PDF tidak bisa dicopy umumnya karena satu dari dua sebab. Yang pertama, dokumennya membawa izin yang menolak penyalinan, sehingga teks tidak bisa disorot dan disalin. Yang kedua, dokumennya hasil pindai yang tidak punya lapisan teks sama sekali, jadi tidak ada teks yang bisa disalin meskipun berkasnya tidak terkunci. Membedakan dua sebab itu menentukan langkah yang benar.
Untuk sebab pertama, jalan keluarnya adalah melepas lapisan kunci memakai Buka Kunci PDF dengan sandi yang benar. Untuk sebab kedua, tidak ada yang bisa dilepas, karena teksnya memang tidak ada di dalam berkas. Yang tersedia hanyalah menambahkan teks baru di atas halaman lewat Editor PDF.
Membedakan dua penyebab sebelum bertindak
Gejalanya hampir sama, tetapi ada cara membedakannya. Sorot teks di halaman. Kalau kursor berubah menjadi penanda teks dan huruf-hurufnya bisa tersorot, berarti ada lapisan teks di berkas, dan masalahnya adalah izin salin. Kalau kursor tidak bisa menyorot apa pun, atau yang tersorot justru seluruh halaman sekaligus, berarti halamannya berupa gambar dan tidak ada teks yang bisa diambil.
Pemeriksaan kedua: coba gunakan fitur pencarian di pembaca PDF. Kalau kata yang jelas terlihat di halaman tidak ditemukan, berkasnya tidak punya lapisan teks. Kalau katanya ditemukan tetapi tetap tidak bisa disalin, masalahnya ada di izin dokumen.
Pemeriksaan ketiga: cek apakah berkasnya meminta sandi saat dibuka. Kalau iya, lapisan kuncinya ada, dan buka kunci diperlukan sebelum pekerjaan lain. Kalau berkasnya terbuka langsung tanpa sandi tetapi tetap menolak salin, kemungkinan besar hanya izin salinnya yang ditolak.
Ketika masalahnya izin salin
PDF mengenal dua jenis kata sandi. Sandi buka membuat berkas tidak bisa dibuka sama sekali sebelum sandinya dimasukkan. Sandi izin membiarkan berkasnya dibuka dan dibaca, tetapi membatasi tindakan tertentu: mencetak, menyalin teks, atau menyunting. PDF yang tidak bisa dicopy biasanya termasuk jenis kedua.
Izin ini ditegakkan oleh pembaca PDF yang menghormati izin dokumen. Pembaca yang mengabaikannya tetap bisa membuka isi selama sandinya diketahui. Jadi, blokir salin adalah lapisan tambahan di atas sandi, bukan pengganti sandi.
Untuk melepasnya, buka Buka Kunci PDF, masukkan sandi dokumen yang benar, lalu jalankan prosesnya. Hasilnya salinan tanpa lapisan kunci, dan teksnya bisa disalin seperti PDF biasa. Isi halaman, huruf, dan gambarnya tidak berubah.
Ketika masalahnya berkas pindai
Kalau dokumennya hasil pindai, isi halamannya adalah gambar, bukan teks. Yang terlihat seperti huruf sebenarnya adalah piksel di dalam gambar, dan tidak ada data teks yang bisa diambil. Berkas seperti ini terbuka normal, tidak meminta sandi, dan tidak terkunci, tetapi tetap tidak bisa dicopy.
Membuka kuncinya tidak menolong, karena tidak ada kunci yang dipasang. Yang bisa dikerjakan adalah menambahkan teks baru di atas halaman lewat Editor PDF, atau mengetik ulang isinya di dokumen baru. OCR belum tersedia di katalog ini, jadi teks di berkas pindai belum bisa diubah menjadi teks yang bisa dicari dan disalin. Keterbatasan ini dijelaskan lebih lanjut di Cara Mengedit PDF Scan.
Langkah membuka PDF yang tidak bisa dicopy
- Tentukan dulu penyebabnya: berkas meminta sandi, atau teksnya tidak bisa disorot sama sekali.
- Kalau berkas meminta sandi, pastikan Anda tahu sandinya dan berhak mengolah dokumennya.
- Simpan salinan berkas asli sebelum diproses.
- Buka Buka Kunci PDF, lalu unggah berkasnya.
- Masukkan sandi dokumen, lalu jalankan prosesnya.
- Unduh hasilnya, lalu coba salin sepotong teks dari halaman.
- Kalau teksnya bisa disalin, prosesnya berhasil. Kalau masih tidak bisa, periksa lagi penyebabnya.
Langkah keenam adalah pembuktian yang menentukan. Jangan menganggap blokirnya sudah lepas hanya karena prosesnya selesai. Buktikan dengan mencoba menyalin.
Kalau sandinya tidak diketahui
Kalau berkasnya terkunci tetapi sandinya hilang, tidak ada jalan pintas yang sah. Enkripsi yang benar tidak menyisakan pintu belakang, dan layanan yang menjanjikan bisa membuka tanpa sandi sebaiknya tidak dipercaya. Satu-satunya langkah yang masuk akal adalah meminta salinan tanpa kunci kepada pemilik dokumen atau pihak yang mengirimnya.
Sebelum menyerah, periksa surel pengirim, karena sandi kadang ditulis di badan pesan. Periksa pengelola kata sandi bila Anda memakainya. Untuk dokumen dari instansi, tanyakan langsung ke bagian yang menerbitkannya.
Setelah isinya bisa disalin
Hasil buka kunci adalah salinan tanpa kunci. Berkas itu bisa disalin isinya, dicetak, dan digabung dengan dokumen lain. Kalau berkasnya perlu dilindungi lagi, pasang proteksi baru lewat Proteksi PDF, karena sandi lama tidak ikut berpindah ke berkas hasil.
Kalau yang ingin Anda lakukan justru sebaliknya, yaitu menyembunyikan data agar tidak bisa diambil orang lain, membuka blokir salin bukan langkah yang tepat. Untuk itu, alatnya adalah Sensor PDF yang menghapus isi area yang ditandai dari berkas.
Kapan cara ini tidak dipakai
Cara ini tidak dipakai kalau dokumennya bukan milik Anda dan bukan dalam tanggung jawab Anda. Membuka kunci dokumen milik orang lain tanpa izin bukan pekerjaan teknis yang bisa dibantu tool. Kalau dokumen berasal dari instansi dan blokir salinnya sengaja dipasang, pertimbangkan apakah membukanya sesuai dengan ketentuan pemakaian dokumen itu. Secara teknis bisa dikerjakan, tetapi keputusannya bukan sekadar teknis.
Cara ini juga tidak dipakai kalau masalahnya sebenarnya berkas pindai. Membuka kunci tidak akan mengubah gambar menjadi teks. Untuk berkas seperti itu, yang tersedia hanya menambahkan teks baru di atas halaman.
Masalah yang sering terjadi
Teks bisa disorot tetapi salin tetap gagal. Periksa apakah aplikasi yang dipakai memang menolak salin, atau ada pengaturan izin di tingkat sistem. Coba di pembaca PDF lain sebelum menyimpulkan.
Sandi ditolak padahal sudah diketik dengan hati-hati. Coba periksa tata letak papan ketik dan pastikan tidak ada spasi yang ikut di ujung sandi. Untuk sandi yang rumit, mengetik ulang lebih dapat diandalkan daripada menyalin tempel.
Hasilnya masih diblokir. Biasanya yang terunggah adalah berkas asli, bukan berkas hasil. Periksa nama berkasnya, lalu ulangi proses.
Teks yang tersalin berantakan. Ini biasa terjadi pada berkas pindai yang sudah ditambahi lapisan teks oleh alat lain, karena urutan huruf di lapisan itu tidak selalu rapi. Untuk berkas seperti itu, mengetik ulang sebagian teks sering lebih cepat daripada merapikan hasil salinan.
Berkasnya besar sehingga prosesnya lama. Batas unggahnya 30 MB per berkas pada paket Gratis, dan 200 MB pada paket Berbayar. Kalau berkasnya melebihi batas itu, kecilkan dulu memakai Kompres PDF.
Kapan sebaiknya tidak memakai tool online
Berkas yang memuat data pribadi lengkap atau dokumen perusahaan yang belum boleh keluar dari jaringan kantor lebih baik diproses dengan aplikasi di komputer sendiri. Di layanan ini, berkas dialirkan ke pemroses dan hasilnya dikirim balik ke peramban tanpa ditulis ke penyimpanan permanen, tetapi berkas tetap meninggalkan perangkat selama prosesnya berjalan. Keterangannya ada di kebijakan privasi.
Kalau dokumennya hanya perlu dibaca, tidak ada yang perlu dibuka. Membukanya di pembaca PDF dengan sandi yang Anda miliki sudah cukup.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah semua PDF yang tidak bisa dicopy itu terkunci? Tidak. Berkas pindai juga tidak bisa dicopy, padahal tidak terkunci. Bedakan dengan mencoba menyorot teks dan mencari kata di pembaca PDF.
Apakah membuka kunci mengubah isi halaman? Tidak. Isi halaman, jenis huruf, dan gambarnya sama persis. Yang dilepas hanya lapisan proteksinya.
Setelah blokirnya lepas, apa berkasnya masih bisa dicetak? Bisa. Salinan tanpa kunci bisa dicetak dan digabung seperti PDF biasa. Sandi lama tidak ikut berpindah, jadi kalau perlu dikunci lagi, pasang sandi baru.
Bisakah berkas pindai dibuat bisa dicari? Belum di katalog ini, karena OCR belum tersedia. Berkas pindai diperlakukan sebagai gambar, dan teksnya belum bisa dicari atau disalin.
Apakah izin salin bisa dipasang tanpa sandi? Bisa, lewat centang izin di Proteksi PDF. Bawaannya ketiga izin ditolak, jadi dokumen hasilnya benar-benar terbatas.
Mulai dari penyebabnya
Bedakan penyebabnya lebih dulu. Kalau berkasnya terkunci dan sandinya Anda ketahui, buka Buka Kunci PDF dan masukkan sandinya. Kalau berkasnya hasil pindai, lanjutkan dengan menambahkan teks lewat Editor PDF. Gambaran seluruh pekerjaan keamanan ada di Keamanan PDF, dan topik PDF secara umum dimulai dari Panduan PDF.