CV untuk melamar BUMN disusun dengan mengikuti pengumuman resmi instansi yang Anda tuju. Jangan berasumsi ada satu format yang berlaku untuk semua BUMN: tiap perusahaan punya situs karir sendiri, sementara Rekrutmen Bersama BUMN adalah program tersendiri. Sebuah pengumuman bisa menyediakan templat daftar riwayat hidup, meminta pelamar mengunggah CV buatan sendiri, atau meminta keduanya. Karena itu langkah pertama bukan membuka contoh CV di internet, melainkan membaca pengumuman yang sedang Anda lamar dari awal sampai akhir.

Sikap yang perlu dipegang sederhana: pengumuman perusahaan atau portal program pada periodenya adalah acuan syarat dan berkas. Ketentuan bisa berbeda antarperusahaan, dan bisa berubah dari satu periode rekrutmen ke periode berikutnya. Pengalaman orang yang lolos tahun lalu tidak bisa dipakai sebagai patokan untuk pengumuman yang Anda baca hari ini. Kalau ada hal yang tidak dijelaskan, tanyakan lewat kanal resmi yang disebutkan di pengumuman, bukan lewat grup percakapan atau komentar di media sosial.

Baca pengumuman sebelum menulis satu baris pun

Pengumuman bisa dicari mulai dari halaman Karir dan Magang BUMN di situs Badan Pengaturan BUMN. Halaman itu menjadi pintu masuk ke lowongan karir BUMN, program Rekrutmen Bersama BUMN yang diinisiasi pemerintah bersama Forum Human Capital Indonesia (FHCI) beserta variannya untuk penyandang disabilitas dan untuk putra-putri Papua dan Papua Barat, program magang MAGENTA BUMN, dan daftar situs karir tiap perusahaan BUMN per klaster industri. Syarat dan berkas tetap dibaca di pengumuman perusahaan atau portal program pada periodenya.

Sebelum menyentuh CV, catat tujuh hal dari pengumuman. Pertama, nama posisi persis seperti yang tertulis. Kedua, kualifikasi pendidikan dan jurusan yang diminta. Ketiga, dokumen yang diminta untuk diunggah, apakah hanya CV atau ada dokumen lain seperti daftar riwayat hidup dan lampiran pendukung. Keempat, format berkas yang diterima. Kelima, ukuran berkas maksimal. Keenam, cara pengiriman, apakah lewat portal, surel, atau keduanya. Ketujuh, tenggat pengiriman beserta zona waktunya.

Catatan itu menentukan seluruh pekerjaan berikutnya. Kalau pengumuman menyebut ukuran berkas maksimal, Anda tahu sejak awal bahwa CV tidak boleh diisi gambar berlebihan. Kalau pengumuman meminta satu berkas gabungan, Anda tahu urutan dokumen yang harus disusun. Menulis CV lebih dulu lalu menyesuaikan dengan syarat di akhir hanya membuat pekerjaan diulang. Jangan menambahkan syarat yang tidak ada di pengumuman, dan jangan mengabaikan syarat yang ada.

Kalau instansi menyediakan templat, pakai templat itu

Ketika pengumuman melampirkan templat daftar riwayat hidup, isi templat itu apa adanya. Jangan menggantinya dengan CV yang tampilannya lebih menarik, dan jangan menata ulang susunannya. Templat berfungsi menyeragamkan data yang diterima, jadi berkas yang bentuknya berbeda bisa menyulitkan pemeriksaan.

Isi setiap kolom yang diminta. Kolom yang tidak relevan dengan keadaan Anda tetap dibaca sebagai bagian dari berkas, jadi isi dengan keterangan yang jujur, misalnya "tidak ada" atau "belum ada", kalau memang itu keadaannya. Jangan mengosongkan kolom lalu berharap petugas mengabaikannya.

Kalau templat resmi berbentuk dokumen yang bisa diedit, simpan dalam bentuk aslinya kecuali pengumuman meminta format lain. Jangan menambah halaman sampul, watermark, atau catatan pribadi di luar kolom yang tersedia.

Menyusun CV sendiri dengan format yang terbaca mesin

Kalau pengumuman membebaskan pelamar menyusun CV sendiri, saran praktisnya adalah memakai format yang bisa dibaca mesin pemindai resume: satu kolom, teks asli, tanpa tabel, dan tanpa kolom sampingan. Alasannya bukan gaya, melainkan keterbacaan. Mesin membaca urutan teks dari atas ke bawah, dan CV dua kolom membuat urutan itu tercampur. Pembahasan bentuknya ada di Format CV ATS yang Benar, sedangkan sebab kegagalan dua kolom dibahas di Kenapa CV Dua Kolom Gagal Dibaca ATS.

Kata kunci diambil dari pengumuman itu sendiri. Tandai nama posisi, keahlian, alat kerja, dan kualifikasi yang disebut, lalu pastikan kata yang benar-benar Anda kuasai muncul di CV. Kata kunci yang tidak Anda kuasai jangan dimasukkan, karena klaim yang tidak Anda kuasai bisa dipertanyakan kalau ada tahap lanjutan.

Menyusun CV sendiri bisa dikerjakan lewat Pembuat CV jalur ATS. Jalur itu memakai satu format tetap dan menyediakan sebelas bagian yang bisa diisi: ringkasan, pengalaman kerja, keahlian, pendidikan, proyek, sertifikasi, publikasi, penghargaan, organisasi dan relawan, bahasa, serta referensi. Bagian yang dibiarkan kosong tidak ikut tercetak, jadi CV tidak terlihat bolong. Urutan bagiannya juga bisa diatur.

Isi yang menentukan di CV lamaran BUMN

Kontak harus bisa dipakai. Cantumkan nama lengkap, surel yang aktif, nomor telepon yang bisa dihubungi, dan domisili. Surel yang tidak pernah diperiksa atau nomor yang sudah tidak aktif membuat berkas Anda tidak bisa ditindaklanjuti.

Ringkasan di bagian atas menyebut posisi yang dilamar dan keahlian paling relevan, dalam dua sampai empat kalimat. Ringkasan bukan tempat menyalin isi pengumuman, melainkan tempat menjelaskan mengapa latar belakang Anda cocok.

Pengalaman kerja ditulis dengan kalimat yang menyebut hasil, bukan daftar tanggung jawab. Kalau belum bekerja, bagian ini bisa diisi pengalaman organisasi, proyek, atau pekerjaan lepas yang benar-benar Anda kerjakan. Yang penting bukan besar kecilnya kegiatan, melainkan kejelasan apa yang Anda kerjakan dan apa hasilnya.

Pendidikan ditulis lengkap dengan nama institusi, program studi, dan tahun. Sertifikasi dan pelatihan dimasukkan ke bagiannya sendiri, dan hanya yang benar-benar Anda miliki. Referensi cukup dicantumkan kalau pengumuman memintanya.

Data yang paling sering jadi temuan pemeriksa

Pemeriksa otomatis di Pembuat CV menghitung temuan dari isi CV Anda sendiri, tanpa angka pembanding. Pemeriksaan itu mencakup kelengkapan kontak, panjang ringkasan, peran utama yang disebut, riwayat pekerjaan, uraian yang berisi hasil terukur, kata kerja tindakan, frasa tugas pasif, panjang tiap poin, kelengkapan tanggal, kategori keahlian, riwayat pendidikan, IPK, bagian pendukung, referensi, jumlah halaman, dan struktur satu kolom. Setiap temuan yang belum lolos membuka bagian yang perlu diperbaiki. Temuan yang tidak bisa diselesaikan bukan berarti CV Anda buruk; ada kalanya sebuah bagian memang belum ada isinya.

Berkas pendukung bukan isi CV

Sertifikat, ijazah, transkrip, dan dokumen identitas adalah berkas terpisah. Jangan menjejalkannya ke dalam CV sampai halaman CV membengkak. Kalau pengumuman meminta berkas gabungan, susun urutannya sesuai permintaan dan pastikan setiap dokumen bisa dibaca. Untuk menggabungkan beberapa PDF menjadi satu, Gabung PDF menyatukan berkas, menggeser urutannya di pratinjau, dan mempertahankan penanda bukunya.

Kalau ukuran berkas gabungan melewati batas unggahan portal, Kompres PDF menurunkan resolusi gambar yang melebihi ukuran tampilnya, lalu merapikan struktur berkas. PDF berisi foto bisa menyusut jauh, sedangkan PDF yang isinya hanya teks nyaris tidak berubah ukurannya.

Kesalahan yang bisa menggugurkan di tahap administrasi

Mengabaikan templat resmi adalah kesalahan yang mudah dihindari: kalau templat ada, isi templat itu. Kesalahan berikutnya adalah mengirim format berkas yang tidak diminta, misalnya dokumen yang bisa diedit ketika pengumuman meminta PDF, atau sebaliknya. Nama berkas seperti cv.pdf juga menyulitkan pemeriksa, jadi pakai nama yang menyebut nama dan posisi Anda.

Mengisi CV dengan klaim tanpa bukti juga berbahaya. Menulis "menguasai" tanpa satu pun pengalaman atau sertifikat yang mendukung bisa terlihat saat berkas diperiksa. Tulis apa yang bisa Anda pertanggungjawabkan, lalu siapkan contoh nyatanya.

Kapan CV buatan sendiri tidak dipakai

Pengumuman atau portal bisa saja mewajibkan pelamar mengisi formulir dan tidak menerima CV dalam bentuk lain, atau menyatakan bahwa berkas di luar ketentuan tidak diproses. Untuk kondisi seperti itu, ikuti aturannya. CV yang Anda susun tetap berguna, tetapi bukan untuk lamaran yang mensyaratkan formulir resmi.

Periksa juga apakah lamaran dikirim lewat surel atau portal. Kalau lewat surel, tulis judul surel sesuai permintaan pengumuman dan lampirkan berkas dengan nama yang jelas. Kalau lewat portal, pastikan ukuran berkas di bawah batas unggahan sebelum menekan tombol kirim.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah CV untuk BUMN harus memakai format ATS? Kalau Anda menyusun CV sendiri dan lamaran masuk lewat portal yang menyaring berkas, format satu kolom adalah pilihan yang aman. Kalau pengumuman menyediakan templat sendiri, templat itulah yang dipakai. Periksa pengumuman sebelum memilih.

Apakah IPK perlu dicantumkan? Cantumkan kalau pengumuman menyebut syarat IPK atau meminta transkrip. Kalau tidak disebut dan IPK Anda biasa saja, bagian pendidikan tetap ditulis lengkap tanpa harus menonjolkan angka.

Bagaimana kalau pengumuman tidak menjelaskan format CV? Pakai format yang paling mudah dibaca: satu kolom, teks asli, tanpa tabel. Format itu aman untuk mesin maupun mata manusia, dan tidak melanggar ketentuan yang tidak disebutkan.

Apakah perlu memakai foto di CV BUMN? Ikuti pengumuman. Kalau foto diminta, siapkan foto formal dengan latar yang jelas. Kalau tidak diminta, CV tanpa foto lebih aman karena tidak ada berkas tambahan yang harus dinilai.

Mulai dari pengumuman, bukan dari contoh

Urutan kerjanya sudah jelas: baca pengumuman resmi, catat syaratnya, lalu susun isi CV. Kalau Anda menyusun CV sendiri, mulai dari CV ATS dan gunakan Pembuat CV jalur ATS supaya bentuk berkasnya terbaca mesin. Setelah isinya lengkap, periksa hasil pemeriksaan otomatis, ekspor PDF, dan simpan dengan nama berkas yang menyebut nama serta posisi Anda. Ketentuan resmi tetap yang menentukan, dan CV yang rapi adalah cara menyampaikan bahwa Anda membacanya dengan saksama.

Sumber resmi

Diperiksa terakhir pada 25 Oktober 2026. Syarat dan angka resmi bisa berubah tiap tahun, jadi rujuk halaman di bawah untuk ketentuan yang berlaku.