Ukuran font CV ATS yang aman adalah 10 sampai 12 poin untuk isi, 14 sampai 16 poin untuk nama, dan 11 sampai 12 poin untuk judul bagian. Ukuran itu cukup besar untuk dibaca mesin dengan benar, dan cukup kecil untuk memuat isi yang wajar dalam satu atau dua halaman. Jenis hurufnya sederhana, tanpa hiasan, dengan bentuk huruf yang mudah dikenali.
Ukuran huruf penting karena dua alasan. Bagi mesin, huruf yang terlalu kecil bisa sulit dikenali saat teks diambil dari berkas. Bagi manusia, CV dengan huruf 8 poin terlihat seperti dokumen yang dipadatkan demi menghemat halaman, dan itu tidak memberi kesan baik. Kalau isi CV Anda tidak muat pada ukuran yang wajar, yang perlu dipangkas adalah isinya, bukan ukurannya.
Jalur ATS di Pembuat CV memakai satu format tetap, dan ukurannya sudah ditetapkan mengikuti lembar acuan pada huruf, ukuran, warna tinta, dan tepi halamannya. Anda tidak perlu mengatur ukuran satu per satu. Yang perlu Anda pahami adalah batas yang wajar, supaya bisa menilai apakah CV lama Anda masih aman dan tahu apa yang harus diperbaiki.
Rentang ukuran dan pemakaiannya
Ukuran 10 sampai 12 poin untuk isi adalah rentang yang paling aman. Di bawah 10 poin, huruf mulai sulit dibaca dan risiko salah baca meningkat, terutama untuk CV yang dicetak atau dipratinjau pada layar kecil. Di atas 12 poin, isi CV cepat menghabiskan ruang dan memaksa Anda memangkas terlalu banyak.
Untuk nama di bagian atas, 14 sampai 16 poin sudah cukup untuk membuatnya menonjol tanpa mendominasi halaman. Judul bagian, misalnya "Pengalaman Kerja" dan "Pendidikan", sebaiknya berada di 11 sampai 12 poin dengan huruf tebal; ukurannya tidak perlu lebih besar dari isi selama tebalnya berbeda. Baris kontak boleh memakai 10 sampai 11 poin, dan tautan profil ditulis sebagai teks yang bisa dibaca mesin, bukan ditempel sebagai gambar.
Memilih jenis huruf yang aman
Jenis huruf yang aman adalah yang sederhana dan banyak tersedia. Kelompok huruf sans-serif seperti Arial, Calibri, dan Helvetica mudah dikenali mesin karena bentuk hurufnya tegas dan jaraknya konsisten. Kelompok serif seperti Times New Roman dan Georgia juga aman, dan sering dipakai untuk dokumen resmi.
Yang perlu dihindari adalah huruf dekoratif, huruf tulisan tangan, dan huruf yang menyerupai goresan kuas. Bentuk huruf yang tidak lazim membuat pengambilan teks lebih rawan salah, dan huruf dengan garis tipis ekstrem kurang aman karena detailnya bisa hilang saat berkas ditampilkan pada ukuran kecil. Pilih satu keluarga huruf untuk seluruh CV, lalu pakai dua ukuran dan dua ketebalan untuk membedakan tingkat informasi.
Spasi dan jarak baris
Jarak baris yang nyaman adalah 1,15 sampai 1,5 kali ukuran huruf. Jarak yang terlalu rapat membuat teks sulit dipindai mata, dan jarak yang terlalu renggang membuat CV cepat memanjang. Untuk CV satu halaman, jarak 1,15 biasanya sudah cukup.
Sisakan jarak sebelum judul bagian, sekitar satu baris kosong, supaya batas antar bagian terbaca. Jangan memakai jarak berlebih di antara poin-poin di dalam satu bagian, karena itu memecah kelompok yang seharusnya terbaca sebagai satu kesatuan.
Tepi halaman atau margin yang wajar adalah 1,5 sampai 2,5 sentimeter. Margin yang terlalu sempit membuat halaman terasa sesak dan berisiko terpotong saat dicetak. Margin yang terlalu lebar memaksa ukuran huruf mengecil, dan itu justru menurunkan keterbacaan.
Panjang baris dan jumlah karakter
Ukuran huruf berhubungan langsung dengan panjang baris. Baris yang terlalu panjang membuat mata sulit menemukan awal baris berikutnya, sedangkan baris yang terlalu pendek membuat kalimat terpotong-potong. Lebar baca yang nyaman untuk CV adalah sekitar 60 sampai 75 karakter per baris.
Pada format satu kolom, lebar baris ditentukan oleh margin. Kalau baris Anda jauh lebih panjang dari itu, perbesar margin atau pecah isi menjadi poin-poin yang lebih pendek. Poin yang panjangnya lebih dari dua baris biasanya perlu dipangkas.
Cara memeriksa ukuran font pada CV lama
Buka CV lama Anda, lalu periksa ukuran hurufnya. Kalau Anda membuatnya di pengolah kata, ukuran font biasanya terlihat di bilah alat saat teks disorot. Kalau CV-nya sudah berupa PDF, Anda bisa memperkirakan dari perbandingan dengan dokumen lain, atau membuka berkas sumbernya kalau masih ada.
Periksa juga ukuran setelah dicetak. Cetak satu halaman pada ukuran A4, lalu baca dari jarak normal. Kalau Anda harus memicingkan mata, ukurannya terlalu kecil. Pemeriksaan cetak ini penting karena tampilan di layar sering terlihat lebih besar daripada hasil cetaknya.
Uji ketiga adalah menyorot teks di PDF dan menyalinnya. Kalau teks bisa disorot dan disalin, berkasnya berlapis teks dan mesin bisa membacanya. Kalau tidak bisa disorot, berkasnya gambar, dan ukuran fontnya tidak bisa diperbaiki dari PDF; Anda perlu kembali ke berkas sumber atau menyusun ulang CV-nya.
Kalau isi CV tidak muat
Masalah ukuran font biasanya sebenarnya masalah isi. Kalau CV Anda tidak muat pada ukuran 10 sampai 12 poin, periksa tiga hal berikut sebelum mengecilkan huruf.
Pertama, periksa pengulangan. Dua pengalaman yang uraiannya mirip hanya menambah halaman tanpa menambah informasi. Pangkas uraian yang mengulang, dan pertahankan yang paling menunjukkan hasil.
Kedua, periksa panjang tiap poin. Poin yang lebih dari dua baris biasanya memuat terlalu banyak hal. Pecah menjadi dua poin yang lebih pendek, atau buang bagian yang kurang penting.
Ketiga, periksa bagian yang tidak relevan dengan posisi yang dilamar. Bagian pendukung yang tidak berhubungan bisa dilewati, dan bagian kosong tidak ikut tercetak sehingga CV tidak terlihat bolong.
Kalau setelah ketiga pemeriksaan itu isinya masih panjang, CV dua halaman masih bisa diterima untuk riwayat yang memang panjang. Yang membuat CV panjang tidak terbaca bukan jumlah halamannya, melainkan isinya yang berulang.
Ukuran font dan mesin pemindai resume
Mesin pemindai resume mengambil teks dari berkas, dan pengambilan itu bekerja paling baik pada huruf yang jelas. Huruf yang terlalu kecil, huruf dekoratif, dan teks yang disimpan sebagai gambar adalah tiga hal yang paling sering menyebabkan pengambilan teks gagal.
Perlu dipahami bahwa mesin tidak "membaca" huruf seperti mata. Ia mengambil teks yang sudah tersimpan di dalam berkas. Karena itu, selama teks Anda asli dan tersimpan sebagai teks, ukuran font tidak menghalangi pembacaan. Yang menghalangi adalah teks yang berubah menjadi gambar, misalnya karena CV dipindai atau diekspor sebagai gambar. Ukuran font tetap berpengaruh pada manusia yang membaca setelah penyaringan: perekrut membaca cepat, sering di layar ponsel, dan CV dengan huruf kecil membuat mereka melewati bagian yang seharusnya menarik perhatian.
Kapan ukuran khusus dipakai
Untuk lamaran yang dikirim ke instansi dengan templat resmi, ikuti ukuran yang ditentukan templat itu. Beberapa instansi menetapkan ukuran huruf dan jenis huruf tertentu, dan CV dengan ukuran sendiri akan ditolak di tahap administrasi. Ketentuannya dibaca dari pengumuman resmi instansinya.
Untuk CV kreatif yang menilai tampilan, ukuran font bisa dipakai sebagai alat desain. Nama bisa dibuat jauh lebih besar, dan judul bagian bisa diberi ukuran berbeda. Kebebasan itu berlaku selama pembacanya manusia. Kalau versi yang sama juga dikirim lewat portal, siapkan versi ATS dengan ukuran yang wajar. Pembahasannya ada di CV Kreatif.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah ukuran 10 poin terlalu kecil untuk CV? Tidak, selama jenis hurufnya jelas dan jarak barisnya cukup. Di bawah 10 poin mulai berisiko, terutama kalau CV-nya juga akan dibaca di layar ponsel.
Bolehkah memakai dua jenis huruf berbeda? Sebaiknya tidak lebih dari dua keluarga huruf. Satu keluarga huruf dengan dua ukuran dan dua ketebalan biasanya sudah cukup untuk membedakan tingkat informasi.
Apakah ukuran huruf memengaruhi pembacaan mesin? Yang paling menentukan adalah teksnya asli, bukan gambar. Selama teks tersimpan sebagai teks, mesin bisa mengambilnya. Ukuran yang wajar lebih berpengaruh pada kenyamanan pembaca manusia.
Kalau CV harus dua halaman, apakah hurufnya boleh dikecilkan? Sebaiknya tidak. Pangkas isi yang berulang lebih dulu. Kalau setelah dipangkas masih panjang, dua halaman dengan ukuran wajar lebih baik daripada satu halaman dengan huruf kecil.
Mulai dari ukuran yang wajar
Pakai 10 sampai 12 poin untuk isi, 14 sampai 16 poin untuk nama, dan 11 sampai 12 poin untuk judul bagian. Kerjakan di Pembuat CV jalur ATS supaya ukurannya sudah mengikuti format yang aman, lalu periksa hasilnya dengan disorot dan dicetak. Untuk aturan bentuk yang lebih luas, baca Format CV ATS yang Benar, CV ATS, dan Panduan CV dan Karier.