, melainkan memastikan dokumennya masih berlaku pada periode yang diminta pengumuman. SKCK yang kedaluwarsa tidak bisa diperbaiki dengan pemotretan yang bagus. Jika masa berlakunya habis atau hampir habis, ajukan SKCK baru lewat aplikasi layanan digital Polri, lalu siapkan dokumen terbaru. Peraturan itu tidak memuat mekanisme perpanjangan, jadi yang diajukan adalah SKCK baru. Artikel ini hanya membahas penyiapan berkas, bukan penerbitan SKCK.

Kapan cara ini dipakai

Cara ini dipakai ketika Anda memegang SKCK cetak yang masih berlaku dan pengumuman atau kolom unggah meminta PDF. Peraturan Polri 1/2026 tidak menyatakan kapan SKCK diminta dalam seleksi CASN. Waktunya, saat pendaftaran atau saat pemberkasan, ditentukan pengumuman instansi, jadi baca pengumuman untuk memastikan tahapnya. Simpan gambar asli beresolusi penuh agar mudah dipakai ulang bila diminta lagi pada tahap berikutnya.

Cara ini tidak dipakai bila SKCK belum ada, sudah kedaluwarsa, datanya salah, keperluan yang tertulis tidak sesuai, atau pasfotonya tidak sesuai ketentuan Polri. SKCK diterbitkan untuk 1 jenis keperluan dan 1 tujuan negara, dan pasfoto bagi WNI berlatar merah. Untuk semua kondisi itu, solusinya mengajukan SKCK baru lewat layanan Polri, bukan menyunting gambar SKCK lama. Cara ini juga tidak dipakai bila pengumuman meminta SKCK digabung dengan dokumen lain dalam satu berkas. Untuk kebutuhan itu, siapkan PDF SKCK dulu dengan cara ini lalu satukan sesuai urutan yang diminta.

Pendekatan foto lalu konversi cocok untuk SKCK kertas yang utuh, bersih, dan terbaca. Pendekatan ini tidak cocok bila SKCK sobek, bagian pentingnya rusak, atau tulisannya pudar pada fisiknya. Untuk kondisi itu, ajukan SKCK baru lewat layanan Polri dan pindai dokumen penggantinya. Jangan pernah menempel foto baru, mengetik ulang nomor surat, atau memperbarui tanggal secara digital.

Syarat, sumber, dan batas yang mengikat

Siapkan SKCK cetak yang masih berlaku, meja lebar yang rata, dan alas netral yang kontras dengan kertas. Siapkan HP atau pemindai dengan lensa bersih, kain lembut untuk membersihkan debu, serta benda datar yang bersih untuk meratakan lipatan. Pastikan cahaya cukup terang dan baterai HP cukup untuk beberapa kali pengambilan. Periksa tanggal penerbitan dan masa berlaku yang tercetak sebelum mulai memotret.

Syarat dokumen, ukuran maksimal, format, jumlah e-materai, dan template surat berubah tiap tahun dan tiap instansi. Cek selalu Buku Petunjuk dan pengumuman instansi tahun berjalan di portal resmi (SSCASN BKN untuk CASN, pengumuman perusahaan atau portal program untuk rekrutmen BUMN). NgeditPDF hanya membantu menyiapkan berkas, bukan situs resmi pemerintah.

Ketentuan penerbitan SKCK berasal dari Polri, bukan dari artikel ini. NgeditPDF tidak bekerja sama dengan Polri, BKN, atau instansi lain, dan halaman ini bukan pengumuman resmi. Peraturan Polri 1/2026 berlaku sejak 20 Mei 2026 dan mencabut Perpol 6/2023, jadi panduan lama bisa sudah tidak sesuai. Peraturan itu menetapkan SKCK berlaku 6 bulan dan diterbitkan untuk 1 jenis keperluan dan 1 tujuan negara, di antaranya pendaftaran sebagai prajurit TNI, anggota Polri, atau Aparatur Sipil Negara. Jangan memakai biaya dari artikel lama sebagai patokan. Jika Buku Petunjuk menyebut PDF, hasil foto harus dikonversi dulu menjadi PDF. Jika Buku Petunjuk menyebut batas ukuran tertentu, sesuaikan hasil akhir dengan batas itu.

Jangan mengubah isi pindaian dengan cara apa pun. Dilarang memperbarui tanggal berlaku, mengetik ulang nomor surat, mengganti foto pemegang, menebalkan tulisan atau cap yang pudar, mengisi kolom yang kosong, atau menutup cacat dengan tempelan digital. Perbaikan yang dibolehkan hanya pada cara pengambilan gambar, misalnya mengulang foto dengan cahaya lebih baik atau meratakan lipatan. Isi SKCK dibiarkan apa adanya. Pemalsuan dokumen kepolisian berakibat hukum, dan Permen PANRB 6/2024 Pasal 50 menyatakan pelamar yang terbukti curang dinyatakan gugur.

Menyiapkan lembar dan cahaya

Bentangkan SKCK di meja lebar sampai seluruh tepi rata. SKCK sering disimpan terlipat dalam amplop, sehingga ratakan lipatan dengan menekan perlahan memakai benda datar yang bersih, lalu singkirkan benda itu sebelum memotret. Jangan menutupi pasfoto atau bagian lain dengan jari saat memotret.

Ambil gambar di dekat jendela pada siang hari atau di bawah cahaya ruangan yang terang dan menyebar. Jangan memakai lampu kilat dari jarak dekat karena kilatan itu memutihkan tulisan dan area pasfoto. Bila lembar Anda memuat cap atau area mengilap, pantulan cahaya bisa menutupi tulisan, jadi geser posisi beberapa derajat sampai pantulan hilang dari layar. Posisikan badan agar bayangan tidak jatuh ke kertas. Cahaya merata membuat nomor surat, nama, dan keperluan terbaca tanpa perlu menaikkan kecerahan berlebihan.

Bersihkan lensa kamera, matikan filter kecantikan dan filter warna, dan aktifkan garis bantu bingkai bila tersedia. Pastikan seluruh lembar masuk bingkai dengan sedikit ruang di keempat sisinya. Ruang itu menjaga tepi tidak terpotong saat gambar diubah menjadi halaman A4. Siapkan nama berkas sejak awal, misalnya skck-h1.jpg dan skck-h2.jpg bila SKCK terdiri dari dua sisi atau dua lembar.

Langkah memotret halaman utama

Letakkan halaman utama menghadap ke atas dengan orientasi tegak. Mundur secukupnya sampai seluruh lembar masuk bingkai, ketuk layar pada area nomor surat atau nama untuk mengunci fokus, tunggu sampai tajam, lalu ambil gambarnya. Segera perbesar hasilnya dan baca nomor surat, nama pemegang, tempat tanggal lahir, dan tanggal penerbitan. Jika seluruhnya terbaca, lanjutkan pemeriksaan ke bagian bawah lembar.

Baca ulang bagian pengesahan pada perbesaran penuh. SKCK terbitan Peraturan Polri 1/2026 ditandatangani secara elektronik di aplikasi layanan digital Polri, jadi tampilan pengesahan di lembar Anda mengikuti hasil cetak aplikasi atau kantor kepolisian dan bisa berbeda dari SKCK lama. Pastikan setiap bagian pengesahan yang tercetak terbaca, misalnya tanda tangan elektronik, cap, nama pejabat, dan tanggal, tanpa ada yang terpotong. Periksa pasfoto, pastikan wajah terlihat dan tidak tertutup pantulan. Jika ada bagian buram karena pantulan, ubah sudut cahaya lalu ambil ulang. Simpan gambar yang tajam dengan nama yang jelas segera setelah berhasil.

Jangan memotong gambar mepet ke tepi kertas. Potongan mepet membuat tepi hilang saat konversi dan memberi kesan berkas tidak lengkap. Biarkan sedikit latar di sekeliling lembar. Jika gambar miring, ambil ulang dengan posisi lebih sejajar daripada memutar hasil digital berkali kali sampai detail tulisan pecah.

Memotret sisi lanjutan bila ada

Balik lembar atau siapkan halaman kedua bila SKCK Anda terdiri dari lebih dari satu halaman atau memuat keterangan di sisi belakang. Perlakukan dengan ketelitian yang sama, memakai jarak dan cahaya yang sama agar seluruh halaman terlihat seragam. Pastikan setiap keterangan tambahan terbaca jelas. Simpan sebagai skck-h2.jpg.

Jika sisi belakang kosong dan pengumuman tidak meminta dua sisi, satu halaman yang tajam sudah cukup. Jangan menambah halaman kosong yang tidak perlu. Jika pengumuman meminta hasil utuh depan belakang, sertakan sisi belakang sebagai bukti tidak ada yang disembunyikan. Bandingkan orientasi kedua gambar agar sama sama tegak dengan proporsi mirip. Hitung kembali jumlah gambar dan cocokkan dengan jumlah sisi fisik agar tidak ada yang terlewat atau terduplikasi.

Periksa konsistensi nomor surat dan nama pada tiap halaman. Nomor pada halaman lanjutan harus sama dengan nomor pada halaman utama. Jika ada perbedaan, tanyakan ke kantor kepolisian penerbit dan jangan menebak. Jangan menggabungkan SKCK lama yang kedaluwarsa dengan tempelan tanggal buatan sendiri.

Mengubah foto menjadi PDF

Buka Foto ke PDF di peramban HP atau komputer. Layanan ini menerima JPG, PNG, dan WebP sampai 20 gambar dalam satu proses dan menatanya menjadi PDF A4 berukuran 210 x 297 mm dengan margin 20 mm. Gambar berlatar transparan tampil dengan latar putih pada hasil akhir. SKCK satu atau dua halaman dapat digabung sekaligus dengan cepat.

Unggah gambar sesuai urutan, halaman utama dulu lalu halaman lanjutan. Periksa daftar pratinjau dan pastikan urutannya benar sebelum diproses. Urutan ini mengikuti cara membaca surat resmi dari identitas ke pengesahan. Jika urutannya terbalik, perbaiki di pratinjau. Jangan memasukkan halaman dokumen lain ke berkas SKCK kecuali pengumuman memintanya.

Jalankan proses dan unduh hasilnya. Buka PDF lalu telusuri halaman demi halaman tanpa melompat. Periksa ketajaman nomor surat, nama, bagian pengesahan, dan pasfoto setelah konversi. Pastikan tepi lembar utuh dan tidak ada halaman kosong tambahan. Ganti nama berkas sesuai pola pengumuman atau pola yang mudah dikenali, misalnya NAMA-SKCK.pdf. Simpan gambar asli dan PDF di folder yang sama.

Siapkan penggabungan SKCK mengikuti kuota akun Anda. Kuota tanpa akun adalah 20 pemrosesan per hari, 5 MB per gambar, dan 10 berkas per proses. Kuota akun gratis adalah 30 pemrosesan per hari, 5 MB per gambar, dan 20 berkas per proses. Kuota paket berbayar adalah pemrosesan tanpa batas jumlah, 20 MB per gambar, dan 20 berkas per proses. Perinciannya tercantum di halaman harga. Selama pemrosesan, isi berkas hanya lewat di memori dan tidak ditulis ke penyimpanan permanen, kemudian hasilnya dikirim ke peramban.

Pemeriksaan akhir sebelum unggah

Buka PDF di layar HP dan di layar komputer bila memungkinkan. Baca nomor surat, nama, dan masa berlaku dari PDF pada perbesaran penuh, bukan dari foto asli. Jika seluruhnya terbaca tanpa menebak, kriteria utama lolos. Periksa bagian pengesahan dan pasfoto, pastikan keduanya terlihat jelas. Cek juga keperluan yang tercantum: menurut Peraturan Polri 1/2026, SKCK diterbitkan untuk 1 jenis keperluan dan 1 tujuan negara, dan pendaftaran sebagai Aparatur Sipil Negara termasuk daftar keperluan. Pastikan masa berlaku mencakup periode pendaftaran sesuai ketentuan instansi. Jika ada bagian buram, ulangi pengambilan gambar lalu gabungkan ulang.

Akhiri dengan memeriksa ekstensi dan bobot berkas SKCK. Ekstensinya harus sesuai yang diminta kolom unggah (Buku Panduan SSCASN menyebut PDF atau JPEG sesuai jenis dokumen) dan bobotnya harus di bawah batas formasi, sedangkan ukuran minimal tiap berkas menurut panduan itu 80 KB. Bila melebihi batas, pangkas lewat Kompres PDF yang menurunkan resolusi gambar berlebih sedangkan teks vektor tetap tajam, lalu bandingkan angka sebelum dan sesudah yang tampil setelah proses. Panduan yang sama membolehkan berkas yang melebihi batas dikecilkan resolusinya selama tulisan tetap terbaca. Jangan menukar nama ekstensi manual dari jpg menjadi pdf karena langkah itu tidak mengubah format isi.

Samakan nama dan NIK pada SKCK dengan KTP serta data pendaftaran. Perbedaan data diselesaikan lewat SKCK baru atau perbaikan resmi, bukan lewat suntingan gambar. Panduan SSCASN menyatakan salah unggah, unggah tertukar, atau berkas tidak terbaca adalah tanggung jawab peserta, dan unggah ulang boleh dilakukan sebelum pendaftaran diakhiri. Penjelasan umum tentang dokumen ada di Panduan Dokumen dan Administrasi. Simpan salinan PDF di dua tempat agar tidak hilang saat hari pendaftaran atau pemberkasan.

Cara lain bila tidak cocok

Jika pengumuman meminta SKCK digabung dengan dokumen lain, siapkan tiap dokumen sebagai PDF dulu lalu satukan memakai Gabung PDF sesuai urutan yang diminta. Jangan menggabungkan atas inisiatif sendiri bila syaratnya berkas terpisah. Jika foto HP selalu gagal menangkap tulisan dengan jelas, pinjam pemindai datar yang memberi cahaya merata dan geometri lurus.

Jika SKCK kedaluwarsa atau datanya salah, berhenti menyiapkan berkas dan ajukan SKCK baru lewat layanan Polri terlebih dahulu. Tidak ada teknik pemotretan yang membuat dokumen kedaluwarsa menjadi berlaku. Keterangan perlakuan berkas selama pemrosesan ada di kebijakan privasi.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah SKCK harus masih berlaku saat pendaftaran? SKCK berlaku 6 bulan menurut Peraturan Polri 1/2026. Apakah harus masih berlaku saat pendaftaran atau saat pemberkasan ditentukan pengumuman instansi tahun berjalan. Sebagai saran penulis, periksa tanggal penerbitan dan masa berlaku yang tercetak pada SKCK Anda dan pastikan mencakup periode yang diminta pengumuman. Jika sudah habis atau tidak mencakup periode itu, ajukan SKCK baru lewat layanan Polri sebelum memotret. Jangan mengubah tanggal pada gambar.

Bagaimana bila stempel atau cap tidak terbaca di hasil foto? SKCK terbitan Peraturan Polri 1/2026 ditandatangani secara elektronik, jadi tampilan pengesahannya bisa berbeda dari SKCK lama. Bila lembar Anda memuat cap, ubah sudut cahaya sampai pantulan hilang, karena cap mudah memantulkan lampu. Kunci fokus pada area cap, bukan pada latar, lalu baca ulang tulisannya pada perbesaran penuh. Jika bagian itu memang samar pada fisiknya, tanyakan ke kantor kepolisian atau ajukan SKCK baru, jangan menebalkannya secara digital.

Bolehkah memakai fotokopi SKCK yang dilegalisasi? Peraturan Polri 1/2026 tidak mengatur legalisasi SKCK. Apakah instansi menerima pindaian SKCK cetak, fotokopi, atau salinan yang dilegalisasi ditentukan pengumuman instansi tahun berjalan, jadi baca pengumuman dan tanyakan ke panitia bila ragu. Pindai dokumen yang benar sejak awal, jangan memotret fotokopi biasa lalu berharap dianggap salinan legalisasi.

Bagaimana bila SKCK terdiri dari dua lembar? Foto tiap lembar secara terpisah dengan jarak dan cahaya yang sama, beri nama bernomor, lalu gabungkan sesuai urutan. Periksa pratinjau sebelum diproses agar tidak ada lembar terlewat. Setelah PDF jadi, telusuri dari halaman pertama sampai terakhir dan pastikan nomor surat pada tiap lembar sama.

Apakah foto pada SKCK boleh diganti dengan foto baru? Tidak, kecuali lewat penerbitan resmi. Pasfoto diunggah pemohon saat mengajukan SKCK di aplikasi layanan digital Polri, dan bagi WNI berlatar merah. Jangan menempel foto baru secara digital, jangan menutup foto lama, dan jangan memindahkan posisi foto. Foto adalah bagian identitas dokumen. Jika pasfoto bermasalah, ajukan SKCK baru lewat layanan Polri.

Unduh dan periksa sebelum dikirim

Pastikan SKCK cetak masih berlaku, foto seluruh lembar sampai tulisan dan bagian pengesahan terbaca, lalu ubah menjadi PDF lewat Foto ke PDF dan baca ulang PDF sebelum diunggah.

Letakkan SKCK cetak, gambar pindaian, dan PDF final dalam satu map pemberkasan agar ketiganya dapat ditunjukkan bersamaan saat pemeriksaan.

Sumber resmi

Diperiksa terakhir pada 25 Oktober 2026. Syarat dan angka resmi bisa berubah tiap tahun, jadi rujuk halaman di bawah untuk ketentuan yang berlaku.