Kompres PDF rapor PPDB dilakukan dengan menurunkan resolusi gambar berlebih di dalam PDF lewat Kompres PDF, lalu memastikan nilai, nama, dan NISN tetap terbaca sebelum berkas diunggah ke portal pendaftaran. Rapor untuk PPDB biasanya terdiri dari banyak halaman karena memuat beberapa semester sekaligus, sehingga hasil foto HP atau pindaian resolusi tinggi mudah berukuran belasan megabyte. Kompres mengecilkan data gambar yang berlebihan tanpa mengubah jumlah halaman dan urutannya, sehingga rapor lima semester tetap lima bagian yang utuh. Angka sebelum dan sesudah tampil setelah proses, jadi kamu bisa memastikan berkas sudah berada di bawah batas pengumuman daerah.
Selalu mulai dari PDF rapor asli yang paling tajam, bukan dari berkas yang pernah dikecilkan. Satu kali proses dari sumber terbaik memberi hasil paling bersih, sedangkan berkas yang dikompres berulang menumpuk penurunan mutu tanpa penurunan ukuran yang sepadan. Sesudahnya buka hasil pada zoom 100 persen, baca nilai tiap mata pelajaran pada satu semester contoh secara acak, cocokkan nama dan NISN dengan rapor fisik, lalu beri nama file yang memuat nama anak dan cakupan semester.
Syarat dan batas yang mengikat
Istilah resmi penerimaan murid baru sekarang SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru), pengganti PPDB sejak 2025 menurut Direktorat Sekolah Dasar Kemendikdasmen. Artikel ini tetap memakai kata PPDB karena istilah itu lebih dikenal. Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 menyebut rapor dalam dua konteks. Pada jalur prestasi, nilai rapor lima semester terakhir dapat dipakai sebagai prestasi akademik (Pasal 20 ayat (3)) dan dibuktikan dengan rapor yang disertai surat keterangan peringkat nilai rapor dari sekolah asal (Pasal 21 ayat (1) huruf a), jadi surat itu perlu dipindai bersama rapor bila jalurmu memintanya. Pada jalur domisili, nama orang tua atau wali di KK harus sama dengan yang tertulis di rapor atau ijazah jenjang sebelumnya, akta kelahiran, dan/atau KK sebelumnya (Pasal 17 ayat (2)), sehingga halaman rapor yang memuat nama orang tua juga perlu terbaca jelas.
Patokan yang sah adalah ketentuan portal PPDB daerah dan pengumuman sekolah tujuan tahun berjalan, termasuk semester berapa saja yang wajib dilampirkan. Untuk jalur prestasi dan seleksi SMK, aturan nasional memakai nilai rapor lima semester terakhir (Pasal 20 ayat (3) dan Pasal 48 ayat (2)), sedangkan untuk jalur dan jenjang lain jumlah semester yang wajib dilampirkan mengikuti petunjuk teknis daerah dan komposisinya bisa berubah tahun berikutnya. Pastikan dulu halaman yang wajib ada sebelum mengecilkan apa pun, karena mengompres rapor yang halamannya belum lengkap hanya membuang waktu. Catat batas maksimal kolom rapor dan sisakan margin aman di bawahnya.
Batas paket layanan menentukan pola kerja harian. Tanpa akun tersedia 20 pemrosesan per hari dengan maksimal 10 MB per berkas dan 10 berkas per proses, paket Gratis dengan akun memberi 30 pemrosesan per hari dengan 30 MB per berkas dan 20 berkas, paket Berbayar memberi pemrosesan tanpa batas jumlah dengan 200 MB per berkas dan 20 berkas. Rapor multipage yang besar biasanya selesai dalam satu proses dari berkas asli, jadi susun urutan halaman dengan benar sebelum mengunggah agar tidak mengulang.
NgeditPDF tidak bekerja sama dengan dinas pendidikan, sekolah, atau Dukcapil, dan tidak menerbitkan syarat resmi PPDB. Layanan ini hanya menyiapkan berkas agar sesuai syarat yang ditetapkan daerah. Bila ada selisih antara artikel ini dan pengumuman sekolah tujuan, ikuti pengumuman sekolah tujuan.
Dilarang mengubah isi rapor dengan cara apa pun. Jangan mengubah NISN, nama, nilai, peringkat, tanggal lahir, atau mengedit isi pindaian rapor agar terlihat berbeda dari aslinya. Kompres hanya mengecilkan ukuran, bukan memperbaiki data. Bila ada nilai atau identitas yang keliru di rapor, minta pembetulan ke sekolah asal lebih dulu, lalu pindai ulang dokumen yang sudah benar.
PPDB diatur dinas pendidikan tiap daerah dan ketentuannya berubah setiap tahun ajaran. Cek selalu portal PPDB daerah, pengumuman sekolah tujuan, dan grup info resmi tahun berjalan. NgeditPDF hanya membantu menyiapkan berkas, bukan situs resmi pendaftaran.
Kapan cara ini dipakai dan kapan tidak
Cara kompres PDF rapor PPDB dipakai ketika PDF rapor melebihi batas unggah sedangkan format yang diminta tetap PDF. Kasus yang paling sering adalah rapor yang tiap halamannya difoto HP resolusi penuh lalu dijadikan satu PDF, sehingga sepuluh halaman foto menjadi belasan megabyte. Kompres cocok untuk kasus ini karena tiap halaman menyimpan gambar besar yang bisa diturunkan dengan aman tanpa mengubah susunan semester.
Cara ini dipakai juga ketika rapor sudah digabung dari beberapa file semester lalu totalnya kebesaran. Misalnya tiap semester dipindai terpisah kemudian disatukan menjadi satu PDF, dan hasil gabungannya melewati batas kolom. Kompres hasil gabungan sekali dari berkas gabungan yang asli, bukan dari potongan yang sudah dikecilkan sebelumnya.
Cara ini tidak dipakai ketika ukuran PDF rapor sudah berada di bawah batas dengan margin yang cukup. Rapor yang dipindai dengan pengaturan wajar sering langsung lolos tanpa perlu dikecilkan. Periksa ukuran di file manager lebih dulu, dan bila sudah aman, lanjutkan ke pemeriksaan keterbacaan tanpa memproses ulang.
Cara ini tidak dipakai untuk memperbaiki rapor yang tulisannya sudah kabur sejak difoto. Angka kecil pada kolom nilai membutuhkan sumber yang tajam, dan kompres tidak menambah detail yang hilang. Bila nilai sulit dibaca sebelum dikompres, foto atau pindai ulang halaman yang bermasalah dengan cahaya merata dan posisi stabil, lalu kompres dari versi yang tajam itu.
Cara kompres PDF rapor langkah demi langkah
- Kumpulkan PDF rapor asli dalam folder khusus pendaftaran dengan subfolder asli dan hasil agar sumber terbaik tidak tertimpa hasil proses.
- Periksa kelengkapan halaman sesuai ketentuan daerah, pastikan semester yang wajib ada semuanya sudah masuk dan berurutan.
- Lihat ukuran PDF di file manager lalu catat batas maksimal kolom rapor dari portal daerah tahun berjalan.
- Buka Kompres PDF di peramban HP atau komputer.
- Unggah PDF rapor dari folder asli dan jalankan proses satu kali sampai selesai tanpa menutup tab.
- Perhatikan angka sebelum dan sesudah yang tampil, pastikan hasilnya berada di bawah batas dengan margin aman.
- Unduh hasil dengan nama yang jelas, misalnya rapor-nama-anak-sem1-5-800KB.pdf, supaya cakupannya langsung terlihat.
- Buka hasil pada zoom 100 persen sampai 150 persen, baca nama, NISN, dan nilai pada dua semester berbeda sebagai sampel.
- Pindahkan hasil final ke folder hasil dan unggah hanya berkas final yang sudah lolos pemeriksaan keterbacaan.
Rapor multipage menuntut pemeriksaan sampel yang menyebar, bukan hanya halaman pertama. Nilai pada halaman tengah sering luput diperiksa padahal justru di situlah teks mengecil. Baca satu baris penuh pada semester awal, tengah, dan akhir, termasuk catatan wali kelas bila ikut dipindai. Bila satu halaman saja hurufnya menyatu, kembali ke berkas asli dan perbaiki halaman itu sebelum mengulang proses.
Soal keamanan, pahami bahwa berkas tidak ditulis ke penyimpanan permanen, isinya lewat di memori dan hasilnya dikirim ke peramban. Walau begitu, gunakan jaringan pribadi, tutup tab setelah selesai, hapus unduhan yang tidak dipakai, dan baca kebijakan privasi bila perlu kepastian tertulis.
Jika hasil belum di bawah batas
Bila hasil masih kebesaran, jangan langsung mengompres ulang berkas hasil. Kembali ke PDF asli dan teliti struktur sumbernya. Rapor yang difoto dengan banyak latar meja di sekeliling kertas menyimpan piksel sia-sia pada tiap halaman. Potong area di luar kertas sebelum dijadikan PDF, atau foto ulang dengan jarak yang pas sehingga kertas memenuhi bingkai.
Bila rapor berasal dari foto beresolusi sangat tinggi, rampingkan foto sumbernya dulu lewat Kompres JPG yang sekaligus menghapus EXIF dan data GPS, lalu susun ulang menjadi PDF dan kompres sekali. Rantai kerja dari sumber yang ramping memberi hasil akhir yang kecil tanpa mengorbankan keterbacaan angka.
Bila ukuran sudah kecil tetapi portal tetap menolak, masalahnya hampir pasti bukan ukuran. Periksa nama file dari karakter aneh, pastikan kolom unggahan memang kolom rapor, pastikan file tidak terkunci kata sandi, dan coba unggah pada jam sepi atau peramban lain karena portal PPDB sering padat menjelang tenggat.
Cara lain bila tidak cocok
Bila rapor masih berupa foto di galeri dan belum menjadi PDF, satukan dulu lewat Foto ke PDF yang menerima hingga 20 foto menjadi satu PDF A4 210 x 297 mm dengan margin 20 mm, lalu kompres hasilnya bila perlu. Pastikan urutan foto mengikuti urutan semester sebelum diproses agar verifikator tidak kebingungan.
Bila kolom meminta rapor digabung dengan KK atau akta dalam satu berkas, satukan PDF aslinya lewat Gabung PDF yang menerima 2 sampai 20 PDF berurutan dengan pratinjau yang bisa digeser, kemudian kompres sekali. Untuk konsep pengecilan umum, baca Kompres PDF, dan untuk peta berkas pendaftaran, baca Berkas PPDB serta Panduan Dokumen dan Administrasi. Bila jatah harian habis, lihat halaman harga: tanpa akun tersedia 20 pemrosesan per hari, paket Gratis 30 pemrosesan per hari, dan paket Berbayar tanpa batas jumlah pemrosesan.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah nilai kecil di rapor tetap terbaca setelah dikompres? Ya, selama sumbernya tajam dan proses dilakukan sekali dari berkas asli. Kolom nilai yang kecil memang wajib diperiksa pada zoom 100 persen di tiga titik semester yang berbeda. Jika sebelum dikompres saja sudah sulit dibaca, perbaiki sumbernya dulu.
Berapa kali boleh mengompres PDF rapor? Sekali dari berkas asli. Bila masih kebesaran, perbaiki sumbernya seperti memotong tepi kosong atau memindai ulang halaman yang berat, lalu kompres sekali lagi dari versi perbaikan. Pengulangan dari hasil kompres membuat angka cepat menyatu.
Apakah sampul rapor harus ikut dipindai? Ikuti ketentuan daerah. Bila yang diminta hanya halaman nilai dan identitas, jangan menambah sampul dan halaman kosong karena hanya menambah ukuran. Bila ketentuan meminta sampul, sertakan lalu periksa urutannya sebelum dikompres.
Bolehkah menggabung tiap semester dulu baru mengompres? Boleh bila kolom meminta satu PDF berisi beberapa semester. Gabungkan PDF asli tiap semester dulu, periksa urutannya, lalu kompres sekali. Jangan kompres tiap semester lalu gabungkan hasil kompresnya karena kualitasnya turun dua kali.
Portal menolak padahal ukuran sudah kecil, apa yang dicek? Cek kelengkapan semester, format kolom, nama file, koneksi, dan kepadatan portal. Pastikan file terbuka sampai halaman terakhir dan tidak terkunci. Kadang kolom yang salah membuat berkas terlihat ditolak padahal ukurannya sesuai.
Periksa sebelum unggah ke portal
Buka PDF rapor final dari halaman pertama sampai terakhir, pastikan semester lengkap dan berurutan, nilai serta identitas terbaca, ukurannya di bawah batas dengan margin, dan namanya memuat nama anak plus cakupan semester. Unggah ke kolom rapor yang benar dan simpan bukti unggah bila portal menyediakannya.
Arsipkan PDF rapor final bersama rapor fisik sampai seluruh tahapan PPDB tuntas agar permintaan verifikasi ulang tidak berubah menjadi kepanikan dadakan.
Sumber resmi
Diperiksa terakhir pada 20 Oktober 2026. Syarat dan angka resmi bisa berubah tiap tahun dan berbeda tiap daerah, jadi rujuk halaman di bawah dan pengumuman daerahmu untuk ketentuan yang berlaku.
- Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru (JDIH BPK): nilai rapor lima semester terakhir untuk prestasi akademik (Pasal 20 ayat (3)) dan seleksi SMK (Pasal 48), rapor disertai surat keterangan peringkat nilai rapor (Pasal 21), serta kesamaan nama orang tua di KK dengan rapor, akta, atau KK sebelumnya untuk jalur domisili (Pasal 17 ayat (2)).
- SPMB di Depan Mata, Orang Tua Perlu Tahu Alurnya (Direktorat Sekolah Dasar Kemendikdasmen): Kemendikdasmen memakai istilah SPMB sejak 2025 untuk menggantikan PPDB, dan kesamaan nama orang tua di KK dengan rapor atau ijazah menjadi syarat jalur domisili.