Gabung KK akta KIA rapor PPDB dilakukan dengan menyatukan PDF tiap dokumen yang sudah rapi menjadi satu berkas berurutan lewat Gabung PDF, lalu memeriksa kelengkapan dan ukuran sebelum diunggah. Urutan yang lazim adalah KK, akta kelahiran, KIA, kemudian rapor per semester, kecuali petunjuk daerah menentukan susunan lain. Tiap sumber harus sudah tajam dan berukuran wajar sebelum digabung, karena menggabung tidak memperbaiki kualitas dan tidak mengecilkan ukuran. Hasil gabungan diperiksa halaman per halaman, dan bila kebesaran, dikecilkan sekali lewat kompres.

Langkah ini hanya dikerjakan bila portal atau sekolah tujuan meminta paket berkas dalam satu PDF. Banyak daerah justru meminta tiap dokumen di kolom terpisah, dan dalam kondisi itu berkas gabungan tidak boleh diunggah ke satu kolom. Baca petunjuk unggahan sampai selesai sebelum menggabung, catat kolom mana yang meminta gabungan dan urutan apa yang diminta. Menyiapkan sumber yang rapi lebih dulu membuat proses gabung berjalan sekali jalan tanpa ulang.

Syarat dan batas yang mengikat

Ketentuan yang mengikat adalah daftar berkas dan susunan yang tertulis di portal PPDB daerah serta pengumuman sekolah tujuan tahun berjalan. Catat dokumen apa saja yang wajib masuk paket gabungan, semester rapor mana yang diminta, dan apakah KIA wajib atau cukup bila ada. Jangan menambah dokumen yang tidak diminta ke dalam paket, karena lampiran yang tidak diminta bisa membingungkan verifikator dan menambah ukuran tanpa manfaat.

Batas paket penggabungan perlu diketahui sejak awal. Tanpa akun tersedia 20 pemrosesan per hari dengan maksimal 10 MB per berkas dan 10 berkas per proses, paket Gratis dengan akun memberi 30 pemrosesan per hari dengan 30 MB per berkas dan 20 berkas, paket Berbayar memberi pemrosesan tanpa batas jumlah dengan 200 MB per berkas dan 20 berkas. Gabung PDF menerima 2 sampai 20 PDF dalam satu proses berurutan dengan pratinjau yang bisa digeser urutannya. Empat dokumen PPDB muat dalam semua paket, tetapi ukuran tiap sumber tetap dibatasi 10 MB tanpa akun dan 30 MB pada paket Gratis.

NgeditPDF tidak bekerja sama dengan dinas pendidikan, sekolah, Dukcapil, atau kelurahan, dan tidak menerbitkan syarat resmi PPDB. Layanan ini hanya menyiapkan berkas agar sesuai syarat daerah. Bila ada selisih antara artikel ini dan pengumuman sekolah tujuan, ikuti pengumuman sekolah tujuan.

Dilarang mengubah isi dokumen yang digabung. Jangan mengubah NIK, NISN, nama, nilai rapor, tanggal lahir, atau mengedit isi pindaian KK, akta, KIA, dan rapor. Menggabung hanya menyusun urutan, bukan memperbaiki data. Bila ada data yang keliru, urus pembetulan ke penerbitnya masing-masing, Dukcapil untuk KK, akta, dan KIA, serta sekolah asal untuk rapor, lalu pindai ulang dokumen yang sudah benar.

PPDB diatur dinas pendidikan tiap daerah dan ketentuannya berubah setiap tahun ajaran. Cek selalu portal PPDB daerah, pengumuman sekolah tujuan, dan grup info resmi tahun berjalan. NgeditPDF hanya membantu menyiapkan berkas, bukan situs resmi pendaftaran.

Kapan cara ini dipakai dan kapan tidak

Cara ini dipakai ketika satu kolom unggahan meminta paket berkas dalam satu PDF, misalnya kolom identitas keluarga atau kolom arsip pendaftaran. Kondisi ini umum pada daerah yang menyederhanakan jumlah kolom agar verifikasi satu pintu. Gabung dipakai pula ketika sekolah meminta satu arsip cadangan berisi seluruh dokumen untuk dibawa saat daftar ulang.

Cara ini dipakai juga ketika sumber sudah berbentuk PDF tetapi tersebar di banyak file. Misalnya KK sudah PDF, akta sudah PDF, KIA sudah PDF, dan rapor sudah PDF, lalu semuanya perlu disusun menjadi satu paket yang rapi. Menggabung dari PDF yang sudah rapi memberi hasil paling bersih.

Cara ini tidak dipakai ketika portal menyediakan kolom terpisah untuk tiap dokumen. Dalam kondisi itu, unggah tiap PDF ke kolomnya masing-masing dan jangan membuat paket gabungan. Berkas gabungan yang diunggah ke kolom tunggal berisiko dianggap salah format dan menghambat verifikasi.

Cara ini tidak dipakai untuk menyatukan foto mentah yang miring, gelap, atau buram dengan harapan hasilnya rapi. Rapikan tiap sumber dulu sampai tajam dan tegak, kecilkan yang kebesaran bila perlu, baru gabungkan. Menggabung tidak memperbaiki fokus, cahaya, dan ukuran.

Cara gabung KK akta KIA rapor langkah demi langkah

  1. Siapkan empat PDF sumber yang sudah final dan tajam: KK, akta, KIA, dan rapor yang semesternya sudah lengkap.
  2. Beri nama sumber dengan nomor urut, misalnya 01-kk, 02-akta, 03-kia, 04-rapor, agar urutan tidak tertukar saat diunggah.
  3. Buka Gabung PDF di peramban HP atau komputer.
  4. Unggah keempat PDF sesuai urutan KK, akta, KIA, rapor, kecuali petunjuk daerah menentukan susunan lain.
  5. Geser urutan di pratinjau bila ada yang terbalik, pastikan halaman pertama adalah KK dan halaman terakhir adalah rapor.
  6. Jalankan proses sampai selesai tanpa menutup tab, lalu unduh hasil dengan nama yang jelas, misalnya paket-ppdb-nama-anak.pdf.
  7. Buka hasil dari halaman pertama sampai terakhir, pastikan tidak ada halaman kosong, terbalik, atau terpotong.
  8. Baca sampel tiap bagian pada zoom 100 persen: NIK di KK, nomor akta, NIK di KIA, serta nama dan nilai di rapor.
  9. Periksa ukuran hasil dan bila melewati batas kolom, kecilkan sekali lewat Kompres PDF, lalu periksa ulang keterbacaannya.

Urutan yang konsisten membantu verifikator bekerja cepat. KK di depan memberi konteks keluarga, akta dan KIA menguatkan identitas anak, rapor di belakang memberi riwayat sekolah. Bila daerah meminta urutan berbeda, ikuti daerah tanpa ragu. Penamaan paket yang memuat nama anak mencegah tertukar dengan paket saudara, yang sering terjadi pada keluarga dengan dua pendaftar.

Soal keamanan, pahami bahwa berkas tidak ditulis ke penyimpanan permanen, isinya lewat di memori dan hasilnya dikirim ke peramban. Walau begitu, pakai jaringan pribadi, tutup tab setelah selesai, hapus unduhan yang tidak dipakai, dan baca kebijakan privasi bila perlu kepastian tertulis.

Jika hasil gabungan bermasalah

Bila urutan terbalik setelah diunduh, jangan membuat ulang dari awal bila layanan memungkinkan penyusunan ulang. Kembali ke halaman proses, geser urutan di pratinjau sampai benar, lalu proses ulang dari sumber asli. Menyimpan sumber dengan nomor urut sejak awal mencegah kesalahan ini terulang.

Bila ukuran hasil melebihi batas kolom, kecilkan hasil gabungan sekali dari berkas gabungan yang asli. Jangan mengecilkan tiap sumber lalu menggabung hasil kecilnya, karena kualitas turun dua kali. Bila hasil kompres masih kebesaran, kembali ke sumber dan rampingkan foto asalnya lewat Kompres JPG yang menghapus EXIF dan data GPS, susun ulang PDF-nya, gabungkan lagi, lalu kompres sekali.

Bila portal menolak padahal ukuran sudah kecil, periksa nama file, kolom tujuan, koneksi, dan kepadatan portal. Pastikan file tidak terkunci kata sandi dan terbuka penuh sampai halaman terakhir. Coba peramban lain atau jam sepi bila portal sibuk.

Cara lain bila tidak cocok

Bila sumber masih berupa foto di galeri, jadikan PDF dulu lewat Foto ke PDF yang menerima hingga 20 foto menjadi satu PDF A4 210 x 297 mm dengan margin 20 mm, lalu gabungkan hasilnya. Bila tiap sumber sudah PDF tetapi halaman rapor miring, tegakkan dulu lewat Putar PDF yang memutar 90, 180, atau 270 derajat. Untuk konsep penggabungan umum, baca Gabung PDF, dan untuk peta berkas pendaftaran, baca Berkas PPDB serta Panduan Dokumen dan Administrasi. Bila jatah harian habis, lihat halaman harga: tanpa akun tersedia 20 pemrosesan per hari, paket Gratis 30 pemrosesan per hari, dan paket Berbayar tanpa batas jumlah pemrosesan.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa urutan yang benar untuk paket PPDB? Urutan lazim adalah KK, akta, KIA, lalu rapor, kecuali petunjuk daerah menentukan lain. Ikuti petunjuk daerah bila ada. Yang terpenting urutannya konsisten dan tiap bagian lengkap.

Apakah tiap dokumen harus dikompres dulu sebelum digabung? Tidak. Gabungkan sumber yang sudah rapi dulu, periksa hasil gabungan, lalu kompres sekali bila kebesaran. Mengompres tiap sumber lalu mengompres gabungannya menurunkan kualitas dua kali.

Bagaimana bila portal meminta kolom terpisah? Jangan membuat paket gabungan. Unggah tiap PDF ke kolomnya masing-masing. Artikel ini hanya untuk kolom yang secara tertulis meminta satu PDF berisi beberapa dokumen.

Apakah penanda buku dan teks tetap tajam? Ya, penggabungan mempertahankan struktur tiap PDF dan teks vektor tetap tajam. Yang berubah hanya urutan dan jumlah halaman. Periksa ulang pada zoom 100 persen untuk memastikan tidak ada halaman yang rusak.

Portal menolak paket gabungan, apa yang dicek? Cek kelengkapan dokumen, urutan, ukuran, nama file, dan kolom tujuan. Pastikan tidak ada halaman kosong atau terbalik. Coba unggah pada jam sepi bila portal padat.

Periksa sebelum unggah ke portal

Buka paket final dari awal sampai akhir, pastikan keempat dokumen ada dan berurutan, tiap NIK dan nilai terbaca, ukuran di bawah batas dengan margin, dan nama file memuat nama anak. Unggah ke kolom paket yang benar dan simpan bukti unggah bila portal menyediakannya.

Rawat paket final beserta keempat PDF sumbernya sampai daftar ulang selesai agar perbaikan susulan tinggal susun ulang tanpa memotret dari nol.