Kompres PDF akta PPDB dikerjakan dengan menurunkan resolusi gambar berlebih di dalam PDF lewat Kompres PDF, kemudian memastikan nomor akta, nama anak, dan stempel tetap terbaca sebelum berkas diunggah ke portal pendaftaran. Akta kelahiran umumnya satu lembar tegak, tetapi hasil foto HP atau pindaian resolusi tinggi bisa membuatnya berukuran beberapa megabyte. Kompres mengecilkan data gambar yang berlebihan tanpa mengubah isi dan tata letak halaman, sehingga satu lembar akta tetap tampil utuh dalam satu halaman. Ukuran sebelum dan sesudah tampil setelah proses, jadi kamu bisa memastikan berkas sudah di bawah batas pengumuman daerah.

Kerjakan selalu dari PDF akta asli yang paling jernih, bukan dari berkas yang pernah dikompres. Satu kali proses dari sumber terbaik memberi hasil paling bersih, sedangkan berkas yang dikompres berulang menumpuk penurunan mutu tanpa penurunan ukuran yang sepadan. Sesudahnya buka hasil pada zoom 100 persen, baca nomor akta sampai habis, cocokkan nama anak dan nama orang tua dengan dokumen fisik, dan beri nama file yang memuat nama anak.

Syarat dan batas yang mengikat

Istilah resmi penerimaan murid baru sekarang SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru), pengganti PPDB sejak 2025 menurut Direktorat Sekolah Dasar Kemendikdasmen. Artikel ini tetap memakai kata PPDB karena istilah itu lebih dikenal. Dalam Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025, akta kelahiran, atau surat keterangan lahir yang dikeluarkan pihak berwenang dan dilegalisasi lurah atau kepala desa, menjadi bukti usia calon murid (Pasal 14 ayat (1)). Pada jalur domisili, nama orang tua atau wali di KK juga harus sama dengan yang tertulis di akta kelahiran, rapor atau ijazah jenjang sebelumnya, dan/atau KK sebelumnya (Pasal 17 ayat (2)), jadi nama ayah dan ibu pada akta perlu terbaca jelas.

Patokan ukuran yang sah adalah angka di portal PPDB daerah dan pengumuman sekolah tujuan tahun berjalan. Sebagian daerah mencantumkan batas per kolom unggahan, sebagian lain mencantumkan batas umum untuk semua berkas. Catat batas yang berlaku untuk kolom akta sebelum mengecilkan apa pun, dan sisakan margin aman di bawahnya. Menargetkan angka yang persis sama dengan batas maksimal berisiko karena portal kadang menghitung ukuran sedikit berbeda.

Ketentuan paket layanan menentukan berapa banyak berkas yang bisa dikerjakan per hari. Tanpa akun tersedia 20 pemrosesan per hari dengan maksimal 10 MB per berkas dan 10 berkas per proses, paket Gratis dengan akun memberi 30 pemrosesan per hari dengan 30 MB per berkas dan 20 berkas, paket Berbayar memberi pemrosesan tanpa batas jumlah dengan 200 MB per berkas dan 20 berkas. Akta yang hanya satu halaman biasanya selesai dalam satu proses, jadi paket mana pun mencukupi asal tidak diulang sia-sia.

NgeditPDF tidak bekerja sama dengan dinas pendidikan, sekolah, Dukcapil, atau kelurahan, dan tidak menerbitkan syarat resmi PPDB. Layanan ini hanya membantu menyiapkan berkas agar sesuai syarat yang sudah ditetapkan daerah. Jika ada perbedaan antara artikel ini dan pengumuman sekolah tujuan, ikuti pengumuman sekolah tujuan.

Dilarang mengubah isi akta dengan cara apa pun. Jangan mengubah nomor akta, nama, tanggal lahir, nama orang tua, atau mengedit isi pindaian akta agar terlihat berbeda dari aslinya. Kompres hanya mengecilkan ukuran, bukan memperbaiki data. Bila data akta keliru, urus pembetulan ke Dukcapil lebih dulu, lalu pindai ulang dokumen yang sudah benar.

PPDB diatur dinas pendidikan tiap daerah dan ketentuannya berubah setiap tahun ajaran. Cek selalu portal PPDB daerah, pengumuman sekolah tujuan, dan grup info resmi tahun berjalan. NgeditPDF hanya membantu menyiapkan berkas, bukan situs resmi pendaftaran.

Kapan cara ini dipakai dan kapan tidak

Cara ini dipakai ketika PDF akta melebihi batas unggah padahal format yang diminta tetap PDF. Situasi yang umum adalah akta yang difoto HP dalam resolusi penuh lalu dijadikan PDF, atau akta yang dipindai tempat fotokopi dengan pengaturan tertinggi. Kompres cocok untuk kedua situasi ini karena gambar pindaian satu halaman penuh memang menyimpan data besar yang bisa diturunkan dengan aman.

Cara ini dipakai juga ketika akta sudah digabung dengan dokumen lain lalu totalnya kebesaran. Misalnya akta digabung KK dalam satu PDF untuk kolom yang meminta keduanya, dan hasil gabungannya melewati batas. Kompres hasil gabungan sekali dari berkas gabungan yang asli, bukan dari potongan yang sudah dikompres sebelumnya.

Cara ini tidak dipakai ketika ukuran PDF akta sudah berada di bawah batas dengan margin aman. Akta satu halaman yang dipindai wajar umumnya langsung lolos, jadi periksa ukuran di file manager lebih dulu. Memproses berkas yang sudah cukup kecil hanya membuang jatah harian dan berisiko merusak ketajaman stempel.

Cara ini tidak dipakai untuk memperbaiki akta yang teksnya sudah kabur sejak difoto. Nomor akta yang tercetak kecil membutuhkan sumber yang tajam, dan kompres tidak menambah detail yang hilang. Bila nomor akta sulit dibaca sebelum dikompres, foto atau pindai ulang dengan cahaya merata dan HP yang stabil, lalu kompres dari versi yang tajam itu.

Cara kompres PDF akta langkah demi langkah

  1. Simpan PDF akta asli di folder khusus pendaftaran dengan subfolder asli dan hasil agar sumber terbaik tidak tertimpa.
  2. Lihat ukuran PDF akta di file manager dan catat batas kolom akta dari portal daerah tahun berjalan.
  3. Buka Kompres PDF di peramban HP atau komputer.
  4. Unggah PDF akta dari folder asli, lalu jalankan proses satu kali sampai selesai tanpa menutup tab.
  5. Lihat angka sebelum dan sesudah yang tampil, pastikan hasilnya di bawah batas dengan margin aman.
  6. Unduh hasil dengan nama yang jelas, misalnya akta-nama-anak-250KB.pdf, supaya tidak tertukar dengan akta saudara.
  7. Buka hasil pada zoom 100 persen sampai 150 persen, baca nomor akta digit per digit tanpa menebak.
  8. Cocokkan nama anak, tanggal lahir, nama ayah dan ibu, serta bentuk stempel dan tanda tangan dengan akta fisik.
  9. Pindahkan hasil final ke folder hasil dan unggah hanya berkas final yang sudah lolos pemeriksaan.

Nomor akta layak mendapat perhatian ekstra karena tercetak kecil dan menjadi kunci verifikasi kelahiran. Baca dari digit pertama sampai terakhir, jangan hanya membaca awalnya lalu menganggap sisanya benar. Stempel yang memudar setelah dikompres masih bisa diterima selama bentuk dan tulisannya dikenali, tetapi bila stempel hilang total, berarti sumbernya perlu diperbaiki dan proses harus diulang dari versi yang lebih baik.

Akta terbitan baru bisa berupa PDF yang dicetak sendiri di kertas HVS A4 80 gram. Ditjen Dukcapil menyatakan kode QR pada dokumen kependudukan yang dicetak di kertas HVS menggantikan tanda tangan dan cap basah, jadi pada akta jenis ini periksa bahwa kode QR tetap utuh dan tajam setelah dikompres, bukan mencari stempel basah. Sejak 1 Januari 2026, kode QR pada akta kelahiran hanya dapat dipindai lewat aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), bukan lewat Google Lens atau pemindai QR umum, menurut Dukcapil. Dukcapil juga menjelaskan bahwa akta kelahiran diterbitkan pejabat pencatatan sipil di Dinas Dukcapil kabupaten atau kota dan memuat nama, tempat lahir, tanggal lahir, serta nama orang tua.

Soal keamanan berkas, ketahui bahwa berkas tidak ditulis ke penyimpanan permanen, isinya lewat di memori dan hasilnya dikirim ke peramban. Walau begitu, pakai jaringan pribadi, tutup tab setelah selesai, hapus unduhan yang tidak dipakai, dan baca kebijakan privasi bila perlu kepastian tertulis.

Jika hasil belum di bawah batas

Bila hasil masih kebesaran, tahan diri untuk tidak langsung mengompres ulang berkas hasil. Kembali ke PDF asli dan teliti sumbernya. Foto akta yang diambil terlalu jauh lalu diperbesar biasanya menyimpan banyak piksel sia-sia di area meja. Potong area di luar kertas sebelum dijadikan PDF, atau foto ulang dari jarak yang pas sehingga kertas memenuhi bingkai dengan sedikit ruang tepi.

Bila akta berasal dari foto yang resolusinya amat tinggi, kecilkan foto sumbernya dulu lewat Kompres JPG yang sekaligus menghapus EXIF dan data GPS, lalu jadikan PDF kembali dan kompres sekali. Rantai kerja dari sumber yang ramping memberi hasil akhir yang kecil tanpa mengorbankan keterbacaan nomor akta.

Bila ukuran sudah kecil tetapi portal tetap menolak, masalahnya hampir pasti bukan ukuran. Periksa nama file dari karakter aneh, pastikan kolom unggahan memang kolom akta, pastikan file tidak terkunci password, dan coba unggah di jam sepi atau browser lain karena portal PPDB kerap padat menjelang tenggat.

Cara lain bila tidak cocok

Bila akta masih berupa foto di galeri dan belum menjadi PDF, satukan dulu lewat Foto ke PDF yang menerima hingga 20 foto menjadi satu PDF A4 210 x 297 mm dengan margin 20 mm, lalu kompres hasilnya bila perlu. Bila kolom meminta akta digabung KK atau KIA, satukan PDF aslinya lewat Gabung PDF yang menerima 2 sampai 20 PDF berurutan, kemudian kompres sekali.

Untuk pemahaman konsep pengecilan, baca Kompres PDF, dan untuk peta berkas pendaftaran, baca Berkas PPDB serta Panduan Dokumen dan Administrasi. Bila jatah harian habis, lihat halaman harga: tanpa akun tersedia 20 pemrosesan per hari, paket Gratis 30 pemrosesan per hari, dan paket Berbayar tanpa batas jumlah pemrosesan.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah nomor akta tetap terbaca setelah dikompres? Ya, selama sumbernya tajam dan proses dilakukan sekali dari berkas asli. Nomor akta yang tercetak kecil memang perlu diperiksa digit per digit pada zoom 100 persen. Jika sebelum dikompres saja sudah sulit dibaca, perbaiki sumbernya dulu.

Berapa kali boleh mengompres PDF akta? Sekali dari berkas asli. Bila masih kebesaran, perbaiki sumbernya seperti memotong tepi kosong atau memindai ulang, lalu kompres sekali lagi dari versi perbaikan. Pengulangan dari hasil kompres membuat stempel cepat hilang.

Apakah stempel yang memudar masih diterima? Selama bentuk, tulisan, dan posisinya masih dikenali pada zoom normal, umumnya tidak masalah. Bila stempel lenyap total atau tanggal di dalamnya tidak terbaca, ulangi dari sumber yang lebih baik karena stempel adalah bagian pengesahan dokumen.

Bolehkah menggabung akta dengan KK dulu baru mengompres? Boleh bila kolom unggahan meminta keduanya dalam satu berkas. Gabungkan PDF asli dulu, periksa urutannya, lalu kompres sekali. Jangan kompres masing-masing lalu gabungkan hasil kompresnya, karena kualitasnya turun dua kali.

Portal menolak padahal ukuran sudah kecil, apa yang dicek? Cek format kolom, nama file, koneksi internet, dan kepadatan portal. Pastikan file bukan hasil unduhan yang korup dengan membukanya sampai halaman terakhir, dan pastikan tidak ada password yang mengunci file.

Periksa sebelum unggah ke portal

Buka PDF akta final sampai halaman terakhir, pastikan nomor akta, nama, tanggal lahir, dan stempel terbaca, ukurannya di bawah batas dengan margin, dan namanya memuat nama anak. Unggah ke kolom akta yang benar dan simpan bukti unggah bila portal menyediakannya.

Rawat PDF akta final ini bersama dokumen asli sampai pengumuman PPDB berakhir agar verifikasi susulan tidak meminta pindaian dadakan.

Sumber resmi

Diperiksa terakhir pada 20 Oktober 2026. Syarat dan angka resmi bisa berubah tiap tahun dan berbeda tiap daerah, jadi rujuk halaman di bawah dan pengumuman daerahmu untuk ketentuan yang berlaku.