Kompres bukti potong pajak PDF adalah cara mengecilkan ukuran file bukti potong yang besar agar mudah diunggah dan diarsip lewat Kompres PDF tanpa mengubah satu pun isi di dalamnya. Hasil akhirnya tetap dokumen yang sama, hanya ukuran filenya lebih kecil dan lebih ringan dibuka di HP maupun laptop. Cara online ini hanya mengompres tampilan file, isi nominal, nama, dan nomor dokumen tetap persis seperti aslinya.
Menurut DJP, bukti potong di Coretax bisa diunduh sebagai PDF lewat Portal Saya > eBupot > Bukti Potong Saya. Ukuran besar biasanya muncul pada versi hasil pindaian berwarna atau resolusi tinggi yang kamu simpan sendiri, lalu gagal diunggah ke portal atau email. Kompresi menyelesaikan masalah ini tanpa perlu mengetik ulang atau memotret ulang dokumen. Selama prosesnya benar, tulisan tetap terbaca. Bagi karyawan dan bendahara, arsip yang ringan memudahkan pencarian saat dokumen diminta kembali.
Syarat dan batas kompres bukti potong yang mengikat
Aturan terpenting dalam artikel ini adalah jangan mengubah isi bukti potong dalam bentuk apa pun. Jangan mengubah nominal, nama, NPWP, masa pajak, atau tanggal, jangan menutupi bagian dokumen, dan jangan menempel tanda tangan atau stempel tambahan. Kompresi hanya untuk mengecilkan ukuran file, bukan untuk mengedit isi. Jika ada data yang salah, minta pembetulan resmi ke pemotong atau pemberi kerja. Menurut DJP, pemotong pajak dapat membetulkan atau membatalkan bukti potong dan penerima mendapat notifikasi. Simpan file hasil pembetulan sebagai dokumen baru.
Untuk perlakuan pajak atas bukti potong, jangan menebak sendiri. Aturan pajak berubah dari waktu ke waktu dan berbeda tiap jenis penghasilan dan status penerima. Verifikasi ke Ditjen Pajak, KPP terdekat, atau konsultan pajak untuk kasus spesifik. Artikel ini contoh umum penyiapan berkas, bukan nasihat pajak. Simpan file asli dan file hasil kompres dengan nama yang jelas agar tidak tertukar.
NgeditPDF tidak berafiliasi dengan Ditjen Pajak, bank, OJK, maupun Peruri. Layanan ini hanya mengecilkan ukuran PDF, bukan menerbitkan bukti potong dan bukan mengesahkan dokumen pajak. Jika format unggahan yang diminta instansi berbeda dengan contoh di sini, ikuti ketentuan instansi tersebut.
Aturan ketenagakerjaan, pajak, dan perbankan berubah dari waktu ke waktu dan berbeda tiap daerah dan instansi. Cek selalu ketentuan resmi terbaru. Artikel ini contoh umum, bukan nasihat hukum atau pajak. NgeditPDF hanya membantu menyiapkan berkas.
Kapan kompres dipakai dan kapan tidak
Kompres dipakai saat file bukti potong melebihi batas unggah portal, email, atau aplikasi, tetapi isinya sudah benar dan terbaca jelas. Pola ini umum untuk bukti potong hasil pindaian HP, bukti potong gabungan beberapa halaman, atau arsip tahun lalu yang perlu dikirim ulang. Cirinya file sulit dikirim padahal isinya tidak bermasalah.
Kompres tidak dipakai untuk memperbaiki tulisan yang buram atau terpotong. Jika nominal tidak terbaca sejak awal, minta salinan yang jelas dulu sebelum dikompres. Kompres juga tidak dipakai untuk menggabungkan banyak dokumen yang belum final atau untuk membuka kunci milik orang lain. Kecilkan hanya file milik sendiri yang isinya sudah pasti benar.
Cara Kompres PDF ini cocok untuk file PDF yang sudah jadi. Jika bukti potong masih berupa foto, rapikan dulu lewat Foto ke PDF. Jika beberapa bukti perlu disatukan dulu, gabungkan setelah tiap file jelas lewat Gabung PDF. Kompres selalu di langkah terakhir setelah susunan final.
Cara kompres bukti potong langkah demi langkah
- Unduh bukti potong dari akun Coretax (Portal Saya > eBupot > Bukti Potong Saya, logo pdf) atau buka file aslinya, lalu baca nama, nomor dokumen, masa pajak, dan nominal sampai yakin semuanya jelas.
- Pastikan file ini milik sendiri dan tidak ada bagian yang perlu diperbaiki isinya sebelum dikecilkan.
- Simpan salinan file asli di folder khusus agar tetap punya versi yang belum dikompres.
- Periksa ukuran file dan batas unggah tujuan agar tahu seberapa kecil file perlu dibuat.
- Buka Kompres PDF dan unggah file bukti potong yang sudah diperiksa.
- Pilih tingkat kompres yang ringan dulu agar tulisan kecil tetap tajam dan terbaca.
- Tunggu proses selesai lalu unduh dengan nama yang jelas, misalnya bukti-potong-nama-periode-kompres.pdf.
- Buka hasil kompres, perbesar tiap halaman, dan pastikan nama serta nominal tetap terbaca jelas.
- Jika masih kebesaran, ulangi dengan tingkat sedang, tetapi berhenti bila tulisan mulai buram.
Batas umum pemrosesan adalah 20 kali per hari tanpa akun, 30 kali per hari paket Gratis, dan tanpa batas jumlah pada paket Berbayar, dengan batas ukuran 10 MB untuk pemakaian tanpa akun, 30 MB untuk paket Gratis, serta 200 MB untuk paket Berbayar. Detail terkini ada di halaman harga. Untuk arsip pajak, kerjakan dokumen yang perlu segera diunggah dulu agar jatah harian tidak habis untuk draf.
Soal kerapian, bandingkan file asli dan hasil kompres berdampingan sebelum mengirim. Pastikan tidak ada halaman hilang dan urutan tetap sama. Jika hasil terlihat pecah, kembali ke file asli dan ulangi dengan kompresi lebih ringan. Keterbacaan lebih penting daripada ukuran yang sangat kecil.
Soal privasi, berkas dikirim ke server untuk diproses lalu hasilnya dikirim balik ke peramban, tidak masuk penyimpanan permanen, dan salinan sementaranya dihapus otomatis dalam hitungan menit, tetapi bukti potong memuat identitas pajak dan penghasilan. Gunakan jaringan pribadi, tutup tab setelah selesai, hapus file yang tidak jadi dipakai, dan baca kebijakan privasi bila perlu kepastian tertulis.
Jika hasil buram atau ukuran tetap besar
Jika tulisan menjadi buram setelah dikompres, penyebabnya biasanya tingkat kompres terlalu kuat untuk pindaian yang sudah tipis. Ulangi dari file asli dengan tingkat ringan dan pastikan sumbernya tajam. Jangan menajamkan hasil buram dengan filter tambahan karena justru menambah artefak.
Jika ukuran tetap besar setelah kompres, masalahnya biasanya ada pada halaman gambar berwarna penuh. Pindai ulang dengan mode dokumen hitam putih bila aturan instansi membolehkan, lalu kompres ulang. Bila masih kebesaran, pisahkan lampiran yang tidak diminta agar file inti tetap ringan tanpa mengorbankan isi bukti potong.
Jika portal tetap menolak walau ukuran sudah kecil, periksa format dan nama file yang diminta. Sebagian portal hanya menerima PDF tanpa kata sandi dan tanpa karakter aneh di nama file. Simpan tanpa kunci, beri nama sederhana, lalu unggah ulang.
Cara lain bila tidak cocok
Jika bukti potong perlu digabung dengan invoice atau slip lain, gabungkan setelah tiap file jelas lewat Gabung PDF, baru kompres hasilnya bila masih besar. Jika file terkunci milik sendiri dan perlu dibuka sebelum dikompres, gunakan Buka Kunci PDF dengan kata sandi yang sah. Untuk peta berkas yang lebih luas, baca Panduan Dokumen dan Administrasi dan simpan semua arsip pajak di Keuangan.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah kompres mengubah isi bukti potong? Tidak bila dilakukan dengan benar. Kompres hanya mengecilkan ukuran file, isi tulisan tetap sama. Selalu periksa hasil sebelum dikirim untuk memastikan tidak ada yang berubah.
Bolehkah mengedit nominal yang salah sekalian dikompres? Tidak boleh. Jangan mengubah isi bukti potong dalam bentuk apa pun. Minta pembetulan resmi ke pemotong bila ada yang salah.
Bagaimana bila hasil kompres tidak terbaca? Buang hasilnya dan ulangi dari file asli dengan kompresi lebih ringan. Jangan memakai file buram untuk unggahan resmi.
Apakah file asli perlu disimpan setelah dikompres? Ya, simpan keduanya dengan nama berbeda. File asli berguna bila suatu hari diminta versi kualitas penuh.
Kapan kompres tidak perlu dilakukan? Bila ukuran sudah di bawah batas unggah dengan margin aman dan terbaca jelas, langsung pakai file aslinya tanpa proses tambahan.
Periksa sebelum diunggah ke portal
Buka PDF hasil dari halaman pertama sampai terakhir, baca nama, nomor, masa pajak, dan nominal, lalu cocokkan dengan file asli. Pastikan tidak ada halaman hilang dan tulisan tetap tajam saat diperbesar. Unggah ke tujuan resmi dan simpan bukti unggahnya.
Bukti potong yang dikecilkan dengan benar tetap terbaca sama seperti aslinya karena isinya tidak diubah sama sekali.
Sumber resmi
Diperiksa terakhir pada 25 Oktober 2026. Syarat dan angka resmi bisa berubah tiap tahun, jadi rujuk halaman di bawah untuk ketentuan yang berlaku.
- Unduh Bukti Potong (Coretaxpedia DJP): Bukti potong yang diterima bisa diunduh kapan saja lewat Portal Saya > eBupot > Bukti Potong Saya, dengan logo pdf untuk mengunduh.
- Bagaimana bukti potong dikirimkan (Coretaxpedia DJP): Bukti potong langsung dikirim ke akun wajib pajak penerima penghasilan.
- Pembetulan bupot (Coretaxpedia DJP): Pemotong pajak dapat membetulkan atau membatalkan bukti potong, dan penerima mendapat notifikasi.