Cara mengirim CV kreatif menentukan apakah berkas Anda sampai dalam keadaan yang bisa dibaca. Berkas yang sudah rapi bisa kehilangan kesan pertama hanya karena namanya tidak jelas, ukurannya melebihi batas unggahan, atau lampirannya salah versi. Tiga hal itu mudah diperiksa, dan semuanya ada di kendali Anda.
Halaman ini membahas urusan pengiriman: format berkas, penamaan, surel pengantar, dan batas unggahan. Kalau CV Anda belum selesai, mulai dari contoh CV kreatif yang profesional. Kalau Anda belum menentukan jalur, baca kapan CV kreatif dipakai.
Kirim sebagai PDF, bukan berkas sumber
Kirim CV sebagai PDF. Format ini menjaga tampilan tetap sama di perangkat mana pun, dan teksnya tetap bisa disalin. Hasil ekspor dari Pembuat CV berukuran A4, tanpa watermark dan tanpa logo, baik pada paket Gratis maupun Berbayar, dan teksnya asli, bukan gambar.
Hindari mengirim berkas sumber penyunting. Berkas seperti itu bisa terbuka berbeda di komputer perekrut, dan tampilannya berubah. Kalau Anda perlu mengirim data mentah untuk keperluan lain, simpan sebagai berkas JSON dari pembuat CV, bukan sebagai lampiran lamaran.
Satu hal yang perlu diperiksa: buka PDF hasil ekspor dan coba sorot satu kalimat. Kalau teks bisa disorot dan disalin, berkasnya berlapis teks dan bisa dibaca mesin. Ini penting terutama kalau lamaran lewat portal rekrutmen.
Beri nama berkas yang jelas
Nama berkas adalah bagian dari kesan pertama. Nama yang menyebut nama Anda, jenis berkas, dan posisi yang dilamar lebih mudah ditemukan kembali oleh perekrut yang menerima banyak lampiran.
Hindari nama seperti cv.pdf, cv-baru.pdf, portofolio.pdf, atau dokumen1.pdf. Nama seperti itu tidak memberi informasi apa pun, dan saat perekrut mengunduh banyak berkas, berkas Anda bisa tertukar dengan berkas pelamar lain.
Kalau Anda mengirim dua berkas, misalnya CV dan portofolio, beri nama yang membedakan keduanya dengan jelas. Kalau Anda menyiapkan dua versi CV, beri keterangan versi pada namanya, lalu pastikan Anda melampirkan yang benar.
Tulis surel pengantar yang singkat
Kalau lamaran dikirim lewat surel, badan surel bukan tempat menyalin seluruh isi CV. Cukup tulis beberapa baris: posisi yang dilamar, sumber informasi lowongan, dan dua sampai tiga kalimat tentang alasan Anda cocok. Setelah itu, sebut lampirannya.
Sapaan yang sopan dan penutup yang jelas sudah cukup. Yang perlu dihindari adalah pesan yang terlalu panjang sehingga lampirannya tidak terbaca, atau pesan yang terlalu pendek sehingga terkesan asal kirim.
Kalau Anda punya tautan portofolio, letakkan di badan surel juga, bukan hanya di dalam CV. Tautan yang bisa diklik langsung memudahkan perekrut membuka karya Anda.
Periksa juga hal kecil: pastikan nama pengirim surel Anda sopan, subjeknya menyebut posisi yang dilamar, dan tidak ada lampiran yang terlupa.
Sesuaikan dengan kanal pengiriman
Setiap kanal punya kebiasaan yang berbeda. Untuk surel langsung ke orang, CV kreatif bisa langsung dipakai. Untuk portal rekrutmen, pakai versi ATS dari data yang sama. Untuk pesan singkat ke pemilik studio, tanyakan dulu apakah mereka bersedia menerima lampiran, karena beberapa orang lebih suka tautan.
Kalau lowongan menyediakan formulir unggah, periksa batas ukuran dan format berkas yang diterima. Kalau lowongan meminta berkas dikirim lewat pos, cetak dengan ukuran yang sesuai dan periksa hasil cetaknya lebih dulu.
Kalau Anda mengirim ke beberapa lowongan sekaligus, kirim satu per satu dengan isi yang disesuaikan. Berkas yang sama untuk semua lowongan mudah dikenali, dan biasanya tidak lolos tahap pertama.
Periksa ukuran berkas dan batas unggahan
Portofolio berisi gambar beresolusi tinggi bisa berukuran puluhan megabita, dan banyak portal membatasi ukuran unggahan. Periksa batas ukuran portalnya sebelum menyusun berkas, lalu sesuaikan.
Kalau ukurannya terlalu besar, Kompres PDF menurunkan resolusi gambar yang melebihi ukuran tampilnya dengan batas efektif 150 DPI, lalu merapikan struktur berkas. PDF berisi foto bisa menyusut sampai sekitar 90 persen, sementara PDF teks saja nyaris tidak berubah. Periksa kembali hasilnya setelah dikompres untuk memastikan gambar tetap tajam.
Kalau Anda perlu menggabungkan CV dan portofolio menjadi satu berkas, Gabung PDF menyatukan beberapa PDF, urutannya bisa digeser di pratinjau, dan penanda buku dipertahankan. Kalau portofolio Anda masih berupa gambar, ubah dulu dengan JPG ke PDF.
Batas paket layanan di situs ini perlu diketahui supaya Anda tidak terkejut: tanpa akun 20 pemrosesan per hari dengan 10 MB per berkas dan 10 berkas; paket Gratis 30 pemrosesan per hari dengan 30 MB per berkas dan 20 berkas; paket Berbayar Rp 39.000 untuk Pass 30 Hari atau Rp 249.000 untuk Pass 365 Hari, pemrosesan tanpa batas jumlah, 200 MB per berkas, dan 20 berkas. Yang membedakan paket adalah kuota pemrosesan dan batas ukuran berkas, bukan tanda air.
Kirim portofolio sebagai berkas terpisah atau gabungan
Ada dua kebiasaan yang sama-sama lazim. Sebagian perekrut lebih suka menerima CV dan portofolio sebagai dua berkas terpisah, karena masing-masing lebih ringan dan mudah dibuka. Sebagian lagi lebih suka satu berkas, karena tidak ada lampiran yang tertinggal.
Kalau lowongannya tidak menyebut aturan khusus, kirim dua berkas terpisah untuk lamaran lewat surel. Kalau portal hanya menerima satu unggahan, gabungkan keduanya dan letakkan CV di halaman pertama.
Apa pun pilihannya, pastikan portofolio Anda ringkas. Tiga sampai lima karya yang relevan lebih meyakinkan daripada puluhan karya yang tersebar di banyak bidang.
Simpan salinan dan catat pengiriman
Simpan salinan berkas yang Anda kirim, karena isi CV bisa berubah dari waktu ke waktu. Kalau perekrut menghubungi Anda beberapa minggu kemudian, Anda perlu tahu versi mana yang mereka baca.
Catat juga tanggal pengiriman, kanal yang dipakai, dan posisi yang dilamar. Catatan sederhana ini menolong saat Anda melamar ke banyak tempat sekaligus, dan menghindari pengiriman ulang ke tempat yang sama.
Draf di pembuat CV tersimpan otomatis di akun Anda di server kami, jadi tidak hilang saat berganti perangkat atau membersihkan data peramban. Untuk cadangan sendiri, unduh draf sebagai berkas JSON sebelum mengubah banyak hal sekaligus.
Kesalahan yang sering terjadi saat mengirim
Kesalahan pertama adalah mengirim berkas sumber, bukan PDF. Tampilannya bisa berubah di perangkat perekrut.
Kesalahan kedua adalah memberi nama berkas yang tidak jelas. Nama yang menyebut nama Anda dan posisi lebih mudah ditemukan kembali.
Kesalahan ketiga adalah mengirim lampiran yang salah versi. Periksa sekali lagi sebelum menekan tombol kirim.
Kesalahan keempat adalah mengirim berkas yang melebihi batas ukuran portal. Periksa batasnya, lalu kompres kalau perlu.
Kesalahan kelima adalah mengirim versi kreatif ke portal yang membaca berkas dengan mesin. Sediakan versi ATS dari data yang sama, lalu pilih berkas sesuai kanalnya.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah CV boleh dikirim dalam format selain PDF? Sebaiknya PDF, karena tampilannya tetap sama di perangkat mana pun dan teksnya bisa disalin. Format lain berisiko berubah saat dibuka.
Apakah portofolio harus digabung dengan CV? Tidak harus. Untuk surel, dua berkas terpisah lebih mudah dibaca. Kalau portal hanya menerima satu berkas, gabungkan dengan Gabung PDF.
Berapa ukuran berkas CV yang aman? Periksa batas unggahan portalnya. Kalau berkasnya besar karena berisi gambar, kompres dengan Kompres PDF dan periksa hasilnya.
Apakah perlu menulis surel pengantar panjang? Tidak. Beberapa baris yang menyebut posisi, alasan singkat, dan lampiran sudah cukup.
Apakah CV kreatif boleh dikirim lewat pesan singkat? Boleh, tetapi tanyakan dulu apakah penerimanya bersedia menerima lampiran. Sebagian orang lebih suka tautan.
Langkah berikutnya
Periksa nama berkas, format, dan ukurannya sebelum mengirim. Kalau lamaran Anda lewat portal, lampirkan versi ATS. Setelah semua rapi, kirim dengan surel pengantar yang singkat. Untuk gambaran menyeluruh, lanjutkan ke CV Kreatif dan Panduan CV dan Karier.