Jumlah foto produk yang ideal bukan angka tetap, melainkan sebanyak yang dibutuhkan pembeli untuk menjawab pertanyaannya tanpa membuka chat. Untuk sebagian besar produk, galeri yang bekerja berisi satu foto utama, beberapa foto sudut, satu foto detail, dan satu foto skala. Kalau ada varian warna atau ukuran, tambahkan satu foto untuk setiap varian yang berbeda jauh tampilannya. Batas maksimum jumlah foto ditentukan platform, dan ketentuan itu berbeda tiap tempat serta bisa berubah, jadi periksa pusat bantuan platform yang Anda pakai.

Menambah foto bukan selalu memperbaiki penjualan. Galeri yang terlalu banyak berisi foto serupa membuat pembeli menggulir tanpa mendapat informasi baru. Yang menambah nilai adalah foto yang menjawab pertanyaan berbeda: bagaimana bentuknya, seberapa besar, bagaimana teksturnya, dan apa yang berubah kalau warna atau ukurannya berbeda.

Artikel ini membahas peran setiap foto dalam galeri, urutan yang membantu, dan cara memutuskan berapa foto yang perlu disiapkan untuk satu produk.

Peran setiap foto dalam galeri

Foto pertama adalah foto yang paling menentukan. Sebagian besar pembeli hanya melihat foto pertama sebelum memutuskan membuka produk atau tidak. Foto ini harus memperlihatkan produk dengan jelas, tanpa properti yang mengalihkan perhatian, dan dengan latar yang konsisten dengan foto lain di toko Anda.

Foto sudut melengkapi bentuk. Untuk produk yang bentuknya sederhana, dua atau tiga sudut sudah cukup: depan, samping, dan atas. Untuk produk yang punya bagian penting di belakang, misalnya kemasan dengan informasi komposisi, tambahkan foto belakang.

Foto detail menjawab pertanyaan tentang bahan dan kualitas. Perbesar bagian yang paling sering ditanyakan: jahitan, tekstur, sambungan, atau tulisan pada label. Foto detail yang tajam sering lebih berguna daripada foto tambahan dari sudut yang mirip.

Foto skala menjawab pertanyaan ukuran. Letakkan benda yang ukurannya dikenal di samping produk, atau letakkan produk di atas meja dengan benda lain sebagai pembanding. Foto skala mengurangi pertanyaan ukuran yang masuk ke chat.

Foto pemakaian memperlihatkan produk saat dipakai atau ditempatkan di lingkungan nyata. Untuk pakaian, ini foto yang memperlihatkan jatuhnya bahan di tubuh. Untuk barang rumah tangga, ini foto yang memperlihatkan produk di ruangan. Foto jenis ini membantu pembeli membayangkan produknya di tempatnya.

Foto varian diperlukan kalau produk punya beberapa pilihan warna atau ukuran yang tampilannya berbeda. Satu foto untuk setiap varian yang berbeda jauh lebih berguna daripada satu foto yang memuat semua varian dalam bingkai sempit.

Berapa banyak yang masuk akal

Untuk produk sederhana, lima sampai tujuh foto biasanya sudah menjawab semua pertanyaan: satu foto utama, dua sampai tiga sudut, satu detail, satu skala, dan satu foto pemakaian. Untuk produk dengan varian, tambahkan foto per varian.

Angka itu bukan patokan mutlak. Yang menentukan adalah berapa banyak pertanyaan yang perlu dijawab. Kalau produknya punya satu bentuk dan satu warna, menambahkan sepuluh foto dari sudut yang nyaris sama tidak menambah informasi. Kalau produknya punya lima varian warna yang berbeda jelas, foto variannya justru wajib ada.

Jangan memaksakan jumlah tertentu hanya karena platform mengizinkan banyak foto. Platform menetapkan batas maksimum, bukan jumlah yang dianjurkan. Batas maksimum itu urusan ketentuan, sedangkan jumlah yang tepat urusan kebutuhan pembeli.

Urutan yang membantu pembeli

Urutan foto menentukan bagaimana pembeli memahami produk. Urutan yang bekerja untuk sebagian besar barang:

  1. Foto utama, produk tampak depan dengan latar bersih.
  2. Foto sudut lain, memperlihatkan bentuk dari sisi berbeda.
  3. Foto detail bagian yang paling sering ditanyakan.
  4. Foto skala dengan pembanding ukuran.
  5. Foto pemakaian atau produk di tempatnya.
  6. Foto varian, kalau ada.
  7. Foto kemasan atau isi paket, kalau pembeli perlu tahu apa yang diterima.

Letakkan informasi penting di awal. Sebagian pembeli tidak membuka semua foto, jadi foto yang menjelaskan ukuran dan varian sebaiknya tidak diletakkan di urutan terakhir.

Menyesuaikan dengan ketentuan platform

Setiap platform menetapkan batas jumlah foto, urutan tampilannya, dan kadang aturan khusus untuk foto utama. Ketentuan itu berbeda tiap platform dan bisa berubah, jadi periksa pusat bantuan resminya sebelum menyiapkan galeri.

Yang perlu dicari di pusat bantuan: jumlah foto minimum dan maksimum, ketentuan foto utama, rasio atau ukuran yang diminta, serta aturan tentang teks atau tanda air pada foto. Sebagian platform melarang tulisan promosi menempel pada foto, dan aturan itu bisa berbeda antar platform.

Kalau ketentuan tidak menyebut angka yang jelas, siapkan jumlah yang cukup untuk menjawab pertanyaan pembeli, dan jangan memaksakan diri mengisi sampai batas maksimum.

Menyiapkan foto agar seragam

Konsistensi antar foto lebih penting daripada jumlah. Foto yang ukurannya berbeda atau rasionya tidak sama membuat galeri terlihat berantakan, dan pembeli sulit membandingkan.

Seragamkan ukuran semua foto dengan satu pengaturan yang sama. Caranya ada di Kompres Foto: pilih tool sesuai format berkas, tentukan ukuran akhir di pratinjau, lalu pakai pengaturan itu untuk seluruh kelompok. Ukuran persen tersedia dari 10 sampai 200, dan contoh yang terverifikasi adalah persen 50 pada gambar 1600x1200 menghasilkan 800x600.

Untuk kebutuhan ukuran yang mengikuti ketentuan platform, langkahnya dibahas di ukuran foto produk marketplace. Untuk format berkas, pembahasannya ada di format gambar untuk foto produk.

Kalau foto akan disusun menjadi satu dokumen untuk dikirim ke reseller atau disimpan sebagai arsip, gunakan JPG ke PDF. Satu foto menjadi satu halaman A4, dan urutannya mengikuti urutan unggahan.

Kesalahan yang membuat galeri lemah

Mengisi galeri dengan foto yang mirip semua. Sepuluh foto dari sudut yang nyaris sama tidak menambah informasi, dan membuat pembeli berhenti menggulir sebelum menemukan foto yang berguna.

Menyimpan foto detail di urutan akhir. Pembeli yang ragu tentang bahan atau jahitan sering tidak membuka foto terakhir. Letakkan foto detail di urutan awal.

Memakai foto utama yang memuat banyak properti. Properti yang menarik perhatian mengalihkan fokus dari produk. Foto utama sebaiknya sederhana.

Mencampur latar yang berbeda dalam satu galeri. Satu foto berlatar putih, satu berlatar kayu, dan satu berlatar kain membuat galeri terlihat seperti kumpulan barang bekas, bukan satu toko.

Lupa foto skala. Tanpa acuan ukuran, pembeli cenderung membayangkan produk lebih besar atau lebih kecil dari aslinya, dan itu berujung pada pengembalian barang.

Mengunggah foto yang terlalu berat. Foto besar memperlambat halaman toko, dan sebagian platform menolak berkas yang melewati batasnya. Periksa ketentuan platform, dan kecilkan foto sebelum diunggah.

Kapan jumlah foto sebaiknya dikurangi

Kadang lebih sedikit foto justru lebih baik. Kalau produknya sederhana dan semua pertanyaan sudah terjawab oleh empat foto, foto tambahan yang serupa hanya menambah waktu muat.

Kalau foto tambahan tidak tajam atau pencahayaannya berbeda dari yang lain, lebih baik tidak dipasang. Satu foto yang buruk di antara foto yang rapi menurunkan kesan seluruh galeri.

Kalau foto memuat orang atau properti milik pihak lain, periksa izin pemakaiannya sebelum dipublikasikan. Foto model, rumah, atau kendaraan yang bukan milik penjual bisa menimbulkan masalah izin.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah ada jumlah foto minimum? Ketentuan tiap platform berbeda dan bisa berubah. Periksa pusat bantuan resmi platform yang Anda pakai untuk angka yang berlaku saat ini.

Apakah foto produk boleh memakai foto yang sama untuk beberapa produk? Boleh untuk foto latar dan gaya, tetapi foto yang memperlihatkan produknya harus berbeda. Memakai foto produk yang sama untuk barang yang berbeda menyesatkan pembeli.

Apakah video diperlukan? Sebagian platform mendukung video produk, tetapi ketentuannya berbeda tiap tempat. Kalau platform Anda mendukungnya, video pendek yang memperlihatkan produk dari beberapa sisi bisa melengkapi galeri foto.

Berapa lama waktu yang wajar untuk menyiapkan satu galeri produk? Tergantung jumlah foto. Yang paling memakan waktu adalah penyeragaman ukuran dan pemeriksaan satu per satu sebelum diunggah.

Apakah foto boleh diberi teks promosi? Periksa ketentuan platform. Sebagian platform membatasi tulisan yang menempel pada foto, dan aturannya bisa berbeda antar platform.

Mulai dari empat foto

Potret satu produk dengan empat foto: utama, satu sudut, satu detail, dan satu skala. Periksa apakah keempatnya sudah menjawab pertanyaan dasar pembeli. Setelah itu, seragamkan ukurannya lewat Kompres Foto, lalu periksa ketentuan platform tujuan. Urutan kerja lengkap penyiapan foto jualan ada di Foto Produk, dan peta seluruh pekerjaan gambar ada di Panduan Gambar dan Foto.