CV akuntansi harus menunjukkan dua hal: ketelitian dalam bekerja dengan angka, dan penguasaan proses pembukuan beserta perangkat lunak yang dipakai. Posisi di bidang keuangan menanggung risiko kesalahan yang mahal, sehingga pembaca CV mencari bukti bahwa Anda bekerja dengan urutan yang jelas, memeriksa ulang, dan memahami alur dokumen dari transaksi sampai laporan.
Tantangan khusus CV akuntansi adalah kerahasiaan. Anda tidak bisa menulis angka keuangan perusahaan di CV, dan Anda juga tidak sebaiknya menyebut nama klien tanpa izin. Kabar baiknya, ketelitian tidak perlu dibuktikan dengan angka rahasia. Ia bisa ditunjukkan lewat proses, lingkup pekerjaan, dan jenis laporan yang Anda tangani. Artikel ini membahas cara menulisnya dengan aman dan tetap meyakinkan.
Kata kunci yang dicari untuk posisi akuntansi
Baca deskripsi lowongan dan tandai kata yang muncul. Untuk posisi akuntansi, kata kunci biasanya terbagi menjadi tiga kelompok: proses pembukuan, jenis laporan, dan perangkat lunak. Kata yang lazim muncul antara lain jurnal, buku besar, rekonsiliasi bank, laporan keuangan, laporan laba rugi, neraca, arus kas, faktur, pajak, dan tutup buku.
Untuk perangkat lunak, sebut nama yang benar-benar Anda pakai. Perangkat akuntansi yang dipakai perusahaan berbeda-beda, dan menyebut nama yang tepat menunjukkan bahwa Anda tidak perlu dilatih dari nol. Kalau lowongan menyebut nama perangkat tertentu dan Anda pernah memakainya, pastikan nama itu muncul di CV Anda dengan ejaan yang sama.
Istilah pajak dan administrasi juga sering muncul. Kalau Anda pernah menangani pemotongan, pelaporan, atau penyiapan dokumen untuk keperluan pajak, sebut pekerjaan itu dengan istilah yang umum. Jangan menambahkan istilah yang tidak Anda kerjakan, karena pertanyaan lanjutannya biasanya meminta contoh. Cara memilih kata kunci secara umum ada di Kata Kunci CV ATS.
Menonjolkan ketelitian tanpa membocorkan angka
Ketelitian di bidang akuntansi bisa ditunjukkan lewat tiga hal: proses pemeriksaan, penemuan selisih, dan ketepatan waktu. Ketiganya bisa ditulis tanpa menyebut nominal.
Proses pemeriksaan ditulis sebagai urutan kerja. Misalnya mencocokkan catatan dengan bukti transaksi sebelum jurnal diposting, atau memeriksa kelengkapan dokumen sebelum pembayaran diteruskan. Kalimat seperti itu menunjukkan bahwa Anda punya langkah pengaman, bukan hanya menyelesaikan pekerjaan.
Penemuan selisih ditulis sebagai peristiwa. Misalnya menemukan ketidakcocokan antara catatan dan mutasi rekening pada saat rekonsiliasi, lalu menelusuri penyebabnya sampai ditemukan. Peristiwa seperti ini menunjukkan ketelitian yang sebenarnya, karena ketelitian yang tidak pernah menemukan apa pun sulit dinilai. Ketepatan waktu ditulis sebagai batas yang Anda penuhi, misalnya menyelesaikan tutup buku bulanan sesuai jadwal yang ditetapkan atau menyiapkan laporan sebelum tenggat pelaporan.
Untuk skala, sebut ukuran yang tidak membocorkan rahasia. Jumlah transaksi yang dicatat per bulan, jumlah faktur yang diproses, atau jumlah rekening yang direkonsiliasi. Angka seperti ini menunjukkan beban kerja tanpa mengungkap isi keuangannya, dan angkanya harus berasal dari catatan Anda, bukan perkiraan.
Menulis pengalaman di bidang pembukuan
Setiap pengalaman sebaiknya menyebut lingkup tanggung jawab dan tahap pekerjaan yang Anda pegang. Dalam siklus akuntansi, pekerjaan terbagi dari pencatatan transaksi, rekonsiliasi, penyesuaian, sampai penyusunan laporan. Sebutkan tahap mana yang Anda kerjakan, karena pembaca ingin tahu posisi Anda di dalam alur itu. Kalau Anda memegang siklus penuh, sebutkan itu dengan jelas. Kalau Anda memegang sebagian, misalnya hanya pencatatan piutang, sebutkan bagiannya. Kejujuran soal lingkup lebih berguna daripada klaim menyeluruh, karena wawancara akan menguji pemahaman Anda pada tahap yang Anda klaim.
Sebut jenis dokumen yang Anda tangani: faktur, kuitansi, bukti kas keluar, rekening koran, atau dokumen pajak. Jenis dokumen menunjukkan jenis pekerjaan yang sudah Anda kenal, dan itu membantu pembaca membandingkan pengalaman Anda dengan kebutuhan posisi. Kalau Anda pernah berhubungan dengan pihak luar, misalnya bank, pemasok, atau kantor pajak, sebut pekerjaan itu, karena komunikasi dengan pihak eksternal menunjukkan kemampuan tambahan yang berguna.
Menulis pengalaman dengan perangkat akuntansi
Sebut nama perangkat yang Anda pakai, lalu jelaskan pekerjaan yang Anda selesaikan di dalamnya. Menulis nama perangkat tanpa keterangan tidak menunjukkan kemampuan. Menulis bahwa Anda membuat jurnal, mengelola data induk, atau menyusun laporan dari perangkat itu memberi gambaran yang jelas. Untuk lembar kerja, sebut jenis pekerjaan yang benar-benar Anda kerjakan, misalnya rekapitulasi, pencocokan dua daftar, atau penyusunan tabel bantu.
Menyusun bagian keahlian untuk posisi akuntansi
Kelompokkan keahlian menjadi beberapa kategori. Kategori pertama berisi proses akuntansi, misalnya pencatatan jurnal, rekonsiliasi, dan penyusunan laporan. Kategori kedua berisi perpajakan dan administrasi. Kategori ketiga berisi perangkat lunak dan lembar kerja. Kategori keempat bisa berisi keahlian pendukung, misalnya pengelolaan arsip dokumen keuangan.
Sebut tingkat kemampuan dengan konteks. Cara yang aman adalah menyebut di mana kemampuan itu dipakai: di pekerjaan sebelumnya, di proyek kuliah, atau di kursus yang disertai praktik. Cara itu menghindari klaim tingkat yang tidak bisa diukur.
Hindari menulis soft skill sebagai daftar tanpa bukti. Ketelitian, kejujuran, dan kemampuan bekerja di bawah tekanan adalah sifat yang diharapkan dari semua pelamar akuntansi, jadi pindahkan ketiganya ke uraian pengalaman supaya bisa diperiksa lewat peristiwa. Cara menyusun bagian keahlian ada di Cara Menulis Keahlian di CV ATS.
Kalau pengalaman kerja masih sedikit
Pelamar awal di bidang akuntansi bisa memakai beberapa bukti pengganti. Tugas besar yang melibatkan penyusunan laporan, praktik kerja, kegiatan yang menangani uang, atau pekerjaan lepas yang berhubungan dengan pencatatan semuanya bisa ditulis. Untuk kegiatan yang menangani uang, sebut lingkup dan hasilnya, misalnya mencatat pemasukan dan pengeluaran kegiatan, menyusun laporan pertanggungjawaban, atau mengelola penggantian biaya peserta.
Kursus dan sertifikasi bisa melengkapi. Sebut programnya, lalu jelaskan satu hal yang sudah Anda praktikkan, karena sertifikat tanpa praktik kurang meyakinkan. Bagian sertifikasi punya cara penulisan sendiri yang dibahas di Cara Menulis Sertifikasi di CV.
Kerahasiaan data di CV akuntansi
CV akuntansi berpindah tangan selama proses rekrutmen, dan isinya bisa dibaca orang yang tidak berhubungan dengan pekerjaan Anda. Karena itu, jangan mencantumkan angka keuangan perusahaan, nama klien tanpa izin, nomor rekening, atau data pribadi pihak ketiga. Menuliskan data seperti itu justru memberi kesan bahwa Anda tidak menjaga kerahasiaan, dan itu sifat yang paling tidak diinginkan di posisi keuangan.
Yang bisa ditulis adalah jenis pekerjaan dan skalanya. Jumlah transaksi, jumlah entitas, atau jenis laporan yang Anda susun sudah cukup menunjukkan kapasitas kerja. Kalau Anda ingin menyebut pencapaian yang berkaitan dengan angka, tulis sebagai perubahan proses, misalnya waktu penyusunan laporan yang menjadi lebih singkat. Untuk berkas yang dikirim, pakai PDF dan hindari menyertakan lampiran yang tidak diminta, lalu simpan salinan versi yang dikirim.
Kesalahan yang sering terjadi di CV pelamar akuntansi
Kesalahan pertama adalah menulis daftar tugas tanpa proses. Kalimat seperti "membuat laporan keuangan" tidak menjelaskan tahap yang Anda kerjakan, jadi pecah menjadi pekerjaan yang spesifik, misalnya mencatat transaksi, mencocokkan rekening, atau menyusun laporan bulanan.
Kesalahan kedua adalah mencantumkan data rahasia. Angka keuangan perusahaan dan nama klien sebaiknya tidak masuk CV, jadi ganti dengan lingkup dan skala pekerjaan. Kesalahan ketiga adalah menyebut perangkat tanpa keterangan, padahal setiap perangkat sebaiknya dipasangkan dengan pekerjaan yang Anda selesaikan di dalamnya.
Kesalahan keempat adalah mengabaikan keterbacaan mesin. Posisi akuntansi sering dibuka lewat portal rekrutmen, dan CV dua kolom berisiko terbaca kacau. Pakai format satu kolom untuk berkas yang masuk ke portal. Sebabnya dijelaskan di Kenapa CV Dua Kolom Gagal Dibaca ATS.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah angka keuangan perusahaan boleh dicantumkan di CV? Sebaiknya tidak. Angka keuangan bersifat rahasia, dan mencantumkannya justru memberi kesan bahwa Anda kurang menjaga kerahasiaan. Sebut lingkup dan jenis pekerjaannya saja.
Apakah nama perangkat akuntansi harus disebut? Sebut yang benar-benar Anda pakai dan yang relevan dengan lowongan. Nama perangkat yang tepat membantu pembaca menilai kesiapan Anda.
Bagaimana menulis pencapaian kalau angkanya rahasia? Tulis sebagai perubahan proses atau ketepatan waktu, misalnya laporan yang selesai sesuai jadwal atau selisih yang berhasil ditelusuri. Keduanya tidak membocorkan data.
Apakah pengalaman mengelola uang kegiatan bisa dipakai? Bisa, terutama untuk pelamar awal. Sebut lingkupnya, jenis catatan yang Anda buat, dan bentuk pertanggungjawabannya.
Susun CV yang menunjukkan cara kerja Anda dengan angka
Pilih pengalaman yang paling dekat dengan pekerjaan akuntansi, tulis proses dan lingkupnya, lalu pasangkan dengan perangkat yang benar-benar Anda pakai. Kerjakan di Pembuat CV jalur ATS, jalankan pemeriksaan otomatis, dan ekspor PDF A4 tanpa watermark. Untuk gambaran yang lebih luas, lanjutkan ke CV ATS dan Panduan CV dan Karier.