Foto lamaran kerja perlu dikompres supaya tidak melewati batas unggah sistem rekrutmen, dan supaya seluruh berkas lamaran bisa dikirim dalam satu kiriman. Caranya, periksa dulu syarat yang tertulis di lowongan atau portal yang Anda pakai, lalu proses foto lewat Kompres Foto sesuai format berkasnya. Kalau lowongan meminta pas foto dengan ukuran tertentu, ukuran 2x3, 3x4, dan 4x6 sentimeter pada 300 DPI tersedia di halaman yang sama.
Satu hal yang perlu dipegang: syarat tiap instansi berbeda dan bisa berubah. Ada yang meminta foto tersendiri dengan ukuran berkas tertentu, ada yang meminta foto sudah menyatu di dalam CV, dan ada yang tidak meminta foto sama sekali. Karena itu, jangan berpatokan pada angka dari artikel lama atau dari pengalaman melamar di tempat lain. Periksa pengumuman resmi atau halaman bantuan portal yang Anda pakai, dan ikuti apa yang tertulis di sana.
Layanan ini menangani JPG, PNG, dan WebP. Format lain seperti HEIC, BMP, GIF, TIFF, SVG, AVIF, dan RAW tidak didukung. Foto iPhone yang tersimpan sebagai HEIC perlu diubah dulu lewat pengaturan kamera atau aplikasi yang menanganinya.
Baca syarat sebelum memotret atau mengompres
Sebelum menyentuh berkasnya, cari tiga keterangan di pengumuman lowongan. Pertama, format yang diminta. Sebagian portal hanya menerima JPG, dan WebP akan ditolak meskipun ukurannya lebih kecil. Kedua, ukuran berkas maksimum. Ketiga, dimensi atau rasio kalau disebutkan.
Kalau lowongan hanya menyebut "pas foto terbaru" tanpa keterangan teknis, siapkan versi yang aman: JPG, dimensi pas foto 3x4 atau 4x6, dan ukuran berkas yang tidak berlebihan. Format JPG adalah pilihan paling aman karena paling luas diterima. Kalau nanti portalnya menolak, pesan penolakan biasanya menyebut syarat mana yang belum terpenuhi, dan Anda bisa menyesuaikan dari berkas asli.
Untuk lamaran lewat surel, periksa juga batas lampiran penyedia surel dan batas kotak masuk perekrut. Lampiran yang terlalu besar bisa gagal terkirim atau tidak terbaca di perangkat perekrut. Menggabungkan berkas menjadi satu PDF lebih aman daripada mengirim banyak lampiran foto terpisah.
Langkah mengompres foto lamaran
- Tentukan format berkas Anda: JPG, PNG, atau WebP.
- Buka Kompres Foto, lalu pilih tool sesuai format: Kompres JPG, Kompres PNG, atau Kompres WebP.
- Unggah foto lamaran Anda. Foto asli di perangkat tidak akan terhapus; yang diproses adalah salinannya.
- Kalau lowongan meminta dimensi pas foto, pilih ukuran 2x3, 3x4, atau 4x6 sentimeter. Ketiganya dipotong mengisi seluruh area pada 300 DPI, dengan hasil piksel terverifikasi: 2x3 menjadi 236x354 piksel, 3x4 menjadi 354x472 piksel, dan 4x6 menjadi 472x709 piksel.
- Kalau yang diminta hanya batas ukuran berkas, pilih ukuran persen dari 10 sampai 200. Contoh terverifikasi: persen 50 pada gambar 1600x1200 menghasilkan 800x600.
- Periksa pratinjau, terutama bagian wajah. Ukuran pas foto memotong mengisi area, jadi bagian tepi foto bisa hilang.
- Unduh hasilnya dan periksa ukuran berkasnya terhadap batas yang diminta.
- Kalau foto akan disatukan dengan berkas lain, lanjutkan ke JPG ke PDF.
Menyatukan foto dengan berkas lamaran
Banyak proses lamaran meminta berkas dalam satu PDF, misalnya CV, ijazah, dan dokumen pendukung lainnya. Kalau foto lamaran termasuk di dalamnya, urutannya perlu dipikirkan. Umumnya foto diletakkan di halaman pertama, berpasangan dengan CV, supaya perekrut langsung melihatnya.
JPG ke PDF menerima JPG, PNG, dan WebP. Satu gambar menjadi satu halaman, urutannya mengikuti urutan unggahan, dan setiap foto diposisikan proporsional di tengah halaman A4 dengan margin 20 mm. Foto dengan orientasi berbeda tetap tampil utuh, tidak dipotong. Latar transparan diisi putih. Satu proses menerima maksimal 20 berkas.
Kalau Anda sudah punya PDF lain yang harus disatukan, misalnya CV dalam bentuk PDF dan hasil pemindaian ijazah, gunakan Gabung PDF untuk menyusunnya dalam urutan yang jelas. Periksa hasil gabungannya sebelum dikirim: urutan halaman, ukuran berkas total, dan keterbacaan setiap halaman.
Menjaga mutu foto lamaran
Foto lamaran dibaca manusia, dan biasanya dalam ukuran kecil. Karena itu, mutu yang perlu dijaga bukan detail terkecil, melainkan hal-hal yang membuat wajah terlihat jelas: ketajaman mata, warna kulit yang wajar, dan latar yang bersih. Menurunkan dimensi sampai di bawah 236x354 piksel untuk pas foto 2x3 membuat wajah mulai kehilangan detail saat dibuka di layar besar.
Hindari mengompres berulang kali. Setiap kompresi yang membuang detail menurunkan mutu sedikit, dan mutu itu tidak kembali. Kalau hasil pertama terlalu kecil, ulangi dari berkas asli dengan ukuran yang lebih besar, bukan dari hasil kompres pertama.
Satu hal yang menguntungkan: saat berkas ditulis ulang, EXIF dan GPS terhapus. Data kamera dan koordinat lokasi tidak ikut terbawa di hasilnya. Untuk foto lamaran yang dikirim ke pihak lain, hilangnya metadata itu justru yang diinginkan.
Masalah yang sering terjadi
Portal menolak foto karena ukurannya masih melebihi batas. Periksa apakah batasnya dihitung per berkas atau total semua berkas dalam satu kiriman. Kalau total, kompres juga berkas lain, bukan hanya fotonya.
Foto pas tampak terpotong di bagian atas kepala. Ukuran 2x3, 3x4, dan 4x6 dipotong mengisi seluruh area, jadi bagian foto yang tidak masuk rasio akan hilang. Siapkan foto dengan rasio yang lebih dekat ke ukuran tujuan, lalu proses ulang dari berkas asli.
Foto lamaran terlihat kabur setelah diperkecil. Kemungkinan ukuran persen yang dipilih terlalu kecil, atau foto sudah pernah dikompres sebelumnya. Gunakan berkas asli dan pilih ukuran yang lebih besar.
Foto tidak menyusut setelah dikompres. Kalau berkasnya PNG, PNG dipadatkan dengan merapikan struktur datanya dan menyederhanakan paletnya, dengan mutu yang dijaga. PNG yang sudah dioptimalkan perkakas lain bisa tidak menyusut sama sekali. Untuk foto lamaran, JPG biasanya lebih hemat dan lebih aman untuk portal.
Nama berkas ditolak sistem. Sebagian portal menolak nama berkas dengan karakter tertentu, seperti spasi berlebih atau tanda baca. Ganti nama berkasnya dengan huruf, angka, dan tanda hubung sebelum diunggah.
Kapan foto tidak perlu dikompres
Kalau lowongan tidak meminta foto, jangan kirimkan. Banyak proses rekrutmen sekarang menghindari foto untuk mengurangi bias, dan mengirim foto yang tidak diminta hanya menambah berkas yang harus diproses perekrut.
Kalau foto Anda sudah sesuai semua syarat, tidak ada yang perlu diubah. Mengompres berkas yang sudah lolos hanya menurunkan mutunya tanpa manfaat.
Kalau foto lamaran berisi dokumen identitas, misalnya KTP atau paspor yang dipindai, perlakukan sebagai dokumen, bukan sebagai foto. Keterangan tentang berkas dokumen ada di kelompok panduan lain. Dan kalau berkas berisi data pribadi dan koneksi Anda tidak stabil, aplikasi di komputer sendiri lebih aman karena berkas tidak meninggalkan perangkat. Keterangan perlakuan berkas di layanan ini ada di kebijakan privasi.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah foto lamaran wajib berlatar merah? Tidak ada aturan yang berlaku umum. Sebagian instansi menyebut warna latar di pengumumannya, sebagian lain tidak mengatur. Ikuti ketentuan yang tertulis di pengumuman yang Anda lamar, dan jangan mengandalkan kebiasaan dari instansi lain.
Berapa ukuran berkas foto lamaran yang aman? Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua. Yang aman adalah memenuhi batas yang tertulis di portal, dan menyimpan versi yang lebih kecil hanya kalau portal memintanya. Periksa pengumuman resminya.
Apakah foto harus disatukan dengan CV? Tergantung permintaan. Kalau lowongan meminta satu berkas PDF, satukan. Kalau lowongan meminta foto sebagai berkas terpisah, kirim terpisah. Membaca syaratnya lebih cepat daripada menebak.
Apakah metadata lokasi di foto lamaran berbahaya? Foto ponsel membawa koordinat lokasi, dan informasi itu ikut terbawa saat berkas dibagikan. Menghapusnya adalah langkah kecil yang menutup kebocoran informasi yang tidak perlu, dan tool di sini melakukannya saat berkas ditulis ulang.
Siapkan sesuai syarat, lalu kirim
Mulai dari membaca syarat yang tertulis, lanjutkan dengan mengompres foto sesuai format dan ukuran yang diminta, lalu periksa hasilnya sebelum menyatukan berkas. Untuk memahami konsep kompresinya, buka Kompresi Foto. Untuk pekerjaan lain pada gambar, buka Panduan Gambar dan Foto. Kalau perlu menggabungkan beberapa dokumen menjadi satu, mulai dari Gabung PDF.