Ukuran PDF tidak berubah setelah dikompres karena di dalam berkas itu tidak ada gambar beresolusi berlebih yang bisa dikecilkan. Kompres PDF bekerja pada dua hal: gambar yang resolusinya melebihi ukuran tampilnya diperkecil dan ditulis ulang sebagai JPEG, lalu struktur berkas dirapikan dan data yang tidak terpakai dibuang. Dokumen berisi teks saja tidak punya gambar untuk diperkecil, dan struktur teks biasanya sudah rapi sejak awal. Hasilnya nyaris sama dengan aslinya. Pada pengujian, PDF berisi teks saja berukuran 3.565 byte menjadi 3.561 byte, turun empat byte saja.
Angka itu bukan kegagalan tool, melainkan tanda bahwa berkasnya memang sudah efisien. Yang perlu dilakukan berikutnya bukan mengulang kompresi, melainkan memeriksa apa sebenarnya yang membuat berkasnya besar. Bagian di bawah menjelaskan cara memeriksa isi berkas, penyebab lain yang membuat ukuran tidak turun, dan kapan ukuran besar memang tidak masalah.
Apa yang dikerjakan kompresi dan apa yang tidak
Kompresi menurunkan resolusi gambar yang melebihi ukuran tampilnya, dengan batas efektif 150 DPI dihitung dari ukuran tampil gambar di halaman. Gambar yang resolusinya sudah wajar dibiarkan apa adanya supaya mutunya tidak turun tanpa alasan. Teks yang berupa vektor tidak berubah menjadi gambar dan tetap tajam.
Artinya, besar penurunan ukuran ditentukan oleh isi dokumen, bukan oleh pengaturan. Berkas dengan banyak foto menyusut paling banyak. Pada pengujian, PDF 45,9 MB berisi 8 foto menjadi 4,46 MB, turun 90,3 persen. PDF pindaian 1,43 MB menjadi 262 KB, turun 82 persen, dan teksnya tetap terbaca. Berkas yang seluruh halamannya gambar, termasuk hasil pindai, juga menyusut banyak karena yang dipangkas adalah data gambarnya.
Sebaliknya, dokumen berisi teks saja tidak menyisakan banyak data untuk dipangkas. Teks vektor sudah padat, dan strukturnya tidak menyimpan gambar besar. Itulah sebabnya penurunannya bisa hanya beberapa byte.
Cara memeriksa isi berkas
Sebelum menyimpulkan toolnya tidak bekerja, periksa dulu isi berkasnya. Pemeriksaan ini menentukan langkah berikutnya.
Periksa jenis teksnya. Klik atau seret kursor di atas satu baris teks. Kalau teksnya bisa disorot, berkas itu berlapis teks digital. Kalau tidak, seluruh halaman adalah gambar, dan seharusnya berkas jenis ini menyusut banyak saat dikompres.
Periksa gambarnya. Buka halaman yang paling berat dan perbesar. Kalau ada foto, pindaian, atau tangkapan layar, bagian itulah penyumbang ukuran terbesarnya. Kalau tidak ada satu pun gambar, tidak ada yang bisa diperkecil.
Periksa jumlah halamannya. Dokumen 200 halaman berisi teks bisa jauh lebih kecil daripada 5 halaman berisi foto. Ukuran berkas ditentukan isinya, bukan jumlah halamannya.
Periksa apakah ada lampiran. Lampiran yang pernah disematkan ke PDF ikut tersimpan di dalam berkas dan tetap dihitung sebagai ukuran. Lampiran besar yang sudah tidak dibutuhkan bisa jadi penyebab ukurannya tidak turun.
Periksa ukuran sebelum dan sesudah di panel hasil. Panel hasil menampilkan ukuran sebelum dan sesudah proses selesai, termasuk berapa gambar yang diperkecil. Kalau angka gambar yang diperkecil nol, memang tidak ada gambar beresolusi berlebih di dalam berkas itu.
Penyebab lain ukuran tidak turun
Kompresi dijalankan pada berkas hasil kompresi sebelumnya. Berkas hasil sudah dipangkas, jadi putaran kedua hampir tidak menemukan apa pun untuk dikerjakan. Selalu kompres dari berkas asli.
Berkas berisi gambar yang resolusinya sudah wajar. Gambar yang resolusinya tidak melebihi ukuran tampilnya dibiarkan apa adanya. Berkas dengan gambar seperti itu memang tidak bisa dikecilkan tanpa menurunkan mutunya.
Struktur berkasnya sudah rapi. Bagian kedua dari kompresi adalah merapikan struktur dan membuang data tidak terpakai. Berkas yang baru dibuat dan belum pernah disunting biasanya sudah rapi, sehingga tidak ada yang bisa dibuang.
Berkasnya rusak sehingga prosesnya tidak berjalan penuh. Berkas yang strukturnya bermasalah bisa gagal diproses atau menghasilkan berkas yang lebih buruk. Rapikan strukturnya lebih dulu lewat Perbaiki PDF, baru jalankan kompresi.
Berkasnya terkunci kata sandi. Berkas terenkripsi tidak bisa diproses sebelum kuncinya dibuka lewat Buka Kunci PDF, dan itu hanya bisa dilakukan kalau sandinya diketahui.
Langkah berikutnya kalau ukurannya tetap besar
Kalau berkasnya memang berisi gambar, tetapi ukurannya belum cukup kecil, yang diubah adalah berkas masukannya, bukan jumlah putaran kompresi.
- Hapus halaman yang tidak diperlukan. Membuang halaman mengurangi ukuran secara proporsional, dan itu lebih pasti daripada mengompres berulang.
- Buang lampiran besar yang tidak lagi dibutuhkan.
- Ganti foto beresolusi tinggi dengan versi yang lebih kecil sebelum disusun menjadi PDF.
- Untuk dokumen pindai, pindai ulang pada resolusi yang lebih rendah.
- Baru kompres sekali dari berkas yang sudah dirapikan itu.
Urutan ini juga menghemat kuota. Tanpa akun, kuotanya 20 pemrosesan per hari. Paket Gratis memberi 30 pemrosesan per hari, dan paket Berbayar tidak membatasi jumlah pemrosesan. Rinciannya ada di halaman harga.
Kapan ukuran besar memang tidak masalah
Tidak semua berkas besar perlu dikecilkan. Kalau ukurannya masih di bawah batas tempat tujuan dan nyaman dibuka, tidak ada yang perlu diubah. Dokumen teks berukuran beberapa ratus KB biasanya sudah aman untuk lampiran surel.
Yang perlu ditangani adalah berkas yang melewati batas unggahan atau membuat pembaca PDF tersendat saat menggulir. Kalau berkasnya lambat digulir karena gambar beresolusi tinggi, kompresi justru menyelesaikan masalah itu.
Sebaliknya, kalau mutu gambar tidak boleh turun, misalnya untuk keperluan cetak, ukuran besar adalah harga dari mutu itu. Menerima ukurannya lebih besar lebih baik daripada menyerahkan dokumen yang gambarnya pecah. Penjelasan tentang kapan mutu gambar memang harus turun ada di Kenapa Hasil Kompres PDF Buram.
Kapan sebaiknya tidak memakai tool online
Dokumen berisi data pribadi lengkap, laporan keuangan, atau berkas perusahaan yang belum boleh keluar dari jaringan kantor lebih baik dikecilkan dengan aplikasi desktop. Berkas yang dikirim ke peramban tidak ditulis ke penyimpanan permanen dan hanya diproses sementara, tetapi isinya tetap berada di luar perangkat selama proses. Rinciannya ada di kebijakan privasi.
Pindai berukuran ratusan MB juga lebih hemat dikerjakan secara lokal. Mengompres berkas sebesar itu lewat peramban memakan waktu unggah yang lama, dan hasilnya sering tidak berbeda jauh karena isinya sudah rapat.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah penurunan beberapa byte berarti kompresinya gagal? Tidak. Itu berarti isi berkasnya memang sudah efisien dan tidak ada gambar beresolusi berlebih di dalamnya. Tool tetap merapikan struktur dan membuang data tidak terpakai, dan hasilnya dilaporkan di panel hasil.
Apakah dokumen berisi teks saja bisa dibuat jauh lebih kecil? Bisa, tetapi bukan dengan kompresi. Cara yang berpengaruh adalah mengurangi jumlah halaman atau memindai ulang pada resolusi lebih rendah kalau dokumennya hasil pindai.
Apakah hasilnya akan berbeda kalau dikompres dua kali? Hampir tidak. Putaran kedua bekerja pada berkas yang sudah dipangkas, jadi tidak banyak yang bisa dikerjakan. Mengulang kompresi pada berkas hasil juga berisiko menurunkan mutu gambar tanpa memberi penurunan ukuran yang berarti.
Bagaimana cara mengetahui berapa gambar yang diperkecil? Panel hasil menampilkan ukuran sebelum dan sesudah, termasuk berapa gambar yang diperkecil. Kalau angka itu nol, berkasnya memang tidak punya gambar beresolusi berlebih.
Apakah berkas asli saya berubah? Tidak. Kompresi membaca berkas asli dan menghasilkan berkas baru. Berkas asli tetap utuh di perangkat Anda.
Mulai dari isi berkasnya
Sebelum mengulang kompresi, periksa dulu isi berkasnya: ada gambar atau tidak, berapa halamannya, dan apakah ada lampiran. Kalau yang berat adalah gambarnya, buka Kompres PDF dan proses sekali dari berkas asli. Kalau berkasnya hanya berisi teks, tidak ada yang perlu diperkecil. Gambaran lengkap tentang apa yang membuat PDF besar ada di Mengoptimalkan Ukuran PDF. Masalah lain di sekitar berkas PDF dibahas di Masalah PDF dan Panduan PDF.