Menggabungkan gambar untuk banner berarti menyatukan beberapa berkas menjadi satu berkas dengan urutan yang Anda kendalikan. Cara yang paling langsung di layanan ini adalah JPG ke PDF: setiap gambar menjadi satu halaman, urutannya mengikuti urutan unggahan, dan setiap foto diposisikan proporsional di tengah halaman A4 dengan margin 20 mm. Hasilnya dokumen PDF, bukan satu gambar gabungan. Kalau yang dibutuhkan benar-benar satu kanvas gambar, pekerjaan menyatukan itu dikerjakan di aplikasi penyunting gambar, dan PDF dari sini bisa dipakai sebagai lembar kerja atau arsip versi.
Perlu dipahami sejak awal: banner web pada akhirnya berupa gambar dengan dimensi tertentu, misalnya 1200x600 piksel. PDF tidak bisa dipasang langsung sebagai gambar banner di halaman web. Yang bisa dilakukan di sini adalah menyusun beberapa gambar menjadi satu dokumen agar urutannya rapi dan mudah ditinjau, lalu menyimpan versi akhirnya sebagai gambar di aplikasi penyunting. Artikel ini menjelaskan alur itu, termasuk cara memutuskan apakah Anda butuh PDF, satu gambar gabungan, atau cukup satu gambar saja.
Tiga arti menggabungkan gambar untuk banner
Orang memakai frasa ini untuk tiga pekerjaan yang berbeda, dan alatnya tidak sama.
Yang pertama, menyusun beberapa aset banner menjadi satu dokumen untuk ditinjau bersama. Misalnya satu set banner dengan beberapa ukuran, atau beberapa varian desain yang perlu disetujui klien dalam satu berkas. Di sini PDF adalah pilihan yang tepat karena halamannya berurutan dan bisa dibuka di perangkat mana pun.
Yang kedua, membuat satu kanvas gambar yang berisi beberapa gambar, misalnya kolase atau banner yang tersusun dari beberapa foto. Pekerjaan ini dikerjakan di aplikasi penyunting gambar dengan lapisan dan penempatan yang presisi.
Yang ketiga, sebenarnya hanya butuh satu gambar, tetapi berkasnya terpisah menjadi beberapa bagian. Kasus ini tidak perlu penggabungan; cukup pilih satu gambar yang benar dan perkecil ukurannya.
Menentukan lebih dulu mana yang Anda maksud membuat langkah berikutnya jauh lebih singkat.
Menyusun beberapa gambar menjadi satu PDF
Ini alur yang tersedia di layanan ini, dan cocok untuk pekerjaan yang membutuhkan urutan dan arsip.
Siapkan gambar-gambarnya lebih dulu. Format yang diterima adalah JPG, PNG, dan WebP. Latar transparan diisi putih saat masuk ke PDF. Maksimal 20 berkas per proses. Kalau ada gambar dengan format lain, ubah dulu lewat Konversi Format Gambar; HEIC, BMP, GIF, TIFF, SVG, AVIF, dan RAW tidak didukung dan perlu ditangani aplikasi atau pengaturan yang menyimpannya.
Beri nama berkas yang menunjukkan urutannya, misalnya banner-01-utama.jpg, banner-02-varian.jpg. Urutan halaman mengikuti urutan unggahan, jadi nama yang berurutan membuat proses unggah lebih mudah diperiksa.
Buka JPG ke PDF, unggah berkasnya sesuai urutan yang diinginkan, lalu proses. Setiap gambar menjadi satu halaman A4, diposisikan proporsional di tengah dengan margin 20 mm. Foto dengan orientasi berbeda tetap tampil utuh, tidak dipotong. Periksa hasilnya halaman per halaman sebelum mengunduh.
Hasilnya PDF yang bisa dipakai untuk tiga hal: bahan persetujuan, arsip versi, atau lembar kerja saat menyatukan gambar di aplikasi penyunting.
Kapan PDF bukan hasil yang tepat
PDF tidak bisa dipasang langsung sebagai gambar banner di halaman web. Kalau tujuannya memasang banner di situs, langkah terakhirnya tetap harus menghasilkan berkas JPG, PNG, atau WebP dengan dimensi yang sesuai.
PDF juga bukan pilihan untuk kolase yang butuh penempatan presisi. Jarak antar gambar, tumpang tindih, dan pemotongan tidak diatur di tool ini. Setiap gambar berdiri sendiri di halamannya.
Kalau yang dibutuhkan adalah satu gambar berisi beberapa gambar, urutannya begitu: susun di aplikasi penyunting gambar, ekspor sebagai PNG atau JPG, lalu kecilkan ukurannya di sini. Untuk PNG, pakai Kompres PNG; PNG dipadatkan tanpa menurunkan mutu. Untuk JPG, pakai Kompres JPG.
Ukuran kanvas dan susunan banner
Sebelum menyusun, tentukan dua hal: ukuran kanvas dan susunan gambarnya.
Ukuran kanvas mengikuti tempat banner akan dipasang. Banner header biasanya lebar dan pendek, sedangkan banner di dalam artikel bisa lebih tinggi. Ketentuan ukuran untuk tiap penempatan dibahas di Ukuran Gambar untuk Banner Web, dan angka pastinya mengikuti tema serta tata letak situs Anda.
Susunan gambar menentukan pesan yang tersampaikan. Susunan mendatar untuk dua sampai tiga gambar yang setara. Susunan bertumpuk untuk gambar utama dengan gambar pendukung di bawahnya. Susunan dengan satu gambar dominan dan beberapa gambar kecil di sisi lain untuk banner yang menonjolkan satu hal.
Yang perlu dijaga, ruang kosong di sekitar gambar. Banner yang gambarnya saling menempel terasa sesak. Sisakan jarak yang konsisten di antara gambar dan di tepi kanvas.
Menyeragamkan gambar sebelum disatukan
Gambar dari sumber berbeda hampir selalu punya ukuran, rasio, dan pencahayaan yang tidak sama. Menyeragamkannya dulu menghemat banyak perbaikan di akhir.
Seragamkan tingginya untuk gambar yang disusun mendatar, atau lebarnya untuk yang disusun bertumpuk. Kalau rasio antar gambar berbeda jauh, pemotongan akan terlihat tidak konsisten; pilih gambar dengan rasio yang mirip sejak awal, atau potong di aplikasi penyunting.
Seragamkan juga tingkat kecerahannya. Satu gambar yang jauh lebih gelap atau lebih terang dari yang lain akan menarik perhatian ke tempat yang salah. Sebagian aplikasi punya penyesuaian otomatis, tetapi koreksi manual sedikit demi sedikit biasanya lebih aman.
Perkecil dimensi gambar yang jauh lebih besar daripada kebutuhan kanvas. Gambar yang akan tampil selebar 400 piksel tidak perlu beresolusi 4000 piksel. Ukuran persen 10 sampai 200 tersedia lewat Kompres Foto, dan angkanya terlihat di pratinjau sebelum diunduh.
Menyusun di aplikasi penyunting
Alur umumnya begini. Buat kanvas baru dengan ukuran akhir banner. Tempatkan setiap gambar sebagai lapisan terpisah. Atur posisi dan ukurannya, lalu rapikan tepinya. Kalau perlu, tambahkan teks atau bidang warna sebagai pemisah. Setelah semua pas, ekspor sebagai JPG atau PNG.
Simpan berkas berlapisnya sebagai berkas kerja. Perubahan berikutnya, misalnya mengganti salah satu gambar atau menggeser posisinya, jadi jauh lebih cepat kalau lapisannya masih utuh.
Untuk gambar yang dipasang sebagai lapisan, pastikan latarnya sudah benar. PNG transparan menyatu dengan kanvas; JPG membawa kotak latarnya sendiri. Kalau salah satu gambar berlatar putih dan kanvasnya berwarna, kotak itu akan terlihat. Cara membuat latar transparan ada di Cara Membuat Gambar Transparan.
Ukuran berkas dan batas unggah
Banner yang sudah jadi perlu diperiksa ukurannya sebelum diunggah ke situs. Dua hal yang menentukan: dimensinya dan tingkat detailnya. Banner berisi foto detail halus lebih berat daripada banner berisi bidang warna rata pada dimensi yang sama.
Kecilkan dimensinya lewat Kompres Foto, dan pilih ukuran akhir lewat chip di pratinjau. Untuk banner yang berisi teks atau garis tegas, pertahankan format PNG atau WebP agar tepinya tetap tajam. Untuk banner berisi foto, JPG atau WebP lebih hemat.
Batas paket berlaku sama untuk seluruh tool gambar, termasuk tool yang menyusun gambar menjadi PDF. Tanpa akun, jatahnya 20 pemrosesan per hari dengan batas 5 MB per gambar dan 10 berkas per proses. Dengan akun Gratis, jatahnya menjadi 30 pemrosesan per hari, 5 MB per gambar dan 20 berkas per proses. Paket Berbayar memberi pemrosesan tanpa batas jumlah, batas 20 MB per gambar, dan 20 berkas per proses. Rinciannya ada di harga.
Kapan cara ini tidak dipakai
Kalau banner hanya berisi satu gambar, tidak ada yang perlu digabungkan. Cukup siapkan gambar itu dengan dimensi yang benar, kecilkan ukurannya, lalu pasang. Penggabungan justru menambah langkah dan menurunkan mutu kalau dikerjakan berulang.
Kalau banner dibuat di alat desain yang punya templat, kerjakan langsung di sana. Alat itu sudah menangani ukuran kanvas dan ekspor, sehingga tidak ada langkah perantara yang perlu.
Kalau gambar yang digabungkan berisi dokumen resmi atau data pribadi, pertimbangkan mengerjakannya di perangkat sendiri. Keterangan perlakuan berkas di layanan ini ada di kebijakan privasi.
Memeriksa hasil sebelum dipasang
Untuk PDF, periksa urutan halamannya dan pastikan tidak ada gambar yang tertinggal. Periksa juga apakah ada gambar yang orientasinya berbeda dan tampil lebih kecil dari yang lain.
Untuk gambar gabungan, buka hasilnya pada ukuran 100 persen dan periksa tepi setiap gambar. Periksa juga di layar kecil; banner yang terlalu lebar akan dipotong atau diperkecil oleh peramban. Aturan tampilan yang membuatnya menyesuaikan lebar layar ada di Cara Menyesuaikan Gambar dengan CSS.
Setelah dipasang di situs, uji halamannya. Gambar banner biasanya berada di bagian atas halaman, jadi pengaruhnya ke kecepatan muat paling terasa. Cara mengukurnya ada di Cara Menguji Kecepatan Gambar Website.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah hasil penggabungan di sini berupa satu gambar? Bukan. JPG ke PDF menghasilkan satu dokumen PDF dengan satu gambar per halaman. Untuk satu kanvas gambar, susun di aplikasi penyunting.
Berapa gambar yang bisa digabungkan? Maksimal 20 berkas per proses.
Apakah urutannya bisa diatur? Ya, urutannya mengikuti urutan unggahan. Beri nama berkas yang berurutan supaya mudah diperiksa.
Apakah gambar transparan tetap transparan di PDF? Tidak. Latar transparan diisi putih saat gambar masuk ke PDF.
Format apa saja yang diterima? JPG, PNG, dan WebP. Format lain perlu diubah dulu, dan sebagian format memang tidak didukung layanan ini.
Mulai dari aset yang sudah seragam
Kumpulkan gambar bannernya, seragamkan dimensi dan kecerahannya, beri nama berurutan, lalu susun menjadi satu dokumen lewat JPG ke PDF. Kalau hasil akhirnya harus berupa satu gambar untuk dipasang di situs, lanjutkan penyusunannya di aplikasi penyunting, lalu kecilkan berkasnya di sini. Untuk menggabungkan berkas PDF, bukan gambar, gunakan Gabung PDF. Ukuran kanvas untuk tiap penempatan dibahas di Ukuran Gambar untuk Banner Web, dan pekerjaan gambar lain untuk halaman ada di Gambar untuk Web.