Mencari kerja di LinkedIn pada dasarnya adalah pekerjaan mencari: menentukan kata kunci, menyaring hasil, lalu memilih lowongan yang benar-benar layak dilamar. Yang membedakannya dari portal lowongan lain adalah pencariannya bergerak dari dua arah. Anda bisa menemukan lowongan, dan perekrut juga bisa menemukan profil Anda. Karena itu, hasil pencarian Anda dipengaruhi oleh isi profil, bukan hanya oleh kata yang Anda ketik.

LinkedIn adalah aplikasi lain di luar layanan ngeditpdf.com. Tampilannya berubah dari waktu ke waktu, jadi artikel ini membahas cara berpikirnya, bukan letak tombol tertentu.

Menentukan apa yang Anda cari

Sebelum membuka pencarian, tuliskan tiga hal: posisi yang dituju, istilah yang dipakai industri untuk posisi itu, dan batas yang Anda tetapkan. Batas bisa berupa lokasi, jenis kerja (penuh waktu, kontrak, magang), atau tingkat jabatan. Tanpa batas, hasil pencarian akan terlalu luas dan Anda menghabiskan waktu membaca lowongan yang tidak relevan.

Kalau Anda belum yakin dengan satu posisi, pilih dua atau tiga istilah terdekat, bukan sepuluh. Pencarian yang terlalu banyak arah membuat Anda tidak pernah menyelesaikan lamaran apa pun.

Menyusun kata kunci pencarian

Kata kunci yang baik adalah istilah yang benar-benar dipakai lowongan, bukan istilah yang Anda pakai sehari-hari. Cara menemukannya: buka beberapa lowongan untuk posisi yang Anda tuju, lalu catat kata yang berulang di judul dan deskripsinya. Dari situ Anda akan melihat variasi seperti "admin", "administrasi", "staf administrasi", atau "back office".

Coba beberapa variasi secara terpisah, karena hasilnya bisa berbeda. Gabungkan istilah yang paling produktif dengan kata lain yang mempersempit, misalnya nama kota atau kata "remote" kalau kerja jarak jauh memang Anda cari. Simpan kombinasi yang menghasilkan lowongan relevan supaya Anda tidak menyusunnya dari awal setiap kali.

Kata kunci yang sama sebaiknya muncul di profil Anda, karena itulah yang membuat Anda ikut muncul saat perekrut mencari. Cara memilihnya dibahas di cara membuat LinkedIn yang menarik HRD.

Menyaring hasil pencarian

Penyaring yang paling berguna biasanya tiga: lokasi, jenis kerja, dan tanggal pemasangan. Mengurutkan berdasarkan yang terbaru penting karena lowongan yang lama mungkin sudah ditutup, meskipun masih tampil.

Setelah daftar menyempit, saring lagi dengan membaca judul dan perusahaan. Buang lowongan yang jelas tidak cocok sebelum membuka halamannya. Kebiasaan ini menghemat waktu dan menjaga perhatian Anda untuk lowongan yang sungguh layak.

Perhatikan juga apakah lowongan menampilkan jumlah pelamar. Angka itu bisa menjadi pertanda seberapa ketat persaingannya, tetapi jangan menjadikannya alasan tunggal untuk mundur. Lowongan dengan banyak pelamar tetap bisa menghasilkan panggilan kalau profil Anda cocok.

Memanfaatkan notifikasi dan menyimpan lowongan

Pencarian yang Anda lakukan berulang bisa disimpan, dan sebagian layanan mengirim pemberitahuan saat ada lowongan baru yang cocok. Manfaatkan itu, tetapi jangan terlalu banyak. Notifikasi yang menumpuk akan berhenti Anda baca, dan pencarian yang berguna justru hilang di antara kebisingan.

Simpan lowongan yang menarik untuk dibaca ulang saat Anda punya waktu tenang. Melamar dalam keadaan tergesa-gesa biasanya menghasilkan berkas yang asal jadi.

Melamar setelah lowongan ditemukan

Baca deskripsi lowongan sampai habis sebelum melamar. Periksa syarat yang disebut, berkas yang diminta, dan tenggatnya. Kalau lowongan meminta portofolio atau berkas tambahan, siapkan lebih dulu.

Untuk lamaran yang dikirim lewat LinkedIn, unggah CV dalam bentuk PDF, jawab pertanyaan penyaring dengan jujur, dan periksa kembali posisi serta berkas sebelum menekan tombol kirim.

Mencari lewat jaringan, bukan hanya lewat kotak pencarian

Kotak pencarian bukan satu-satunya jalan. Jaringan Anda juga bisa menjadi sumber lowongan, dan sebagian lowongan bahkan tidak pernah dipasang secara publik. Periksa halaman perusahaan yang Anda incar secara berkala, karena sebagian perusahaan memasang lowongan di halamannya sendiri lebih dulu.

Beri tahu orang-orang yang Anda percaya bahwa Anda sedang mencari peluang. Sebutkan posisi dan bidang yang Anda tuju supaya mereka bisa menyampaikan informasi yang tepat. Satu percakapan yang jujur sering lebih berguna daripada puluhan lamaran yang tidak dibaca.

Kalau Anda ingin menghubungi perekrut setelah melamar, pesannya singkat dan hanya sekali. Caranya ada di cara menulis pesan ke rekruter di LinkedIn.

Menjaga ritme agar tidak kelelahan

Mencari kerja itu melelahkan karena hasilnya tidak langsung terlihat. Cara yang biasanya bertahan lama adalah menetapkan ritme: misalnya menyisihkan waktu tertentu setiap hari untuk mencari dan melamar, lalu berhenti. Menetapkan target jumlah lamaran per hari sering berakhir dengan lamaran asal kirim, dan itu merugikan Anda sendiri.

Catat lowongan yang sudah dilamar: perusahaan, posisi, tanggal, dan jalur yang dipakai. Catatan ini mencegah Anda melamar dua kali ke posisi yang sama dan membantu saat ada kabar masuk.

Tanda lowongan yang perlu dicurigai

Beberapa tanda patut membuat Anda berhati-hati. Lowongan yang meminta biaya pendaftaran, pelatihan berbayar, atau pembelian alat sebelum bekerja. Lowongan yang tidak menyebut nama perusahaan dan hanya memakai alamat surel pribadi. Lowongan yang menjanjikan penghasilan sangat tinggi tanpa menjelaskan pekerjaannya.

Perusahaan yang sah tidak memungut biaya dari pelamar. Kalau Anda menemukan lowongan seperti itu, laporkan lewat fitur yang tersedia dan jangan mengirim data pribadi.

Kapan jalur ini bukan pilihan terbaik

LinkedIn kurang cocok untuk posisi yang direkrut di tempat, misalnya kru toko atau operator pabrik yang membuka walk-in interview. Untuk posisi seperti itu, datang langsung atau jalur pesan singkat lebih efektif.

Kalau perusahaan memasang lowongan di portal lain dan tidak ada di LinkedIn, lamar lewat portal itu. Mengirim lamaran lewat dua saluran sekaligus bisa membuat data Anda tercatat dua kali.

Kalau Anda ingin tetap tersembunyi dari atasan saat ini, atur visibilitas profil sebelum mulai melamar, bukan sesudah, karena perubahan status bisa terlihat di notifikasi.

Setelah lamaran terkirim

Periksa berkas lamaran Anda sebelum menunggu. Pastikan nama berkasnya jelas, isinya versi terbaru, dan ukurannya tidak melewati batas unggahan. Kalau CV Anda berisi beberapa dokumen, satukan dengan Gabung PDF supaya perekrut hanya membuka satu berkas. Kalau ukurannya terlalu besar, Kompres PDF menyusutkan gambar beresolusi tinggi dan tetap menjaga teks tetap tajam.

Susun CV-nya di Pembuat CV jalur ATS, lalu jalankan pemeriksaannya sebelum diekspor. CV yang konsisten dengan profil membuat perekrut tidak menemukan kejutan saat membandingkan keduanya.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah harus punya akun berbayar untuk mencari kerja di LinkedIn? Tidak. Pencarian lowongan dan melamar bisa dilakukan dengan akun biasa. Akun berbayar menambah fitur, tetapi bukan syarat untuk melamar.

Apakah lowongan di LinkedIn selalu asli? Sebagian besar berasal dari perusahaan, tetapi ada juga yang perlu dicurigai. Periksa nama perusahaan, keberadaan halaman resminya, dan apakah ada permintaan biaya. Kalau mencurigakan, jangan lanjutkan.

Berapa lamaran yang wajar dikirim per hari? Tidak ada angka yang berlaku umum. Yang lebih penting adalah mutu lamaran. Beberapa lamaran yang disesuaikan biasanya lebih baik daripada puluhan lamaran seragam.

Apakah perlu menghubungi perekrut setelah melamar? Tidak wajib. Kalau nama perekrutnya terlihat dan Anda punya satu kalimat relevan, satu pesan singkat tidak merugikan.

Bagaimana kalau tidak ada lowongan yang cocok sama sekali? Perluas sedikit kata kuncinya, atau masukkan variasi istilah yang lebih umum. Kalau tetap kosong, pertimbangkan mencari di portal lain, karena tidak semua perusahaan memasang lowongan di LinkedIn.

Cari, saring, lalu lamar

Urutannya sederhana: tentukan target, susun kata kunci, saring hasil, dan lamar dengan berkas yang sudah disiapkan. Sambil mencari, rawat profil Anda karena profil itu yang membuat perekrut menemukan Anda. Peta lengkapnya ada di Karier Jangka Panjang, dan panduan menyiapkan berkasnya ada di Panduan CV dan Karier. Mulai dari Pembuat CV kalau CV Anda belum siap.