Mengambil gambar dari PDF tanpa aplikasi berarti memakai peramban sebagai satu-satunya alat: buka Ekstrak Gambar dari PDF, unggah berkasnya, jalankan prosesnya, lalu unduh arsip ZIP yang berisi gambar. Tidak ada yang dipasang, tidak ada akun yang wajib dibuat, dan hasilnya bisa dibuka di aplikasi apa pun yang sudah ada di perangkat.
Cara ini cocok untuk pekerjaan sekali jalan: mengambil beberapa foto dari laporan, logo dari proposal, atau grafik dari naskah lama. Aplikasi desktop baru masuk akal kalau pekerjaannya berulang setiap hari atau berkasnya tidak boleh keluar dari jaringan kantor.
Yang diambil adalah gambar asli yang tertanam di dalam PDF. Resolusinya sama dengan resolusi aslinya di dalam berkas, dan formatnya tetap JPG, PNG, atau TIFF sesuai gambar yang tersimpan. Tidak ada kompresi ulang, jadi ketajaman gambar tidak turun karena proses pengambilan ini.
Arti tanpa aplikasi dan batasnya
Tanpa aplikasi bukan berarti tanpa batas. Ada tiga batasan yang perlu diketahui sebelum mulai.
Pertama, gambar yang bisa diambil hanya gambar yang tertanam sebagai elemen di dalam PDF. Hiasan halaman, garis, latar berwarna, dan teks yang dibentuk oleh mesin PDF bukan elemen gambar, sehingga tidak ikut terambil. Untuk mendapatkan tampilan halaman secara utuh, yang dipakai adalah PDF ke JPG.
Kedua, berkas harus punya gambar yang benar-benar tersimpan di dalamnya. Dokumen hasil pindai adalah gambar penuh per halaman, bukan kumpulan gambar kecil. Mengambil gambar dari dokumen seperti itu tidak menghasilkan apa pun. Yang bisa dilakukan adalah mengubah halamannya menjadi gambar.
Ketiga, berkas tidak boleh terkunci. PDF yang dilindungi kata sandi tidak bisa dibaca sebelum kuncinya dibuka, dan sandi itu harus diketahui.
Langkah mengambil gambar tanpa aplikasi
- Pastikan berkas PDF ada di perangkat, bukan hanya terbuka di pratinjau aplikasi pesan.
- Buka peramban, lalu buka Ekstrak Gambar dari PDF.
- Klik area unggah, lalu pilih berkas PDF dari penyimpanan perangkat.
- Tunggu prosesnya selesai. Waktu proses mengikuti jumlah dan ukuran gambar di dalam dokumen.
- Unduh arsip ZIP hasilnya.
- Buka arsip itu dengan aplikasi pengelola arsip yang sudah ada di perangkat, lalu pilih gambar yang dibutuhkan.
Urutan ini sama di Windows, macOS, dan Linux. Yang berbeda hanya nama aplikasi pengelola arsipnya, dan itu pun sudah tersedia secara bawaan di ketiga sistem tersebut.
Memilih antara ekstrak gambar dan render halaman
Dua pekerjaan ini terlihat mirip, tetapi hasilnya berbeda dan sering tertukar.
Ekstrak gambar mengambil elemen gambar asli di dalam dokumen. Cocok kalau yang dibutuhkan adalah foto, logo, atau ilustrasi untuk dipakai ulang di tempat lain, dan hasilnya berkualitas penuh karena tidak dirender ulang.
Render halaman mengubah seluruh halaman menjadi gambar. Cocok kalau yang dibutuhkan adalah tampilan halaman lengkap dengan teks, garis, dan tata letaknya, misalnya untuk pratinjau atau lampiran yang harus berupa gambar. Hasilnya dirender pada 150 DPI, cukup tajam untuk dibaca di layar maupun dicetak ringan.
Kalau ragu, tentukan dulu tujuan gambarnya. Untuk dipakai ulang sebagai aset, pilih ekstrak gambar. Untuk ditampilkan sebagai halaman, pilih render halaman.
Perbedaan ini juga terlihat pada ukuran hasilnya. Ekstraksi gambar hanya mengeluarkan elemen gambar, sehingga arsipnya bisa kecil kalau dokumennya sedikit gambar. Render halaman mengubah setiap halaman menjadi gambar penuh, sehingga hasilnya jauh lebih besar, apalagi untuk dokumen yang halamannya padat. Kalau yang dibutuhkan hanya satu halaman, hapus dulu halaman lain lewat Hapus Halaman PDF sebelum halamannya dirender.
Masalah yang sering terjadi
Hasilnya kosong. Dokumen kemungkinan hasil pindai atau berisi gambar yang digambar langsung oleh mesin PDF, bukan elemen gambar. Coba PDF ke JPG untuk melihat apakah halamannya bisa dirender menjadi gambar.
Gambar yang dibutuhkan tidak ada, tetapi gambar lain ada. Berarti gambar itu memang tidak tersimpan sebagai elemen di dalam berkas, misalnya potongan latar atau hiasan yang dibentuk dari vektor. Cara paling praktis adalah merender halamannya, lalu memotong bagian yang diinginkan dengan aplikasi penyunting gambar.
Ukuran arsip hasilnya besar. Dokumen dengan banyak foto beresolusi tinggi menghasilkan arsip yang besar karena setiap gambar disimpan utuh. Kalau arsipnya akan dikirim lewat email, periksa dulu ukurannya, lalu pilih gambar yang benar-benar dibutuhkan.
Berkas ditolak. Periksa dua hal: apakah ukurannya melebihi batas paket, dan apakah berkasnya terkunci kata sandi. Batasnya 30 MB per berkas pada paket Gratis dan 200 MB pada paket Berbayar. Untuk berkas terkunci, buka dulu proteksinya sebelum diproses.
Berkas PDF-nya rusak sehingga gagal dibaca. Coba perbaiki dulu lewat Perbaiki PDF, lalu ulangi prosesnya. Kalau tetap gagal, cari salinan lain dari dokumen itu.
Cara memeriksa hasilnya
Sebelum gambar dipakai, periksa tiga hal. Pertama, jumlah gambar sesuai perkiraan. Dokumen dengan lima foto biasanya menghasilkan sekitar lima berkas, meski ikon kecil bisa menambah jumlahnya. Kedua, ukuran pikselnya cukup untuk keperluan. Gambar yang akan dicetak butuh ukuran lebih besar daripada gambar yang hanya tampil di layar.
Ketiga, format berkasnya sesuai kebutuhan. JPG cocok untuk foto, PNG cocok untuk logo dan gambar dengan latar transparan, dan TIFF biasanya berasal dari dokumen cetak. Kalau formatnya perlu diubah, ubah setelah gambarnya tersimpan di perangkat.
Untuk gambar yang akan dipakai di dokumen lain, simpan salinan aslinya lebih dulu sebelum diubah formatnya. Mengubah JPG menjadi PNG tidak menambah detail yang hilang, dan mengubah PNG menjadi JPG bisa menghilangkan transparansi. Format asli hasil ekstraksi adalah versi yang paling lengkap.
Kalau gambar yang sama akan dipakai di beberapa tempat dengan ukuran berbeda, simpan versi terbesar dan perkecil saat dipakai. Memperkecil gambar jauh lebih aman daripada memperbesar, karena memperbesar hanya menyebarkan piksel yang sudah ada.
Kapan sebaiknya tidak memakai tool online
Dokumen berisi data pribadi lengkap, berkas keuangan, atau materi perusahaan yang belum boleh keluar dari jaringan kantor sebaiknya dikerjakan dengan aplikasi yang berjalan di komputer sendiri. Tool online cocok untuk pekerjaan cepat pada berkas yang tidak sensitif.
Untuk tool di kelompok konversi, berkas dialirkan ke pemroses dan hasilnya dikirim balik ke peramban tanpa ditulis ke penyimpanan permanen. Meski begitu, berkas tetap meninggalkan perangkat selama proses berlangsung. Keterangan lengkapnya ada di kebijakan privasi.
Pekerjaan yang berulang setiap hari juga lebih hemat dikerjakan dengan aplikasi desktop. Mengunggah berkas yang sama berkali-kali lewat peramban memakan waktu yang lebih banyak daripada menjalankan proses di komputer sendiri.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah perlu membuat akun? Tidak. Tanpa akun, satu hari menerima 20 pemrosesan dengan batas 10 MB per berkas. Akun Gratis menaikkannya menjadi 30 pemrosesan per hari, dan paket Berbayar memberi pemrosesan tanpa batas jumlah dengan batas 200 MB per berkas. Rinciannya ada di halaman harga.
Apakah gambar hasilnya sudah dikompres? Tidak. Gambar diambil pada resolusi aslinya tanpa kompresi ulang. Kalau ukurannya terlalu besar, kompresi dilakukan terpisah setelah gambarnya tersimpan.
Apakah cara ini bisa dipakai di Windows dan macOS? Bisa. Prosesnya berjalan di peramban, jadi sistem operasinya tidak berpengaruh. Yang berbeda hanya aplikasi pengelola arsip yang dipakai untuk membuka hasilnya, dan aplikasi itu sudah tersedia bawaan di kedua sistem.
Apakah bisa mengambil gambar dari beberapa PDF sekaligus? Tidak. Tool ini memproses satu berkas setiap kali. Ulangi untuk berkas berikutnya.
Apakah teks di dalam PDF ikut terambil? Tidak. Untuk teksnya, pakai PDF ke Teks atau PDF ke Markdown kalau hasilnya akan dipakai di sistem dokumentasi.
Apakah gambar yang tertanam di dalam tabel ikut terambil? Ya, selama gambar itu tersimpan sebagai elemen gambar di dalam berkas. Posisinya di dalam tabel tidak memengaruhi apakah gambarnya bisa diambil.
Mulai dari berkas yang paling sederhana
Untuk percobaan pertama, pakai dokumen yang berisi satu atau dua gambar. Setelah hasilnya sesuai, lanjutkan ke dokumen yang lebih besar. Kalau yang dibutuhkan ternyata tampilan halaman, bukan elemen gambarnya, pindah ke PDF ke JPG.
Peta pekerjaan konversi yang lain, dari Word, Excel, dan PowerPoint ke PDF sampai pengambilan teks, ada di Konversi Format Dokumen. Kalau hasilnya perlu diperkecil sebelum dikirim, ukurannya bisa ditekan lewat Kompres PDF.
Untuk topik PDF di luar konversi, dari menyusun halaman sampai mengoptimalkan ukuran berkas, mulailah dari Panduan PDF.