Foto KTP ukuran standar dibuat dengan menyiapkan gambar KTP yang tajam dan lurus, lalu menyesuaikan dimensi serta ukuran berkasnya di Kompres Foto. Yang perlu dipahami lebih dulu: tidak ada satu angka ukuran yang berlaku untuk semua keperluan. Layanan yang meminta foto KTP menetapkan ketentuannya sendiri, dan ketentuan itu bisa berbeda antara satu layanan dan layanan lain. Karena itu, langkah pertama selalu membaca ketentuan layanan resminya, bukan menyalin angka dari artikel atau unggahan lama.
Ada dua hal berbeda yang sama-sama disebut "foto KTP". Yang pertama adalah gambar dari kartu KTP itu sendiri, yang dipakai untuk mengunggah data identitas. Yang kedua adalah pas foto seseorang untuk keperluan pembuatan atau pembaruan KTP. Keduanya punya perlakuan yang berbeda. Artikel ini membahas keduanya secara terpisah supaya Anda tidak menyiapkan berkas yang salah.
Untuk gambar kartu KTP, yang dinilai adalah keterbacaan seluruh data di kartu. Untuk pas foto, yang dinilai adalah tampilan wajah, latar, dan potongannya. Scan KTP jadi PDF membahas jalur pindai untuk keperluan yang meminta PDF, sedangkan artikel ini fokus pada berkas gambar yang perlu diatur ukurannya.
Membaca ketentuan sebelum menyiapkan berkas
Ketentuan layanan biasanya menyebut beberapa hal: format berkas, dimensi atau ukuran cetak, batas ukuran berkas, dan kadang warna latar. Semua itu mengikat, dan yang berlaku adalah versi terbaru di layanan resminya. Kalau Anda menyiapkan berkas sebelum membaca ketentuannya, ada risiko pekerjaan diulang dari awal.
Cara membaca ketentuan yang aman: buka halaman resmi layanan, cari bagian yang membahas unggahan dokumen atau foto, lalu catat syaratnya satu per satu. Kalau ada yang tidak jelas, tanyakan lewat kanal resmi layanan. Jangan mengandalkan pengalaman orang lain, karena pengalaman itu bisa berasal dari versi layanan yang berbeda.
Perlu ditegaskan bahwa angka yang disebut di artikel ini adalah pilihan yang tersedia di tool, bukan syarat dari instansi mana pun. Mana yang dipakai bergantung pada ketentuan layanan yang Anda tuju.
Menyiapkan gambar kartu KTP
Kartu KTP berukuran kecil dan permukaannya sering berlapis. Dua sifat itu menentukan cara memotretnya. Pertama, kartu harus memenuhi sebagian besar bingkai supaya datanya terbaca saat ditampilkan di layar. Kedua, pantulan cahaya harus dihindari karena lapisan plastik memantulkan lampu dengan mudah.
Letakkan kartu di permukaan rata berwarna polos. Ambil foto dari atas dengan sudut tegak lurus, bukan dari samping. Gunakan cahaya dari samping yang merata, dan hindari lampu kilat. Setelah difoto, periksa hasilnya dengan memperbesar NIK, nama, dan tanggal lahir. Kalau ada bagian yang tidak terbaca, ulangi pengambilan daripada memaksakan gambar yang buram.
Kalau layanan meminta kedua sisi kartu, siapkan dua berkas gambar, satu untuk tiap sisi. Beri nama yang jelas, misalnya ktp-depan.jpg dan ktp-belakang.jpg, supaya tidak tertukar saat diunggah. Kalau layanan meminta keduanya dalam satu berkas, susun lewat JPG ke PDF dengan sisi depan di halaman pertama.
Menyiapkan pas foto untuk keperluan KTP
Pas foto punya jalur yang berbeda karena yang dipotret adalah orang, bukan kartu. Latar yang dipakai biasanya polos, dan pakaian serta tampilan wajah mengikuti ketentuan layanan. Karena ketentuan tentang pakaian dan latar berbeda antar layanan, bagian itu dibaca dari sumber resminya.
Untuk dimensi, tool menyediakan tiga ukuran pas foto cetak: 2x3, 3x4, dan 4x6 sentimeter. Ketiganya dipotong mengisi seluruh area pada 300 DPI. Artinya, foto akan dipotong mengikuti rasio ukuran yang dipilih, dan bagian yang tidak masuk rasio akan hilang. Karena itu, periksa pratinjau sebelum mengunduh, terutama posisi wajah, supaya potongannya tidak menggeser bagian penting.
Kalau ketentuan layanan menyebut dimensi dalam piksel, ukuran persen bisa dipakai untuk mendekatinya. Ukuran persen tersedia dari 10 sampai 200, dan angka akhirnya terlihat di pratinjau sebelum Anda mengunduh.
Langkah mengatur ukuran foto KTP
- Siapkan berkas asli, baik foto kartu maupun pas foto, dalam format JPG, PNG, atau WebP.
- Buka Kompres Foto, lalu pilih tool sesuai format berkas Anda.
- Unggah berkasnya dan tunggu pratinjau muncul.
- Pilih ukuran akhir lewat chip di pratinjau. Untuk pas foto cetak, pilih 2x3, 3x4, atau 4x6 sentimeter. Untuk kebutuhan lain, pilih ukuran persen.
- Periksa pratinjau. Untuk pas foto, pastikan wajah dan bagian penting tidak terpotong. Untuk kartu KTP, pastikan seluruh tepi kartu masih ada.
- Unduh hasilnya, lalu bandingkan ukurannya dengan ketentuan layanan resmi.
- Kalau ukurannya belum sesuai, ulangi dari berkas asli dengan pilihan yang berbeda. Jangan mengompres hasil yang sudah jadi, karena mutunya menumpuk turun.
- Simpan berkas asli dan hasil akhirnya di tempat yang mudah ditemukan.
Satu catatan tentang PNG: PNG tidak punya pengaturan mutu manual, jadi ukurannya dipangkas dengan merapikan struktur datanya dan menyederhanakan paletnya, dengan mutu yang dijaga. Kalau yang Anda butuhkan adalah pengurangan ukuran yang lebih besar, format JPG atau WebP memberi penurunan mutu yang bisa dipilih. Pilihan format juga perlu disesuaikan dengan ketentuan layanan.
Masalah yang sering terjadi
Pas foto terpotong di bagian wajah. Penyebabnya ukuran pas foto dipotong mengisi seluruh area, sehingga bagian yang tidak masuk rasio hilang. Periksa pratinjau sebelum mengunduh, dan siapkan ulang foto dengan posisi wajah yang lebih ke tengah.
Gambar kartu tampak kecil. Ini terjadi kalau foto diambil dari jarak jauh dengan banyak latar di sekeliling kartu. Pangkas latar itu sebelum diunggah. Perlu diingat bahwa tool ini memperkecil dan memotong, bukan memperbesar bagian tertentu dari gambar.
Hasilnya masih melewati batas unggahan. Batas layanan ini adalah 5 MB per gambar pada paket Gratis dan 20 MB pada paket Berbayar, sementara layanan tujuan sering memasang batas yang lebih ketat. Turunkan ukuran persen atau pilih format yang lebih hemat. Rincian paket ada di halaman harga.
Latar pas foto tidak sesuai ketentuan. Tool ini tidak mengubah latar belakang. Yang dikerjakan hanya memperkecil dan menyesuaikan dimensi, jadi latar disiapkan sejak pemotretan.
Kapan cara ini tidak dipakai
Kalau layanan meminta foto diambil langsung di dalam aplikasinya, tidak ada berkas yang perlu disiapkan. Kamera aplikasi yang menyesuaikan ukuran dan formatnya, sehingga mengompres berkas justru pekerjaan yang tidak perlu.
Kalau ketentuan menyebut hal yang tidak bisa diatur lewat pengaturan dimensi, misalnya ekspresi wajah, pakaian, atau atribut tertentu, ikuti panduan resmi layanannya.
Kalau berkasnya memuat data identitas dan tidak boleh keluar dari jaringan kantor, proses di perangkat sendiri. Berkas di layanan ini dialirkan ke pemroses dan hasilnya dikirim balik ke peramban tanpa ditulis ke penyimpanan permanen, tetapi berkas tetap meninggalkan perangkat selama proses berlangsung. Keterangan lengkapnya ada di kebijakan privasi.
Memeriksa hasil sebelum diunggah
Buka hasilnya dan periksa empat hal. Pertama, apakah isinya sesuai keperluan: kartu KTP atau pas foto. Kedua, apakah bagian penting masih utuh, tidak terpotong dan tidak buram. Ketiga, apakah ukuran berkasnya sudah sesuai ketentuan layanan. Keempat, apakah formatnya sesuai yang diminta.
Kalau layanan meminta PDF dan bukan gambar, susun gambarnya lewat JPG ke PDF. Satu gambar menjadi satu halaman A4, dan urutannya mengikuti urutan unggahan.
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa ukuran foto KTP yang benar? Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua layanan. Ketentuan ada di layanan resmi yang Anda tuju, dan bisa berubah. Baca ketentuannya, lalu sesuaikan berkas dengan pilihan ukuran yang tersedia di tool.
Apakah foto KTP dari ponsel bisa dipakai? Bisa, selama diambil tegak lurus, pencahayaannya merata, dan seluruh data masih terbaca saat diperbesar. Untuk kartu berlapis, pindai dengan mesin pemindai rata memberi hasil yang lebih konsisten.
Apakah tool ini bisa memperbaiki foto yang gelap atau buram? Tidak. Tool ini menyesuaikan ukuran dan memadatkan berkas, bukan memperbaiki pencahayaan atau ketajaman. Foto yang gelap atau buram perlu diambil ulang.
Apakah metadata lokasi di foto ikut terhapus? Berkas hasil ditulis ulang dari pikselnya, sehingga metadata kamera dan koordinat lokasi tidak ikut terbawa. Untuk foto identitas yang diunggah, hilangnya koordinat lokasi umumnya menguntungkan.
Apakah hasilnya bisa dipakai untuk dua layanan sekaligus? Bisa, kalau ketentuan keduanya kebetulan sama. Karena ketentuan tiap layanan bisa berbeda, simpan berkas aslinya supaya Anda bisa menyiapkan ulang tanpa memotret dari awal.
Setelah ukuran foto sesuai
Buka Kompres Foto, unggah berkasnya, pilih ukuran akhir, dan periksa pratinjau sebelum mengunduh. Bandingkan hasilnya dengan ketentuan layanan resmi, bukan dengan patokan dari artikel. Kalau berkasnya perlu digabung dengan dokumen lain, lanjutkan ke Scan KTP jadi PDF. Peta seluruh pekerjaan berkas identitas ada di Dokumen Pribadi, dan panduan tingkat pilar ada di Panduan Dokumen.