PDF lambat dibuka terjadi ketika aplikasi pembaca membutuhkan waktu lama untuk memuat berkas sebelum halaman pertama muncul. Penahannya bisa ada di berkas, bisa juga di aplikasi atau perangkat yang dipakai. Berkas dengan gambar resolusi tinggi, jumlah halaman besar, atau banyak font tertanam memerlukan waktu lebih lama untuk dibaca. Pembaca yang berat, perangkat dengan memori terbatas, dan berkas yang dibuka langsung dari penyimpanan awan menambah waktu itu.

Membedakan penahan di berkas dan penahan di perangkat menentukan langkah yang tepat. Kalau berkas yang sama cepat terbuka di komputer lain, yang perlu dibereskan adalah perangkat atau aplikasinya. Kalau berkas yang sama lambat di semua perangkat, isi berkasnya yang perlu dikecilkan. Bagian di bawah menjelaskan cara memeriksanya dan kapan Kompres PDF benar-benar menolong.

Tiga penahan utama di dalam berkas

Gambar beresolusi tinggi. Ini penyumbang terbesar. Setiap halaman berisi foto beresolusi tinggi harus dibaca, didekode, lalu digambar ulang oleh pembaca. Dokumen hasil pindai paling sering masuk kategori ini karena seluruh halamannya adalah gambar penuh, termasuk huruf di dalamnya.

Jumlah halaman dan objek. Dokumen dengan ratusan halaman, banyak tabel, atau banyak lapisan anotasi memerlukan waktu lebih lama untuk menyusun tampilan. Ukuran berkasnya bisa kecil karena isinya berupa teks, tetapi jumlah objek yang harus diurai tetap banyak.

Font yang tertanam. Dokumen yang memakai banyak jenis huruf membawa seluruh berkas fontnya. Setiap font perlu dimuat sebelum teks bisa digambar. Jumlahnya biasanya tidak sebesar gambar, tetapi tetap menambah waktu buka.

Penahan di perangkat dan aplikasi

Perangkat dengan memori terbatas atau penyimpanan yang hampir penuh memerlukan waktu lebih lama untuk membuka berkas besar. Aplikasi pembaca yang berat, yang memuat pratinjau semua halaman sekaligus, juga menambah waktu. Berkas yang dibuka langsung dari penyimpanan awan harus diunduh lebih dulu, dan itu menambah waktu yang tidak berasal dari berkasnya.

Cara memisahkannya: pindahkan berkas ke penyimpanan perangkat lebih dulu, lalu buka dengan pembaca yang lebih ringan. Kalau waktunya turun banyak, penahannya ada di jalur akses atau aplikasi, bukan di isi berkas.

Cara memeriksa mana yang menahan

  1. Catat waktu buka berkas di aplikasi yang biasa dipakai.
  2. Buka berkas yang sama di aplikasi pembaca lain di perangkat yang sama. Kalau waktunya turun banyak, penahannya di aplikasi.
  3. Buka berkas yang sama di perangkat lain dengan aplikasi yang sama. Kalau waktunya turun banyak, penahannya di perangkat.
  4. Periksa ukuran berkasnya. Berkas berukuran puluhan MB dengan banyak halaman menunjuk isi yang berat.
  5. Periksa jenis isinya. Halaman hasil pindai, dokumen dengan banyak foto, dan dokumen dengan banyak gambar beresolusi tinggi adalah kandidat utama.
  6. Periksa apakah berkasnya dibuka dari penyimpanan awan. Kalau ya, unduh dulu ke perangkat, lalu ukur lagi waktunya.

Hasil keenam pemeriksaan itu memisahkan dua jalur. Kalau berkasnya lambat di semua aplikasi dan perangkat, kecilkan isinya. Kalau lambat hanya di satu aplikasi atau satu perangkat, perbaiki jalur itu lebih dulu.

Kalau isi berkasnya yang berat

Di sinilah Kompres PDF dipakai. Tool ini mengerjakan dua hal: gambar yang resolusinya melebihi ukuran tampilnya diperkecil dan ditulis ulang sebagai JPEG, dan struktur berkasnya dirapikan dengan membuang data yang tidak terpakai. Batas resolusi efektifnya 150 DPI, dihitung dari ukuran tampil gambar di halaman. Gambar yang resolusinya sudah wajar dibiarkan apa adanya supaya mutunya tidak turun tanpa alasan.

Hasil uji nyata pada berkas berisi foto: PDF 45,9 MB berisi 8 foto menjadi 4,46 MB, turun 90,3 persen. PDF pindaian 1,43 MB menjadi 262 KB, turun 82 persen, dan teksnya tetap terbaca. PDF berisi teks saja 3.565 byte menjadi 3.561 byte, nyaris tidak berubah, karena tidak ada gambar yang bisa dikecilkan. Angka terakhir itu penting: kalau berkas Anda berisi teks saja dan ukurannya sudah kecil, kompresi tidak akan mempercepat bukanya.

Teks yang berupa vektor tidak berubah menjadi gambar dan tetap tajam. Pada dokumen hasil pindai, seluruh halaman adalah gambar, termasuk huruf di dalamnya, jadi mutu teks mengikuti batas resolusi. Periksa hasilnya sebelum dipakai. Ukuran sebelum dan sesudah ditampilkan di panel hasil setelah proses selesai, termasuk berapa gambar yang diperkecil. Tingkat kompresinya bisa dipilih; Direkomendasikan sudah terpilih saat halaman dibuka.

Kalau yang berat adalah jumlah halaman

Kompresi tidak mengurangi jumlah halaman, dan itu memang bukan tujuan tool ini. Kalau dokumennya lambat dibuka karena panjangnya, pilihan yang masuk akal adalah membaginya menjadi beberapa berkas, lalu membuka bagian yang sedang dibutuhkan saja. Pembagian dokumen dilakukan lewat Pisah PDF, dan penggabungan kembali bisa dikerjakan lewat Gabung PDF.

Untuk dokumen yang harus dibuka seluruhnya, memisahkan bagian yang jarang dibuka bisa mengurangi beban. Misalnya lampiran yang panjang dipisah dari badan laporan, lalu disatukan lagi hanya saat diperlukan.

Kalau yang berat adalah hasil pindai

Dokumen hasil pindai menyimpan setiap halaman sebagai gambar penuh pada resolusi tinggi, sehingga ukurannya besar sejak awal. Inilah jenis berkas yang paling banyak menyusut setelah dikompres, karena seluruh halamannya adalah gambar yang bisa diperkecil. Penjelasan soal membuat PDF dari hasil pindai ada di Cara Membuat PDF dari Hasil Scan.

Yang perlu diingat: setelah dikompres, huruf di dalam hasil pindai ikut mengecil resolusinya karena huruf itu bagian dari gambar halaman. Periksa hasilnya, apakah teksnya masih nyaman dibaca pada ukuran tampil yang biasa. Kalau tidak, simpan berkas aslinya untuk keperluan cetak dan pakai hasil kompresi hanya untuk keperluan kirim atau baca di layar.

Yang tidak perlu dilakukan

Mengompres berkas yang ukurannya sudah kecil dan berisi teks saja tidak akan mempercepat bukanya secara berarti. Hasil uji di atas menunjukkan penurunan yang nyaris tidak terasa. Mengompres ulang berkas yang sudah pernah dikompres juga jarang menolong, karena gambar yang sudah diperkecil tidak bisa diperkecil lagi di bawah batas yang wajar. Kompres selalu dari berkas aslinya, bukan dari hasil kompresi sebelumnya.

Mengubah berkas menjadi gambar untuk mempercepat buka juga bukan jalan keluar. Cara itu membuang lapisan teks, sehingga teksnya tidak bisa dicari atau disalin, dan ukuran berkasnya justru bisa bertambah.

Kapan sebaiknya tidak memakai tool online

Dokumen berisi data pribadi lengkap atau berkas perusahaan yang belum boleh keluar dari jaringan kantor sebaiknya dikecilkan dengan aplikasi desktop di komputer sendiri. Untuk tool di kelompok ini, berkas dialirkan ke pemroses dan hasilnya dikirim balik ke peramban tanpa ditulis ke penyimpanan permanen, tetapi berkas tetap meninggalkan perangkat selama proses berlangsung. Keterangan lengkapnya ada di kebijakan privasi.

Berkas berukuran ratusan MB juga lebih hemat dikerjakan secara lokal, karena unggahan sebesar itu lebih sering gagal di tengah jalan.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah berkas yang lebih kecil selalu terbuka lebih cepat? Tidak selalu. Ukuran berkas berpengaruh, tetapi kecepatan buka juga ditentukan aplikasi dan perangkat. Berkas kecil yang dibuka dengan aplikasi berat di perangkat yang memorinya hampir penuh bisa tetap lambat.

Apakah kompresi mengurangi jumlah halaman? Tidak. Kompresi tidak membuang halaman, dan tidak mengubah urutannya.

Kenapa PDF saya cepat di komputer tetapi lambat di HP? Perangkat HP punya memori dan daya proses yang lebih terbatas, dan aplikasi pembacanya sering lebih ringan tetapi juga lebih lambat untuk dokumen berat. Kalau berkasnya di atas puluhan MB, mengecilkannya biasanya menolong.

Apakah hasil kompresi masih bisa dicari teksnya? Bisa, selama berkas aslinya punya lapisan teks. Teks yang berupa vektor tetap vektor dan tidak berubah menjadi gambar. Pada dokumen hasil pindai, tidak ada lapisan teks sejak awal, dan kompresi tidak mengubah itu.

Berapa kali sebaiknya berkas dikompres? Sekali, dari berkas asli. Mengompres ulang hasil kompresi jarang memberi penurunan yang berarti dan berisiko menurunkan mutu tanpa manfaat.

Mulai dari mengukur, bukan menebak

Ukur dulu waktu buka berkasnya di dua aplikasi berbeda, lalu periksa ukuran dan jenis isinya. Kalau penahannya ada di isi berkas, kecilkan lewat Kompres PDF dan periksa hasilnya. Penjelasan lengkap soal ukuran berkas ada di Mengoptimalkan Ukuran PDF, dan peta masalah PDF yang lain ada di Masalah PDF.