Menghapus background foto adalah pekerjaan menyunting piksel, dan layanan ini tidak menyediakannya. Kompres Foto dan Konversi Format Gambar bekerja pada berkas: dimensi, mutu, format, dan metadata. Tidak ada alat di sini yang bisa memisahkan objek dari latarnya. Kalau foto perlu tampil tanpa latar, langkahnya dikerjakan di aplikasi penyunting gambar, entah di ponsel, komputer, atau layanan khusus penghapus latar. Setelah hasilnya bersih, berkasnya boleh dirapikan di sini untuk ukuran dan format.

Sebutkan ini sejak awal supaya tidak ada harapan yang salah. Banyak orang mencari kata hapus background lalu mendarat di tool kompresi, mengira latarnya akan hilang saat berkasnya dikecilkan. Yang terjadi justru sebaliknya: latar ikut dikecilkan bersama seluruh gambar. Artikel ini menjelaskan cara mengerjakannya dengan benar, mulai dari memilih alat sampai memeriksa tepi objek setelah selesai.

Kenapa penghapusan latar bukan urusan format

Format berkas menentukan bagaimana piksel disimpan, bukan piksel mana yang disimpan. Mengubah PNG menjadi JPG tidak menghapus latar; ia hanya mengisi area tembus pandang dengan putih kalau area itu memang sudah tembus pandang sebelumnya. Sebaliknya, mengubah JPG menjadi PNG tidak membuat latar apa pun menjadi tembus pandang, karena berkas JPG tidak pernah menyimpan informasi transparansi sejak awal.

Karena itu, urutannya selalu begitu: hapus latarnya dulu di aplikasi penyunting, simpan hasilnya sebagai PNG atau WebP yang mendukung transparansi, baru kemudian kecilkan ukurannya di sini. Membalik urutannya hanya menambah pekerjaan.

Dua cara manual yang bisa dikerjakan sendiri

Penghapusan latar manual terbagi menjadi dua pendekatan besar, dan pilihannya bergantung pada latar fotonya.

Memilih berdasarkan warna

Cara ini paling cepat untuk latar yang rata dan warnanya berbeda jelas dari objek, misalnya latar kertas putih, dinding polos, atau kain satu warna. Anda menunjuk satu titik di latar, lalu aplikasi menandai seluruh area yang warnanya mirip. Tingkat toleransi menentukan seberapa lebar warna yang ikut terpilih. Toleransi terlalu kecil meninggalkan sisa warna di tepi; terlalu besar membuat bagian objek ikut terhapus.

Setelah area latar terpilih, tekan tombol hapus. Area itu menjadi tembus pandang. Untuk objek bertepi lurus seperti kotak, meja, atau dokumen, hasilnya rapi dalam hitungan detik. Untuk objek bertepi rumit seperti rambut, bulu, atau dedaunan, tepinya akan terlihat bergerigi dan butuh perbaikan tambahan.

Menelusuri tepi objek dengan tangan

Cara ini lebih lambat tetapi hasilnya lebih terkendali. Anda menggambar garis mengikuti tepi objek, entah dengan alat pen, laso, atau kuas pemilihan, lalu menghapus area di luar garis itu. Alat pen bekerja paling baik untuk objek dengan lengkung yang jelas, seperti produk kemasan, sepatu, atau peralatan.

Kunci hasil yang rapi ada di pembesaran. Bekerjalah pada tingkat perbesaran 200 sampai 400 persen di sepanjang tepi, dan periksa hasilnya pada ukuran normal setelah selesai. Tepi yang terlihat bagus saat diperbesar bisa terlihat bergerigi saat diperkecil, dan sebaliknya.

Masking untuk pekerjaan yang lebih rapi

Aplikasi penyunting yang lebih lengkap menyediakan mask, yaitu lapisan yang menentukan bagian mana yang terlihat dan bagian mana yang disembunyikan. Bedanya dengan menghapus langsung, mask tidak merusak piksel aslinya. Bagian yang disembunyikan masih ada di dalam berkas, sehingga bisa dimunculkan kembali kalau pilihan Anda berubah.

Untuk pekerjaan yang masih akan direvisi, mask jauh lebih aman daripada menghapus langsung. Anda bisa memperbaiki tepi berkali-kali tanpa kehilangan data.

Alat otomatis dan batasnya

Ada banyak layanan dan aplikasi yang menghapus latar secara otomatis. Cara kerjanya biasanya mendeteksi objek utama, memisahkannya dari latar, lalu menghasilkan berkas dengan latar tembus pandang. Untuk foto dengan subjek tunggal dan latar yang tidak ramai, hasilnya sering mengejutkan bagus dan hanya butuh sedikit perbaikan tepi.

Batasnya ada di kasus yang sulit. Rambut yang tipis dan berjuntai, kain transparan, asap, atau objek yang warnanya mirip latar adalah wilayah yang paling sering gagal. Alat otomatis cenderung memotong terlalu dalam atau meninggalkan bercak. Periksa selalu tepinya pada perbesaran tinggi sebelum hasilnya dipakai.

Perlu diingat juga bahwa banyak layanan otomatis memproses foto di servernya. Untuk foto pribadi, dokumen identitas, atau materi kantor yang belum boleh keluar dari jaringan, kerjakan penghapusan latar dengan aplikasi yang berjalan di perangkat sendiri. Keterangan perlakuan berkas di layanan ini ada di kebijakan privasi.

Memotret supaya latar mudah dihapus

Pekerjaan penghapusan latar jauh lebih singkat kalau fotonya disiapkan sejak awal. Empat hal yang paling membantu.

Pertama, pakai latar yang kontras dengan objek. Kemeja putih di atas dinding putih adalah kombinasi terburuk. Kain berwarna gelap atau terang yang berlawanan dengan warna objek membuat pemilihan warna bekerja jauh lebih rapi.

Kedua, ratakan pencahayaannya. Latar yang bergradasi dari terang ke gelap sulit dipilih dengan satu titik warna. Cahaya dari dua arah, atau cahaya tidak langsung yang lembut, membuat latar lebih rata.

Ketiga, beri jarak antara objek dan latar. Objek yang menempel di dinding meninggalkan bayangan keras yang menempel, dan bayangan itu ikut terpilih sebagai bagian latar. Geser objek beberapa puluh sentimeter ke depan.

Keempat, potret dari jarak yang cukup. Tepi objek yang menyentuh tepi foto tidak punya ruang untuk perbaikan. Sisakan ruang di sekeliling objek.

Setelah latar terhapus, simpan sebagai PNG atau WebP

Ini langkah yang paling sering terlewat. Setelah latar menjadi tembus pandang, simpan hasilnya sebagai PNG atau WebP. Keduanya menyimpan transparansi. JPG tidak, dan area tembus pandang akan langsung terisi putih begitu berkasnya disimpan sebagai JPG.

Kalau hasilnya harus dikirim ke portal yang hanya menerima JPG, latar transparan itu tidak akan bertahan. Pilih latar yang disukai, isi dengan warna itu di aplikasi penyunting, lalu simpan sebagai JPG. Cara memilih format dijelaskan lebih lengkap di Perbedaan JPG PNG dan WebP.

Setelah formatnya benar, barulah berkasnya dirapikan di sini. PNG hasil penyuntingan biasanya besar. Kecilkan dimensinya lewat Kompres PNG; PNG dipadatkan dengan merapikan struktur datanya dan menyederhanakan paletnya, dengan mutu yang dijaga. Kalau butuh format yang lebih ringan untuk web, ubah PNG ke WebP lewat Konversi Format Gambar, karena transparansinya ikut terbawa.

Memeriksa hasil sebelum dipakai

Buka hasilnya di atas dua latar berbeda: terang dan gelap. Latar putih menyembunyikan sisa bercak terang, dan latar gelap menyembunyikan sisa bercak gelap. Kalau objeknya akan dipasang di atas latar berwarna, uji langsung di atas warna itu.

Periksa tiga bagian yang paling sering bermasalah. Tepi objek, apakah masih ada garis tipis warna latar lama. Bagian dalam objek, apakah ada lubang tak sengaja yang ikut terhapus, misalnya celah di antara lengan dan badan. Dan bagian yang seharusnya tembus pandang, apakah ada bercak yang tertinggal.

Kapan latar sebaiknya tidak dihapus

Dokumen identitas seperti KTP, paspor, dan SIM tidak perlu dihapus latarnya. Yang dibutuhkan dari dokumen seperti itu adalah keterbacaan, dan latar yang polos justru membantu. Menghapus latarnya bisa membuat dokumen tampak sudah disunting, dan itu bisa menimbulkan pertanyaan saat verifikasi.

Foto produk untuk marketplace juga sering diminta tetap berlatar putih atau latar polos, bukan transparan. Ketentuannya berbeda tiap platform dan bisa berubah, jadi periksa pusat bantuan platform yang Anda pakai. Cara menyiapkan latar putih untuk produk dibahas di Cara Menghapus Latar Putih Gambar Produk.

Untuk keperluan web, latar transparan berguna saat logo atau ikon dipasang di atas latar yang warnanya berubah, misalnya saat situs punya mode terang dan mode gelap. Untuk foto biasa, latar yang dipertahankan biasanya justru lebih baik.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah layanan ini bisa menghapus background foto? Tidak. Tool di sini mengubah format, ukuran, dan metadata berkas. Penghapusan latar dikerjakan di aplikasi penyunting gambar.

Aplikasi apa yang bisa dipakai? Aplikasi penyunting gambar di ponsel dan komputer biasanya punya alat pemilihan warna dan kuas. Untuk hasil otomatis, ada layanan khusus penghapus latar. Pilih yang sesuai tingkat ketelitian yang Anda butuhkan.

Kenapa hasil hapus latar jadi putih saat dikirim? Karena berkasnya disimpan atau dikonversi ke JPG. JPG tidak menyimpan transparansi, jadi area tembus pandang diisi putih. Simpan sebagai PNG atau WebP.

Bisakah latar dihapus tanpa aplikasi? Untuk latar yang sangat rata, sebagian aplikasi foto bawaan ponsel punya alat penghapus sederhana. Untuk tepi yang rumit, aplikasi penyunting tetap diperlukan.

Apakah foto yang sudah dihapus latarnya bisa dikembalikan? Kalau Anda menyimpan berkas aslinya, ya. Karena itu simpan foto asli sebelum disunting, dan simpan hasil akhirnya sebagai berkas terpisah.

Lanjutkan dari berkas yang sudah bersih

Kalau latarnya sudah terhapus dan berkasnya tersimpan sebagai PNG, pekerjaan berikutnya ada di sini: kecilkan ukurannya lewat Kompres PNG, atau ubah ke WebP lewat Konversi Format Gambar supaya lebih ringan untuk web. Untuk membuat gambar tembus pandang dari nol, bukan menghapus latar dari foto, langkahnya ada di Cara Membuat Gambar Transparan. Peta lengkapnya ada di Gambar untuk Web.