Bagian pengalaman kerja di LinkedIn berbeda dari daftar riwayat di CV dalam satu hal: ia dibaca cepat, sering hanya beberapa detik per entri. Karena itu, setiap entri harus bisa dipahami tanpa usaha: Anda bekerja di mana, kapan, sebagai apa, dan apa yang berubah karena pekerjaan Anda. Empat keterangan itu sudah cukup membuat perekrut tahu apakah pengalaman Anda relevan.
LinkedIn adalah aplikasi lain di luar layanan ngeditpdf.com, dan susunan bagian ini bisa berubah. Prinsip menulisnya tetap sama, dan itulah yang dibahas di sini.
Apa yang dicari perekrut di tiap entri
Perekrut memeriksa tiga hal secara berurutan. Pertama, kecocokan jabatan dengan posisi yang dibuka. Kedua, lama bekerja, untuk menilai kedalaman pengalaman. Ketiga, isi pekerjaannya, untuk membedakan orang dengan jabatan sama.
Yang sering diabaikan adalah hal ketiga. Dua orang dengan jabatan "staf administrasi" bisa sangat berbeda: yang satu menangani pengarsipan, yang lain menangani pembayaran vendor. Uraian yang menyebut bedanya membuat perekrut tahu di mana Anda berguna.
Susunan satu entri yang rapi
Mulai dari keterangan formal: nama perusahaan, jabatan, lokasi, dan rentang tanggal. Bagian ini biasanya berupa kolom yang diisi terpisah, jadi tidak perlu ditulis ulang dalam bentuk kalimat.
Lanjutkan dengan satu kalimat pengantar yang menjelaskan peran Anda secara keseluruhan. Kalimat ini membantu pembaca memahami konteks sebelum membaca rinciannya.
Setelah itu, tulis dua sampai empat poin pencapaian. Setiap poin sebaiknya memuat tindakan dan hasil. Kalau ada angka yang bisa Anda pertanggungjawabkan, pakai. Kalau tidak, jelaskan perubahan yang terjadi karena pekerjaan Anda. Dua sampai empat poin sudah cukup; daftar yang terlalu panjang jarang dibaca sampai habis.
Menulis hasil, bukan daftar tugas
Deskripsi tugas menjelaskan posisinya, bukan diri Anda. Kalimat "bertanggung jawab atas pengarsipan" bisa ditulis siapa pun yang pernah memegang jabatan itu. Bandingkan dengan kalimat yang menjelaskan apa yang Anda kerjakan dan apa hasilnya, misalnya sistem pengarsipan yang Anda rapikan sehingga berkas lebih cepat ditemukan.
Kalau Anda bekerja di posisi yang hasilnya sulit diukur, tetap ada cara. Sebutkan volume pekerjaan yang Anda tangani, jenis masalah yang Anda selesaikan, atau peran Anda dalam sebuah proyek. Yang penting, pembaca mendapat gambaran konkret tentang kontribusi Anda.
Jangan melebih-lebihkan. Perekrut yang berpengalaman akan menanyakan detail di wawancara, dan klaim yang tidak bisa dijelaskan merusak kepercayaan pada seluruh profil. Kalau angka tidak bisa dipertanggungjawabkan, jangan tulis.
Menangani masa kosong dan pekerjaan singkat
Masa kosong tidak perlu disembunyikan, tetapi tidak perlu dijelaskan panjang di bagian pengalaman. Cukup pastikan tanggalnya jujur. Kalau ada kegiatan yang relevan selama masa itu, misalnya kursus, proyek lepas, atau urusan keluarga, Anda bisa menyebutnya singkat. Kalau tidak ada, tidak masalah.
Pekerjaan singkat tetap ditulis. Menghapusnya menciptakan celah yang justru menimbulkan pertanyaan. Yang perlu Anda siapkan adalah penjelasan singkat saat wawancara, bukan cara menyembunyikannya di profil.
Untuk pekerjaan lepas atau proyek, Anda bisa menggabungkannya dalam satu entri, misalnya "Pekerja Lepas" dengan beberapa proyek di bawahnya. Cara ini menjaga riwayat tetap terbaca tanpa memenuhi profil dengan entri berdurasi pendek.
Urutan dan penekanan
Urutan yang paling umum adalah dari yang terbaru ke yang lama, dan itu yang diharapkan perekrut. Yang bisa Anda atur adalah penekanan: entri yang paling relevan dengan target karier Anda diberi uraian lebih lengkap, entri lama yang tidak relevan cukup diberi keterangan singkat.
Kalau Anda sedang berpindah bidang, letakkan pengalaman yang paling dekat dengan bidang baru di posisi yang mudah terlihat, dan jelaskan keahlian yang bisa dipindahkan di bagian Tentang. Pembahasannya ada di cara menulis bagian Tentang di LinkedIn.
Hubungan dengan uraian di CV
Bagian pengalaman di LinkedIn dan di CV sering tumpang tindih, dan itu wajar. Perbedaannya biasanya pada panjang dan penekanan. CV disesuaikan untuk posisi tertentu dan bisa lebih rinci, sedangkan profil menampilkan gambaran umum.
Yang harus dijaga adalah kesesuaian faktanya: nama perusahaan, jabatan, dan tanggal tidak boleh berbeda. Perbedaan kecil seperti tanggal yang tertukar bisa menimbulkan pertanyaan yang tidak perlu. Cara menyelaraskan keduanya dibahas di cara membuat CV yang konsisten dengan LinkedIn.
Untuk CV, uraian pengalaman yang terukur membantu sistem pemindai dan pembaca manusia. Pemeriksa otomatis di Pembuat CV bisa menunjukkan bagian mana yang belum memuat hasil terukur atau kata kerja tindakan, sehingga Anda punya daftar perbaikan yang jelas sebelum mengirim lamaran.
Memasang berkas pendukung
LinkedIn memungkinkan Anda menambahkan berkas pada entri tertentu, misalnya sertifikat atau portofolio. Manfaatkan kalau berkasnya memang memperkuat klaim Anda. Berkas yang tidak relevan hanya menambah panjang tanpa menambah nilai.
Kalau berkasnya berupa beberapa dokumen, satukan lebih dulu dengan Gabung PDF supaya perekrut hanya membuka satu tautan. Kalau ukurannya terlalu besar, Kompres PDF menyusutkan gambar beresolusi tinggi sementara teksnya tetap tajam.
Kesalahan yang membuat entri dilewati
Kesalahan pertama adalah entri yang hanya berisi nama perusahaan dan jabatan. Pembaca tidak mendapat gambaran apa pun tentang pekerjaan Anda.
Kesalahan kedua adalah menyalin deskripsi pekerjaan dari lowongan lama. Teks itu bukan milik Anda, dan pembaca yang teliti akan menyadarinya.
Kesalahan ketiga adalah daftar yang terlalu panjang. Lebih baik tiga poin yang kuat daripada sepuluh poin yang saling mengulang.
Kesalahan keempat adalah menulis dalam huruf kapital atau singkatan yang tidak dijelaskan. Pembaca dari luar industri Anda tidak akan memahaminya.
Kesalahan kelima adalah membiarkan entri lama tidak diperbarui. Kalau perusahaan berganti nama atau jabatan Anda naik, perbarui entri itu, karena informasi yang basi menimbulkan pertanyaan.
Kapan bagian ini tidak perlu lengkap
Kalau Anda tidak sedang mencari pekerjaan dan hanya memakai LinkedIn untuk menjaga jaringan, bagian pengalaman bisa diisi secukupnya. Yang penting informasinya benar.
Kalau Anda bekerja di bidang yang menilai karya lebih dulu, portofolio bisa lebih menentukan daripada uraian pengalaman. Tetap isi entri pokoknya, lalu arahkan pembaca ke karya Anda.
Kalau perusahaan Anda melarang penyebutan proyek tertentu, ikuti aturan itu. Sebut peran Anda secara umum, dan jangan menuliskan nama klien atau data yang tidak boleh dipublikasikan.
Merawatnya sepanjang tahun
Perbarui entri saat ada perubahan pekerjaan, hasil baru, atau tanggung jawab tambahan. Kalau Anda menunggu sampai mencari kerja baru, Anda akan lupa detail yang penting, terutama angka dan nama proyek. Menyimpan catatan hasil kerja setiap beberapa bulan membuat pembaruan ini cepat.
Sebelum melamar, bandingkan entri Anda dengan deskripsi lowongan. Pastikan kata kunci yang dipakai lowongan muncul di pengalaman atau keahlian Anda, karena bagian inilah yang paling sering dibaca perekrut setelah judul. Cara memilih kata kuncinya ada di cara membuat LinkedIn yang menarik HRD.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah harus menulis semua pekerjaan, termasuk yang singkat? Sebaiknya ya, supaya tidak ada celah yang menimbulkan pertanyaan. Untuk pekerjaan yang tidak relevan, cukup beri keterangan singkat.
Bolehkah menuliskan pencapaian tim sebagai pencapaian pribadi? Sebutkan peran Anda di dalamnya. Menulis hasil tim seolah-olah hasil Anda sendiri bisa terlihat saat wawancara. Kejujuran tentang kontribusi justru lebih dihargai.
Bagaimana kalau angka pekerjaan saya bersifat rahasia? Gunakan ukuran yang tidak membocorkan data perusahaan, misalnya persentase perubahan atau jumlah proyek, bukan nominal. Kalau tetap tidak bisa, jelaskan hasilnya tanpa angka.
Apakah perlu menulis deskripsi untuk pekerjaan lama? Kalau relevan dengan target Anda, ya. Kalau tidak, cukup keterangan formalnya saja.
Apakah pengalaman organisasi dan relawan bisa ditulis? Bisa, apalagi kalau Anda baru memulai karier. Letakkan setelah pengalaman kerja, atau di bagian terpisah kalau tersedia.
Rapikan pengalaman, lalu periksa CV
Setelah entri pengalaman rapi, bandingkan dengan CV Anda dan pastikan keduanya bercerita hal yang sama. Susun CV di Pembuat CV jalur ATS, jalankan pemeriksaannya, lalu ekspor PDF. Peta lengkapnya ada di Karier Jangka Panjang dan Panduan CV dan Karier.