PDF tidak bisa dibuka dari email karena lampirannya belum terunduh penuh, berkasnya dipotong di sisi pengirim atau penerima, aplikasi surel membukanya dari salinan sementara yang tidak lengkap, atau berkasnya memang rusak sejak awal. Gejala yang paling sering bukan kerusakan berkas, melainkan lampiran yang dibuka sebelum seluruh isinya sampai ke perangkat.

Cara kerja lampiran menjelaskan banyak hal. Surel tidak mengirim berkas secara langsung, melainkan menyalinnya menjadi teks berkode yang dititipkan ke pesan, lalu disusun ulang di sisi penerima. Kalau proses penyusunan ulang itu terputus, berkas yang jadi tidak utuh. Yang tampak di kotak masuk adalah lampiran yang siap diunduh, bukan berkas yang sudah selesai di perangkat Anda. Satu batas perlu disebut sejak awal: berkas yang terpotong tidak bisa dikembalikan ke bentuk aslinya kalau bagian yang hilang memang tidak pernah sampai.

Tiga tempat yang perlu diperiksa lebih dulu

Sebelum menyalahkan berkasnya, periksa tiga hal yang paling sering menjadi penyebab di jalur surel.

Pertama, pastikan lampirannya sudah diunduh penuh. Aplikasi surel biasanya menampilkan lampiran sebagai tombol atau ikon, dan berkas baru tersimpan setelah tombol itu ditekan dan unduhannya selesai. Membuka lampiran langsung dari pratinjau membuat aplikasi menyiapkan salinan sementara, dan salinan itu kadang tidak lengkap pada berkas yang besar.

Kedua, periksa ukuran lampiran. Sebagian layanan surel punya batas lampiran, dan berkas yang melewati batas bisa dipotong atau digantikan tautan unduhan. Kalau pengirim memakai layanan yang membatasi ukuran, berkas yang Anda terima bisa jadi versi yang lebih kecil dari aslinya.

Ketiga, periksa nama berkasnya. Lampiran yang terpotong kadang berakhiran aneh, misalnya .pdf.part atau tanpa ekstensi. Berkas seperti itu adalah unduhan yang belum selesai, bukan PDF.

Penyebab di sisi pengirim

Pengirim bisa menjadi sumber masalah tanpa menyadarinya. Berkas yang dilampirkan dari sumber yang belum selesai diunduh, misalnya dari tautan penyimpanan awan yang masih dalam proses, akan sampai ke penerima dalam keadaan tidak lengkap. Hal yang sama terjadi kalau berkasnya disalin dari media penyimpanan yang bermasalah.

Pengirim yang memakai aplikasi surel dengan pengaturan tertentu juga bisa mengubah lampiran. Sebagian aplikasi menawarkan pilihan mengecilkan lampiran secara otomatis. Kalau pilihan itu aktif, berkas yang diterima berbeda dari berkas aslinya, dan pada kasus tertentu hasilnya bisa gagal dibuka.

Kesalahan penamaan juga sering terjadi. Berkas yang aslinya bukan PDF tetapi diberi nama berakhiran .pdf akan ditolak pembaca PDF. Kalau berkasnya sebelumnya pernah diubah ekstensinya secara manual, isinya tidak berubah, dan pembaca yang memeriksa isi berkas akan menolaknya.

Penyebab di sisi penerima

Unduhan yang belum selesai adalah penyebab paling umum di sisi penerima. Koneksi yang tidak stabil, ruang penyimpanan yang penuh, dan aplikasi surel yang dihentikan sistem di latar belakang semuanya bisa memutus unduhan. Lampiran yang tampak di pesan tetap ada, tetapi berkas di perangkat tidak lengkap.

Pratinjau bawaan aplikasi surel juga sering menjadi penyebab. Sebagian aplikasi menampilkan pratinjau PDF tanpa mengunduh berkasnya lebih dulu. Pratinjau itu dibatasi jumlah halamannya, dan pada berkas yang besar hasilnya bisa tampak kosong atau terpotong. Yang perlu dilakukan adalah menyimpan lampirannya ke folder biasa, lalu membukanya dari aplikasi pembaca PDF. Aplikasi pembaca PDF yang dipakai penerima juga berperan, karena versi lama bisa menolak berkas yang disimpan dengan cara yang lebih baru.

Cara memeriksa penyebabnya

Urutan pemeriksaan berikut dimulai dari yang paling cepat.

  1. Simpan lampirannya ke folder Unduhan atau Dokumen, lalu buka dari pengelola berkas. Jangan buka langsung dari pratinjau surel.
  2. Bandingkan ukuran berkas yang tersimpan dengan ukuran yang disebut pengirim. Selisih yang besar menandakan lampiran terpotong.
  3. Coba buka berkasnya di pembaca PDF lain. Kalau berhasil, berkasnya sehat.
  4. Minta pengirim mengirim ulang berkasnya lewat jalur lain, misalnya tautan berbagi berkas, kalau ukurannya besar.
  5. Kalau unduhan ulang tetap gagal dibuka di semua pembaca, jalankan Perbaiki PDF.
  6. Periksa hasilnya: jumlah halaman, teks, dan gambarnya. Bagian yang benar benar rusak tidak ikut ke hasil.

Langkah pertama menyelesaikan sebagian besar kasus. Membuka lampiran dari pratinjau membuat berkas dibaca dari salinan sementara, dan salinan itu tidak selalu lengkap.

Peran Perbaiki PDF

Perbaiki PDF dipakai kalau berkasnya memang rusak, misalnya karena unduhan terputus atau lampiran dipotong di tengah. Tool ini membaca ulang struktur berkas dari awal sampai akhir, menemukan kembali objek halaman yang masih bisa dibaca, lalu menyusun ulang berkasnya. Tool ini terbukti berhasil pada berkas terpotong: berkas yang dipotong di tengah tetap bisa disusun ulang menjadi PDF yang terbuka. Tidak ada pengaturan, karena hasilnya mengikuti bentuk yang paling aman.

Batasnya perlu disebut jujur. Bagian yang benar-benar rusak tidak bisa dipulihkan, dan hasilnya bisa berbeda dari aslinya. Kalau kerusakannya hanya di tabel referensi, hasilnya sering utuh. Kalau kerusakannya sudah mengenai isi halaman, halaman itu bisa hilang. Berkas yang terkunci kata sandi juga perlu dibuka kuncinya lebih dulu lewat Buka Kunci PDF, karena tool perbaikan tidak bisa membaca isi yang masih terenkripsi.

Kalau berkasnya sudah bisa dibuka tetapi terlalu besar untuk dilampirkan ulang, kecilkan dulu lewat Kompres PDF. Penjelasan tentang ukuran yang masuk akal untuk lampiran surel ada di Berapa Ukuran PDF yang Ideal.

Masalah yang sering terjadi

Lampiran terlihat abu-abu atau tidak bisa diketuk. Berkasnya belum terunduh, atau unduhannya gagal. Tunggu sampai unduhan selesai, lalu coba lagi.

Berkas terbuka tetapi isinya kosong. Ini sering terjadi pada dokumen hasil pindai yang seluruh halamannya berupa gambar, karena pembaca PDF tertentu belum selesai memuat gambarnya. Tunggu sebentar, perbesar halamannya, atau buka di pembaca lain. Kalau tetap kosong di semua pembaca, jalankan Perbaiki PDF.

Halaman terakhir hilang. Bagian akhir berkas adalah yang paling sering terpotong saat unduhan terputus. Perbaikan bisa menyusun ulang objek yang tersisa, tetapi halaman yang datanya tidak pernah sampai tidak bisa dipulihkan.

Berkasnya terbuka tetapi meminta sandi. Lampirannya terkunci, dan sandinya biasanya dikirim lewat jalur terpisah. Tanyakan ke pengirim, lalu buka lewat Buka Kunci PDF.

Kapan sebaiknya tidak memakai tool online

Berkas berisi data pribadi lengkap, laporan keuangan, atau dokumen perusahaan yang belum boleh keluar dari jaringan kantor sebaiknya diperbaiki dengan aplikasi desktop di komputer sendiri. Pada tool di kelompok ini, berkas dialirkan ke pemroses dan hasilnya dikirim balik ke peramban tanpa ditulis ke penyimpanan permanen, tetapi berkas tetap meninggalkan perangkat selama proses berlangsung. Keterangan lengkapnya ada di kebijakan privasi.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah surel memotong lampiran yang besar? Sebagian layanan surel punya batas ukuran lampiran, dan berkas yang melewati batas bisa dipotong atau digantikan tautan unduhan. Kalau lampirannya besar, pakai tautan berbagi berkas atau kecilkan berkasnya lebih dulu.

Kenapa lampiran bisa dibuka di komputer tetapi tidak di ponsel? Karena aplikasi dan pengaturannya berbeda. Di ponsel, lampiran sering dibuka dari pratinjau sebelum berkasnya terunduh penuh. Simpan dulu lampirannya, lalu buka dari pengelola berkas.

Apakah lampiran yang gagal diunduh bisa dilanjutkan? Tidak selalu. Sebagian aplikasi surel mengulang unduhan dari awal, dan sebagian lagi menyimpan potongan yang tidak lengkap. Kalau unduhan gagal berulang, minta pengirim mengirim ulang atau memakai tautan berbagi berkas.

Kalau berkasnya terkunci, apakah sandinya ikut terkirim? Tidak otomatis. Pengirim harus menyampaikan sandinya lewat jalur lain, karena menaruh sandi di pesan yang sama membuat proteksinya tidak berguna.

Apakah hasil perbaikan sama persis dengan aslinya? Belum tentu. Bagian yang tidak terbaca tidak ikut ke hasil, jadi jumlah halaman atau gambarnya bisa berbeda dari berkas asli.

Menutup dengan urutan yang benar

Simpan lampirannya lebih dulu, buka dari pengelola berkas, dan bandingkan ukurannya. Kalau berkasnya memang rusak, jalankan Perbaiki PDF dan periksa hasilnya. Kalau yang menghalangi adalah kata sandi, mulai dari Buka Kunci PDF. Peta masalah PDF lainnya ada di Masalah PDF, dan cara mengelola berkas PDF secara umum ada di Panduan PDF.