Cara menggabungkan CV dan portofolio menjadi satu PDF dilakukan dengan Gabung PDF. Unggah kedua berkas, geser urutannya di pratinjau sampai CV berada di depan, lalu jalankan prosesnya. Hasilnya satu berkas PDF dengan penanda buku dari kedua dokumen tetap dipertahankan.
Menggabungkan keduanya masuk akal ketika portal lamaran hanya menyediakan satu kolom unggahan, atau ketika Anda ingin perekrut membuka portofolio tanpa mencari berkas kedua. Tetapi ada juga keadaan yang menuntut keduanya dikirim terpisah, dan bagian akhir artikel ini membahas kapan sebaiknya tidak digabung.
Sebelum menyatukan, pastikan keduanya sudah final. Menggabungkan dua berkas yang masih akan disunting memaksa Anda mengulang prosesnya dari awal. Kalau portofolionya masih perlu disusun, kerjakan dulu langkah di cara membuat portofolio PDF, lalu kembali ke sini.
Kapan digabung dan kapan dipisah
Gabungkan kalau sistem unggahannya hanya menerima satu berkas. Banyak portal rekrutmen bekerja seperti itu, dan berkas yang dipecah akan ditolak atau hanya satu yang terbaca. Gabungkan juga kalau portofolio Anda pendek, misalnya tiga sampai lima karya dalam beberapa halaman, karena satu berkas yang ringkas lebih mudah dibuka daripada dua lampiran.
Pisahkan kalau portofolio Anda panjang atau berat. Portofolio berisi gambar beresolusi tinggi bisa berukuran puluhan megabita, dan menggabungkannya dengan CV membuat berkas lamaran melewati batas ukuran portal. Pisahkan juga kalau lowongannya menyebut portofolio sebagai "contoh karya" yang akan dinilai tim terpisah, karena berkas terpisah memudahkan mereka meneruskannya.
Kalau ragu, ikuti petunjuk lowongan. Kalau lowongan tidak menyebut apa pun, satu berkas gabungan adalah pilihan yang lebih aman untuk lamaran yang lewat portal.
Urutan yang lazim dipakai
Urutan yang paling umum: CV di depan, portofolio di belakang. Alasannya sederhana, perekrut perlu tahu siapa Anda dan posisi yang dilamar sebelum melihat karya. Halaman pertama yang kuat juga menentukan apakah sisa berkas dibuka.
Kalau lowongannya menyebut urutan tertentu, ikuti urutan itu. Sebagian perusahaan meminta portofolio lebih dulu untuk posisi yang karyanya paling menentukan, misalnya desain atau fotografi. Permintaan lowongan selalu mengalahkan urutan yang lazim.
Kalau ada surat lamaran, letakkan di paling depan, lalu CV, lalu portofolio. Susunan berkas lamaran secara umum dibahas di cara menggabungkan PDF untuk lamaran kerja.
Langkah menggabungkan CV dan portofolio
- Pastikan CV dan portofolio sudah dalam bentuk PDF final.
- Periksa ukuran kedua berkas di pengelola berkas. Kalau salah satunya besar, kecilkan dulu.
- Buka halaman Gabung PDF.
- Unggah kedua berkas.
- Periksa daftar di pratinjau. Urutan daftar dari atas ke bawah adalah urutan hasil.
- Geser berkas sampai CV berada di posisi pertama.
- Jalankan prosesnya, lalu unduh berkas hasilnya.
- Buka hasilnya dan periksa halaman pertama serta halaman terakhirnya.
Langkah keenam adalah langkah yang paling sering terlewat. Pemilih berkas kadang menampilkan berkas yang terakhir dipilih di posisi paling atas, sehingga urutan yang terlihat di daftar tidak sama dengan urutan yang Anda bayangkan. Karena itu, urutannya digeser dan diperiksa di pratinjau, bukan diasumsikan dari cara memilih berkas.
Apa yang dipertahankan dan apa yang berubah
Gabung PDF mempertahankan penanda buku dari setiap berkas. Kalau CV dan portofolio Anda punya penanda buku per bagian atau per karya, penanda itu tetap ada di hasil gabungan. Ini berguna untuk portofolio yang panjang, karena pembaca bisa melompat langsung ke karya tertentu.
Ukuran halaman setiap berkas tidak diubah. Halaman A4 tetap A4, dan halaman portofolio yang berbentuk persegi atau lanskap tetap seperti aslinya. Penggabungan menyatukan objek halaman asli, jadi teks vektor tetap tajam dan bisa disorot.
Yang perlu diperiksa setelah digabung: nomor halaman. Kalau CV dan portofolio masing-masing punya nomor halaman sendiri, hasil gabungan akan memuat dua urutan nomor. Itu wajar untuk berkas gabungan, tetapi kalau terasa membingungkan, hapus nomor di salah satu berkas sebelum digabung. Cara mengatur ulang halaman dibahas di mengatur halaman PDF.
Ukuran berkas setelah digabung
Ukuran hasil gabungan adalah jumlah ukuran kedua berkas. CV digital berisi teks biasanya kecil, di bawah satu megabita. Portofolio berisi gambar yang beratnya justru mendominasi, dan itulah bagian yang perlu diperkecil lebih dulu.
Perkecil portofolionya lewat Kompres PDF sebelum digabung. Tool itu menurunkan resolusi gambar yang melebihi ukuran tampilnya dengan batas efektif 150 DPI, lalu merapikan struktur berkasnya. PDF berisi foto bisa menyusut sampai sekitar 90 persen, sedangkan PDF teks saja nyaris tidak berubah. Setelah digabung, periksa lagi apakah ukurannya sudah masuk batas portal.
Batas paket yang berlaku di layanan ini: tanpa akun 20 pemrosesan per hari, 10 MB per berkas, dan 10 berkas; paket Gratis 30 pemrosesan per hari, 30 MB per berkas, dan 20 berkas; paket Berbayar pemrosesan tanpa batas jumlah, 200 MB per berkas, dan 20 berkas. Rinciannya ada di harga.
Menyatukan portofolio yang disusun dari gambar
Kalau portofolio Anda masih berupa kumpulan gambar, ubah dulu gambarnya menjadi PDF lewat JPG ke PDF, baru digabungkan dengan CV. Jalur ini berguna untuk portofolio fotografi atau karya cetak yang dipindai, karena setiap gambar bisa menjadi satu halaman.
Perhatikan bahwa halaman hasil konversi gambar tidak punya lapisan teks. Mesin pemindai hanya bisa membaca halaman yang teksnya asli. Karena itu, pastikan CV Anda tetap PDF bertekstur teks, dan portofolio boleh berupa gambar selama lowongannya tidak menyaring portofolio secara otomatis.
Kalau ukuran halaman gambarnya berbeda-beda, atur dulu ukurannya sebelum digabung. Halaman dengan rasio yang berbeda tetap dipertahankan apa adanya oleh Gabung PDF, dan itu bisa membuat hasilnya terlihat tidak rata.
Nama berkas hasil gabungan
Nama berkas menentukan apakah perekrut bisa menemukan kembali lamaran Anda di antara puluhan berkas lain. Nama seperti gabungan.pdf atau hasil.pdf tidak membantu. Pakai nama yang menyebut nama Anda, posisi yang dilamar, dan jenis isinya.
Contoh pola yang aman: cv-portofolio-nama-anda-posisi.pdf. Hindari spasi dan karakter di luar huruf, angka, serta tanda hubung, karena sebagian sistem unggahan menolaknya. Hindari juga huruf kapital yang tidak konsisten, karena sebagian sistem menyimpan nama berkas dengan huruf kecil semua.
Yang perlu diperiksa sebelum dikirim
Buka berkas hasilnya dan periksa lima hal. Pertama, halaman pertama harus CV atau surat lamaran sesuai urutan yang Anda pilih. Kedua, jumlah halamannya harus sama dengan total halaman kedua berkas asli. Ketiga, teks CV harus bisa disorot dan disalin, tanda bahwa lapisan teksnya utuh.
Keempat, penanda buku harus masih muncul di panel navigasi pembaca PDF. Kelima, ukuran berkasnya harus di bawah batas yang diminta portal. Kalau salah satu tidak lolos, perbaiki berkas sumbernya lalu gabungkan ulang.
Kapan sebaiknya tidak menggabungkan
Kalau portal menyediakan kolom unggahan terpisah untuk CV dan portofolio, pakai kolom itu. Menggabungkan keduanya justru menyulitkan sistem yang memang ingin memisahkan berkas.
Kalau ukuran portofolio Anda jauh di atas batas unggahan, mengirimkannya terpisah lebih baik, apalagi kalau lowongannya mengizinkan tautan. Tautan ke portofolio daring juga bisa dicantumkan di CV selama alamatnya bisa dibuka dan isinya rapi.
Kalau instansi menyediakan templat resmi atau format berkas tertentu, ikuti ketentuan itu apa adanya. Yang menentukan di keadaan itu adalah kepatuhan pada syarat administrasi, dan syaratnya tertulis di pengumuman resmi.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah urutan CV dan portofolio bisa dibalik? Bisa, dan sebagian lowongan memang memintanya. Kalau lowongan tidak menyebut urutan, letakkan CV di depan karena perekrut perlu tahu posisi yang dilamar sebelum melihat karya.
Bisakah urutan berkas diubah setelah digabung? Tidak dari berkas hasilnya. Simpan kedua berkas sumber, lalu gabungkan ulang dengan urutan yang benar. Karena itu, simpan berkas sumber di folder yang mudah ditemukan.
Apakah tautan di dalam CV tetap berfungsi setelah digabung? Tautan tetap ada selama berkasnya tidak dikonversi menjadi gambar. Periksa tautan portofolio Anda setelah digabung, karena itu tautan yang paling mungkin dibuka perekrut.
Apakah berkas gabungan boleh diunggah ke portal yang membatasi ukuran? Periksa dulu batas portalnya. Kalau hasil gabungan melewati batas itu, perkecil portofolionya sebelum digabung, bukan setelahnya.
Mulai dari berkas yang sudah rapi
Rapikan CV dan portofolio masing-masing lebih dulu, lalu satukan lewat Gabung PDF. Kalau CV Anda belum jadi, susun dulu di Pembuat CV jalur Kreatif dan ekspor PDF-nya. Kalau hasil gabungan terlalu besar, kecilkan lewat Kompres PDF. Untuk memahami cara menyusun portofolionya, buka CV Kreatif dan Panduan CV dan Karier.