Cara berpakaian saat wawancara adalah mengikuti norma perusahaan, bukan selera pribadi. Kalau Anda tidak tahu norma di perusahaan itu, berpakaianlah sedikit lebih rapi daripada perkiraan Anda. Kerapian lebih menentukan daripada merek pakaian, dan kenyamanan penting karena wawancara bisa berlangsung lama. Pakaian yang membuat Anda terus menarik kerah atau menahan gerak akan mengganggu konsentrasi Anda sendiri.
Pakaian tidak menentukan hasil wawancara, tetapi ia memberi kesan pertama sebelum Anda berbicara. Kesan itu bisa membantu atau mengganggu. Kabar baiknya, aturannya sederhana dan bisa disiapkan sehari sebelumnya tanpa biaya besar.
Kenapa pakaian dinilai
Pewawancara menilai pakaian sebagai tanda kesungguhan dan pemahaman konteks. Berpakaian rapi menunjukkan bahwa Anda menganggap wawancara ini penting. Berpakaian sesuai norma perusahaan menunjukkan bahwa Anda sudah mempelajari tempat yang Anda tuju.
Yang tidak dinilai adalah mahalnya pakaian. Kemeja sederhana yang bersih dan disetrika lebih baik daripada pakaian bermerek yang kusut. Kalau anggaran Anda terbatas, pilih pakaian paling rapi yang sudah Anda miliki dan rawat dengan benar.
Penilaian ini juga tidak mutlak. Ada perusahaan yang sengaja tidak peduli penampilan, dan ada pewawancara yang tidak memperhatikan. Karena Anda tidak bisa memastikan, pilihan yang aman adalah tampil rapi tanpa berlebihan.
Mengetahui norma perusahaan
Cari tahu norma berpakaian perusahaan sebelum menentukan pakaian. Cara termudah adalah melihat foto di laman perusahaan, akun media sosialnya, atau laman lowongannya. Kalau foto-foto itu menunjukkan karyawan berkemeja, ikuti arah itu. Kalau menunjukkan pakaian bebas, Anda tetap sebaiknya tampil lebih rapi sedikit untuk wawancara.
Kalau lowongannya untuk posisi lapangan, pabrik, atau toko, kenakan pakaian yang tetap rapi tetapi tidak menghambat gerak. Untuk posisi kantor di bank, instansi, atau perusahaan jasa keuangan, pakaian formal biasanya lebih aman. Untuk perusahaan teknologi dan studio kreatif, kemeja rapi tanpa jas umumnya cukup.
Kalau Anda tetap ragu, tanyakan kepada orang yang menjadwalkan wawancara tentang kode berpakaiannya. Pertanyaan itu wajar dan menunjukkan Anda ingin menyesuaikan diri, bukan menyusahkan.
Pilihan pakaian yang aman
Untuk pria, kemeja berlengan panjang atau pendek dengan kerah, berwarna netral seperti putih, biru muda, atau abu-abu, sudah cocok untuk sebagian besar wawancara. Celana bahan berwarna gelap dan sepatu tertutup yang bersih melengkapinya. Jas hanya diperlukan kalau perusahaannya memang formal, dan dasi biasanya cukup dipakai untuk instansi atau posisi tertentu.
Untuk wanita, atasan berkemeja atau blus dengan potongan sopan, rok atau celana bahan, serta sepatu tertutup dengan hak yang nyaman. Hindari potongan yang terlalu ketat atau terlalu terbuka. Kalau memakai rok, pilih panjang yang membuat Anda nyaman duduk untuk waktu lama.
Warna netral lebih aman daripada warna mencolok. Batik atau pakaian dengan motif yang rapi bisa dipakai untuk perusahaan Indonesia yang menerima pakaian tersebut, tetapi kalau ragu, pilih polos. Riasan dan perhiasan sebaiknya sederhana: cukup untuk terlihat rapi, tidak sampai mengalihkan perhatian dari jawaban Anda.
Kerapian yang sering terlewat
Pakaian bersih dan disetrika adalah dasar, tetapi ada beberapa hal kecil yang sering terlewat. Periksa kerah, manset, dan bagian bawah kemeja yang biasanya terselip. Periksa juga apakah ada benang yang lepas, kancing yang longgar, atau noda kecil yang tidak terlihat saat pakaian masih di lemari.
Sepatu termasuk bagian yang sering diabaikan. Sepatu tertutup yang bersih lebih baik daripada sepatu mahal yang kusam. Untuk pria, kaos kaki sebaiknya sewarna dengan celana. Untuk wanita, pilih sepatu yang sudah biasa dipakai supaya Anda tidak kesakitan berjalan.
Rambut dirapikan, kuku dipotong bersih, dan napas dijaga segar. Untuk pria, jenggot dan kumis dirapikan. Untuk wanita, pilih tatanan rambut yang tidak perlu sering disentuh selama wawancara. Semua ini kecil, tetapi bersama-sama membentuk kesan rapi.
Berpakaian untuk wawancara online
Untuk wawancara online, bagian yang terlihat kamera adalah dada sampai kepala, sehingga bagian itu yang paling menentukan. Meski begitu, kenakan set pakaian yang rapi secara menyeluruh, karena kamera bisa bergeser saat Anda bergerak. Pakaian bawah yang rapi juga membuat Anda duduk dengan rasa lebih siap.
Warna pakaian perlu disesuaikan dengan latar dan pencahayaan. Warna yang terlalu terang bisa membuat wajah Anda terlihat gelap di kamera, sedangkan motif kecil yang rapat bisa tampak berkedip di layar. Pilih warna yang tidak jauh berbeda dari warna kulit Anda dan hindari pakaian yang menyatu dengan latar.
Cahaya datang dari depan, jadi pastikan tidak ada bayangan yang jatuh ke wajah Anda karena posisi lampu atau pakaian. Kalau perlu, uji tampilan Anda lewat rekaman singkat sehari sebelumnya untuk melihat hasilnya di layar.
Menyiapkan pakaian sehari sebelumnya
Siapkan pakaian sehari sebelum wawancara, bukan pagi harinya. Coba pakai seluruh set pakaian, lalu duduk, berdiri, dan berjalan sebentar untuk memastikan tidak ada yang mengganggu. Setrika pakaian pada waktu yang sama, lalu gantung di tempat yang tidak terlipat.
Siapkan juga pakaian cadangan kalau ada kemungkinan kotor atau basah, terutama pada musim hujan. Untuk wawancara di luar kota, bawalah cadangan dalam tas. Biaya menyiapkan cadangan jauh lebih kecil daripada risiko datang dengan pakaian yang ternoda.
Kalau wawancara berlangsung pagi, siapkan pakaian malam sebelumnya. Pagi hari biasanya lebih sempit waktunya, dan terburu-buru membuat hal kecil mudah terlewat.
Aksesori dan barang bawaan
Aksesori sebaiknya dipilih yang tidak mengalihkan perhatian. Jam tangan sederhana, tas yang rapi, dan satu perhiasan kecil sudah cukup. Hindari aksesori yang berbunyi, misalnya gelang berkelontong atau gantungan kunci besar, karena suaranya terdengar di ruangan yang tenang.
Tas yang dibawa sebaiknya muat berkas lamaran tanpa terlipat. Masukkan salinan CV, berkas pendukung, dan alat tulis dalam satu tempat supaya Anda tidak perlu mencari saat diminta. Tas yang rapi juga membuat Anda terlihat siap, bukan datang tanpa persiapan.
Kalau membawa ponsel, simpan di tas dengan mode senyap sejak sebelum masuk ruangan. Meletakkan ponsel di atas meja, meski dalam keadaan senyap, bisa membuat pewawancara menduga perhatian Anda terbagi.
Kapan pakaian formal berlebihan
Untuk wawancara di usaha kecil, kafe, toko, atau bengkel, pakaian formal penuh bisa terasa berlebihan. Pilih kemeja rapi dengan celana bersih tanpa jas. Yang penting Anda terlihat siap bekerja, bukan seperti menghadiri acara resmi.
Untuk wawancara magang atau posisi tingkat awal di perusahaan yang berpakaian bebas, kemeja sederhana sudah cukup. Anda tidak perlu membeli pakaian baru khusus untuk wawancara. Memakai pakaian yang sudah ada dan merawatnya dengan baik adalah pilihan yang lebih bijak.
Kalau perusahaan memberi instruksi berpakaian tertentu, ikuti instruksi itu apa adanya. Instruksi seperti berpakaian bebas atau berpakaian rapi adalah informasi, bukan ujian, dan mengabaikannya hanya menimbulkan kesan negatif.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah harus membeli pakaian baru untuk wawancara? Tidak. Pakai pakaian paling rapi yang Anda miliki dan pastikan bersih serta disetrika. Kerapian lebih menentukan daripada kebaruan pakaian.
Apakah boleh memakai jeans? Untuk perusahaan yang berpakaian bebas, jeans gelap tanpa sobek bisa dipakai dengan kemeja rapi. Untuk bank, instansi, atau perusahaan formal, hindari jeans.
Apakah batik boleh dipakai saat wawancara? Boleh untuk banyak perusahaan Indonesia, terutama instansi dan perusahaan milik negara. Kalau ragu, pilih kemeja polos sebagai pilihan yang lebih aman.
Apakah perlu memakai parfum? Boleh, tetapi pakai sedikit saja. Wawancara berlangsung di ruangan tertutup, dan aroma yang kuat bisa mengganggu pewawancara.
Apakah pakaian wawancara online boleh lebih santai? Sebaiknya tetap rapi dari pinggang ke atas. Kamera tetap menangkap penampilan Anda, dan kesan rapi membantu Anda merasa lebih siap.
Langkah berikutnya
Siapkan pakaian hari ini dan coba pakai seluruh setnya. Susun CV di Pembuat CV supaya penampilan dan isi berkas sama-sama siap. Urutan pengiriman berkas ada di Lamaran Kerja, panduan memilih format CV ada di Panduan CV dan Karier, dan peta pertanyaan wawancara ada di Wawancara Kerja.