Pertanyaan berapa DPI yang tepat untuk PDF ke JPG tidak punya satu jawaban yang berlaku untuk semua orang, tetapi di ngeditpdf.com jawabannya sederhana: PDF ke JPG selalu merender halaman pada 150 DPI, dan tidak ada pilihan untuk mengubahnya. Angka itu dipilih sebagai titik seimbang: cukup tajam untuk dibaca di layar maupun dicetak ringan, dan tidak menghasilkan berkas yang terlalu besar untuk dikirim.
Karena pilihannya sudah ditetapkan, pertanyaan yang lebih berguna bukan "berapa DPI yang harus saya pilih", melainkan "apakah 150 DPI cukup untuk keperluan saya". Untuk sebagian besar pekerjaan, jawabannya cukup. Untuk cetak besar dan pekerjaan percetakan, jawabannya tidak, dan artikel ini menjelaskan apa yang bisa dilakukan sebagai gantinya.
Apa arti DPI pada gambar hasil render
DPI adalah jumlah titik yang direkam atau ditampilkan pada satu inci. Pada gambar hasil render, angka itu menentukan berapa banyak piksel yang mewakili setiap inci halaman.
Yang perlu dipahami: ukuran halaman tidak ikut berubah. Kalau halaman aslinya A4, hasil rendernya tetap mewakili ukuran A4, hanya jumlah piksel per incinya yang ditetapkan pada 150. Jumlah piksel halaman itu ditentukan oleh ukuran halamannya dikali kerapatan yang dipakai.
Karena itu, halaman yang secara fisik lebih besar menghasilkan gambar yang lebih banyak pikselnya pada kerapatan yang sama. Halaman F4 akan menghasilkan gambar yang lebih besar daripada halaman A5 pada 150 DPI, meski keduanya dirender dengan pengaturan yang sama.
Kapan 150 DPI cukup
Angka 150 DPI cukup untuk tiga keperluan yang paling sering muncul.
Yang pertama, membaca di layar. Layar menampilkan gambar pada ukuran yang jauh lebih kecil daripada ukuran cetaknya, sehingga kerapatan 150 DPI sudah lebih dari cukup untuk tampil tajam di monitor maupun layar ponsel.
Yang kedua, mengirim halaman lewat aplikasi percakapan atau surel. Di sini yang menjadi masalah biasanya ukuran berkas, bukan ketajaman, dan 150 DPI menghasilkan berkas yang wajar untuk dikirim.
Yang ketiga, cetak ringan pada kertas biasa dengan ukuran asli. Untuk mencetak satu halaman A4 sebagai lampiran atau arsip, kerapatan ini masih bisa diterima. Yang tidak cocok adalah cetak diperbesar, misalnya poster atau spanduk.
Kapan 150 DPI tidak cukup
Ada dua keadaan yang membuat 150 DPI terasa kurang.
Pertama, saat gambar akan dicetak jauh lebih besar daripada ukuran aslinya. Memperbesar gambar selalu memperlihatkan kekurangan piksel, dan pada kerapatan 150 DPI batas itu tercapai lebih cepat.
Kedua, saat gambar akan disunting lagi, misalnya dipotong sebagian kecil lalu diperbesar. Memotong seperempat bagian halaman berarti bagian itu hanya diwakili seperempat piksel yang tersedia, dan hasil perbesarannya akan terlihat kasar.
Kalau salah satu keadaan itu berlaku, jangan memaksakan hasil dari tool ini. Kerjakan konversinya di aplikasi desktop yang menyediakan pilihan resolusi, atau minta bagian percetakan merender langsung dari berkas PDF-nya. Berkas PDF yang teksnya masih vektor bisa dirender pada kerapatan berapa pun tanpa kehilangan ketajaman, dan itulah sumber terbaik untuk cetak besar.
Bedanya halaman vektor dan halaman pindai
Satu hal yang sering terlewat: ketajaman hasil render tidak ditentukan hanya oleh angka DPI, tetapi juga oleh isi halamannya.
Halaman yang dibuat dari aplikasi pengolah kata berisi teks vektor. Teks vektor tidak terikat pada resolusi, sehingga saat dirender pada 150 DPI hurufnya tetap tajam, termasuk huruf berukuran kecil. Halaman seperti ini yang paling diuntungkan oleh proses render.
Halaman hasil pindai keadaannya berbeda. Pemindai sudah merekam sejumlah titik pada saat pemindaian, dan titik itulah yang tersimpan sebagai gambar di dalam PDF. Merender ulang halaman itu pada kerapatan lebih tinggi tidak menambah detail yang tidak pernah ada. Kalau hasil pindainya sudah buram sejak awal, hasil rendernya juga buram.
Karena itu, untuk dokumen yang akan disimpan lama, resolusi pemindaian ditetapkan cukup tinggi sejak awal. Penyesuaian untuk keperluan pengiriman dilakukan pada salinan, bukan pada master.
Kalau yang dibutuhkan justru gambar aslinya
Ada satu situasi yang sering tertukar dengan pertanyaan DPI: pengguna sebenarnya tidak membutuhkan tampilan halaman, melainkan foto atau logo yang tertanam di dalam PDF.
Untuk keperluan itu, alatnya bukan render halaman. Ekstrak Gambar dari PDF mengambil gambar yang benar-benar tertanam di dalam berkas, pada resolusi aslinya, tanpa kompresi ulang. Hasilnya dikemas dalam ZIP, dan format gambarnya mengikuti format aslinya, entah JPG, PNG, atau TIFF.
Perbedaannya penting. Render halaman selalu menghasilkan gambar sebesar halaman penuh pada 150 DPI. Ekstraksi gambar menghasilkan berkas gambar yang ukurannya sesuai gambar aslinya, dan ketajamannya tidak ditentukan oleh pengaturan render.
Langkah memilih keluaran yang tepat
- Tentukan dulu apa yang dibutuhkan: tampilan halaman penuh, atau gambar yang tertanam di dalamnya.
- Kalau yang dibutuhkan tampilan halaman untuk dibaca di layar atau dikirim, gunakan PDF ke JPG. Hasilnya JPG pada 150 DPI.
- Kalau dokumennya lebih dari satu halaman, semua halaman tetap diproses dan hasilnya dikemas dalam ZIP.
- Kalau yang dibutuhkan gambar asli untuk disunting lagi, gunakan Ekstrak Gambar dari PDF.
- Kalau yang dibutuhkan cetakan besar, jangan memakai hasil render. Buka berkas PDF-nya di aplikasi desktop dan render dari sana pada resolusi yang diminta percetakan.
- Kalau ukuran berkas jadi masalah sebelum konversi, kecilkan dulu lewat Kompres PDF.
Masalah yang sering terjadi
Hasil terasa kurang tajam padahal dokumen aslinya jelas. Periksa apakah halaman itu hasil pindai. Kalau ya, ketajamannya sudah ditentukan pada saat pemindaian dan tidak bisa dinaikkan lagi. Kalau halaman itu berisi teks vektor, hasil pada 150 DPI seharusnya tetap tajam.
Gambar hasil render terlalu besar untuk dikirim. Satu halaman pada 150 DPI biasanya masih wajar, tetapi dokumen dengan banyak halaman menghasilkan banyak berkas. Kemas dulu dalam ZIP seperti keluaran tool, atau kirim hanya halaman yang diperlukan.
Tidak ada pilihan DPI di halaman tool. Ini memang begitu. Tool ini bekerja pada satu pengaturan tetap supaya hasilnya konsisten dan prosesnya cepat. Untuk pilihan resolusi, gunakan aplikasi desktop.
Halaman yang dirender ternyata kosong. Periksa berkas aslinya. Kalau halamannya kosong sejak awal, hasil rendernya juga kosong. Halaman kosong bisa dibuang lebih dulu lewat Hapus Halaman PDF.
Berkas gagal diproses karena ukuran. Batasnya 30 MB per berkas pada paket Gratis dan 200 MB pada paket Berbayar. Berkas yang lebih besar perlu dikompres atau dipecah lebih dulu.
Kapan sebaiknya tidak memakai tool online
Dokumen berisi data pribadi lengkap, berkas keuangan, atau dokumen internal yang belum boleh keluar dari jaringan kantor sebaiknya dirender dengan aplikasi yang berjalan di komputer sendiri. Untuk tool kelompok ini, berkas dialirkan ke pemroses dan hasilnya dikirim balik ke peramban tanpa ditulis ke penyimpanan permanen, tetapi berkas tetap meninggalkan perangkat selama proses berlangsung. Keterangan lengkapnya ada di kebijakan privasi.
Kalau dokumennya sangat besar, mengunggahnya lewat koneksi yang tidak stabil lebih sering gagal di tengah jalan. Aplikasi desktop lebih hemat waktu untuk berkas sekategori itu.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah bisa memilih 300 DPI atau angka lain? Tidak. Tool ini hanya menyediakan 150 DPI.
Apakah DPI memengaruhi ukuran halaman? Tidak. Ukuran halaman mengikuti aslinya, hanya kerapatan pikselnya yang berubah.
Apakah hasil render bisa dipertajam lagi? Tidak. Gambar yang sudah dirender tidak bisa menambah detail yang tidak terekam. Menajamkan gambar hanya mempertegas tepi yang sudah ada.
Apakah halaman hasil pindai tetap terbaca setelah dirender? Tergantung mutu pemindaian aslinya. Kalau hurufnya terbaca di PDF, hasil rendernya juga terbaca. Kalau tidak, hasil rendernya tidak akan lebih baik.
Apakah teks di dalam JPG bisa dicari? Tidak. Begitu halaman menjadi gambar, teks di dalamnya bukan lagi teks digital. Kalau yang dibutuhkan teks yang bisa dicari, gunakan PDF ke Teks, dengan catatan dokumen pindai belum bisa dibaca.
Untuk merender halaman pada 150 DPI, buka PDF ke JPG. Pilihan konversi lain di kelompok ini ada di Konversi Format Dokumen, dan penjelasan soal resolusi pemindaian ada di Mengoptimalkan Ukuran PDF.