Membalik urutan PDF dari belakang berarti menuliskan nomor halaman mulai dari yang terbesar sampai yang terkecil, lalu menjalankannya di Atur Halaman PDF. Untuk dokumen 15 halaman, urutan barunya adalah "15, 14, 13" sampai "1". Hasilnya adalah dokumen yang halaman terakhirnya menjadi halaman pertama. Berkas asli tetap utuh, dan seluruh isi halaman tidak berubah sedikit pun karena penyusunan ulang hanya memindahkan posisi lembar.

Pekerjaan ini paling sering muncul pada hasil pemindaian. Tumpukan kertas yang diletakkan dengan halaman terakhir di atas, atau pengumpan yang menarik lembar dari bawah, menghasilkan berkas dengan urutan yang persis kebalikan dari urutan baca. Kalau dokumennya hanya beberapa halaman, perbaikannya cepat. Kalau dokumennya puluhan halaman, menyusun daftar nomornya perlu cara supaya tidak ada nomor yang terlewat.

Bagian di bawah menjelaskan cara menyusun daftar terbalik untuk dokumen panjang, cara menjaga pasangan halaman saat dibalik, dan cara memeriksa hasilnya sebelum berkas dikirim.

Kapan urutan perlu dibalik dari belakang

Tiga keadaan berikut membuat urutan dokumen perlu dibalik seluruhnya.

Hasil pindai dengan tumpukan terbalik. Ini penyebab yang paling umum. Seluruh dokumen masuk dalam urutan kebalikan dari urutan bacanya.

Dokumen yang disusun untuk dibaca dari belakang. Sebagian arsip disimpan dengan halaman terbaru di depan supaya dokumen terakhir langsung terlihat. Kalau arsip itu akan dibaca berurutan dari yang paling lama, urutannya perlu dibalik.

Gabungan beberapa berkas yang urutannya terbalik. Saat menyatukan lima berkas, daftar berkas di layar bisa dibaca dari bawah ke atas, sehingga seluruh gabungan masuk dalam urutan terbalik.

Sebaliknya, urutan tidak perlu dibalik kalau dokumennya memang dibaca sebagai kumpulan lepas, misalnya bundel nota atau kumpulan faktur. Untuk keperluan itu, kelengkapan halaman lebih penting daripada urutannya.

Menyusun daftar urutan terbalik untuk dokumen panjang

Membalik urutan sepuluh halaman bisa dikerjakan dengan menghitung mundur dari ingatan. Untuk lima puluh halaman, cara itu rawan meninggalkan nomor. Dua cara berikut membuat daftarnya lebih aman.

Bagi menjadi blok sepuluh. Tulis kelompok sepuluh halaman dalam urutan terbalik: "50-41", lalu "40-31", lalu "30-21", dan seterusnya. Setelah semua blok tertulis, baru disatukan menjadi satu daftar. Cara ini membuat setiap blok bisa diperiksa sendiri, dan kekurangan nomor langsung terlihat per blok.

Periksa dengan jumlah halaman. Jumlah nomor di daftar harus sama dengan jumlah halaman dokumen. Kalau dokumennya 47 halaman, daftarnya harus memuat 47 nomor. Selisih satu nomor berarti ada halaman yang akan terbuang.

Setelah daftar siap, tulis di kolom urutan dengan pemisah koma. Jangan memakai tanda hubung untuk rentang terbalik, karena tool membacanya sebagai daftar nomor, bukan rentang yang berjalan mundur.

Menjaga pasangan halaman saat dibalik

Untuk dokumen yang dicetak atau dipindai dua sisi, membalik urutan seluruh halaman tidak selalu menghasilkan pasangan yang benar. Halaman yang tadinya berpasangan bisa berpisah, sehingga halaman ganjil dan genapnya tidak lagi saling melengkapi.

Kalau dokumennya harus tetap berpasangan setelah dibalik, balik urutannya per pasang, bukan per halaman. Susunannya menjadi "2, 1, 4, 3, 6, 5" dan seterusnya. Cara ini mempertahankan pasangan dua sisi sambil membalik urutan bacanya.

Pilihan mana yang tepat bergantung pada tujuan akhirnya. Kalau hasilnya akan dibaca di layar, urutan per halaman lebih wajar. Kalau hasilnya akan dicetak dua sisi atau disimpan sebagai arsip fisik, urutan per pasang lebih aman. Putuskan sebelum menyusun, karena mengganti pola setelah selesai berarti mengerjakan ulang seluruh daftar.

Langkah membalik urutan dari belakang

  1. Buka berkasnya di pembaca PDF, lalu catat jumlah halaman totalnya.
  2. Buka Atur Halaman PDF di peramban.
  3. Unggah berkasnya. Kalau ukurannya di atas batas paket, kecilkan dulu lewat Kompres PDF.
  4. Tunggu sampai seluruh pratinjau muncul.
  5. Tulis urutan baru dari nomor terbesar ke nomor terkecil, atau per pasang kalau dokumennya dua sisi.
  6. Periksa pratinjau. Kartu halaman yang tidak disebut akan terbuang, jadi pastikan seluruh nomor sudah tertulis.
  7. Jalankan prosesnya, lalu unduh berkas hasilnya.
  8. Buka hasilnya, lalu bandingkan halaman pertama dan terakhirnya dengan berkas asli.

Langkah kelima adalah langkah yang paling menentukan. Menyiapkan daftarnya di catatan dulu membuat pengisian di tool berjalan sekali jadi, tanpa perlu menghitung ulang sambil menatap layar.

Urutan membalik dan menggabung

Kalau dokumennya berasal dari beberapa berkas pindai yang masing-masing urutannya terbalik, kerjakan urutannya dalam dua tahap. Balik dulu urutan setiap berkas secara terpisah, lalu gabungkan berkas yang sudah benar. Urutan tahap ini penting: membalik seluruh gabungan sekaligus hanya benar kalau seluruh berkasnya terbalik dengan pola yang sama. Kalau satu bagian sudah benar sejak awal, membalik seluruh gabungan justru merusak bagian itu.

Untuk menggabungkan berkas yang sudah dibalik, pakai Gabung PDF dan tentukan urutan berkasnya di layar pratinjau. Memeriksa urutan di tahap penggabungan lebih mudah daripada memperbaikinya setelah semua berkas menyatu.

Memeriksa hasil sebelum dikirim

Bandingkan hasil dengan berkas asli pada tiga titik. Halaman pertama hasil harus sama dengan halaman terakhir berkas asli. Halaman terakhir hasil harus sama dengan halaman pertama berkas asli. Dan halaman tengahnya harus tetap sama isinya, hanya berpindah posisi.

Periksa juga jumlah halamannya. Angka itu harus sama persis dengan berkas asli. Kalau kurang, ada nomor yang terlewat saat menyusun daftar, dan perbaikannya harus dimulai dari berkas asli.

Masalah yang sering terjadi

Ada halaman yang hilang. Penyebabnya nomor yang tidak ikut ditulis. Bandingkan jumlah halaman hasil dengan berkas asli, lalu susun ulang daftarnya dari berkas asli, bukan dari hasil yang sudah terpotong.

Urutan hasilnya tidak sepenuhnya terbalik. Biasanya karena daftar ditulis dari nomor yang salah, misalnya mulai dari 49 padahal dokumennya 50 halaman. Hitung ulang jumlah halamannya di pembaca PDF, bukan dari ingatan.

Halaman hasilnya tampil menyamping atau terbalik. Ini masalah rotasi, bukan urutan. Perbaiki lewat Putar PDF setelah urutannya benar.

Berkasnya terkunci. PDF berpassword harus dibuka lebih dulu lewat Buka Kunci PDF. Sandinya harus diketahui, karena tanpa sandi berkasnya tidak bisa diproses.

Berkasnya tidak bisa dibaca sebagian. Coba perbaiki dulu lewat Perbaiki PDF, lalu ulangi penyusunannya.

Kapan sebaiknya tidak memakai tool online

Dokumen berisi data pribadi lengkap lebih aman dikerjakan dengan aplikasi yang berjalan di komputer sendiri, karena berkasnya tidak perlu dikirim ke server mana pun. Ini berlaku untuk berkas identitas, rekening, dan dokumen medis.

Kalau berkasnya tetap harus diproses online, sensor dulu bagian yang sensitif lewat Sensor PDF. Penyensoran menghapus isinya, bukan menutupinya, jadi hasilnya tidak bisa dibaca kembali.

Pertanyaan yang sering muncul

Kalau urutannya dibalik, apakah isi halaman ikut terbalik? Tidak. Yang berubah hanya posisi halaman. Isi, teks, dan gambar setiap halaman tetap seperti aslinya, dan tetap tegak.

Apakah nomor cetak di halaman ikut berubah? Tidak. Angka yang tercetak di sudut kertas adalah bagian dari isi halaman, jadi angkanya tetap seperti semula meski posisinya berpindah.

Bisakah membalik urutan dilakukan pada sebagian halaman saja? Bisa, tetapi halaman yang tidak disebut akan terbuang. Untuk membalik sebagian halaman tanpa membuang yang lain, tulis seluruh nomor halaman, dengan bagian yang ingin dibalik ditulis mundur dan bagian lain ditulis normal.

Apakah hasilnya sama kalau memakai tool gabung? Untuk menggabungkan beberapa berkas, menyusun urutan berkasnya saat menggabung lebih rapi daripada membalik setelahnya. Untuk satu berkas yang urutannya sudah terbalik, penyusun ulang halaman lebih langsung.

Apakah berkas asli perlu disimpan? Ya. Simpan berkas asli sampai hasilnya diperiksa dan dikirim. Kalau daftar urutannya salah, berkas asli adalah sumber untuk memulai lagi tanpa memindai ulang.

Untuk dokumen yang urutannya persis kebalikan dari urutan bacanya, Atur Halaman PDF membaliknya dengan menulis daftar nomor dari belakang. Kalau dokumen itu perlu dipisah dulu menjadi beberapa bagian sebelum dibalik, Pisah PDF memecahnya per rentang halaman. Penjelasan soal urutan halaman ada di Mengatur Halaman PDF: Gabung, Pisah, dan Urutkan.